cover
Contact Name
Yusuf Ramadhan Nasution
Contact Email
japamas.jurnal@gmail.com
Phone
+6281375158900
Journal Mail Official
japamas.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. M Jamil Lubis No. 45 Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20223
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Unity Academy
ISSN : 29637392     EISSN : 29636906     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) dikelola secara profesional oleh LKP UNITY Academy dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, komputer, sosial humaniora, kesehatan, teknik, pertanian, dan keagamaan, dalam panduan Kemendikbud Ristek Dikti. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Terbit 2 kali setahun setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Edukasi Bahan Pangan dan Makanan Darurat Bencana kepada Masyarakat Kampung Manyak Payed Aceh Tamiang Ulfah Azzahra Harahap; Fahriza Junizar; Rifqi Asy'ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.334

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi, namun kesiapsiagaan masyarakat terhadap ketahanan pangan darurat masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pangan darurat di Kampung Mayak Payed dan SMP Negeri 1 Mayak Payed melalui edukasi tas siaga pangan berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis emergency food kit, penerapan teknologi edukasi digital, serta pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80%. Peserta mampu mengidentifikasi dan mengemas bahan pangan lokal secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi pendidikan kebencanaan melalui institusi sekolah efektif dalam mentransformasikan pengetahuan dari siswa ke lingkungan keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga pascabencana.
Penguatan Literasi Digital Ibu Rumah Tangga dalam Menghadapi Hoaks melalui Edukasi Bijak Bermedia Sosial Yodhi Yuniarthe; Rosyana Fitria Purnomo; Arie Setya Putra; Fatimah Fahurian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.335

Abstract

Perkembangan pesat penggunaan media sosial telah membuat masyarakat lebih rentan, terutama para ibu rumah tangga, terhadap penyebaran informasi yang tidak benar dan hoaks. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman digital ibu rumah tangga melalui pembelajaran tentang cara menggunakan media sosial secara bijak. Kegiatan Pengabdian ini melibatkan 25 orang dan memakai rancangan sebelum dan sesudah tes untuk mengukur keberhasilan program. Kegiatan Pengabdian ini menemukan adanya peningkatan nyata pada pemahaman peserta, di mana skor rata-rata naik 22,8 poin, dari 58,4 pada tes awal menjadi 81,2 pada tes akhir. Selain itu, persentase peserta yang termasuk kategori baik naik dari 16% menjadi 60%, yang menunjukkan keberhasilan program ini. Keberhasilan program ini didukung oleh penggunaan metode belajar yang melibatkan partisipasi, mendidik, dan mencontohkan. Peserta berpartisipasi aktif dalam percakapan, menelaah contoh hoaks asli, dan berlatih memverifikasi informasi. Pendekatan ini tidak hanya memperdalam pemahaman, tetapi juga memperbaiki cara peserta meninjau dengan kritis dan membagikan informasi secara bertanggung jawab di media sosial. Dapat disimpulkan, program ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman digital dan memperkuat kemampuan ibu rumah tangga untuk mengenali serta menanggapi hoaks. Upaya ini juga membantu menciptakan pertahanan masyarakat terhadap informasi keliru di masa digital.  
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Kelurahan Kolongan Satu Kota Tomohon Vistarani Arini Tiwow; Jeferson Polii; Farly Reynol Tumimomor; Meytij Jeanne Rampe; Fitzgerald Imanuel Wuwung; Syalomita Amanda Pontoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.340

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan gempa bumi karena berada pada jalur Ring of Fire. Kota Tomohon termasuk daerah dengan aktivitas tektonik tinggi, sehingga masyarakat di Kelurahan Kolongan Satu berisiko terdampak gempa. Permasalahan utama adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan mitigasi serta belum adanya pelatihan yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan mitigasi gempa bumi. Metode yang digunakan meliputi tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang melibatkan 20 peserta. Hasil menunjukkan partisipasi mencapai 100% dengan peningkatan pemahaman peserta yang tergolong baik sebesar 90%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa bumi. Program berpotensi berkelanjutan melalui penggunaan media edukasi sederhana yang dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh masyarakat.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Vitamin sebagai Strategi Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini di TK Attarim Salim Islami Yuliet Yuliet; Recky Patala; Khildah Khaerati; Ihwan Ihwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.341

