cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,624 Documents
Resiliensi Mantan Buruh Migran Dalam Mensejahterakan Keluarga Lenny meilany; Siti Witianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi mantan buruh migran dalam upaya mereka mensejahterakan keluarga setelah kembali ke tanah air. Resiliensi menjadi elemen penting dalam proses adaptasi dan pemanfaatan pengalaman kerja di luar negeri untuk keberlangsungan ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima orang mantan buruh migran yang kini menetap di daerah asalnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi mantan buruh migran dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti dukungan sosial, keterampilan yang diperoleh selama bekerja, serta motivasi pribadi untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa resiliensi menjadi kekuatan utama yang mendorong mantan buruh migran untuk mengelola kehidupan pasca migrasi secara positif dan produktif.
Perbandingan Kosakata Bahasa Melayu Dialek Patani Thailand dengan Bahasa Melayu Dialek Jambi Kota Seberang Indonesia Rusnanee samaeng; Akhyaruddin Akhyaruddin; Lusia Oktri wini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1144

Abstract

Penelitian ini yang berjudul “Perbandingan kosakata bahasa Melayu Dialek Patani Thailand dengan bahasa Melayu Dialek Jambi Kota Seberang Indonesia” penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis persamaan, kemiripan, dan perbedaan kosakata bahasa Melayu dialek patani dengan bahasa Melayu dialek Jambi Kota Seberang. Kajian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pelestarian bahasa daerah serta keunikan variasi dialek Melayu yang tersebar di berbagai wilayah Asia Tenggara. Teori yang digunakan adalah teori Keraf (1991). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptf kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik rekaman. Hasil penelitian diperoleh persamaan, kemiripan dan perbedaan antara bahasa Melayu dialek Patani Thailand dengan bahasa Melayu dialek Jabi Kota Seberang indonesia. Persamaan kosakata dasar bahasa Melayu dialek Patani Thailand dengan Bahasa Melayu dialek Jambi Kota Seberang Indonesia berjumlah 63 kata, kemiripan kosakata dasar bahasa Melayu Dialek Patani Thailand dengan bahasa Melayu Dialek Jambi Kota seberang Indonesia berjumlah 98 kata dan perbedaan kosakata dasar bahasa Melayu Dialek Patani Thailand dengan bahasa Melayu Dialek Jambi Kota Seberang Indonesia berjumlah 39. Penelitian ini dapat memberikan pahaman hubungan historis dan linguistik antara komunitas melayu di kedua wilayah tersebut.
Strategi Pembelajaran Fiqih Latifah hanum; Liana Astuty Siregar; Muhammad Darwis Dasopang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1145

Abstract

Pembelajaran Fikih merupakan bagian penting dalam pendidikan agama Islam yang bertujuan membentuk peserta didik menjadi pribadi yang religius, berakhlak mulia, serta mampu memahami dan mengamalkan hukum-hukum syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi menuntut adanya inovasi dalam strategi pembelajaran agar materi Fikih tidak terasa monoton dan membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi-strategi pembelajaran Fikih yang efektif dan relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan menelaah berbagai literatur seperti buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi Fikih secara lebih menarik dan interaktif, antara lain: strategi problem solving, diskusi, cooperative learning, jigsaw, dan pembelajaran kontekstual. Strategi-strategi tersebut memungkinkan peserta didik untuk lebih aktif, mandiri, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Selain itu, strategi tersebut juga membantu menghubungkan materi ajar dengan realitas kehidupan, sehingga nilai-nilai fikih dapat diterapkan secara nyata. Dengan demikian, pemilihan strategi pembelajaran yang tepat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Fikih dan mencapai tujuan pendidikan Islam secara menyeluruh.
Manajemen Konflik Internal dalam Organisasi Studi Kasus pada PT. Ruyung Karya Mandiri Nauval Buya Dwi andhika; Muhammad Fauzan Adhima Subianto; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1146

