cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Peran Pola Asuh Dalam Parental Attacment ibu dan Anak pada Usia Dini: Fenomenologis Anjari, Thea Yuliana; Sapriyanti , Tita; Febriati, Yana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pola asuh ibu dalam parental attachment pada anak usia dini dan ibu. Kedekatan emosional antara ibu dan anak merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, penerapan pola asuh yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an diyakini dapat memperkuat hubungan kasih sayang antara ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis, karena berfokus pada pengalaman subjektif dan makna yang dirasakan oleh para informan. Dengan pendekatan fenomenologis ini penelitian melibatkan 30 ibu dengan pengalaman pola asuh beragam Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap interaksi ibu dan anak di lingkungan Taman Qur’an. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyusunan deskripsi tekstural dan struktural, serta penarikan makna esensial pengalaman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi interaksi ibu-anak, dan dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh pada Tindakan parental attachment yang hangat, konsisten, responsif, serta dilandasi nilai-nilai keagamaan secara signifikan memperkuat kedekatan ibu dan anak. Pola asuh otoritatif menjadi pola paling dominan yang mendukung hubungan harmonis. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan religius, komunikasi lembut, dan keterlibatan ibu dalam aktivitas anak memiliki kontribusi kuat dalam menciptakan hubungan yang aman dan penuh rasa percaya.. Penelitian ini tentu juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemahaman pola asuh berbasis nilai-nilai keislaman yang dapat memperkuat ikatan kasih sayang keluarga sekaligus mendukung pembentukan karakter anak Qur’ani.
Penguatan Pelayanan Berbasis Konsep Hijau: Studi Kasus Bamboo Cafe Penglipuran sebagai Model Layanan Berkelanjutan Dewi, I Gusti Ayu Melistyari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the strengthening of green-based service at Bamboo Cafe Penglipuran as a sustainable model for nature-based hospitality businesses. The study applies a descriptive qualitative approach through field observation, semi-structured interviews, document analysis, and the researcher's experience as excellent service trainer for the entire staff. Data is analyzed using Miles & Huberman's interactive model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. Results show that attitude, effective communication, and service consistency drive synergy of green concept with service excellence, yielding holistic and sustainable visitor experiences that prioritize both comfort and environmental sustainability. Bamboo Cafe can be a reference for eco-hospitality F&B in natural tourism destinations and contributes to the development of sustainable hospitality practices in Indonesia.
Analisis Pemaknaan Q.S. Ar-Rum Ayat 41 dan Fikih Lingkungan KH. Ali Yafie terhadap Pembentukan Self-Concept Ekologis Islami Nuril Husna, fajria; Sari, Ramadanita Mustika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kerangka Islamic ecological self, yaitu konsep diri ekologis yang berakar pada nilai-nilai Islam, sebagai upaya menjembatani tafsir ekologis Al-Qur’an, fikih lingkungan KH. Ali Yafie, dan teori psikologi tentang self-concept. Melalui studi kepustakaan yang mencakup literatur teologi, hukum Islam, dan psikologi lingkungan, penelitian ini menunjukkan bahwa Q.S. Ar-Rum: 41, konsep khalīfah, amanah, dan mīzān memberikan dasar teologis yang kuat bagi kesadaran ekologis dalam Islam. Fikih lingkungan KH. Ali Yafie memperluas dasar ini dengan menempatkan hifẓ al-bī’ah sebagai bagian dari tujuan primer syariah serta sebagai kewajiban kolektif yang memiliki implikasi etis dan yuridis bagi praktik konservasi. Integrasi kerangka ini menghasilkan model Islamic ecological self yang memuat dimensi spiritual, moral, dan normatif yang dapat memotivasi perilaku pro-lingkungan. Temuan analitis menunjukkan bahwa mekanisme pembentukan identitas ekologis beroperasi melalui sosialisasi religius, tafsir dan khotbah, praktik ibadah yang relevan, pengalaman spiritual dengan alam, serta aksi kolektif berbasis komunitas Muslim. Model ini berpotensi memperkuat motivasi intrinsik, konsistensi diri, serta self-efficacy dalam perilaku pro-lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan psikologi lingkungan berperspektif Islam dan membuka peluang riset empiris pada tahap berikutnya.
KONSTRUKSI KEKUASAAN TEKS PEMBERITAAN MEDIA ONLINE FAJAR.CO.ID BERDASARKAN ANALISIS METAFORA MELALUI FITUR KOSAKATA Ikbal, Muh.; Indrawan, Deni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi kekuasaan dalam teks pemberitaan media online Fajar.co.id berdasarkan analisis metafora melalui fitur kosakata. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa media tidak bersifat netral, melainkan sarat dengan ideologi dan relasi kekuasaan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis (AWK) model Norman Fairclough, yang difokuskan pada analisis metafora dalam teks berita. Data diperoleh dari beberapa teks berita di Fajar.co.id yang menampilkan metafora representatif, khususnya dalam rubrik pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora seperti menyelami realita, cahaya pendidikan, akar rumput, mengobral gelar, mencederai nilai-nilai Pancasila, melecehkan umat Islam, dan bonus demografi berfungsi sebagai instrumen retoris untuk membingkai realitas sosial dan meneguhkan ideologi tertentu. Penggunaan metafora tersebut menunjukkan upaya media dalam menanamkan pandangan, membentuk kesadaran publik, serta mengukuhkan posisi kekuasaan simbolik di ruang diskursif.

Difusi Inovasi Layanan “Lapak Ocu” Dalam Penerbitan Nib: Studi Tentang Proses Adopsi Inovasi Di DPMPTSP Kabupaten Kampar Dirgantara, Habibul Fijar; Fikri, Rijalul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan cerminan utama dari kinerja birokrasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu aspek strategisnya adalah pelayanan perizinan usaha yang menjadi pintu legalitas ekonomi masyarakat. Dalam konteks pemerataan pelayanan di daerah pedesaan, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan inovasi Layanan Perizinan Keliling Online Cepat untuk Semua (LAPAK OCU) sebagai bentuk transformasi pelayanan berbasis digital dengan pendekatan jemput bola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi LAPAK OCU dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menilai efektivitasnya melalui teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers (2003) dengan lima indikator utama: relative advantage, compatibility, complexity, trialability dan observability. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAPAK OCU berhasil meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas pelayanan perizinan di wilayah rural Kabupaten Kampar. Program ini memberikan keuntungan relatif melalui efisiensi waktu dan biaya, memiliki kesesuaian sosial dengan budaya masyarakat, menurunkan kompleksitas sistem digital, serta mempercepat adopsi inovasi melalui keterlibatan langsung masyarakat. Secara konseptual, inovasi ini memperkuat teori Rogers bahwa adopsi inovasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh interaksi sosial dan konteks budaya lokal. Inovasi LAPAK OCU menjadi model pelayanan publik inklusif yang mampu menjembatani kesenjangan digital serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi daerah.
Perubahan Makna Simbolik Batu Nisan Aceh Pasca Kolonial: Kajian Semiotika Budaya Iskandar, Iskandar; Saputra, Yulfa Haris; Albayan, Amris
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5149

Abstract

This study examines the shift in the symbolic meaning of Acehnese gravestones in the postcolonial context. Although their visual forms have largely remained unchanged, the community’s interpretation of the symbols carved upon them has shifted significantly. Symbols that once embodied religious and social values are now often reinterpreted merely as aesthetic ornaments. Using Charles Sanders Peirce’s cultural semiotic approach, this research analyzes how the same signs are read differently by societies over time. Field observations, visual documentation, and in-depth interviews with local cultural figures and historians were conducted. The findings reveal a paradigm shift from a transcendent worldview to a materialistic-aesthetic one, where meaning is seen as inherent in material form. This study contributes to a deeper understanding of how material cultural symbols are reinterpreted within Acehnese modernity.
Pengaruh Modal Usaha Dan Pengalaman Berwirausaha Terhadap Keberhasilan Berwirausaha Pada Mahasiswa Jurusan Pips Universitas Jambi Ardhani, Deliana; Arief , Hidayatul; Putra, Iwan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar mahasiswa PIPS FKIP Universitas Jambi yang berwirausaha mengalami kesulitan mempertahankan usahanya. Faktor penyebab yang sering muncul meliputi keterbatasan modal, kurangnya pengalaman, strategi pemasaran yang lemah, kesulitan membagi waktu, serta kurangnya minat pembeli. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan kewirausahaan yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik usaha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner pada 40 mahasiswa menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear berganda, dan uji hipotesis. Hasil Shapiro–Wilk menunjukkan nilai sig > 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Hasil regresi menunjukkan variabel X1 memiliki thitung < ttabel sehingga tidak berpengaruh positif, sedangkan variabel X2 memiliki thitung > ttabel dengan pengaruh sebesar 0,567. Nilai determinasi 75,5% menunjukkan kontribusi besar kedua variabel. Meskipun modal usaha tidak menjadi faktor utama, modal tetap berperan menyediakan sumber daya yang mendukung operasional. Pengalaman berwirausaha terbukti menjadi faktor paling berpengaruh karena memberikan kemampuan mengambil keputusan, strategi menghadapi risiko, serta pemahaman pasar. Dapat disimpulkan kedua variabel independen tersebut saling melengkapi dalam meningkatkan keberhasilan usaha mahasiswa.
Pengaruh Persepsi Harga, Kualitas Produk, Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Romi Bakery Di Kecamatan Medan Polonia Limbong, Sugara Panangi; Lestari , Indawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The primary objective of this study was to examine and analyze the partial and simultaneous effects of Price Perception, Product Quality, and Brand Image on consumer Purchasing Decisions at Romi Bakery in Medan Polonia District. The intense competition within the bakery industry and the observed sales fluctuations at Romi Bakery underscore the existing uncertainty in consumer behavior, necessitating this research to identify the key driving factors behind purchasing decisions. This research employed an associative quantitative approach. Data were collected via questionnaires distributed to a sample of 85 Romi Bakery consumers. The statistical analysis utilized Multiple Linear Regression, preceded by Validity and Reliability Tests, and Classical Assumption Tests (Normality, Multicollinearity, and Heteroscedasticity). ​The results confirmed that the regression model met all classical assumption criteria. Based on the t-test (partial analysis), it was found that Price Perception, Product Quality, and Brand Image each individually had a positive and significant influence on Purchasing Decisions (Sig. < 0.05). Furthermore, the F-test (simultaneous analysis) verified that all three independent variables collectively exerted a positive and significant influence on Purchasing Decisions. The Coefficient of Determination (R2) test indicated a high combined contribution of the three variables in explaining the variation in Purchasing Decisions. The study concludes that an integrated strategic management approach focusing on value-oriented pricing, improved product quality consistency, and strengthening the brand's visual identity is crucial for Romi Bakery to sustain loyalty and stimulate repeat purchases.
Dilema Kebijakan Publik di Era UU ASN: Penarikan Guru PNS dari Sekolah Swasta dalam Konteks Otonomi Khusus Aceh Patria, Adri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan penarikan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang Diperbantukan (DPK) dari sekolah swasta di Provinsi Aceh, yang diakselerasi pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), telah memicu krisis dan kegaduhan signifikan dalam ekosistem pendidikan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ‘ketepatan’ kebijakan tersebut dari perspektif tata kelola publik dan keadilan pendidikan. Secara spesifik, penelitian ini menganalisis justifikasi legal-administratif pemerintah daerah, memetakan keluhan dan dampak yang dialami oleh pemangku kepentingan utama (yayasan swasta, guru, siswa, dan organisasi profesi), dan menilai kebijakan tersebut dalam kerangka Otonomi Khusus Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data sekunder dari dokumen regulasi, rilis resmi pemerintah, publikasi media massa, dan jurnal ilmiah dianalisis menggunakan Teori Pemangku Kepentingan (Stakeholder Theory) dan Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penarikan ini primernya didorong oleh ‘tirani teknis’ Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) BKN, yang tidak lagi mengakomodasi data ASN di instansi swasta. Meskipun ‘tepat’ dalam definisi kepatuhan legal-administratif yang sempit, kebijakan ini ‘tidak tepat’ secara substantif karena gagal memenuhi prinsip tata kelola yang baik (good governance), bersifat top-down tanpa mitigasi, mengorbankan keadilan pendidikan, dan menunjukkan ‘ketumpulan’ Otonomi Khusus Aceh dalam menghadapi sentralisasi teknokratis.
Dari mimbar ke layar, dari sanad ke cerita: Representasi Dakwah Ustaz Adi Hidayat dan Felix Siauw dalam Budaya Media Baru Febrizani, Nissya; Aisyah, Siti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam Islam di Indonesia bukan hanya soal media shift, tapi cultural shift. Pola otoritas yang dulu berbasis sanad, pesantren, dan legitimasi tradisional kini dipertarungkan dalam ruang algoritma yang dikendalikan oleh likes, views, dan shares. Dakwah berubah dari proses dialogis-ritual ke bentuk performatif-visual yang menekankan estetika (editing, grafis, tone visual). Artikel ini menelaah pergeseran otoritas dakwah dari pola berbasis sanad dan institusi klasik menuju narasi personal yang ditopang oleh algoritma media sosial. Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam konteks ini,  menampilkan model dakwah yang masih menekankan kontinuitas tradisi berupa struktur keilmuan, kedalaman teks, dan otoritas yang merujuk pada sanad, meski tetap dikemas dengan gaya visual modern. Sementara itu, Felix Siauw menggunakan strategi populis: narasi singkat, sloganistik, dan mudah dipakai ulang oleh audiens dalam bentuk meme atau quote-sharing. Perspektif yang digunakan dengan metode netnografi, observasi media visual, dan wawancara semi-struktural untuk menangkap bagaimana simbol Islam dimaknai ulang. Simbol Islam di ruang digital tidak hadir sebagai “pesan tunggal”, tetapi sebagai arena representasi, di mana audiens menegosiasikan makna: apakah melihatnya sebagai otoritas keilmuan, identitas gaya hidup, atau bahkan komoditas budaya. Artikel ini menganalisis bagaimana dakwah digital membentuk makna keagamaan melalui simbol-simbol visual yang dikonstruksi dan dinegosiasikan oleh penonton. Temuan menunjukkan bahwa media sosial bukan sekadar sarana penyebaran pesan, tetapi ruang aktif yang membentuk ulang otoritas dan makna keislaman. Literasi simbolik dibutuhkan agar kemasan dakwah tidak mengaburkan pesan spiritualnya, melainkan justru memperkuat kedalaman makna yang disampaikan. Studi ini berkontribusi pada pemahaman baru tentang bagaimana Islam direpresentasikan, dikonsumsi, dan dipertarungkan secara visual dalam budaya populer digital Indonesia.