cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
subservejournal@gmail.com
Phone
+6285157033918
Journal Mail Official
subservejournal@gmail.com
Editorial Address
RT/RW 002/001 Dsn. Dresi, Ds. Wagir Kidul, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal
Published by Prime Identity House
ISSN : -     EISSN : 30217059     DOI : https://doi.org/10.36728/scsej.v2i1
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal is concerned and published articles related to the practice and processes of community service and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
EMPOWERING PKK CADRES FOR STRENGTHENING FAMILY PLANNING PROGRAMS IN RANGKAPAN JAYA BARU SUBDISTRICT, DEPOK, WEST JAVA, INDONESIA Riris Lindiawati; Ainul Haq; Sita Rahayu Yulianti
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.209

Abstract

Pasangan usia subur merupakan kelompok kunci dalam keberhasilan program Keluarga Berencana. Pada tahun 2024, sekitar 7 dari 10 penduduk Indonesia merupakan usia produktif. Keterbatasan data mutakhir mengenai profil usia reproduktif sering kali menjadi hambatan dalam perencanaan kegiatan promosi dan pencegahan, baik bagi layanan kesehatan maupun pemerintah desa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, melibatkan 16 pasangan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan pengumpulan data sebagai dasar perencanaan program keluarga. Metode yang digunakan adalah survei lapangan yang mencakup identitas, usia, jumlah anak, partisipasi dalam Keluarga Berencana, jenis kontrasepsi, serta keinginan memiliki anak. Hasil menunjukkan variasi penggunaan kontrasepsi: alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) (3 ibu), implan (1 ibu), suntik (1 ibu), kondom (1 ayah), serta metode kalender (1 ibu), sedangkan sebagian besar tidak menggunakan kontrasepsi (8 ibu). Mereka menyatakan tidak ingin memiliki anak lagi, sementara beberapa lainnya ingin menunda atau segera memiliki anak. Database ini dapat digunakan sebagai dasar penyusunan prosedur program Keluarga Berencana di tingkat bawah. Sebagai kesimpulan, pemberdayaan kader melalui pengumpulan data pasangan usia subur terbukti meningkatkan kesiapan masyarakat dalam memperkuat program Keluarga Berencana.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN DAMPAK KEKERASAN MELALUI KONSELING PSIKOSOSIAL DI POSYANDU REMAJA Yuli Fitria; Della Kristina
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.212

Abstract

Kasus kekerasan yang banyak melibatkan remaja tidak jarang menimbulkan stigma negatif oleh masyarakat. Konflik sosial yang sering muncul di masa perkembangan remaja menjadi hal yang penting untuk mendapat perhatian agar remaja tidak terjerumus pada tindakan melanggar hukum. Perilaku remaja yang cenderung agresif dalam merespon masalah dianggap menjadi pemicu munculnya tindakan kekerasan. Pendampingan yang tepat dan terarah dapat menjadi solusi dalam mencegah dan penanganannya tindakan kekerasan oleh remaja. Salah satu metode yang dapat digunakan yakni melalui konseling tentang masalah psikososial yang di hadapi remaja. Ruang media yang terintegrasi dengan program yang telah di gagas pemerintah yang dapat mewadahi konseling bagi remaja di antaranya melalui posyandu remaja. Kegiatan konseling masalah psikososial bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran dalam mencegah remaja menjadi korban dan pelaku tindak kekerasan. Kegiatan konseling ini menggunakan metode psikoedukasi berupa edukasi, konseling realita dan penyadaran. Kegiatan konseling masalah psikososial ini menghasilkan 1). Peningkatan pengetahuan peserta posyandu remaja tentang bentuk – bentuk kekerasan serta dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental. 2). Kesadaran peserta posyandu remaja dalam mencegah dan menghindari tindak kekerasan meningkat yang di tunjukan dari hasil kuisioner evaluasi. Menerapkan langkah strategis berupa konseling psikososial dalam setiap sesi kegiatan posyandu remaja efektif mampu membangun kepekaan terhadap segala bentuk tindakan kekerasan.
PENGEMBANGAN APLIKASI EDUKASI INTERAKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMK MUHAMMADIYAH HAURWANGI CIANJUR Muhammad Nugraha; Pikir Wisnu Wijayanto; Wawa Wikusna; Mutia Qana’a
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.214