Abstract

In a dynamic and competitive organizational environment, internal conflict is an unavoidable challenge that can significantly affect company performance. This study aims to identify the causes of internal conflict, the types of conflicts that occur, their impact on organizational performance, and strategies for managing them constructively. Using a qualitative approach with a case study method, the research was conducted at PT. Ruyung Karya Mandiri, a manpower service company. The findings reveal that internal conflicts arise from dissatisfaction with compensation, cultural differences between local employees and expatriates, and the lack of employee involvement in decision-making processes. These conflicts negatively impact productivity, employee loyalty, and operational effectiveness. However, through strategies such as cross-cultural training, employee involvement, and human resource mapping, conflicts can be managed as opportunities to improve work systems and enhance organizational performance. This study highlights the importance of strategic and adaptive conflict management in maintaining organizational stability.
Tinjauan Atribusi Konsep Diri Anak Putus Sekolah Di SMK Negeri 1 Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo Iswan Harun; Sukarman Kamuli; Nopiana Mozin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau atribusi konsep diri pada anak putus sekolah di SMK Negeri 1 Paguyaman Pantai. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana siswa yang tidak melanjutkan pendidikan membentuk persepsi terhadap dirinya sendiri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka untuk berhenti sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kategori konsep diri yang dialami oleh siswa putus sekolah, yaitu konsep diri negatif dan konsep diri positif. Siswa dengan konsep diri negatif cenderung merasa rendah diri, pesimis terhadap masa depan, dan menganggap dirinya gagal. Sementara itu, sebagian siswa tetap memiliki konsep diri positif, percaya diri, dan yakin bisa meraih kesuksesan melalui jalur nonformal seperti bekerja atau berwirausaha. Faktor utama penyebab putus sekolah adalah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas serta pengaruh pergaulan bebas. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam menangani kasus siswa putus sekolah masih terbatas, yaitu dengan melakukan kunjungan ke rumah dan berkomunikasi langsung dengan orang tua siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk membentuk konsep diri yang positif serta menekan angka putus sekolah.
Hubungan Kadar Gula Darah Sewaktu Dengan Gejala Neuropati Perifer Penderita Pradiabetes Mellitus Dewi Sartika; Sitti Herliyanti Rambu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1148

Abstract

Diabetes Mellitus dapat menimbulkan kerusakan pada semua organ tubuh dan dapat menimbulkan berbagai keluhan atau komplikasi, seperti kronok pada mata, ginjal, pembuluh darah, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat hubungan kadar gula darah dengan gangguan Neuropati pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Penelitian ini termasuk Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas panakukang makassar pada tanggal 21 Februari 2024. Diabetes melitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 32 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 32 pasien Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 sebagian besar mengalami Neuropati Perifer (kelompok kasus) dengan gula darah tidak terkontrol sebanyak 10 pasien (80,0%) dan gula darah yang terkontrol sebanyak 7 pasien (15,4%). Sedangkan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 yang tidak mengalami Neuropati Perifer (kelompok kontrol) sebagian besar dengan gula darah yang terkontrol yaitu sebanyak 13 pasien (84,6%) dan yang tidak terkontrol sebanyak 2 pasien (20,0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan gejala neuropati perifer penderita diabetes melitus tipe 2. Untuk mencegah komplikasi tersebut penderita diabetes memerlukan kontrol glikemik secara teratur.
The Dark Side of Digital Transformation: Reviewing the Antecedents and Consequences of Technostress in Organizations Rismaramdhani Zafarina; Santi Nururly
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1149

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa manfaat signifikan bagi organisasi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun, adopsi teknologi juga menyebabkan tantangan psikologis yang dikenal sebagai technostress, yang dapat berdampak negatif pada individu maupun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan technostress serta implikasinya terhadap kinerja organisasi dengan menggunakan metode literature review.Hasil penelitian menunjukkan bahwa technostress dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk techno-overload, techno-complexity, techno-insecurity, techno-uncertainty, dan techno-invasion. Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap peningkatan beban kerja, kesulitan dalam memahami teknologi yang kompleks, ketidakamanan kerja akibat otomatisasi, serta ketidakpastian dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat. Selain itu, gangguan teknologi yang mengaburkan batas antara kehidupan profesional dan pribadi juga memperparah tingkat stres individu. Dampak dari technostress terhadap organisasi mencakup penurunan motivasi karyawan, peningkatan resistensi terhadap perubahan teknologi, serta berkurangnya produktivitas dan inovasi. Untuk mengatasi technostress, penelitian ini mengusulkan tiga strategi utama: strategi organisasi, yang mencakup pelatihan teknologi dan kebijakan kerja fleksibel; strategi desain teknologi, yang berfokus pada pengembangan sistem yang lebih ramah pengguna dan pengelolaan gangguan digital; serta mekanisme koping individu, yang melibatkan peningkatan literasi digital, pengelolaan stres, dan digital detox. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi akademisi dan praktisi dalam merancang kebijakan yang lebih adaptif untuk menghadapi tantangan digitalisasi, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
Analisis Hukum terhadap Pengendalian Inflasi melalui Indeks Harga Konsumen Di Kalimantan Tengah Jeane Talakua; Jennifer Ingelyne Nussy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1151