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia dini. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi kepada orang tua serta intervensi gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan stunting dan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia dini melalui pembagian vitamin di TK Attarim Salim Islami. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi kepada orang tua dan pembagian vitamin kepada anak usia dini. Sosialisasi diikuti oleh 31 orang tua siswa dan membahas materi terkait pengertian stunting, faktor penyebab, dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak, serta peran orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat. Pembagian vitamin diberikan kepada anak usia dini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan mikronutrien untuk menunjang pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memberikan respons positif dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini  memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran orang tua dan lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan stunting serta mendukung terciptanya generasi anak yang sehat dan berkualitas.
Pelatihan Optimalisasi Peran Guru sebagai Fasilitator Pembelajaran Melalui Penguatan Kompetensi Pedagogik dan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Rahma Qudsi; Indah Widiati; Agus Dahlia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.345

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi karena belum optimalnya kompetensi pedagogik guru-guru SD dan belum masih banyak potensi yang belum maksimal dieksplor terkait pembuatan media pembelajaran inovatif. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru SD dalam mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator pembelajaran dan memberikan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran inovatif. Kegiatan dilaksanakan di Madinatul Quran Research Elementery School (MQRES) dengan melibatkan 25 orang guru. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Penerapan teknologi dilakukan melalui pemanfaatan media digital dalam penyampaian materi. Pendampingan diberikan untuk penguatan potensi pedagogik guru dan membuat media pembelajaran inovatif.  Hasil kegiatan PkM menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogik guru-guru MQRES berdasarkan hasil evaluasi menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian. Sebelum pendampingan, sebagian guru—khususnya guru baru dan yang berlatar belakang tidak linier—berada pada kategori cukup pada beberapa indikator utama, seperti perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran. Setelah kegiatan, terjadi peningkatan pada sebagian besar indikator ke kategori baik. Pada aspek media pembelajaran, guru telah menghasilkan produk yang inovatif, namun masih diperlukan penguatan pada aspek variasi, kebaruan, dan konsistensi penerapannya dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kompetensi pedagogik guru-guru MQRES dan juga dalam hal pembuatan media pembelajaran inovatif.
Optimalisasi Keputusan Investasi dan Pemasaran UMKM Medan dengan Riset Operasi via Coffee Talk Fajrillah Fajrillah; May Handri; Almastoni Almastoni; Ari Lestari; Zuhri Zuhri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.352

Abstract

Pengambilan keputusan usaha di Kota Medan masih didominasi intuisi, berisiko tinggi di tengah dinamika pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi riset operasi (OR) bagi pelaku UMKM untuk optimalisasi investasi dan strategi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan Coffee Talk di tiga kafe strategis (Medan Baru, Kota, Johor) dengan materi pemrograman linier, Expected Monetary Value (EMV), dan pohon keputusan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 65% (dari pretest ke posttest), dengan 80% peserta mampu menghitung EMV untuk pemilihan lokasi usaha secara mandiri. Kontribusi artikel ini adalah menyediakan model edukasi OR informal berbasis budaya lokal yang mudah direplikasi, serta memberikan alat analisis kuantitatif sederhana bagi UMKM untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan profit. Manfaat nyata bagi masyarakat adalah meningkatnya kepercayaan diri pelaku usaha dalam mengambil keputusan berbasis data, terutama pada sektor kuliner, retail, dan investasi keuangan pemula.
Edukasi Perencanaan Keuangan Sejak Dini bagi Anak Sekolah Dasar melalui Experiential Learning Nalar Istiqomah; Fanny Novika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.360

Abstract

Literasi keuangan sejak dini merupakan aspek penting dalam membentuk perilaku pengelolaan uang yang bijak pada anak. Namun, tingkat pemahaman keuangan pada siswa sekolah dasar masih relatif rendah dan berpotensi mendorong perilaku konsumtif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan sederhana melalui pendekatan experiential learning. Metode yang digunakan berupa kegiatan edukatif dengan tahapan Earn–Choose–Reflect yang melibatkan permainan, simulasi mini market, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi perilaku, serta refleksi peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait kebutuhan dan keinginan dari 75% menjadi 92%, kemampuan menabung dari 8% menjadi 65%, serta pengenalan konsep risiko dari 0% menjadi 58%. Selain itu, siswa juga menunjukkan perubahan sikap menjadi lebih menghargai uang dan lebih bijak dalam menentukan prioritas penggunaan uang. Dengan demikian, pendekatan experiential learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar secara aplikatif dan menyenangkan. Program ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam edukasi keuangan sejak dini.
Pemulihan Ekonomi Pascabanjir melalui Penyediaan Pupuk dan Penguatan Komoditas Jagung di Desa Gelanggang Merak Putri Fikadilah Siregar; Dian Aswatul Sinurat; Muhammad Ferah Yosantia; Rikza Rikza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.363

