cover
Contact Name
Yusuf Ramadhan Nasution
Contact Email
japamas.jurnal@gmail.com
Phone
+6281375158900
Journal Mail Official
japamas.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. M Jamil Lubis No. 45 Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20223
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Unity Academy
ISSN : 29637392     EISSN : 29636906     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) dikelola secara profesional oleh LKP UNITY Academy dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, komputer, sosial humaniora, kesehatan, teknik, pertanian, dan keagamaan, dalam panduan Kemendikbud Ristek Dikti. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Terbit 2 kali setahun setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Peningkatan Literasi Perpajakan melalui Pelatihan Coretax bagi Tenaga Kependidikan Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya Atik Budi Paryanti; Solihin Solihin; Rina Pratiwi; Abdur Rahman Irsyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.463

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi perpajakan menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi sistem perpajakan di Indonesia. Direktorat Jenderal Pajak telah mengembangkan berbagai sistem administrasi perpajakan digital, salah satunya adalah Core Tax Administration System (Coretax) yang bertujuan meningkatkan efisiensi layanan perpajakan serta memperkuat pengawasan berbasis data. Namun demikian, implementasi sistem perpajakan digital memerlukan kesiapan sumber daya manusia yang mampu memahami dan mengoperasikan sistem tersebut secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan digital melalui pelatihan penggunaan sistem Coretax bagi tenaga kependidikan di Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya.  Jumlah peserta sebanyak 20 orang tenaga kependidikan.  Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi kegiatan. Metode pelatihan dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi sistem, praktik penggunaan Coretax, serta diskusi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait sistem perpajakan digital dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 52 meningkat menjadi 83 pada post-test. Selain itu, mayoritas peserta menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mengenai sistem Coretax serta literasi perpajakan digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi perpajakan digital dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital administrasi perpajakan.
Penguatan Pembelajaran Inovatif Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Profesionalisme Guru Eva Pratiwi Pane; Nancy Angelia Purba; Vita Riahni Saragih; Gayus Simarmata; Bernard Simanjuntak; Rina Devi Romauli Siahaan; Golda Novatrasio Sauduran; Rio Parsaoran Napitupulu; Christian Neni Purba; David Togi Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi guru SMA Negeri 5 Pematangsiantar dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif berbasis deep learning. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal dan wawancara dengan pihak sekolah yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami konsep deep learning dalam konteks pedagogis. Dari 22 guru yang menjadi peserta, sekitar 68% guru masih mengidentikkan deep learning dengan kecerdasan buatan atau teknologi digital semata, sedangkan penerapannya sebagai pendekatan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan reflektif belum dipahami secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada masih terbatasnya penggunaan model pembelajaran yang mendorong berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan kepada 22 guru dari berbagai mata pelajaran. Materi mencakup konsep deep learning dalam pendidikan, penerapan strategi Project Based Learning dan Problem Based Learning, serta pemanfaatan OLabs (Online Labs) sebagai platform laboratorium virtual gratis untuk mendukung pembelajaran eksperimen secara daring. OLabs menjadi alternatif solusi bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana laboratorium. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap prinsip-prinsip pembelajaran berbasis deep learning dan pemanfaatan media digital pendukung pembelajaran. Guru juga menunjukkan komitmen untuk mengimplementasikan pendekatan tersebut sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta menjawab tuntutan keterampilan abad ke-21.
Pelatihan Digital Marketing Berbasis Tiktok Shop dan Google Maps bagi UMKN Desa Pulosari Jombang Satiya Amara Syakilla; Nur Lailil Safa’ah; Muhammad Zaim Zen; Nuril Hikmah; Nanik Sri Setyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.476

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian suatu daerah, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya pemasaran. Permasalahan mitra di Desa Pulosari adalah rendahnya kemampuan implementasi pemasaran digital meskipun telah memiliki pengetahuan dasar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan mixed methods melalui kuesioner, observasi, dan diskusi, dengan analisis data kuantitatif secara deskriptif dan data kualitatif melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Jumlah mitra atau peserta sebanyak 18 UMKM/orang. Hasil evaluasi menunjukkan 100 % peserta  memahami  dan sadar akan pentingnya digital marketing dan kesadaran pentingnya digital marketing, 80 % peserta mampu  menggunakan platform digital dan 85% peserta trampil mempraktikan digital marketing. Metode ceramah efektif meningkatkan pemahaman, sedangkan praktik dan pendampingan  efektif meningkatkan keterampilan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas digital UMKM dan  dapat mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Peningkatan Kesiapan Siswa dalam Pengambilan Keputusan Rencana Pendidikan dan Karier melalui Asesmen Digital Nining Anggeraini; Wiwik Wida Farwati; Memy Wardani Elthia; Intan Diva Ivena; Eptina Fatmawati; Nur Alfilail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.478

