cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Kajian Epistemologis Komparatif: Filsafat Sains Modern dan Al-Qur’an dalam Konteks Pengembangan Paradigma Fisika Kontemporer Ana Dhiqfaini Sultan; Andi Aderus; Indo Santalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5824

Abstract

Perkembangan fisika modern menghadirkan tantangan epistemologis mendalam tentang hakikat kebenaran ilmiah. Penelitian ini mengkaji persamaan, perbedaan, dan potensi integrasi epistemologis antara filsafat sains modern dan epistemologi Al-Qur'an dalam konteks fisika melalui studi kepustakaan dengan analisis komparatif konseptual. Sumber data mencakup literatur peer-reviewed (2020-2025), Al-Qur'an, dan tafsir kontemporer, dengan sampel 40-50 sumber dipilih purposif. Data dianalisis menggunakan analisis konten kualitatif dengan koding tematik pada tiga dimensi epistemologis: sumber pengetahuan, metode perolehan, dan konsep kebenaran. Hasil menunjukkan filsafat sains modern menekankan kebenaran provisional berbasis empirisme dan rasionalitas yang dinamis, sedangkan epistemologi Al-Qur'an memposisikan wahyu sebagai kebenaran mutlak terintegrasi dengan akal dan pengamatan dalam kerangka etis-spiritual. Meskipun berbeda, kedua epistemologi memiliki convergence signifikan: keduanya menghargai pengamatan empiris, rasionalitas, dan komitmen pencarian kebenaran. Analisis mengungkapkan potensi integrasi sinergis di mana metodologi ilmiah sains modern menjamin kepastian pengetahuan, sementara epistemologi Al-Qur'an menyediakan orientasi etis-spiritual yang melindungi sains dari relativisme. Implikasi mencakup pembukaan subfield comparative epistemology, pengembangan model pembelajaran fisika holistik yang meningkatkan motivasi dan scientific citizenship bertanggung jawab, dan kemungkinan penelitian yang dipandu nilai-nilai etis-spiritual. Studi ini mengisi kekosongan literatur tentang dialog epistemologis sistematis antara sains modern dan wahyu, dengan rekomendasi riset lanjutan mencakup implementasi empiris, eksplorasi multidisiplin, dan integrasi epistemologi klasik.
Latar Belakang Muncul dan Berkembangnya Pembaharuan Dalam Islam Maria Ulfah Ashar; Anis Abdurrahman; Andi Hasriani Hasfar; Makrifa Makrifa; Rahmawati Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5826

Abstract

Munculnya pembaharuan dalam Islam (tajdīd) merupakan respons historis terhadap kemunduran peradaban Islam serta meningkatnya tantangan modernitas. Setelah melemahnya dinamika intelektual pasca kejatuhan pusat-pusat keilmuan klasik, umat Islam menghadapi stagnasi epistemologis yang ditandai dengan menguatnya praktik taklid dan merosotnya etos ijtihad. Sejak abad ke-18, berbagai pemikir dan reformis Muslim berupaya melakukan reinterpretasi ajaran Islam agar selaras dengan tuntutan rasionalitas, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kompleksitas sosial. Tokoh seperti Ibnu Taimiyah dan Muhammad ibn Abd al-Wahhāb menekankan purifikasi akidah dan pemurnian praktik keberagamaan, sementara Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh memperkenalkan pendekatan modernisme Islam yang mengintegrasikan wahyu, rasionalitas, dan kemajuan sains. Dalam konteks abad ke-20, Fazlur Rahman memperluas gagasan pembaharuan dengan menawarkan rekonstruksi metodologis berbasis hermeneutika dan maqāṣid al-sharīʿah untuk menjawab persoalan sosial kontemporer. Tujuan penelitian. Untuk untuk mengkaji latar belakang teologis, sosial, dan epistemologis munculnya pembaharuan Islam yang melatarbelakangi munculnya gerakan pembaharuan Islam dari periode klasik hingga era modern. Metode. Kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis melalui analisis sumber primer dan sekunder terkait perkembangan pemikiran pembaharuan. Hasil Penelitian. Menunjukkan bahwa pembaharuan Islam lahir dari tiga faktor utama, yaitu kemunduran peradaban Islam dan melemahnya Lembaga keilmuan, pengaruh rasionalisme Barat yang mendorong refleksi ulang terhadap metodologi berpikir Islam, dan kebutuhan mendesak untuk mengontekstualisasikan ajaran Islam dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan ilmu pengetahuan modern. Kesimpulan. Pembaharuan Islam merupakan bentuk revitalisasi epistemologi Islam agar tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip fundamental syariat.
The Strategic Classification Of Leadership Positions In Organizational Management Abdul Wahid Mahsuni; Ihsan Zikri Ulfiandi; Abdul Hadi; Dodi Erwin Prasetyo; M. Alfan Rikza
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5827

