cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
subservejournal@gmail.com
Phone
+6285157033918
Journal Mail Official
subservejournal@gmail.com
Editorial Address
RT/RW 002/001 Dsn. Dresi, Ds. Wagir Kidul, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal
Published by Prime Identity House
ISSN : -     EISSN : 30217059     DOI : https://doi.org/10.36728/scsej.v2i1
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal is concerned and published articles related to the practice and processes of community service and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
VIRTUAL SOCIO-RELIGIOUS EMPOWERMENT: ADDRESSING SOCIAL FIQH CHALLENGES AMONG MUSLIM YOUTH IN EUROPE AND THE MEDITERRANEAN Rizaldy Anggriawan; Agustiyara; Rofi Aulia Rahman; Muhammad Khoiru Ribath
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v4i1.226

Abstract

Living as a Muslim minority in Europe presents complex socio-religious challenges for the Indonesian diaspora, particularly youth who must constantly navigate secular legal frameworks and diverse cultural norms. To address these daily practical dilemmas, the Special Branch of Muhammadiyah Youth Association in Europe and Mediterranean, in collaboration with PCIM Hungary, implemented a cross-border digital community engagement initiative. This program featured an interactive webinar focused on "Social Fiqh in Muslim-Minority Countries," led by an Islamic legal expert from the Muhammadiyah Tarjih and Tajdid Council. Utilizing an asset-based digital community development approach via Zoom, the webinar connected diaspora participants across various European countries. The results yielded critical theological and contextual frameworks, providing actionable guidance on issues ranging from local social integration to ritual flexibility in non-Muslim environments. This initiative significantly enhanced the religious literacy and psychological resilience of the diaspora youth. By framing Islam as an adaptive, progressive, and moderate way of life (wasathiyah), the program successfully empowered young Muslims to confidently balance their religious identity with active civic participation in their host countries, thereby strengthening the transnational support network of the Muhammadiyah diaspora.
SOSIALISASI SACIPLO HANDMADE SOAP SEBAGAI MEDIA EDUKASI HIGIENE PERSONAL DALAM MENDUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN PENGENALAN POTENSI EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DESA PLOSO LOR Diyan Ayu Nopita Sari; Fransisca Adelia Prastica; Qiroatul Fatimah; Nyaris Wulan Pramia Wardani; I Made Dwi Sastra Wargama
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.228

Abstract

Kesehatan dan kebersihan pribadi dimulai dengan pemenuhan sanitasi rumah tangga yang efektif. Namun, masyarakat Desa Ploso Lor, yang didominasi oleh buruh tani dan ibu rumah tangga, menghadapi beban keuangan karena ketergantungan mereka pada sabun cuci piring komersial, meskipun desa tersebut memiliki banyak tanaman kapur dan daun pandan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendidik warga tentang pentingnya kebersihan pribadi sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif melalui pelatihan produksi sabun buatan tangan bernama "Saciplo". Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) yang terdiri dari tiga fase sistematis: persiapan (observasi potensi lokal), implementasi (sosialisasi persuasif dan praktik langsung), dan evaluasi kinerja kualitatif berbasis tindakan. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan masyarakat dalam menguasai keterampilan psikomotorik untuk membuat sabun cair yang homogen dan berkualitas tinggi tanpa penggumpalan. Produk Saciplo secara signifikan menghasilkan nilai tambah nyata dengan mengurangi biaya logistik dapur rumah tangga hingga 35–40%. Kelemahan produk ini terletak pada stabilitas warna klorofil pandan alami, yang memudar di bawah sinar matahari, sehingga memerlukan penyimpanan di tempat teduh. Kesimpulannya, program Saciplo berhasil membangun kebersihan dan kemandirian ekonomi mikro di kalangan warga, dengan peluang pengembangan di masa depan sebagai produk unggulan desa yang dikelola oleh PKK atau BUMDes untuk mendorong ekonomi sirkular lokal yang berkelanjutan.
INOVASI TOOLKIT PSIKOSOSIAL UNTUK PENCEGAHAN DINI GANGGUAN MENTAL REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH HAURWANGI Mutia Qana'a; Pikir Wisnu Wijayanto; Rizqi Hanabella
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.231

