cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
subservejournal@gmail.com
Phone
+6285157033918
Journal Mail Official
subservejournal@gmail.com
Editorial Address
RT/RW 002/001 Dsn. Dresi, Ds. Wagir Kidul, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal
Published by Prime Identity House
ISSN : -     EISSN : 30217059     DOI : https://doi.org/10.36728/scsej.v2i1
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal is concerned and published articles related to the practice and processes of community service and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
DIVERSIFIKASI PRODUK JAMUR KRISPI PADA PETANI KUMBUNG JAMUR TIRAM Stefanus Prabani Setio; Maria Widyastuti; Nicholas Joe Mathew; Marcella Intan Kirana; Hosea Alessandro Santoso
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.188

Abstract

Jamur Tiram merupakan tanaman yang dikembangkan oleh petani kumbung jamur yang di lakukan dalam ruangan. Petani kumbung jamur biasanya memanfaatkan ruangan yang dimiliki agar bermanfaat untuk kegiatan ekonomi. Hasil dari jamur Tiram tersebut secara ekonomis dapat dijual dan memiliki harga yang cukup bagus terjangkau masyarakat dan keuntungan bagi petani juga bagus. Pembudidayaan jamur Tiram ini tidak terlalu rumit karena hanya membutuhkan ruang dengan kelembaban yang sesuai dan temperature udara ruang yang stabil sesuai kebutuhan.  Dari segi penjualan, jamur Tiram ini tergolong mudah dipasarkan karena dapat diolah sebagai bahan makanan sayur, serta olahan cemilan lain sesuai kreatifitas yang memasak. Namun ada kalanya penjualan jamur Tiram tersebut di pasar atau bakul sayur yang mangkal atau kelilingan mengalami kelesuan sehingga jamur yang dibawa tidak terjual habis. Kebun Asri Agro (KeAGro) jalan Patiunus, Semarang yang telah melakukan budidaya jamur dan menjualnya ke pasar dan bakul sayur dengan system titip jual.  Jika mengalami kelesuan penjualan, maka ada beberapa bungkus jamur yang tidak terjual dan kembali ke KeAGro. Dalam kondisi normal, panen jamur dapat terjual. Sedangkan pada masa sepi akan terjadi penumpukan jamur Tiram yang tidak terjual. Mengantisipasi jumlah panen yang melimpah serta tidak terjualnya, maka dilakukan diversifikasi produk dengan memproses jamur Tiram menjadi produk olahan menjadi Jamur Krispi. Produk tersebut menjadi alternative bagi KeAGro untuk dapat memproses lebih lanjut jamur Tiram yang dibudidayakan agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai tambah ekonomi bagi KeAGro. Hasil pendampingan yang kami lakukan dengan memproses jamur krispi memberikan manfaat dan peningkatan nilai ekonomi bagi KeAGro.  Peningkatan nilai tambah ekonomi tersebut setalah dilakukan pendampingan berkisar 30%. Peningkatan terebut sesungguhnya bukan target utama, namun yang menjadi tujuan adalah memberikan peluang usaha baru yang dari hasil panen budidaya jamur Tiram.
PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA Mahdalena Mahdalena; Zulkifli Bokiu; Amir Lukum
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.189

Abstract

Literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, masih banyak perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, yang belum memiliki kemampuan memadai dalam mengelola keuangan keluarga maupun usaha secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan dalam pengelolaan keuangan melalui kegiatan pendampingan literasi keuangan. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik penyusunan anggaran rumah tangga, pencatatan keuangan sederhana, serta diskusi dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah kelompok perempuan dan pelaku UMKM perempuan di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pentingnya menabung, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta penyusunan pencatatan keuangan sederhana. Pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran finansial peserta. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
SOSIALISASI INTERVENSI DINI BAHASA DAN BICARA ANAK SPEECH DELAY Lusadin Kiuk; Neni H. Malailehi; Melince Klau Seran; Daniel B. Bana; Mira D. Lasbaun; Fredericksen Victoranto Amseke
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.190

Abstract

Perkembangan bahasa dan bicara merupakan aspek fundamental dalam tumbuh kembang anak usia dini. Salah satu permasalahan yang umum terjadi adalah keterlambatan bicara atau speech delay yang dapat berdampak pada kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan prestasi akademik anak di masa depan. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah metode kualitatif, ceramah interaktif, diskusi  tentang sosialisasi intervensi dini bahsa dan bicara anak speech delay dengan melibatkan 28 orang tua  dan 2 guru di di PAUD Diaspora Oesapa Danau Ina. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menemukan bahwa orang tua dan guru mampu memahami pengetahuan mengenai tanda-tanda awal perkembangan bahasa dan bicara anak yang speech delay dan pentingnya deteksi dini serta intervensi yang tepat. Hasil dalam kegiatan ini membuktikan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara signifikan dari nilai pre tes dan post tes yakni 50% menjadi 93%. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran  dan pengetahuan serta ketrampilan kepada orang tua dan guru untuk mendukung dan membantu perkembangan bahasa dan bicara anak speech delay. Kegiatan ini merekomendasikan adanya kerja sama antara sekolah, keluarga dan tenaga ahli profesional dalam menangani anak-anak yang mengalami masalah pada perkembangan bahasa dan bicara anak yang speech delay.
PENGUATAN DEEP LEARNING (MINDFULL, MEANINGFULL & JOYFULL) BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI TK NEGERI PEMBINA KABUPATEN ENDE Fredericksen Victoranto Amseke; Kaleb Lelo; Jendriadi Banoet; Engelbertus Seran; Paulina Kale Uke
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.193

Abstract

Deep Learning merupakan pendekatan pedagogis yang melibatkan mindfull, meaningfull dan joyfull yang sangat penting bagi perkembangan anak usia dini melalui pengalaman langsung dan interaktif baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan untuk meningkatkan kemampuan kognitif, motorik, sosial, imajinasi, kreativitas, problem solving dan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan kepada guru untuk merancang dan mengelola pembelajaran mendalam sebagai pendekatan pedagogis yang melibatkan mindfull, meaningfull dan joyfull kepada anak usia dini. Metode dalam kegiatan dengan pendekatan partisipatif kolaboratif atau theory participatory rural appraisal yang memadukan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan dalam menyusun perangkat pembelajaran mendalam. Pelatihan ini melibatkan 25 guru dan kepala satuan PAUD di Kabupaten Ende. Hasil dalam kegiatan ini membuktikan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara signifikan dari nilai pretes dan posttes yakni 60% menjadi 96%. Diharapkan guru sebagai perancang, pelaksana dan evaluator untuk merancang pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan yang melibatkan mindfull, meaningfull dan joyfull yang sangat penting bagi perkembangan anak usia dini.
EMPOWERING ENGLISH DEBATING COMMUNITY IN VOCATIONAL HIGHER EDUCATION: THE BRITISH PARLIAMENTARY FORMAT Beni Wijaya; Nate Mandigo; Zakaria Zakaria; Leni Rohliah; Fathur Rohman; Balqis Cahaya Kautsar; Aditya Setiawan
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.194

Abstract

For students in vocational higher education, the development of critical thinking, public speaking, and argumentation abilities is crucial. Members of Politeknik Negeri Sriwijaya's English Debating Society (EDS) encountered difficulties in comprehending and using the British Parliamentary (BP) debate format, which is used in national and international competitions. Through organized training and mentorship exercises, this community service program sought to improve members' debate skills. 35 EDS members participated in the program, which included workshops, debate simulations, adjudication practice, and one-on-one feedback sessions. Pre-tests, post-tests, participant surveys, and observations were used to evaluate the program. The findings showed that participants' comprehension of BP debate structure, argument creation, rebuttal strategies, and Point of Information (POI) delivery had significantly improved. Between the pre-test and the post-test, the average participant score rose from 62.4 to 84.7. During debate sessions, participants also showed improved critical thinking abilities and increased self-assurance in public speaking. The program effectively improved vocational higher education students' debating skills and offered a long-lasting paradigm for debate instruction in student organizations.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATEMATIKA BERBASIS CANVA TERHADAP SISWA SEKOLAH DASAR Muhammad Bayu Al Dhana; Nurullita Astriani; Andrew Ramadhani; Namira Seftia Dewi; Sukma Wati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.195

Abstract

Implementasi media pembelajaran interaktif berbasis teknologi digital menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya proses pembelajaran matematika masih banyak dilakukan secara konvensional sehingga kurang mampu menarik minat dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran interaktif matematika berbasis Canva terhadap siswa sekolah dasar guna menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan efektif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap observasi, perancangan media pembelajaran menggunakan Canva, pelaksanaan pembelajaran interaktif, serta evaluasi terhadap respon dan keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Media pembelajaran yang dikembangkan memuat unsur visual, warna, dan latihan interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar sehingga memudahkan siswa dalam memahami konsep matematika secara konkret dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Canva mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi, dan motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika. Selain itu, siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran dan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Dengan demikian, implementasi media pembelajaran interaktif matematika berbasis Canva dapat menjadi alternatif inovatif dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik di sekolah dasar.
LARVA LALAT TENTARA HITAM (BSFL) UNTUK EKONOMI SIRKULAR: STUDI DI KELURAHAN MLATIHAJO KOTA SEMARANG Hendri Wibowo; Dewi Hastuti; Farihka Maharani; Fijay Afif Fauzi
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.197