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan prototipe aplikasi edukasi interaktif berbasis multimedia di SMK Muhammadiyah Haurwangi, Kabupaten Cianjur sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran vokasional. Permasalahan mitra yang diidentifikasi meliputi kesenjangan literasi digital siswa, keterbatasan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran, serta belum tersedianya sistem monitoring pembelajaran berbasis data yang memadai. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru, siswa, orang tua, dan manajemen sekolah melalui enam tahapan: analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, uji coba terbatas, pelatihan dan pendampingan implementasi, serta evaluasi efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi aplikasi edukasi interaktif secara signifikan meningkatkan literasi digital guru dan siswa, motivasi belajar, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta hasil belajar siswa. Rata-rata nilai post-test siswa meningkat sebesar 18,7% dibandingkan pre-test, sementara tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi mencapai 84,3%. Guru melaporkan peningkatan efisiensi evaluasi pembelajaran berbasis data, sedangkan keterlibatan orang tua dalam pemantauan perkembangan belajar anak meningkat secara signifikan. Dampak jangka panjang program diarahkan pada penguatan ekosistem pendidikan vokasional berbasis teknologi yang dapat direplikasi pada SMK lain.
PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU TENTANG PROGRAM KOKURIKULER MELALUI PENDAMPINGAN DEEP LEARNING DI SDN BEKASI JAYA XI S. Nudia Mastur; Agustian Ramadana Putera; Cynthia Mayang Sari; Syafa’at Ariful Huda; Ulya Amelia
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.215

Abstract

Program kokurikuler menjadi bagian penting dalam Kurikulum Merdeka. Program ini juga menjadi wadah utama penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Padahal, banyak guru sekolah dasar masih kesulitan menyusun program kokurikuler yang bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru tentang program kokurikuler. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Mitra utama kegiatan adalah guru SD Negeri Bekasi Jaya IX, Kota Bekasi, bersama guru SD Negeri Bekasi Jaya XIII. Kegiatan berlangsung pada 23 Mei 2026 dan diikuti puluhan guru. Metode kegiatan berupa pendampingan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelaksanaan berisi penyampaian materi, diskusi, dan praktik penyusunan program kokurikuler. Materi pertama membahas kedudukan kokurikuler sebagai inti pembelajaran mendalam. Materi kedua membahas tahapan menyusun kegiatan kokurikuler yang bermakna. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan, angket pemahaman, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang program kokurikuler. Guru menunjukkan keaktifan dan kepuasan yang tinggi selama kegiatan. Kegiatan ini memperkuat kerja sama antara dosen dan guru. Kerja sama ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
PENGUATAN LAYANAN ADMINISTRASI DESA MELALUI APLIKASI MOBILE SURAT DIGITAL DI DESA RAMBATAN WETAN, INDRAMAYU Vera Wati; Fachrul Pralienka Bani Muhamad; Rosena Shintabella; Muhamad Mustamiin; Tia Seftiani; Mohammad Rizky Permana; Putri Widanti Setyani
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.216