Abstract

Leadership is a crucial element in determining the effectiveness of an organization, including within higher education institutions. This study aims to analyze the classification of leadership positions based on three management levels top-level, middle-level, and lower-level management and their implementation at STIE PEMNAS Indonesia Malang, a small higher education institution. The research employs a qualitative descriptive approach with a case study method, using data collection techniques such as observation, semi-structured interviews, and documentation involving nine informants, including institutional leaders, program heads, and administrative staff. The findings reveal that the leadership structure at STIE PEMNAS reflects a clear division of roles and responsibilities consistent with the theory of Robbins and Coulter (2016). However, horizontal coordination among departments remains limited due to resource constraints. Empirical data indicate that vertical communication between leadership levels is effective, with 73% of respondents perceiving leadership performance positively. The study also found that some positions involve multiple overlapping roles due to the small organizational scale. This study concludes that clear role delineation, open communication, and leadership training for middle- and lower-level management are essential to enhance organizational effectiveness. The findings are expected to serve as a reference for improving governance and leadership structures in small-scale higher education institutions in Indonesia.
Analisis Persepsi Anggota terhadap Praktik Fraud dan Efektivitas Pengawasan Internal: Studi Kasus pada Koperasi ABC Anisa Atla Dewi Saputri; Jajang Hidayat; Adi Wiratno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5828

Abstract

Koperasi menghadapi risiko fraud yang signifikan dengan rata-rata 18 persen koperasi terlibat dalam praktik kecurangan, menyebabkan kerugian mencapai Rp26 triliun. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi anggota Koperasi Koperasi ABC terhadap praktik fraud dan mengevaluasi efektivitas pengawasan internal dalam mencegah kecurangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, melibatkan wawancara mendalam dengan tiga informan utama (Ketua, Bendahara, dan Admin), observasi partisipatif terhadap Rapat Anggota Tahunan, serta analisis dokumentasi sistem pengendalian internal. Populasi adalah seluruh anggota Koperasi Koperasi ABC, dengan pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling hingga mencapai data saturation. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengurus terhadap fraud bersifat multidimensional mencakup dimensi finansial, behavioral, operasional, dan teknis. Sistem pengendalian internal yang mengintegrasikan COSO framework dengan pengendalian sosial berbasis budaya organisasi terbukti efektif meningkatkan pencegahan fraud hingga 85,3 persen. Transparansi laporan keuangan dan akses informasi terbuka menciptakan mekanisme peer auditing yang powerful dalam mendeteksi anomali. Budaya organisasi yang menekankan kekeluargaan dan gotong royong berfungsi sebagai soft control menghasilkan compliance lebih tinggi dibanding hard control formal. Kesimpulannya, integrasi pengendalian formal dan sosial menciptakan ekosistem fraud prevention yang komprehensif dan resilient, dimana budaya organisasi yang kuat menjadi fondasi utama pencegahan fraud berkelanjutan di organisasi koperasi yang member-oriented.
G1P0A0 Hamil 9 Minggu Dengan Anemia Normositik Normokrom ET Causa Kehamilan Ektopik Terganggu, Unmarried: Sebuah Studi Kasus Maheswari Madina Regar; Ardian Suryo Anggoro; Damarizqa Dara Sjahruddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5832