Abstract

Sampah organik merupakan komposisi sampah terbesar yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia, yaitu sekitar 50-60%. Jenis sampah ini, terutama sampah makanan, mudah menimbulkan bau jika disimpan terlalu lama sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Di sisi lain, sampah organik memiliki nutrisi baik yang dapat dimanfaatkan, termasuk melalui pengolahan biokonversi maggot BSF (Black Soldier Fly). Metode biokonversi maggot BSF adalah suatu metode pengolahan sampah organik yang dilakukan dengan cara mengubah materi organik menjadi produk lain yang bermanfaat dan bernilai tambah dengan memanfaatkan proses pengolahan sampah organik dengan metode ini umumnya dilakukan secara berbasis masyarakat dan terintegrasi dengan pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan, karena budidaya maggot menghasilkan komoditas bernilai ekonomis seperti kompos dan larva maggot. Kompos mengandung nutrisi yang sangat baik sehingga dapat dimanfaatkan untuk pertanian organik dan maggot mengandung protein tinggi yang dapat digunakan untuk pakan ternak dan perikanan. Hasil dari implementasi ini adalah terbentuknya kelompok wirausaha baru yang bergerak dalam budidaya dan pemanfaatan maggot
EDUKASI PENTINGNYA MANAJEMEN WAKTU BAGI SISWA SMP DALAM KEGIATAN BELAJAR Yugi Hilmi; Harry Nurawinata; Pery Jayanto; Muh Fajar Fazriansyah; Ikhsan Faturohman
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.198

Abstract

Manajemen waktu merupakan keterampilan fundamental yang perlu diterapkan dalam pendidikan formal jenjang SMP. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMP tentang pentingnya manajemen waktu dalam kegiatan belajar, serta membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam menyusun jadwal belajar yang efektif dan efisien. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah siswa SMPN 1 Rajapolah. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui pendekatan penyuluhan langsung yang bersifat interaktif, mencakup penyampaian konsep dasar manajemen waktu, dampak buruk pengelolaan waktu yang tidak efektif, strategi penyusunan jadwal belajar, serta tips menghindari prokrastinasi, yang diakhiri dengan pemberian angket sebagai instrumen evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman dan sikap siswa mencapai 89% dengan kategori Sangat Baik, mencakup aspek pentingnya manajemen waktu (90%), cara manajemen waktu yang efektif (89%), dan perencanaan membuat jadwal prioritas (88%). Temuan ini bermakna bahwa metode penyuluhan tatap muka yang interaktif terbukti efektif membangun kesadaran siswa terhadap pengelolaan waktu belajar yang terstruktur dan terencana.
POJOK PENGABDIAN:UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN HIDUP SEHAT MELALUI PEMERIKSAAN DAN EDUKASI KESEHATAN DI PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG, SAMARINDA Fitri Ayu Wahyuni Fitri; Erfan Abdissalam; M.Wahyu Ariawan; Muh. Deni Kurniawan; Nur Zakiyah Darajat; Septiayu Dwi Hartienah; Bilqis Nurganiyu; Debi Dinha Octora; Nia Novranda Pertiwi; Dathin Aulia Delarosa; Dalifa Ramadhani
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.199

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya terkait penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak kasus penyakit terdeteksi pada stadium lanjut. Program pengabdian kepada masyarakat “Pojok Pengabdian” dilaksanakan sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran kesehatan masyarakat di kawasan TPA Bukit Pinang, Samarinda. Program ini dilaksanakan pada 23 November 2025 dengan tema “SEHATI: Sinergi Edukasi Hidup Sehat dengan Asupan Tepat Ibu dan Anak”. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis berupa pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan berat badan, serta edukasi kesehatan secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test terhadap 31 peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta berjenis kelamin perempuan (74,2%) dengan rata-rata usia 42,6 tahun. Nilai rata-rata pre-test sebesar 8,00 meningkat menjadi 9,29 pada post-test. Temuan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan. Program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit dan penerapan pola hidup sehat.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU MI MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DIGITALISASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI DI KECAMATAN MOJOTENGAH WONOSOBO Nahar Mardiyantoro; Puji Laksono
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.201

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Mojotengah, Wonosobo untuk merancang dan mengimplementasikan pembelajaran digital berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, dengan sasaran kelompok kerja guru (KKG MI). Metode yang digunakan adalah pelatihan,  dan pendampingan yang meliputi pengenalan konsep digitalisasi pembelajaran, penggunaan media digital interaktif, pemanfaatan AI dalam pembelajaran, serta praktik langsung pembuatan perangkat pembelajaran berbasis teknologi. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran abad 21, kemampuan dalam menggunakan berbagai platform digital seperti Canva, PhET, dan Quiz interaktif, serta peningkatan keterampilan dalam mendesain media pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan produk berupa rancangan pembelajaran digital dan media berbasis teknologi. Tingkat ketercapaian kegiatan mencapai kategori baik, ditandai dengan partisipasi aktif peserta dan kemampuan implementasi hasil pelatihan dalam praktik pembelajaran. Ini tentu sangat signifikan untuk peningkatan kemampuan dalam pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi informasi