Abstract

Digitalisasi pelayanan administrasi desa merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik yang efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Desa Rambatan Wetan, Kabupaten Indramayu, telah menerapkan sistem surat digital berbasis web untuk mendukung pengelolaan administrasi desa. Namun, sistem tersebut masih berfokus pada kebutuhan internal perangkat desa sehingga masyarakat belum dapat mengakses layanan administrasi secara mandiri melalui perangkat mobile. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat layanan administrasi desa melalui implementasi aplikasi mobile surat digital yang terintegrasi dengan sistem surat digital berbasis web yang telah diterapkan sebelumnya. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan layanan, pengembangan aplikasi mobile, pendampingan perangkat desa, pengujian beta tertutup (closed beta testing), dan evaluasi implementasi awal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi mobile berhasil dikembangkan dengan fitur pengajuan surat daring, unggah dokumen persyaratan, pemantauan status permohonan, dan notifikasi layanan. Pendampingan yang dilakukan meningkatkan kesiapan perangkat desa dalam mengelola layanan administrasi berbasis digital. Pengujian beta tertutup yang melibatkan 15 pengguna terpilih dan 5 perangkat desa menunjukkan bahwa seluruh fitur utama aplikasi dapat berjalan dengan baik serta terintegrasi dengan sistem surat digital berbasis web. Implementasi aplikasi mobile memberikan kemudahan akses layanan administrasi bagi masyarakat sekaligus mendukung penguatan transformasi digital pelayanan publik desa. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memperluas implementasi dan menyempurnakan pengalaman pengguna.
EDUKASI DAN PROMOSI KESEHATAN MATA MELALUI MEDIA LEAFLET DAN VIDEO PADA SISWA SDN 4 MEREMBU Jihan Maftuuhatus Zuhra; Dewi Yuliana Rizqi; Eniza Anggraini; Lalu Rizki Fauzi; Riwayati Malika
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.218

Abstract

Kesehatan mata merupakan salah satu faktor penting yang mendukung proses belajar pada anak usia sekolah. Rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan mata dan meningkatnya penggunaan perangkat digital dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan penglihatan pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 4 Merembu mengenai kesehatan mata melalui edukasi dan promosi kesehatan menggunakan media leaflet dan video. Kegiatan dilaksanakan pada 22 siswa berusia 7–10 tahun yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyampaian materi kesehatan mata menggunakan leaflet dan video, diskusi interaktif, pembagian buah sumber vitamin A, pemberian vitamin A, serta post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan mata yang terdiri atas 10 pernyataan benar-salah. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan siswa meningkat dari 51,36% pada pre-test menjadi 70,00% pada post-test. Peningkatan terbesar terjadi pada indikator mengenai pengaruh penggunaan handphone berlebihan terhadap mata merah dan bengkak, yaitu dari 31,8% menjadi 63,6%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mata menggunakan kombinasi media leaflet dan video efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan mata. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan mata pada anak usia sekolah.
PENGABDIAN MASYARAKAT PROTOTYPE DAN IMPLEMENTASI ALAT PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS ENERGI SURYA Yuninda Triyatne; Lutfi Apriyadi; Rachmatul Hidayathika; Zada Aulia Munawarah; Tiara Pramesti Wulandari; Erissa Zulqa Deswana; Muhammad Azka Alwafi; Muhammad Rosyid Ridho; Siswo Wardoyo
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.221

Abstract

Budidaya ikan di kawasan pedesaan masih menghadapi keterbatasan akses listrik dan ketergantungan terhadap pemberian pakan manual yang rentan terhadap ketidakaturan jadwal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe alat pakan ikan otomatis berbasis energi surya sebagai solusi teknologi tepat guna di Kp. Pasir RT 02 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap sistematis, yaitu: (1) observasi lapangan, (2) perancangan dan perakitan prototipe, (3) sosialisasi kepada masyarakat, dan (4) evaluasi kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan panel surya 20 WP, Solar Charge Controller (SCC), baterai 12V 7Ah, mikrokontroler ESP32, dan motor servo SG90 sebagai penggerak mekanisme buka-tutup pakan. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menjalankan pemberian pakan secara otomatis tiga kali sehari pagi, siang, dan sore sesuai jadwal yang diprogram dengan akurasi 100%. Panel surya berhasil mengisi baterai secara optimal pada kondisi cerah dengan tegangan keluaran 13,2 V, dan sistem mampu beroperasi hingga 12 jam tanpa suplai sinar matahari langsung. Masyarakat menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi selama kegiatan sosialisasi dan demonstrasi alat. Prototipe ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang mandiri energi dan efisien biaya bagi budidaya ikan skala rumah tangga dengan keterbatasan akses listrik PLN.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA TANAM JAMUR TIRAM DI DESA BRUDU Hevi Susanti; Muhammad Abu Rizal Bakri Bakri; Sitatul Nur Fauzia; Nasilatul Ikhtiyari Assyarqawi; Ahmad Yusuf Adriyan Putra
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.222