Abstract

Indikator penting dalam menilai tingkat inflasi, IHK berfungsi sebagai panduan dalam penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, termasuk kebijakan fiskal, moneter, dan perlindungan konsumen. Pelaksanaan kebijakan tersebut tidak terlepas dari aspek hukum yang mengatur kewenangan, tanggung jawab, serta mekanisme pengawasan oleh pemerintah daerah dan pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dan empiris, dengan menggunakan data sekunder dari peraturan perundang-undangan dan data IHK dari BPN. Data yang dianalisis mencakup Indeks Harga Konsumen (IHK) serta harga perubahan komoditas pangan seperti daging sapi murni, telur ayam ras, bawang merah, dan garam konsumsi. Perubahan harga komoditas pangan disebabkan oleh faktor eksternal, seperti perubahan cuaca, perubahan biaya produksi, perubahan jumlah permintaan, fluktuasi persediaan pasokan dan hambatan dalam distribusi. Berdasarkan temuan ini, diperlukan kebijakan ekonomi yang lebih responsif, seperti optimalisasi sistem distribusi pangan, intervensi pasar, diversifikasi pangan, sosialisasi pola keuangan terhadap masyarakat, penguatan cadangan pangan, peningkatan produktivitas petani dan peternak, serta melakukan perbaikan distribusi dan logistik guna menjaga stabilitas harga. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum yang mengatur pengendalian inflasi melalui IHK telah ada, terdapat tantangan yang muncul dalam koordinasi antarinstansi, keterbatasan data sektoral, serta lemahnya instrumen hukum daerah dalam menangani fluktuasi harga. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan kolaborasi antar lembaga sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan pengendalian inflasi dapat terlaksana secara efektif dan adil.
Efektivitas Ekstrak Daun Kipahit (Tithonia Diversifolia) Sebagai Alternatif Repelen Alami Dan Larvasida Untuk Aedes Aegypti Mariance Naibaho; Khairiza Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1152

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalahkesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti perlu dilakukansecara efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuanuntuk menguji efektivitas ekstrak daun kipahit (Tithonia diversifolia) sebagai repelen alami terhadap nyamuk dewasaAedes aegypti dan potensi sebagai larvasida terhadap larva instar III Aedes aegypti. Dalam penelitian ini menggunakanlima variasi konsentrasi untuk masing-masing uji, 0%, 5%, 10%, 15%, 20% (repelen) dan 0%, 0,9%, 1,8%, 3,2%, 5,6% (larvasida). Pengujian repelen dilakukan menggunakan hewanuji mencit, sedangkan larvasida diuji dengan menggunakanlarva nyamuk instar III. Hasil penelitian menunjukkan bahwadaya proteksi tertinggi pada repelen adalah konsentrasi 20% (daya proteksi 55,5%). Sedangkan pada uji larvasida, mortalitas larvasida tertinggi terdapat pada konsentrasi 5,6% (mortalitas 75%). Nilai LC₅₀ dari ekstrak daun kipahit adalah2,61%. Dengan demikian ekstrak daun kipahit memilikipotensi sebagai larvasida yang lebih efektif dibandingkansebagai repelen.
Analisis Proses Pelaksanaan Laporan Mortalitas (RL.4A) Guna Menunjang Kualitas Data Pasien Rawat Inap Di RSUD Bandung Kiwari Nindia Arsyi Ramadhanti; Rizqy Dimas Monica
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1153

Abstract

Pelaporan laporan mortalitas (RL.4a) merupakan salah satu indikator penting dalam menunjang kualitas data pasien rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan pelaporan RL.4a di RSUD Bandung Kiwari serta kendala dan upaya peningkatan kualitas data yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berupa petugas rekam medis, petugas pelaporan RL.4a, dan kepala rekam medis yang terlibat langsung dalam pengumpulan, verifikasi, dan pelaporan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan RL.4a di RSUD Bandung Kiwari dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga medis hingga tim rekam medis dan IT. Namun, terdapat kendala berupa ketidakakuratan dan ketidaklengkapan data akibat keterbatasan sistem SIMRS dan kurang disiplinnya pengisian rekam medis. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi koordinasi rutin antar unit, verifikasi data secara ganda, serta evaluasi dan pengembangan sistem SIMRS. Pelaporan RL.4a tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi dasar penting dalam evaluasi mutu pelayanan, audit medis, dan pengambilan kebijakan di tingkat rumah sakit maupun pemerintah. Dengan penguatan sistem pelaporan dan peningkatan kesadaran seluruh pihak, kualitas data pasien rawat inap dapat ditingkatkan guna mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik di bidang kesehatan.