cover
Contact Name
Rizal Kurniansah
Contact Email
rizalkurniansah@unram.ac.id
Phone
+6281239748244
Journal Mail Official
rizalkurniansah@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.62, Gomong, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Anjani
Published by Universitas Mataram
ISSN : ""     EISSN : 30218454     DOI : https://doi.org/10.29303/anjani.v1i2
Core Subject : Education,
Jurnal Abdi Anjani (JAA) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan oleh Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2023 dan terbit dua kali pada bulan Juni dan Desember, E-ISSN 3021-8454. Fokus utama dari jurnal ini mencakup kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema: Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Pariwisata Berbasis Alam, Pariwisata Kreatif, Media Sosial untuk Pemasaran Pariwisata, Gastronomi, Pengembangan Ekonomi Masyarakat, Digital Pariwisata, Hukum Pariwisata, Pariwisata Kesehatan, Hospitality, Perjalanan Wisata, dan topik lainnya yang relevan dengan ilmu kepariwisataan. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Kami sangat menyambut baik kontribusi dari para akademisi dengan disiplin ilmu terkait untuk ikut terlibat dalam mempublikasikan hasil kegiatannya di jurnal JAA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Satwa Liar di Pantai Loang Baloq: Upaya IAHN Gde Pudja Mataram dalam Mendukung Sustainable Development Goals Putu Arya Reksa Anggratyas; Ni Putu Sasmika Dewi; Ni Putu Ade Resmayani; Joko Prayitno; I Made Sugita Darmateja; Ida Ayu Indah Febriyanti
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2582

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat yang mengombinasikan aktivitas pembersihan kawasan pesisir dengan upaya rehabilitasi fauna liar telah diimplementasikan oleh Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram di wilayah Pantai Loang Baloq, Sekarbela, Mataram pada 26 Juli 2025. Inisiatif ini mengusung semangat "Aksi Nyata IAHN Gde Pudja Mataram dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan" dengan melibatkan komunitas akademik dan warga lokal secara kolaboratif. Metode pelaksanaan pengabdian mencakup tiga tahap: (1) pemilihan lokasi pengabdian, (2) pelibatan peserta seperti sivitas akademik, tokoh masyarakat, dan warga lokal secara kolaboratif, dan (3) implementasi kegiatan pengabdian. Fokus kegiatan tidak terbatas pada eliminasi limbah pesisir, namun mencakup upaya konservasi biota laut, spesies avifauna, serta ekosistem pantai secara komprehensif. Penerapan filosofi Tri Hita Karana, khususnya dimensi palemahan yang mengutamakan keselarasan antara manusia dengan lingkungan alaminya, menjadikan program ini berkontribusi signifikan terhadap keselarasan antara manusia dengan lingkungan alaminya, menjadikan program ini berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDG 14 (Ekosistem Laut) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pelestarian wilayah pesisir serta penguatan nilai harmoni sosial-budaya di kawasan Loang Baloq
Pengembangan Kapasitas Pemuda Desa melalui Pelatihan Dasar Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Desa Kopang, Lombok Tengah Yeldy Dwi Genadi; Didy Ika Supryadi; Sri Maryanti; Dewi Rispawati; Himawan Sutanto
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2594

Abstract

Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemuda Desa Kopang, Lombok Tengah, melalui pelatihan dasar kewirausahaan yang aplikatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi lokal, penyusunan modul pelatihan, pelatihan kewirausahaan berbasis praktik, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak 25 pemuda desa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kewirausahaan sebesar 65%, khususnya pada aspek perencanaan usaha, inovasi produk, dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga menghasilkan tiga kelompok usaha baru, yaitu Kopang Food Innovation, Kreatif Bambu Kopang, dan Herbal Kopang Natural, yang berhasil mengembangkan produk unggulan berbasis sumber daya lokal dengan nilai tambah ekonomi. Pembentukan Forum Pemuda Wirausaha Kopang (FPWK) menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kewirausahaan, kemandirian ekonomi, serta kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Hasil program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di desa lain, guna mendukung pencapaian pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah perdesaan.
Pelatihan Kelembagaan Desa Wisata Pada Pokdarwis Tomajiko Pulau Hiri Maluku Utara Vidhia Agmareina Hirto; Srilian Laxmiawaty
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2622

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tomajiko merupakan kelompok pemuda-pemudi yang bergerak secara swadaya melakukan pengembangan kegiatan kepariwisataan berdasarkan potensi yang dimiliki yang dikelola secara kreatif untuk menarik kunjungan wisatawan. Dalam upaya pengembangannya, Pokdariws Tomajiko menghadapi beberapa kendala diantaranya, masih terbatasnya pemahaman terkait manajemen Pokdarwis dalam pengembangan desa wisata serta kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dalam pelayanan kepariwisataan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pendampingan guna mewujudkan desa wisata Tomajiko yang berkelanjutan. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan observasi, sosialisasi dan diskusi serta evaluasi. Hasil pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan mitra mengenai manajemen pokdarwis dan layanan wisata mengalami peningkatan, kegiatan pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi dan kesiapan masyarakat dalam mengelola desa wisata secara mandiri dan berkelanjutan.
Pelatihan Basic English for Tourism bagi Pengelola UMKM Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Budo, Provinsi Sulawesi Utara Margresye Diana Rompas; Machiko Nugraha Indriyanto; Benny Irwan Towoliu
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2676

Abstract

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dasar para pengelola UMKM kuliner dan homestay di Desa Wisata Budo, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai respons terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan keterbatasan kemampuan komunikasi para pelaku usaha lokal. Desa Budo, yang telah meraih prestasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia, menghadapi tantangan signifikan karena sebagian besar operator UMKM masih bergantung pada pemandu wisata eksternal untuk berinteraksi dengan tamu asing. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT) yang menekankan praktik komunikasi nyata melalui role play, simulasi layanan, pengenalan kosakata berbasis objek wisata, serta pendampingan lanjutan melalui grup WhatsApp sebagai media monitoring dan konsultasi. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan UMKM kuliner dan homestay, dengan fokus pada materi sapaan, perkenalan, penjelasan objek wisata, serta percakapan layanan dasar. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami serta mempraktikkan komunikasi dasar dalam konteks pariwisata, diperkuat oleh komitmen untuk melanjutkan latihan melalui pendampingan daring. Secara keseluruhan, pelatihan ini membuktikan efektivitas pendekatan komunikatif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing Desa Wisata Budo.
Pelatihan Manajemen Kemasan Dan Branding Produk Jajanan Kering Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Produk Di Desa Langko Lingsar Lombok Barat irwan suriadi; Himawan Sutanto; Siti Sriningsih; Baiq Saripta Wijimulawiani; Ade Paranata; Baiq Ismiwati
Jurnal Abdi Anjani Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v3i2.2691

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dalam mengaplikasikan manajemen kemasan dan branding produk agar terlihat lebih menarik, tidak mudah rusak produk mudah diingat konsumen dan menarik bagi konsumen. Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah penerapan manajemen kemasan yang kuat handal dan memiliki daya tahan, tidak mudah rusak dengan memilih kemasan yang kuat seperti menggunakan kemasan alumunium voil atau kemasan PE dan menjadikan produk jajanan Kering menjadi produk yang memiliki brand yang mudah diingat, dan tertanam dibenak konsumen. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan menajemen kemasan yang baik dan benar serta pelatihan manajemen brand yang mudah diingat dan tertanam dibenak konsumen. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan manajemen kemasan terutama pemilihan dan penggunaan kemasan yang tidak mudah rusak seperti penggunaan kemasan Plastik PE atau Alumunium Voil serta melakukan perekatan dengan alat perekat Handseler (2) Pelatihan manajemen branding produk yang baik mulai dari pemilihan nama brand produk, warna, tampilan, gambar serta corak brand produk jajanan kering agar mudah diingat dan melekat dibenak konsumen. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pada usaha jajanan kering menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagian besar kelompok usaha jajanan kering telah memahami pemilihan dan penggunaan kemasan yang baik serta pemilihan nama brand, warna, tampilan, gambar serta corak brand produk jajanan kering agar mudah diingat konsumen.
Pelatihan Perencanaan Keuangan Syariah Pada Pemuda MT Nurul Musthafa Desa Babussalam Lombok Barat Ali Akbar Hidayat; Ihsan Ro'is; Moh. Huzaini; Subhan Purwadinata; Muhammad Dzul Fadlli; Nesa Triliani
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.2823

Abstract

Maraknya judi online, pinjaman online, dan pinjaman berbunga tinggi telah menjadi masalah besar bagi generasi muda, khususnya di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung. Praktik ini sering kali disertai dengan dampak sosial dan finansial yang merugikan, seperti peningkatan stres dan kecanduan. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya pemahaman mengenai perencanaan keuangan yang sehat. Oleh karena itu, pelatihan perencanaan keuangan syariah untuk pemuda MT Nurul Musthafa dirancang sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Pelatihan ini bertujuan untuk mmberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip keuangan syariah yang dapat membantu pemuda mengelola keuangan mereka dengan bijak, menghindari praktik merugikan, dan memanfaatkan produk keuangan yang halal. program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari empat siklus: observasi, refleksi, perencanaan aksi, dan pelaksanaan. Hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya kesadaran dan pemahaman pemuda tentang bahaya judi online dan pinjaman berbunga tinggi, serta kemampuan mereka dalam merencanakan keuangan secara syariah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pemuda MT Nurul Musthafa.
Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan UKM Di Kawasan Pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat Masrun; Titi Yuniarti; Akhmad Jufri; M. Firmansyah; Muhammad Alwi
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.2894

