cover
Contact Name
Yusuf Ramadhan Nasution
Contact Email
japamas.jurnal@gmail.com
Phone
+6281375158900
Journal Mail Official
japamas.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. M Jamil Lubis No. 45 Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20223
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Unity Academy
ISSN : 29637392     EISSN : 29636906     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) dikelola secara profesional oleh LKP UNITY Academy dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, komputer, sosial humaniora, kesehatan, teknik, pertanian, dan keagamaan, dalam panduan Kemendikbud Ristek Dikti. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Terbit 2 kali setahun setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Pemberdayaan Usaha Mikro melalui Pelatihan Produksi Lilin Aromaterapi, Pemasaran Digital, dan Manajemen Keuangan Muhammad Bagas F; Salim Salim; Nur Azizah Lubis; Mhd Ikhsan Rifki; M. Khalil Gibran; Amir Saleh; Muhammad Arif Fadhillah Lubis; Nursiah Nursiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.529

Abstract

Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, berbasis ekonomi pertanian, namun peran perempuan dalam kegiatan produktif mandiri masih terbatas. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan kelompok perempuan melalui pelatihan terpadu produksi lilin aromaterapi alami, literasi pemasaran digital, dan manajemen keuangan sederhana, guna mendorong usaha mikro baru serta mendukung SDGs: pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, dan pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi. Metode mencakup observasi awal, diskusi kebutuhan, praktik produksi, simulasi pemasaran digital via WhatsApp Business, dan pelatihan pencatatan keuangan. Peserta berjumlah 18 ibu rumah tangga. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui survei kepuasan empat aspek dan observasi unjuk kerja. Hasilnya, relevansi materi memperoleh 88,89% (sangat baik), kompetensi narasumber 90,28% (tertinggi), pengembangan wawasan dan kesempatan usaha 88,89% (sangat baik), serta kelayakan fasilitas 83,33% (baik). Dari sisi keterampilan, seluruh peserta mampu memproduksi lilin aromaterapi secara mandiri sesuai standar produksi. Sebanyak 15 peserta (83,33%) berhasil membuat katalog produk di WhatsApp Business dengan foto dan deskripsi, dan 14 peserta (77,78%) mampu mencatat keuangan terpisah dari rumah tangga serta menghitung harga pokok produksi. Integrasi pelatihan produksi, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan  diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan yang mendukung kemandirian ekonomi perempuan pedesaan yang sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan konsistensi penerapan dan perluasan jangkauan pasar.
Pengembangan Strategi Promosi Digital Berbasis Media Sosial Untuk Meningkatkan Visibilitas Merek PT Bakpia Juwara Satoe Delvina Destri; Winny Lian Seventeen; Shanda Winnata; Jivia Oktapiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.538

Abstract

Rendahnya visibilitas merek PT Bakpia Juwara Satoe di tengah persaingan industri kuliner oleh-oleh khas Yogyakarta yang semakin ketat menjadi permasalahan utama mitra yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, serta mendampingi tim internal mitra dalam strategi promosi digital berbasis media sosial guna meningkatkan visibilitas merek secara terukur. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pendampingan intensif, melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas media sosial, dan analisis konten pada platform Instagram, TikTok, dan Facebook. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan strategi konten terencana yang meliputi penggunaan short-form video, kolaborasi dengan micro-influencer, serta optimasi jadwal unggahan berbasis data analitik mampu meningkatkan jangkauan organik sebesar 47% dan tingkat keterlibatan (engagement rate) sebesar 32% dalam kurun waktu tiga bulan. Temuan ini sejalan dengan konsep pemasaran digital yang menyatakan bahwa konsistensi konten dan interaksi audiens merupakan faktor kunci dalam membangun ekuitas merek di era digital (Kotler & Keller, 2021). Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi praktis berupa model strategi promosi digital yang dapat diadaptasi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner.
Pemberdayaan Sekolah melalui Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Profil Pelajar Pancasila dalam Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter Rina Devi Romauli Siahaan; Prini Desima Evawani Ambarita; Vita Riahni Saragih; Rio Parsaoran Napitupulu; Eva Pratiwi Pane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.592

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial pada era globalisasi memberikan tantangan besar bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam mengembangkan nilai-nilai karakter melalui implementasi pendidikan berbasis Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan sekolah melalui penguatan pendidikan karakter berbasis Profil Pelajar Pancasila di UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, dengan melibatkan sebanyak 20 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, guru, dan warga sekolah sebagai mitra kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8–9 Desember 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, implementasi program, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi penguatan pendidikan karakter, diskusi interaktif, workshop penyusunan program sekolah berbasis karakter, serta pendampingan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Pancasila. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan warga sekolah mengenai pentingnya pendidikan karakter, peningkatan kemampuan sekolah dalam merancang program berbasis Profil Pelajar Pancasila, serta terbentuknya budaya sekolah yang lebih positif melalui penguatan nilai religius, gotong royong, kemandirian, kreativitas, bernalar kritis, dan tanggung jawab. Program PkM ini memberikan kontribusi dalam memperkuat ekosistem sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung terbentuknya generasi unggul, adaptif, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Diversifikasi dan Inovasi Produk Tempe Menuju UMKM Modern di Desa Dalu 10B Tanjung Morawa Sri Wahyuni; Nurliana Nurliana; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.598

Abstract

Rendahnya diversifikasi produk, keterbatasan inovasi serta kurang optimalnya pengemasan dan pemasaran menjadi permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha tempe di Desa Dalu 10B, Tanjung Morawa. Kondisi tersebut menyebabkan daya saing produk tempe masih relatif rendah di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui diversifikasi dan inovasi produk tempe menuju UMKM modern. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan difokuskan pada pengembangan produk olahan tempe bernilai tambah, peningkatan kualitas kemasan, penguatan branding serta pemanfaatan pemasaran digital. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan inovasi dalam kegiatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan berbagai produk olahan tempe, menerapkan desain kemasan yang lebih menarik serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Diversifikasi produk yang dilakukan mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang pasar bagi pelaku UMKM. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya inovasi dan strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan usaha. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong transformasi usaha tempe tradisional menuju UMKM yang lebih modern, inovatif dan berdaya saing, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat di Desa Dalu 10B Tanjung Morawa.
Penguatan Kapasitas Ekonomi Hijau dan Kewirausahaan Sosial melalui Pendampingan Komunitas Binaan di Kota Medan Annisa Ilmi Faried; Rahmad Sembiring; Ahmad Fadlan; Aulia Syahputri Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.184

Abstract

Rendahnya kapasitas ekonomi hijau dan minimnya orientasi kewirausahaan sosial menjadi kendala utama keberlanjutan usaha mikro pada komunitas binaan di Kota Medan, di tengah tekanan degradasi lingkungan dan ketimpangan ekonomi perkotaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi hijau dan kewirausahaan sosial mitra melalui pendekatan pendampingan partisipatif selama enam bulan. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan, sosialisasi dan diskusi kelompok terfokus, pelatihan tematik, pendampingan teknis lapangan, monitoring-evaluasi, serta diseminasi hasil kepada 42 mitra yang tersebar pada empat klaster usaha, yaitu kuliner, kerajinan dan daur ulang, urban farming, serta jasa kreatif digital. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan rata-rata omzet bulanan pada seluruh klaster usaha selama periode pendampingan, serta peningkatan skor kompetensi mitra pada enam dimensi utama, yaitu pemahaman ekonomi hijau, literasi keuangan, literasi digital dan pemasaran, kewirausahaan sosial, pengelolaan limbah, serta jejaring dan kemitraan. Diagram laba-laba (radar chart) memperlihatkan lonjakan skor tertinggi pada dimensi pemahaman ekonomi hijau dan pengelolaan limbah/daur ulang, sejalan dengan penguatan praktik ekonomi sirkular berbasis rumah tangga. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan terstruktur berbasis kolaborasi akademisi, komunitas, dan lembaga swadaya masyarakat mampu mendorong transisi usaha mikro perkotaan menuju model bisnis yang lebih hijau dan berdampak sosial. Program disarankan dilanjutkan dengan skema pendampingan lanjutan serta fasilitasi akses pembiayaan hijau bagi keberlanjutan jangka panjang.
Edukasi Seks Sehat dan Bertanggung Jawab bagi Remaja MTs YKWI Pekanbaru Rahma Qudsi; Indah Widiati; Agus Dahlia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.545

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa MTs YKWI Pekanbaru, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang kesehatan reproduksi dan pentingnya pendidikan seks yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif , diskusi kelompok dan tanya jawab dengan 19 siswa dari kelas VII hingga IX. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket  yang terdiri dari 8 pertanyaan dengan indikator  penilaian terhadap materi dan kegiatan, dampak kegiatan  dan masukan/saran. Hasil menunjukkan bahwa 76% peserta merasa pemahamannya meningkat, 77,78% mengatakan materi membantu mereka membuat keputusan tentang kesehatan seksual dan reproduksi, dan 55% mengatakan mereka lebih percaya diri untuk berbicara tentang subjek ini. Temuan ini menunjukkan bahwa program pengabdian telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa. Selain itu, program ini relevan dengan kebutuhan masyarakat untuk memerangi masalah pendidikan seks remaja.tentang kesehatan reproduksi dan pentingnya pendidikan seks yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif , diskusi kelompok dan tanya jawab dengan 19 siswa dari kelas VII hingga IX. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket  yang terdiri dari 8 pertanyaan dengan indikator  penilaian terhadap materi dan kegiatan, dampak kegiatan  dan masukan/saran. Hasil menunjukkan bahwa 76% peserta merasa pemahamannya meningkat, 77,78% mengatakan materi membantu mereka membuat keputusan tentang kesehatan seksual dan reproduksi, dan 55% mengatakan mereka lebih percaya diri untuk berbicara tentang subjek ini. Temuan ini menunjukkan bahwa program pengabdian telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa. Selain itu, program ini relevan dengan kebutuhan masyarakat untuk memerangi masalah pendidikan seks remaja.
Analisis Pengelolaan Arsip Manual dan Dampaknya Terhadap Efisiensi Kerja di Bagian Umum Sekda Kota Bandar Lampung Resy Anggun Sari; Fadhilah Dirayati; R.A Nurul Moulita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.603

Abstract

Pengelolaan arsip secara manual masih menjadi kendala di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung karena proses penyimpanan, pencarian, dan temu kembali dokumen memerlukan waktu yang relatif lama serta berpotensi menimbulkan kehilangan atau kerusakan arsip. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya efisiensi kerja pegawai dalam memberikan layanan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip manual serta dampaknya terhadap efisiensi kerja di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan arsip manual masih menghadapi beberapa kendala, antara lain belum adanya standar klasifikasi arsip yang konsisten, keterbatasan ruang penyimpanan, serta belum optimalnya prosedur pemeliharaan arsip. Dampak yang ditimbulkan adalah meningkatnya waktu pencarian dokumen, rata-rata 10–20 menit per dokumen, sehingga mengurangi efektivitas penyelesaian pekerjaan administrasi. Meskipun demikian, pengelolaan arsip manual masih dapat mendukung operasional organisasi apabila didukung oleh prosedur yang tertata dan sumber daya manusia yang kompeten. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi perbaikan tata kelola arsip melalui penyusunan sistem klasifikasi arsip yang lebih terstruktur, peningkatan kompetensi petugas kearsipan, serta penerapan digitalisasi arsip secara bertahap untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
Pendampingan Pemetaan Kebutuhan Sistem Informasi untuk Penguatan Branding Digital TK Islam At-Tin Rifka Dwi Amalia; Nurul Afifah Arifuddin; Nindy Irzavika; Kharisma Wiati Gusti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.690

Abstract

Kehadiran digital yang konsisten diperlukan lembaga pendidikan anak usia dini untuk menyediakan informasi yang mudah ditemukan dan dapat dipercaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi TK Islam At-Tin dalam memetakan kebutuhan sistem informasi sekaligus menyiapkan tata kelola konten sebagai dasar penguatan branding digital. Pendampingan dilakukan melalui konfirmasi hasil audit, standardisasi identitas, pengelompokan konten, penyusunan alur publikasi, pembagian peran, simulasi pengelolaan, dan evaluasi bersama mitra. Hasil kegiatan berupa satu acuan identitas resmi, delapan kategori konten utama, satu SOP publikasi lima tahap, pembagian empat peran pengelola, dan satu kalender konten bulanan. Dua pengelola mengikuti simulasi dan mampu menjelaskan alur persetujuan serta mengelompokkan bahan informasi sesuai struktur yang disepakati. Pendampingan memberikan manfaat nyata berupa tersedianya pedoman kerja yang mengurangi ketergantungan pada koordinasi informal, memperjelas tanggung jawab pengelola, dan meningkatkan kesiapan mitra untuk mengelola konten digital secara konsisten serta berkelanjutan pada tahap implementasi sistem berikutnya. Perangkat tersebut juga memudahkan konsistensi informasi antar-kanal dan menjadi dasar evaluasi kinerja publikasi setelah sistem mulai digunakan.
Skrining Kesehatan Komunitas untuk Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Srinalesti Mahanani; Kili Astarani; Selvia David Richard; Fidiana Kurniawati; Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani; Lorraine Shields; Lisa Bursch; Sungguh Manullang; Alejandra Arrogo; Wasyana Debora Aurelia Ayu; Sharon Rose; Ahmad Zururi; Ester Eliana; Yessi Putri Thalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.691