Abstract

Permasalahan kesehatan mental remaja di SMK Muhammadiyah Haurwangi meliputi meningkatnya stres akademik, rendahnya literasi kesehatan mental, serta keterbatasan kapasitas guru dalam deteksi dini dan pendampingan psikososial. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan toolkit edukasi psikososial berbasis sekolah sebagai solusi promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan analisis kebutuhan, pengembangan toolkit, validasi, pelatihan guru, implementasi pada siswa, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan mental siswa dan guru, peningkatan keterampilan coping dan regulasi emosi siswa, serta peningkatan kapasitas guru dalam deteksi dini. Selain itu, terbentuk sistem rujukan awal berbasis sekolah yang lebih terstruktur. Program ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih suportif. Kesimpulannya, toolkit edukasi psikososial terbukti efektif sebagai model intervensi berbasis sekolah yang dapat direplikasi untuk memperkuat kesehatan mental remaja secara berkelanjutan.
PENINGKATAN AKSES INFORMASI PUBLIK MELALUI IMPLEMENTASI FASILITAS INTERNET DESA DI DESA JENAR Saifuddin Saifuddin; Erni Widarti; Wartono Wartono; Fera Tri Wulandari; Muhammad Rizal Fernandita Pamungkas; Devina Amelia Putri; Syam Akbar Santoso
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.233

Abstract

Desa jenar merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen yang mengalami keterbatasan akses internet karena kondisi geografis. Permasalahan koneksi internet yang rendah akibat kondisi wilayah yang termasuk dalam area dengan kualitas sinyal terbatas (area blank spot). Internet yang kurang stabil berdampak pada layanan administrasi masyarakat di kantor kelurahan Desa Jenar. Keterbatasan akses internet menghambat masyarakat dalam memperoleh informasi dan keterlambatan pengelolaan data masyarakat. Perlu adanya upaya dalam mengatasi tantangan akses intenet dengan kualitas sinyal terbatas (area blank spot) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas internet guna peningkatan akses informasi publik melalui pemasangan jaringan internet (Wi-Fi) di Balai Desa Jenar. Metode kegiatan PkM yang digunakan meliputi tahap identifikasi permasalahan, analisa kebutuhan, pengadaan perangkat jaringan, implementasi fasilitas internet, sosialisasi dan pendampingan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan vahwa fasilitas internet yang diimplementasikan di Balai Desa Jenar dapat dimanfaatkan oleh perangkat desa dan masyarakat. Perangkat desa diberikan pendampingan dalam penggunaan internet dan solusi penanganan jika terjadi gangguan. Ketersediaan fasilitas internet beserta perangkat jaringan yang sesuai dengan kondisi geografis daerah blank spot, membantu dalam meningkatkan pelayanan administrasi publik dari pemberian informasi, pengelolaan data, dan pelaporan. Program PkM ini mendukung pelayanan publik masyarakat yang menjadi langkah awal dalam mewujudkan peningkatan literasi digital masyrakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan adanya fasilitas internet desa menjadi salah satu upaya strategis dalam pengurangi kesenjangan digital di wilayah pedesaan khususnya Desa Jenar.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI EDUKASI AKUNTANSI BIAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA DI PONELO Victorson Taruh; Titi Umi Kalsum Hulopi; Yusuf Abdul Wahid; Sisna Meamogu
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.236

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga mengenai akuntansi biaya sederhana sebagai dasar pengelolaan keuangan keluarga dan penguatan kemandirian ekonomi di Ponelo. Permasalahan utama mitra adalah terbatasnya pemahaman mengenai klasifikasi biaya, pencatatan kas, pemisahan pengeluaran rumah tangga dan kegiatan produktif, serta perhitungan harga pokok sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui observasi awal, penyuluhan, praktik pencatatan biaya, simulasi perhitungan harga pokok, diskusi kasus rumah tangga, dan evaluasi pre-test serta post-test. Kegiatan ini melibatkan 20 ibu rumah tangga sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 51.1 pada pre-test menjadi 84.5 pada post-test, atau meningkat 33.4 poin (65.2%). Nilai N-Gain sebesar 0.68 menunjukkan efektivitas pembelajaran pada kategori sedang. Peningkatan paling menonjol terjadi pada kemampuan menghitung harga pokok sederhana, menyusun catatan biaya, dan menentukan harga jual berbasis biaya. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa edukasi akuntansi biaya yang praktis, kontekstual, dan berbasis contoh harian mampu memperkuat literasi pengelolaan biaya keluarga, meningkatkan kesadaran perencanaan keuangan, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga di wilayah kepulauan.
DIGITALISASI ADMINISTRASI SURAT DAN SISTEM PENDATAAN WARGA PADA RT 10 RW 04 HARAPAN BARU I, BEKASI BARAT Muhammad Nugraha; Robbi Hendriyanto; Muhammad Yusuf Ramadhan; Alya Permata Nur Fajri
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.237

Abstract

Administrasi publik di tingkat Rukun Tetangga (RT) masih banyak mengandalkan proses manual yang rentan terhadap berbagai kesalahan, di antaranya duplikasi data, ketidaksesuaian informasi kependudukan, kesalahan pengisian surat, serta risiko kehilangan arsip fisik. Kondisi ini khususnya dirasakan di kawasan urban dengan mobilitas tinggi seperti RT10 RW04 Perum Harapan Baru I, Bekasi Barat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Aplikasi Surat Digital dan Sistem Pendataan Warga (e-RT10) berbasis web responsif guna mentransformasi tata kelola administrasi lingkungan menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan utama: identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara mendalam, pengembangan dan kustomisasi aplikasi, pelatihan serta pendampingan teknis kepada pengurus RT, dan evaluasi berkala pascaimplementasi. Evaluasi program dilakukan melalui parameter kuantitatif dan kualitatif. Secara kuantitatif, pengukuran terhadap 30 sampel surat selama empat minggu pascaimplementasi menunjukkan bahwa waktu pemrosesan surat pengantar berhasil dipangkas dari baseline rata-rata satu hari kerja (±480 menit) menjadi rata-rata 12,4 menit per surat (efisiensi >93%), tingkat kesalahan pengisian data turun dari 40–50% menjadi 3,3% (mendekati nol persen), dan seluruh data kependudukan warga berhasil dimigrasi ke sistem digital dalam satu database terintegrasi. Secara kualitatif, hasil kuesioner kepuasan berskala Likert yang disebarkan kepada 32 responden (28 warga dan 4 pengurus RT) menggunakan teknik purposive sampling menunjukkan bahwa lebih dari 85% responden menyatakan puas terhadap kemudahan, kecepatan, dan keakuratan layanan administrasi berbasis digital. Pengurus RT berhasil mengoperasikan sistem secara mandiri pasca-pendampingan.
CERDAS KELOLA UANG, CERMAT HADAPI PENIPUAN DIGITAL: UPAYA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT KELURAHAN PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA Kurniawati Darmaningrum; Supartini Supartini; Istinganah Eni Maryanti; Syahriar Abdullah; Rini Adiyani; Retnoning Ambarwati; Muhammad Sultan; Darsono Darsono
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.238

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan, namun di sisi lain juga memicu meningkatnya kasus penipuan berbasis digital. Rendahnya tingkat literasi keuangan dan literasi digital menjadi faktor yang menyebabkan masyarakat rentan terhadap berbagai modus penipuan, seperti phishing, investasi ilegal, penyalahgunaan data pribadi, dan rekayasa sosial (social engineering). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijaksana serta meningkatkan kemampuan dalam mengenali dan mencegah penipuan digital. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di Kelurahan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kader PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan perangkat kelurahan. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan, diskusi partisipatif, simulasi kasus penipuan digital, praktik penyusunan anggaran keuangan rumah tangga, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip pengelolaan keuangan, pentingnya perencanaan keuangan keluarga, karakteristik investasi yang legal, serta kemampuan mengenali berbagai modus penipuan digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam menjaga keamanan data pribadi, memverifikasi informasi sebelum melakukan transaksi, dan menerapkan perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi edukasi literasi keuangan dan literasi digital melalui pendekatan partisipatif mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam membangun ketahanan finansial sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman penipuan di era digital.    
ECONOMIC BUSINESS FAIR (EBF) SEBAGAI INKUBATOR KREATIVITAS DALAM PENGUATAN EKONOMI KREATIF MAHASISWA Jemi Pabisangan Tahirs; Otto Randa Payangan
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.155