Abstract

Bencana banjir yang terjadi pada Desember 2025 di Desa Gelanggang Merak, Kabupaten Aceh Tamiang, memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian dan kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya berupa penurunan kesuburan tanah, keterbatasan akses sarana produksi, serta penurunan produktivitas dan pendapatan petani. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan lahan pertanian pascabanjir, meningkatkan produktivitas usaha tani, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat (community empowerment) dan partisipatif (participatory approach) melalui observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan difokuskan pada penyediaan sarana produksi pertanian berupa 150 kg pupuk organik, 100 kg pupuk urea, 100 kg pupuk NPK 16-16-16, serta 8 paket benih jagung yang didistribusikan kepada 11 kelompok tani, disertai pendampingan teknis budidaya.  Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program ini mampu mempercepat pemulihan kondisi lahan pertanian yang terdampak banjir, meningkatkan ketersediaan sarana produksi, serta mendorong dimulainya kembali aktivitas budidaya jagung sebagai komoditas unggulan desa. Selain itu, program ini memberikan dampak pada efisiensi biaya produksi sebesar 30,11%, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi petani dalam kegiatan usaha tani. Secara keseluruhan, program PKM ini berkontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi pascabanjir melalui penguatan sektor pertanian berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Membangun Wawasan Global Melalui Pengenalan Peluang Studi Luar Negeri untuk Siswa Menengah Atas Ninda Arum Rizky Ratanasari; Muhamad Ridwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.374

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan global siswa melalui edukasi peluang studi luar negeri yang dilaksanakan pada tanggal 20 September 2025 di SMA Taruna Nusantara Magelang. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya akses informasi yang komprehensif mengenai sistem pendidikan internasional, jalur masuk perguruan tinggi luar negeri, serta peluang pembiayaan studi bagi siswa sekolah menengah di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi secara sistematis, penyampaian studi kasus keberhasilan alumni, simulasi proses aplikasi, serta sesi diskusi interaktif. Materi yang disampaikan mencakup sistem pendidikan tinggi di Inggris dan Australia, jalur penerimaan seperti direct entry, foundation, diploma, dan International Year One, persyaratan dokumen, penggunaan platform aplikasi seperti UCAS, serta peluang beasiswa baik parsial maupun penuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap peluang studi luar negeri, baik dari aspek akademik, administratif, maupun kesiapan personal, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor pemahaman pada berbagai materi dari rentang 30–52 menjadi 78–92. Siswa juga menunjukkan peningkatan minat dan niat untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, yang tercermin dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung serta kenaikan skor motivasi dan intensi dari rentang 2,84–3,20 menjadi 4,25–4,45. Selain itu, siswa memperoleh pemahaman mengenai tantangan adaptasi sosial dan budaya, termasuk aspek religius dan kehidupan sehari-hari sebagai mahasiswa internasional. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kesiapan global siswa serta mendorong mereka untuk merancang perencanaan pendidikan jangka panjang secara lebih strategis.
Gerakan Siswa Sahabat Budaya: Strategi Edukasi Multikultural untuk Membentuk Karakter Toleran Syawaluddin Ketaren; Afrizal Manurung; Yusuf Hadijaya; Muhammad Bagas F; Mhd. Armawi Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.377

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai toleransi pada siswa sekolah dasar melalui edukasi multikultural bertema “Gerakan Siswa Sahabat Budaya: Strategi Edukasi Multikultural untuk Membentuk Karakter Toleran”. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 163089, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi dengan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi dan media, pelaksanaan edukasi multikultural, permainan edukatif “Aku dan Budayaku”, diskusi dan simulasi kasus toleransi, pembuatan poster, deklarasi bersama, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, refleksi siswa, serta pre-test dan post-test sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali berbagai bentuk keberagaman budaya Indonesia, memahami makna toleransi secara sederhana, memberi contoh perilaku menghargai teman yang berbeda, serta menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan kelompok. Pembuatan poster dan deklarasi “Siswa Sahabat Budaya” menjadi media penguatan komitmen siswa untuk menjaga persahabatan, tidak mengejek perbedaan, dan menghargai budaya sendiri maupun budaya orang lain. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan kesesuaian antara tujuan yang dirumuskan dalam pendahuluan dan hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan. Program ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui kegiatan sekolah berkelanjutan, seperti pojok budaya, hari sahabat budaya, dan pembelajaran tematik berbasis keberagaman lokal.