Abstract

Sumber daya pesisir memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Pantai Cemara, Lembar, Lombok Barat. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena masih lemahnya kapasitas kewirausahaan masyarakat dan minimnya pengelolaan usaha berbasis hasil laut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UKM dalam mengelola, mengembangkan, dan memasarkan produk berbasis hasil laut secara profesional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan teknis. Materi pelatihan mencakup kewirausahaan dasar, manajemen usaha, strategi pemasaran, dan pemanfaatan teknologi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta, yang terlihat dari evaluasi kuantitatif sebelum dan sesudah pelatihan. Meskipun perubahan nilai kategori belum signifikan, namun antusiasme peserta yang tinggi dan keterlibatan aktif menunjukkan bahwa program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan pesisir dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan lanjutan, pendampingan usaha, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Guna Mengembangkan Potensi Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat Didy Ika Supryadi; Taufan Handika Putra; Himawan Sutanto; G A Sri Oktaryani; Adrianda Anwar; Yeldy Dwi Genadi
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.2913

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Digital Marketing Guna Memperluas Akses Pasar Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas masyarakat desa wisata. Hasil utama yang dicapai meliputi meningkatnya literasi digital masyarakat, di mana peserta pelatihan mulai memahami pentingnya pemasaran digital dan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Dari sisi keterampilan pembuatan konten, masyarakat berhasil memproduksi foto, video, dan narasi promosi sederhana yang menampilkan potensi wisata serta produk UMKM lokal. Selain itu, pengabdian ini juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi desa wisata dan UMKM melalui pengenalan dan pendampingan penggunaan platform digital seperti marketplace dan online travel agent. Hal ini memperluas peluang promosi dan transaksi yang sebelumnya hanya terbatas pada pasar lokal. Lebih jauh, kegiatan ini mendorong terbangunnya sinergi kelembagaan antara Pokdarwis, UMKM, dan pemerintah desa, yang berkomitmen untuk melanjutkan strategi promosi digital secara konsisten. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat daya saing desa wisata di Kabupaten Lombok Utara, membuka peluang peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, serta meletakkan dasar bagi keberlanjutan promosi wisata berbasis digital.
Peningkatan Literasi Kewirausahaan Syariah bagi Guru dan Santri Madrasah Aliyah Raudlatussibyan NW Belencong, Lombok Barat M. Irwan; Emi Salmah; St. Maryam; Eka Agustiani; M. Ali Akbar Hidayat
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.3089

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kewirausahaan syariah bagi guru dan santri Madrasah Aliyah Raudlatussibyan NW Belencong, Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman peserta mengenai konsep, prinsip, etika, serta praktik kewirausahaan syariah, padahal sebagian besar santri akan segera memasuki dunia kerja atau memulai usaha setelah menyelesaikan pendidikan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kapasitas kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi dan peluang usaha yang semakin kompetitif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta yang terdiri atas guru dan santri kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kewirausahaan syariah, karakteristik wirausaha syariah, prinsip halal dan thayyib, serta motivasi berwirausaha. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi dan pertanyaan yang diajukan terkait peluang usaha, perbedaan kewirausahaan syariah dan konvensional, serta sertifikasi halal. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesiapan guru dan santri untuk mengembangkan usaha yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Ke depan, diperlukan program pendampingan lanjutan terkait pengembangan usaha dan strategi pemasaran agar potensi kewirausahaan peserta dapat berkembang secara berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Mahasiswa melalui Pengembangan Produk Entrepreneur Lokal Berbasis Makanan Khas Pulau Lombok ÃÆÃÆâ Minanda, Hasnia; Meisya Aolia Putri; Mutiaratu Mayadagara
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.3091

Abstract

Pengembangan kewirausahaan mahasiswa merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan daya saing generasi muda di era ekonomi kreatif, khususnya melalui inovasi produk berbasis kearifan lokal. Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai inkubator untuk mentransformasi pola pikir mahasiswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Salah satu sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan adalah industri kuliner nusantara. Pulau Lombok dikenal luas dengan kekayaan kuliner khasnya yang autentik, salah satunya adalah ayam plecing yang memiliki cita rasa pedas nan segar. Namun, tantangan saat ini menunjukkan bahwa inovasi penyajian ayam plecing dalam bentuk produk yang praktis, higienis, dan modern masih sangat terbatas di pasaran. Sebagian besar kuliner lokal masih disajikan secara konvensional, sehingga kurang adaptif terhadap mobilitas masyarakat modern yang dinamis. Melihat celah tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui pengembangan produk entrepreneur lokal berbasis makanan khas Pulau Lombok, yaitu “Salad Roll Ayam Plecing” atau yang disingkat sebagai Sasrolla. Produk inovatif ini merupakan modifikasi dari salad roll sayuran gaya modern dengan mengganti isian ayam biasa menjadi ayam plecing khas Lombok. Melalui integrasi konsep kuliner global dan lokal ini, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk mengasah kemampuan teknis produksi dan strategi pemasaran digital, tetapi juga diajak berkontribusi nyata dalam melestarikan sekaligus menaikkan kelas warisan kuliner daerah ke tingkat yang lebih luas.