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif di era digital membuka peluang besar bagi mahasiswa, namun masih terdapat kendala berupa terbatasnya wadah pengembangan kreativitas, kurangnya pengalaman praktik bisnis, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Economic Business Fair (EBF) sebagai inkubator kreativitas dalam rangka penguatan ekonomi kreatif mahasiswa di era digital. Kegiatan dilaksanakan di Makale dengan melibatkan 15 stand Usaha Kecil Menengah (UKM) sebagai mitra kolaborasi. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kewirausahaan, pelatihan digital marketing, workshop pengembangan usaha, serta pendampingan dalam pengelolaan bisnis dan pameran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kreativitas mahasiswa, kemampuan inovasi produk, serta keterampilan dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran. Selain itu, interaksi langsung dengan pelaku UKM dan konsumen memberikan pengalaman praktis dalam pengelolaan usaha serta memperluas jejaring bisnis peserta. Kesimpulannya, Economic Business Fair (EBF) terbukti efektif sebagai model inkubasi kreativitas yang mampu memperkuat ekonomi kreatif mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan..
MODIFIKASI MESIN BUBUT MANUAL DENGAN PENAMBAHAN SISTEM PENDINGIN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN KETAHANAN PAHAT Sahid Bayu Setiajit; Muhammad Iksan; Riza Arif Pratama; Indra Permana; Widhianita Harwijayanti
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.163

Abstract

Modifikasi alat untuk industri mesin hal yang umum dilakukan untuk memaksimalkan hasil benda kerja dan juga membuat keawetan pada mesin. SMK karya Teknika mengalami kendala yaitu tentang keawetan pahat milling, Solusi yang diambil adaah memberi pendingin pada mata pahat. Fungsi dari pendinginan di pahat Adalah sebagai keawetan pahat dan hasil dari pembubutan bagus. Modifikasi penambahan alat pendingin untuk mesin miling dengan penambahan saklar tambahan untuk mempermudah menghidupkan pendingin. Alat pendingin dibbuat dengan pompa yang bisa mengangat air dari bak penampungan ke selang dan dilanjutkan penyemprot.
STRATEGI PENGUATAN DAYA SAING KWT NGUDI MAKMUR SOLO, JAWA TENGAH MELALUI REDESAIN KEMASAN SEKUNDER PRODUK UNTUK PENETRASI PASAR EKSPOR Eldian Rinaldi; Yulia Tria Hapsari; Ketut Vini Elfarosa; Luh Kemala Putri Widhiari; I Nyoman Hendra Laksmana; Ni Putu Ritra Trees Ari Kartika Hadi Saraswati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.207

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan daya saing komoditas olahan pangan lokal milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur Solo, Jawa Tengah, menuju pasar ekspor. Masalah utama mitra terletak pada rendahnya literasi digital, desain kemasan konvensional yang rentan rusak, serta keterbatasan standardisasi legalitas internasional. Metode pelaksanaan program menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan intervensi teknologi tepat guna, standardisasi mutu, serta evaluasi berjenjang menggunakan Kirkpatrick’s Evaluation Model. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya diversifikasi portofolio produk hulu-hilir (lini stik, keripik, permen, dan sirup herbal) yang kini telah dilengkapi nomor P-IRT, sertifikasi Halal Indonesia, serta panel nutrisi terstandarisasi global. Pembahasan berbasis TOWS Matriks dan Sel V IE Matriks (Hold and Maintain) diimplementasikan secara konkret melalui redesain kemasan sekunder berupa paper bag dan kardus karton premium (double-wall) berornamen batik Solo, integrasi label bilingual, dan kode batang GS1 untuk menembus hambatan non-tarif internasional. Kesimpulannya, hilirisasi visual dan logistik digital melalui platform cross-border e-commerce ini terbukti meningkatkan marjin profitabilitas mitra sebesar 15–20% secara berkelanjutan. Program ini berhasil merealisasikan kemandirian ekonomi kader wanita tani yang selaras dengan target SDGs nomor 5, 8, dan 9, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.