Abstract

Choosing an academic major is one of the most important decisions faced by high school students before entering higher education. However, many students experience difficulties in selecting an appropriate study program due to limited information about available majors, career prospects, and an insufficient understanding of their own interests and competencies. This community service program aimed to assist students in identifying their potential and making informed decisions regarding their future study programs through academic major orientation and the use of the Rencanamu.id digital assessment platform. The program employed a participatory educational approach involving 40 twelfth-grade students. Activities included presentations on higher education study programs, career opportunities, and the importance of self-awareness regarding interests and competencies, followed by guided use of the Rencanamu.id platform through interest and personality assessments, as well as participant evaluations. The results indicated that students gained a better understanding of the relationship between their interests, personality traits, competencies, and study program choices. The digital assessment platform helped students identify their potential more objectively and provided recommendations for study programs and career pathways aligned with their profiles. Participants also expressed positive perceptions of the platform, highlighting its ease of use and usefulness in educational planning. These findings suggest that integrating academic major orientation with digital assessment tools can serve as an effective career guidance strategy to support educational decision-making among high school students.
PPL Student Mentoring to Improve Santri Learning Motivation at Fath Darut Tafsir Pesantren Yuli Noprianti; Derysmono Derysmono; Isma Muhsonah; Fahmi Rusdi Toha; Muhammad Yusuf Siddik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.481

Abstract

Santri learning motivation in pesantren needs continuous strengthening because classroom dynamics, boarding-school routines, and different learning abilities often lead to passive participation, limited confidence in discussion, and inconsistent muroja’ah discipline. This community engagement activity aims to describe the role of Field Experience Practice (PPL) students in improving santri learning motivation and character formation at Pondok Pesantren Fath Darut Tafsir Bogor. The method used was a descriptive qualitative community engagement approach based on reflective experience through initial observation, needs mapping, learning planning, mentoring implementation, and reflective evaluation. Data were collected through direct observation, teaching practice, activity documentation, reflective notes, informal interaction with santri, and supervising-teacher feedback. The program was conducted for approximately six months through Fiqh Wadhih, general fiqh, arts and culture, Qur’an halaqah, muhadharah, and Nisa’iyah activities. The results show qualitative-linguistic changes: santri who initially tended to be passive became more willing to answer questions, ask questions, discuss, complete tasks, and follow muroja’ah more consistently. The contribution of this activity lies in strengthening PPL mentoring strategies based on contextual learning, direct practice, creative media, verbal reinforcement, and moral role modeling.
Sosialisasi Nilai-Nilai Multikultural kepada Siswa sebagai Upaya Mencegah Intoleransi Yusuf Hadijaya; Hasnan Nasrun; Indra Sakti Siagian; Madar Zauabi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.486

Abstract

Keberagaman merupakan realitas sosial yang perlu dipahami oleh siswa sejak dini agar mereka mampu hidup berdampingan secara damai, toleran, dan saling menghargai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui edukasi kebinekaan berbasis pendidikan multikultural. Kegiatan dilaksanakan di MA Plus Al Jabbar Medan dengan melibatkan 35 siswa sebagai peserta. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, refleksi individu, dan deklarasi komitmen “Siswa Sahabat Kebinekaan”. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman dan sikap siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor siswa meningkat dari 66,2% sebelum kegiatan menjadi 87,4% sesudah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 21,2 poin persentase atau sekitar 32,0%. Peningkatan terjadi pada aspek pemahaman kebinekaan, pemahaman pendidikan multikultural, kemampuan mengenali bentuk intoleransi, sikap toleransi terhadap perbedaan, serta empati dan kerja sama lintas perbedaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kebinekaan melalui pendidikan multikultural dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter siswa yang toleran, empatik, inklusif, dan mampu menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pembiasaan sekolah, keteladanan guru, dan integrasi nilai multikultural dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler.
Penguatan Literasi Digital Siswa SMK Mambaul Falah Kudus melalui Edukasi Ancaman Siber, Pinjaman Online, dan Cyber Bullying Achmad Ridwan; Widya Cholid Wahyudin; Wilda Rina Hasibuan; Anton Yudhana; Rusydi Umar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.487

Abstract

Penggunaan internet yang tinggi di kalangan siswa SMK Mambaul Falah Kudus berpotensi meningkatkan risiko cybercrime, cyber bullying, dan penyalahgunaan pinjaman online ilegal. Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan keamanan akun siswa melalui edukasi berbasis studi kasus dan praktik langsung. Metode kegiatan meliputi koordinasi mitra, observasi kebutuhan, penyusunan materi, pre-test, penyampaian materi, diskusi kasus, praktik pengaturan privasi dan two factor authentication, post-test, serta refleksi. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa kelas XI SMK Mambaul Falah Kudus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pada aspek  cyber crime dari 55% menjadi 83%, cyber bullying dari 58% menjadi 86%, pinjaman online ilegal dari 50% menjadi 84%, dan keamanan digital dari 56% menjadi 85%. Peserta juga mampu mengenali tautan mencurigakan, membedakan pinjaman online legal dan ilegal, memblokir akun berisiko, serta memahami langkah pelaporan. Kegiatan ini berkontribusi bagi sekolah sebagai model edukasi literasi digital aplikatif untuk membangun perilaku internet yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Pemanfaatan Hidrogel Popok Bayi Bekas sebagai Campuran Media Tanam Jamur untuk Mendukung Pengelolaan Limbah Berkelanjutan pada UMKM Jamur Wara Dyah Pita Rengga; Endah Kanti Pangestuti; Eny Widhia Agustin; Hesti Elsa Pramaudita; Anin Bimarhamah; Miftahudin Miftahudin; Rizky Yazid Setianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.494

Abstract

Tingginya limbah popok bayi sekali pakai di Indonesia mendorong pemanfaatan hidrogel superabsorben sebagai campuran media tanam jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Hidrogel dari popok bekas yang difermentasi dengan EM4 selama 14 hari dicampurkan ke dalam media baglog, kemudian dievaluasi berdasarkan kolonisasi miselium, efisiensi biologis (BE), dan pengurangan massa substrat. Hasil menunjukkan bahwa penambahan hidrogel belum meningkatkan kecepatan kolonisasi miselium karena distribusi air yang kurang merata dan penurunan porositas media. Namun, media yang mengandung hidrogel menghasilkan efisiensi biologis hingga 80% serta pengurangan massa substrat yang lebih tinggi, menandakan pemanfaatan nutrisi dan degradasi bahan organik yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan potensi limbah popok bayi sebagai bahan tambahan media budidaya jamur tiram sekaligus solusi pengurangan pencemaran lingkungan, meskipun optimasi komposisi hidrogel masih diperlukan untuk memperoleh kondisi pertumbuhan yang optimal.
Penguatan Literasi Keuangan Syariah dan Perilaku Konsumen Santriwati Menghadapi Transaksi Digital E-Commerce Mukhlis Kaspul Anwar; Nur Habibah; Lola Malihah; Muhammad Nasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.496

Abstract

Perkembangan e-commerce dan transaksi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk di kalangan santriwati. Kondisi ini menuntut penguatan literasi keuangan syariah dan pemahaman perilaku konsumen agar generasi muda mampu mengambil keputusan ekonomi yang bijaksana sesuai nilai-nilai Islam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santriwati Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru mengenai literasi keuangan syariah, perilaku konsumen, serta transaksi digital di era e-commerce. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Kegiatan ini melibatkan 96 santriwati kelas X dan XI dengan metode ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi pengelolaan keuangan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan melalui perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan (pre-test dan post-test) pada aspek literasi keuangan syariah, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, kesadaran terhadap perilaku konsumtif, serta pemahaman keamanan transaksi digital. Secara umum, terjadi peningkatan pemahaman yang lebih baik setelah pelaksanaan kegiatan dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung. Program ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk perilaku konsumsi yang lebih rasional, bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah di tengah perkembangan ekonomi digital.
Penguatan Kapasitas Digital Lembaga Burangir melalui Website Edukasi dan Advokasi Danny Sihombing; Parulian Parulian; Baringin Sianipar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.506

Abstract

Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Burangir menghadapi kendala dalam penyediaan media digital resmi yang mampu menyajikan profil lembaga, program, informasi edukatif, advokasi, dokumentasi kegiatan, kanal relawan, donasi, dan kontak layanan secara terpadu. Kondisi ini menyebabkan akses masyarakat terhadap informasi perlindungan anak dan perempuan belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital Lembaga Burangir melalui pengembangan website edukasi dan advokasi berbasis komunitas. Metode kegiatan dilakukan melalui enam tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, pengumpulan data kelembagaan, perancangan struktur konten, pengembangan website, validasi bersama mitra, dan pendampingan pengelolaan konten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah tersedia satu website lembaga yang aktif dan representatif dengan sebelas fitur utama, yaitu beranda, tentang kami, program, isu prioritas, agenda kegiatan, berita dan edukasi, FAQ, testimoni, relawan, donasi, dan kontak. Secara kualitatif, kegiatan ini meningkatkan kapasitas digital mitra dari kondisi belum terintegrasi menjadi lebih terstruktur, informatif, dan mudah diakses. Kontribusi pengabdian ini adalah tersedianya media digital terpadu yang mendukung visibilitas lembaga, edukasi publik, advokasi sosial, akses awal informasi layanan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam perlindungan anak dan perempuan.