Abstract

Latar Belakang Kehamilan ektopik terganggu (KET) merupakan kegawatdaruratan obstetrik yang dapat mengancam jiwa ibu dan mengganggu kelangsungan hidup janin, terutama pada trimester pertama. Faktor risiko utama meliputi riwayat kerusakan tuba, infeksi tuba, dan gaya hidup yang kurang baik. Deteksi dini melalui temuan klinis, pemeriksaan serum, dan sonografi transvagina sangat penting untuk diagnosis yang tepat. Tatalaksana segera, seperti salpingektomi, dapat membantu memperbaiki prognosis dari fungsi reproduksi. Metode Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus dengan tujuan untuk menganailisis intervensi yang dilakukan terhadap pasien dengan gangguan kehamilan anemia normositik nomokrom et causa kehamilan ektopik terganggu. Hasil Wanita usia 24 tahun dengan kehamilan pertama datang ke RSUD Pasar Rebo dengan keluhan lemas, perdarahan pervaginam, dan disertai nyeri perut sisi bawah. Pemeriksaan fisik menunjukan pasien mengalami anemia dan didapatkan nyeri tekan abdomen sisi bawah serta nyeri goyang portio pada pemeriksaan vaginal toucher. Pada pemeriksaan ultrasonografi tidak tampak adanya kantong kehamilan yang terlihat dalam kavum uteri. Namun, tampak terdapat area yang teridentifikasi sebagai kemungkinan kehamilan ektopik pada tuba fallopi dextra. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan penurunan dari hemoglobin 6.7 g/dL dan hematokrit 19 %. Melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pasien didiagnosis mengalami anemia akibat kehamilan ektopik terganggu dan dilakukan tatalaksana dengan resusitasi cairan NaCl dan ringer laktat, transfusi packed red cells, antibiotik profilaksis, serta dilakukan laparatomi eksplorasi secara cito yang berakhir dengan salpingektomi tuba fallopi dextra. Kesimpulan Kehamilan ektopik terganggu memerlukan diagnosis segera dan tatalaksana yang tepat dan cepat untuk meningkatkan kesalamatan ibu dan menjaga fungsi reproduksi.
Tatalaksana Katarak Senilis Matur dengan Fakoemulsifikasi dan Implantasi IOL: Laporan Kasus dan Tinjauan Literatur Muhammad Faisal Reza; Gusti Kusuma Wardhani; Atiek Indriawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5834

Abstract

Katarak senilis matur adalah kondisi oftalmologis yang berkembang akibat penuaan, menyebabkan kekeruhan lensa mata secara progresif. Penyakit ini adalah salah satu penyebab utama kebutaan di dunia, dengan prevalensi yang meningkat seiring bertambahnya usia. Faktor risiko utama yang mempengaruhi perkembangan katarak senilis matur meliputi paparan sinar ultraviolet (UV), kebiasaan merokok, serta kondisi medis seperti diabetes mellitus dan hipertensi. Katarak dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien, terutama dalam hal penglihatan. Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus (case report) yang bertujuan mendeskripsikan secara sistematis proses diagnosis, penatalaksanaan, dan hasil klinis pada seorang pasien dengan katarak senilis matur. Metode laporan kasus dipilih karena kondisi pasien menunjukkan karakteristik klinis yang khas, perkembangan keluhan yang progresif, serta respons yang representatif terhadap prosedur fakoemulsifikasi, sehingga dapat memberikan kontribusi ilmiah terhadap praktik oftalmologi klinis. Pasien, Tn. D, seorang pria berusia 75 tahun, datang ke Poli Mata RS YARSI pada tanggal 10 Februari 2025 dengan keluhan penglihatan kabur pada mata kanan yang sudah berlangsung selama 8 bulan terakhir. Pasien melaporkan bahwa penglihatannya semakin memburuk dalam dua bulan terakhir, dengan keluhan silau yang semakin berat saat terpapar sinar matahari. Pemeriksaan fisik menunjukkan visus 1/300 pada mata kanan, serta kekeruhan homogen pada lensa mata kanan tanpa iris shadow yang mengarah pada diagnosis katarak senilis matur. Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada usia pasien, kondisi kesehatan umum, serta penanganan pascaoperasi yang optimal. Pembedahan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan, terutama dalam hal penglihatan yang lebih jelas dan bebas dari gangguan katarak.
Penatalaksanaan Hidrosefalus Obstruktif pada Tumor Otak Derajat Tinggi: Laporan Kasus Astrocytoma Anaplastik Grade 3 Meilani Dwi Pratiwi; Afrizal Afrizal; Astri Avianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5835

Abstract

Tumor otak merupakan pertumbuhan sel abnormal pada jaringan otak yang dapat bersifat primer maupun metastasis. Tumor otak memiliki insiden yang lebih rendah dibandikan tumor pada organ lain, namun menimbulkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi karena melibatkan sistem saraf pusat. Secara global, insiden tumor otak mencapai sekitar 3,5 per 100.000 penduduk dengan angka mortalitas 2,6 per 100.000, dan menunjukkan peningkatan di Asia serta Eropa. Di Indonesia, insidennya berkisar antara 2,8–3,2 per 100.000 dengan mortalitas yang hampir sebanding. Seorang laki-laki, 76 tahun, datang dengan penurunan kesadaran sejak satu hari sebelum masuk rumah sakit, disertai napas cepat dan keluhan sakit kepala berbulan-bulan serta kelemahan anggota gerak kiri. Hasil CT-scan kepala menunjukkan massa intraaksial di lobus frontotemporoparietal kanan dengan edema vasogenik dan herniasi subfalsin 0,85 cm ke kiri. Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan patologi anatomi sebagai astrocytoma anaplastik, WHO grade 3. Pasien menjalani tindakan VP shunt dan craniectomy dekompresi untuk tumor removal. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan sel tumor glial dengan pleomorfisme inti dan mitosis tinggi, sesuai dengan astrocytoma anaplastik. Kasus ini menekankan pentingnya diagnosis dini dan intervensi bedah segera pada tumor otak dengan tanda peningkatan tekanan intrakranial. Pendekatan multidisipliner diperlukan untuk menurunkan mortalitas dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Analisa Pengguna Aplikasi Keuangan Digital dan Literasi Keuangan dalam Perencanaan Keuangan Mahasiswa Aji Prabowo; Erni Evi Hernawati Harianja; Fanalui Zisokhi Ndruru; Gerardus Fangosara Daeli; Hasarman Boy Gulo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5836

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara penggunaan aplikasi keuangan digital dan literasi keuangan dalam perencanaan keuangan mahasiswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (88%) menggunakan aplikasi E-Wallet seperti GoPay, DANA, dan OVO, namun hanya untuk fitur dasar seperti pembayaran dan top-up. Kurangnya pemanfaatan pada fitur investasi dan pinjaman di aplikasi keuangan digital menyebabkan adanya kesenjangan pemahaman mahasiswa, terhadap sarana keuangan yang kompleks. Berdasarkan penelitian, terdapat tiga tantangan utama, yaitu tampilan aplikasi yang terlalu kompleks, rendahnya pengetahuan mengenai literasi keuangan, dan ketergantungan yang berlebihan pada fungsi transaksi dasar. Sebagai solusi, penulis menyarankan pendekatan menyeluruh dengan mendesain ulang aplikasi tingkat fitur sesuai dengan literasi pengguna, serta menciptakan program edukasi kolaboratif seperti fintech-kampus yang berbasis pada studi kasus, dan model pendampingan praktis seperti komunitas SALVI UI yang telah terbukti meningkatkan pemahaman mengenai produk investasi melalui metode learning-by-doing. .
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Bagi Guru di SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin Tika Puspita Widya Rini; Ali Rachman; Arta Mulya Budi Harsono; Aldy Ferdiyansyah; Ari Hidayat; M. Ziyan Takhqiqi Arsyad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5877

Abstract

Developing a project to strengthen the Pancasila student profile is an effective strategy for teachers to improve the quality of learning through innovative activities relevant to the challenges and demands of modern developments. However, the implementation of the project at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin, a partner school, still faces limitations, such as limited teacher knowledge and skills in developing innovative and economically valuable projects. This community service activity aims to improve teacher professionalism in implementing the project to strengthen the Pancasila student profile through aromatherapy candle-making training at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin. The activity was implemented through five stages of community service: outreach, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The aromatherapy candle-making training has demonstrated significant results. This activity successfully improved teachers' understanding of project-based learning, as evidenced by improved post-test scores compared to pre-test scores. Furthermore, teachers' active listening, note-taking, practice, and discussion during the training were also positive. These results indicate that the training has been effective in improving teachers' competency in implementing the Pancasila student profile project, which is expected to improve the quality of learning at the school.
The Efektivitas Aquabike Jetski World Championship Untuk Mewujudkan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Tongging, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Angelin Novelvira Vega Sembiring; Erika Revida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pengembangan pariwisata merupakan upaya penting dalam meningkatkan daya tarik suatu wilayah, salah satunya melalui penyelenggaraan event internasional Aquabike Jetski World Championship di Desa Tongging, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang digagas oleh pemerintah bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Event ini bertujuan untuk memperkenalkan Tongging sebagai destinasi sport tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan BPODT, pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan teori efektivitas Steers (1997) yang mencakup indikator produktivitas, adaptabilitas, pengembangan, kepuasan kerja, stabilitas, dan integrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini cukup efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, citra pariwisata, dan pembangunan infrastruktur. Namun demikian, masih diperlukan upaya lanjutan agar manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara lebih merata serta berkelanjutan oleh seluruh masyarakat Desa Tongging.