Abstract

Penyakit tidak menular sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga deteksi dini berbasis komunitas penting, terutama pada kelompok dewasa dan lanjut usia yang belum rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi risiko metabolik dan kardiovaskular melalui skrining kesehatan terpadu serta memberikan edukasi individual berdasarkan hasil pemeriksaan. Program dilaksanakan di Kabupaten Kediri pada April 2026 dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Sasaran berasal dari keluarga binaan klinik komunitas, komunitas Hamba Tuhan, dan jemaat gereja. Skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat, kemudian dilanjutkan dengan interpretasi hasil, konseling individual, serta rekomendasi pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan bagi peserta dengan temuan abnormal. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, dan indikator ketercapaian target. Sebanyak 102 peserta mengikuti kegiatan sehingga mencapai 121,4% dari target awal. Pemeriksaan gula darah sewaktu menemukan 10,8% peserta pada kategori pradiabetes dan 2,9% pada kategori skrining diabetes. Kadar asam urat tinggi ditemukan pada 43,1% peserta, sedangkan 52,9% memiliki kolesterol total batas tinggi atau tinggi. Dari 101 peserta dengan klasifikasi tekanan darah lengkap, 94,1% berada pada kategori peningkatan tekanan darah, prahipertensi, atau hasil skrining hipertensi. Kegiatan mencapai cakupan skrining yang tinggi dan capaian peningkatan pemahaman masyarakat tentang deteksi gejala awal penyakit tidak menular. Skrining komunitas yang terintegrasi dengan edukasi individual bermanfaat untuk menemukan peserta yang memerlukan pemeriksaan konfirmasi dan mengarahkan konseling pencegahan, meskipun hasil skrining satu kali tidak dapat diperlakukan sebagai diagnosis klinis definitif.
Optimalisasi Produksi dan Strategi Pemasaraan Digital Pada Kelompok Pengrajin Rotan di Desa Muara Tenang Yuniansyah Yuni; Suprayuandi Pratama; Laili Dimyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.694

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat pemasaran digital Kelompok Pengrajin Rotan di Desa Muara Tenang, Kota Pagaralam, yang menghadapi permasalahan keterbatasan bahan baku, proses produksi manual, kualitas finishing belum optimal, lemahnya pemasaran digital, serta pencatatan keuangan yang belum tertata. Solusi yang diberikan berupa bantuan bahan baku dan peralatan produksi (mesin pembelah dan mesin poles), pengembangan Web Desa terintegrasi e-commerce serta pemanfaatan media sosial untuk promosi dan penjualan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah partisipatif berbasis kebutuhan mitra melalui pelatihan penggunaan alat produksi, Web Desa terintegrasi e-commerce dan media sosial, serta pelatihan pencatatan biaya produksi, penentuan harga jual, dan pengelolaan keuangan sederhana. Berdasarkan hasil evaluasi, bahan baku tercukupi, waktu pemotongan rotan, pembelahan rotan, penghasulan serat dan Finishing akhir pada proses produksi kerajinan rotan mengalami peningkatan sebesar 76,7%, untuk bidang manajemen keuangan pemahaman pengrajin meningkat sebesar 45% serta untuk manajemen pemasaran pengetahuan para pengrajin meningkat rata-rata 48%. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpukan bahwa kegiatan ini bukan sekadar transfer keterampilan teknis, melainkan telah menggerakkan transformasi menyeluruh Kelompok Pengrajin Rotan Desa Muara Tenang dari sisi produksi, keuangan, hingga pemasaran menuju kemandirian usaha yang lebih terukur dan berkelanjutan.