Abstract

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang jumlahnya melimpah di wilayah pedesaan, namun pemanfaatannya masih terbatas dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan limbah sekam padi sebagai media tanam alternatif dalam budidaya jamur tiram sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Brudu melalui metode penyuluhan dan praktik langsung yang dilakukan di posko Kuliah Kerja Mahasiswa. Tahap penyuluhan mencakup penyampaian materi mengenai karakteristik sekam padi, teknik budidaya jamur tiram, dan peluang pengembangannya, sedangkan tahap praktik meliputi pembuatan media tanam, pengemasan baglog, penanaman bibit, hingga perawatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti proses budidaya dengan baik serta menghasilkan baglog berbasis sekam padi yang menunjukkan pertumbuhan miselium dan pembentukan tubuh buah jamur pada sebagian besar media tanam. Selain itu, penggunaan sekam padi sebagai bahan campuran media tanam berpotensi menekan biaya produksi dibandingkan media konvensional. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sekam padi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif media tanam jamur tiram sekaligus sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah pertanian berbasis potensi lokal.
PELATIHAN PENGINDERAAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU GEOGRAFI KABUPATEN INDRAMAYU Sodikin Sodikin; Rahmat Hidayat; Guntur Bagus Pamungkas; Shinta Permana Putri; Asep Andri Astriyandi
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.223

Abstract

Perkembangan teknologi spasial telah mengubah paradigma pembelajaran geografi dari tekstual menjadi visual-digital, namun dalam implementasinya masih terdapat kesenjangan teknis pada guru geografi dalam mengoperasikan perangkat lunak GIS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis guru geografi di Kabupaten Indramayu dalam materi pembelajaran geografi khususnya terkait pengoperasian perangkat lunak SIG dan analisis citra satelit agar dapat menyajikan materi yang aplikatif bagi siswa di sekolah. Metode yang digunakan adalah model pelatihan praktik pembelajaran terbimbing yang melibatkan 30 guru geografi sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap selama empat hari, mencakup penguatan konsep dasar, instalasi perangkat lunak, hingga praktik studio pengolahan data spasial dengan studi kasus wilayah Indramayu. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat signifikan. Sebanyak 93,3% peserta menyatakan pelaksanaan kegiatan sangat sesuai harapan, dan 96,7% responden menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat serta mudah dipraktikkan. Selain itu, seluruh peserta (100%) mengakui kompetensi narasumber sangat mumpuni dan mengharapkan adanya keberlanjutan program di masa depan. Pelatihan ini berhasil membekali guru dengan keterampilan teknis geospasial yang relevan untuk meningkatkan kualitas literasi spasial di sekolah.
PENGUATAN LITERASI ANTI-BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR PEDESAAN MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF Ramadhaniyati Ramadhaniyati; Wida Kuswida Bhakti; Indah Dwi Rahayu; Siti Masdah; Surtikanti Surtikanti; Hidayah Hidayah
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.224

Abstract

Perundungan masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah dasar dan berdampak terhadap perkembangan sosial, psikologis, serta akademik siswa. Rendahnya pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan belum optimalnya program pencegahan di sekolah menyebabkan perilaku kekerasan antar siswa masih sering terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terkait pencegahan bullying melalui pendekatan edukasi partisipatif di SDN 18 Rasau Jaya Dua Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan melibatkan 56 siswa kelas IV–VI dan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, video edukasi, guide role play, gerakan stop bullying, serta evaluasi tindak lanjut. Pelaksanaan program dilakukan dalam dua tahap yaitu edukasi anti-perundungan dan monitoring lanjutan. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui triangulasi tiga sumber data, yaitu observasi partisipatif, wawancara singkat dengan guru, dan wawancara singkat dengan siswa yang mengalami perundungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengenali bentuk bullying, memahami dampak bullying, serta menunjukkan respon yang tepat saat simulasi role play. Evaluasi tindak lanjut juga menunjukkan adanya perubahan perilaku positif berupa meningkatnya keberanian siswa melaporkan tindakan bullying dan membaiknya interaksi sosial antar siswa. Pendekatan edukasi partisipatif dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran anti-perundungan dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak.