cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Pada Ibu-Ibu Nelayan Kelurahan Pantai Amal Alawiyah, Tuty; Gaffar, Syamsidar; Rachmawani, Dori; Irawati, Heni; Haryono, M. Gandri; Firdaus, Muhammad; Taqwa, Amrullah; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Roem, Muhammad; Jabarsyah, Abdul; Achyani, Ratno; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Partnership Program (PKM) aims to enhance the capacity of fisherwomen in Pantai Amal Village, Tarakan City, in processing fishery products into high-value economic commodities through educational-based training and outreach. The local community faces challenges in utilizing aquaculture products such as seaweed and milkfish, which are typically sold in raw form at low prices. This community service activity consists of several stages, including coordination with local leaders, collection of raw materials, dissemination of fish and seaweed nutritional information, and training in processing fishery products into seaweed dodol, amplang, and pempek. The results show that the training increased participants’ knowledge, skills, and creativity in diversifying fishery products. This service activity contributes to the development of educational science, particularly in community empowerment through nutritional literacy, household entrepreneurship, and contextual learning based on local potential. It is expected that this model of educational empowerment can be replicated in other coastal areas.
DINAMIKA PENETRASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM ORGANISASI MAHASISWA: STUDI FENOMENOLOGI PADA INTERAKSI ANGGOTA HIMANISRA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KERJA 2025 Annisa, Almeilia Aghina Nuur; Arsanti , Syavira Azzahra; Pratama, Agung Danur; Amanda , Putri Ayu; Kinanti , Cantika Meta Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penetrasi komunikasi interpersonal pada anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMANISRA) Universitas Tidar dalam pelaksanaan program kerja tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam mendukung koordinasi, kolaborasi, serta pembentukan hubungan antaranggota organisasi mahasiswa. Selain itu, perbedaan latar belakang, pola pikir, dan struktur hierarki organisasi sering menimbulkan kesenjangan komunikasi yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan program kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif anggota organisasi dalam proses komunikasi interpersonal. Informan penelitian berjumlah 17 anggota HIMANISRA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik berdasarkan perspektif Social Penetration Theory dari Altman dan Taylor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi interpersonal anggota HIMANISRA berkembang secara bertahap melalui lima indikator utama, yaitu keleluasaan (breadth), kedalaman (depth), keterbukaan diri (self-disclosure), timbal balik (reciprocity), dan kepercayaan (trust). Keleluasaan komunikasi terlihat dari adanya ruang komunikasi yang cukup terbuka dalam pembahasan program kerja. Kedalaman komunikasi berkembang melalui keberanian anggota dalam menyampaikan kritik dan perbedaan pendapat. Keterbukaan diri muncul melalui keberanian anggota membagikan tekanan emosional dan pengalaman pribadi kepada orang yang dipercaya. Timbal balik komunikasi terlihat melalui adanya dukungan emosional, pertukaran solusi, dan penyesuaian gaya komunikasi antaranggota. Sementara itu, kepercayaan berkembang melalui intensitas interaksi, pengalaman kerja bersama, serta komunikasi yang suportif. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan organisasi yang harmonis, terbuka, dan kolaboratif.
ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN {PENGARUH TEMUAN SAINS TERHADAP PERUBAHAN ISLAM suryati, suryati; Muhaimin, Muhammad Arifal; adiyansyah, farel; nissa, khoirun; nesa, khoirun; rizki, desembrian; sodikim, muhammad; Juliantih, Juliantih; roskialuna, roskialuna; alenciafira, alenciafira; nisela, indria
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10733

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi pada era modern berkembang sangat cepat dan dinamis, sementara agama sering dipandang bergerak lebih lambat karena berpegang pada prinsip-prinsip yang bersifat tetap. Perbedaan ritme ini kerap menimbulkan kesan ketidakharmonisan antara agama dan sains. Namun, dalam perspektif Islam, keduanya tidak berada dalam posisi yang saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. Dalam kajian keislaman, Islam dipahami sebagai ajaran yang diturunkan Allah melalui Nabi Muhammad SAW untuk menjadi pedoman hidup manusia secara menyeluruh. Salah satu karakter utama Islam adalah penekanannya terhadap pentingnya ilmu pengetahuan. Baik Al-Qur’an maupun Al-Sunnah secara konsisten mendorong umat Islam untuk mencari ilmu, mengembangkan pemikiran, dan menggali hikmah dari berbagai aspek kehidupan. Bahkan, orang-orang berilmu ditempatkan pada derajat yang tinggi karena perannya dalam membangun peradaban. Jika diperhatikan lebih dalam, perintah menuntut ilmu dalam Al-Qur’an bersifat universal, tidak terbatas hanya pada ilmu agama, tetapi juga mencakup ilmu-ilmu umum selama membawa manfaat. Ukuran utama dalam Islam bukan sekadar jenis ilmunya, melainkan sejauh mana ilmu tersebut memberikan kemaslahatan dan mendekatkan manusia kepada Sang Pencipta. Dengan demikian, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang tidak hanya meningkatkan kualitas hidup secara material, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan moral. Pertemuan umat Islam dengan dunia modern memunculkan berbagai respons pemikiran. Di antaranya adalah gerakan yang menekankan kembali kepada sumber utama ajaran Islam, yaitu Al-Qur’andan Sunnah, serta gerakan pembaruan (tajdid) yang berupaya menyesuaikan pemahaman Islam dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip dasarnya.Kedua pendekatan ini pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kemurnian ajaran sekaligus memastikan relevansinya dalam menghadapi tantangan modern. Pembaruan dalam Islam bukan berarti mengubah ajaran pokok, melainkan memperbarui cara memahami dan mengaplikasikannya sesuai konteks. Selama pembaruan tersebut tidak menghilangkan nilai-nilai fundamental, justru ia dapat memperkuat posisi umat Islam di tengah perkembangan global. Dalam hal ini, ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, memperluas wawasan, dan memperkokoh keimanan. Dengan demikian, hubungan antara Islam dan ilmu pengetahuan bukanlah hubungan yang kontradiktif, melainkan integratif.Ketidakharmonisan yang tampak sering kali bukan berasal dari ajaran Islam itu sendiri, tetapi dari cara manusia memahami dan mengimplementasikannya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang seimbang antara wahyu dan akal agar keduanya dapat berjalan selaras dalam membangun peradaban yang maju dan berkeadaban.
STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN DALAM MENGOPTIMALKAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PERSADA PARIT 4 KARANG ANYAR KABUPATEN BANYUASIN Putra, Dhava Asmara; Walian, Anang; Syarifudin, Achmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10735

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pimpinan dalam mengoptimalkan kinerja karyawan di PT Persada Parit 4 Karang Anyar, Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan menerapkan komunikasi lisan langsung yang bersifat informal namun instruksional, sehingga memudahkan pekerja memahami tugas. Selain itu, kepemimpinan situasional diterapkan secara fleksibel melalui peran pengarahan dan dukungan yang empatik. Kendala seperti kebisingan dan cuaca diatasi melalui komunikasi intensif dan pendekatan interpersonal. Transparansi dalam penimbangan hasil kerja turut meningkatkan kepercayaan karyawan. Disimpulkan bahwa komunikasi terbuka, kehadiran pimpinan, dan hubungan kekeluargaan berperan penting dalam menjaga kinerja karyawan.
Kontribusi Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah terhadap Pembangunan Sumber Daya Manusia Mutiarani, Yuliana; Safitri, Assha Kamila; Mardiana, Dina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10738

Abstract

Human resource development has become a strategic agenda for Indonesia in facing social, economic, and technological transformation toward Golden Indonesia 2045. Community-based education plays an important role because it can expand access, shape character, and strengthen students’ social capacity. This study aims to analyze the contribution of Muhammadiyah’s educational charitable enterprises to human resource development in Indonesia. This study employed a descriptive qualitative approach using literature study and document analysis methods. The research population consisted of all documents, official reports, and scientific publications discussing Muhammadiyah education, modern Islamic education, and human resource development. The sampling technique used was purposive sampling, with samples consisting of official Muhammadiyah documents, reputable journal articles, academic books, and national education policy documents relevant to the research focus. The research location covered Muhammadiyah’s educational charitable enterprises in Indonesia as a national institutional object of study. The data were analyzed using qualitative content analysis and thematic analysis through the processes of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that Muhammadiyah’s educational charitable enterprises contribute to human resource development through expanding educational access, improving learning quality, shaping moderate character, developing leadership, and strengthening work readiness and entrepreneurship. This study implies the importance of strengthening collaboration between the government and Muhammadiyah in expanding educational equity, improving learning quality, and shaping a knowledgeable, character-based, adaptive, and competitive generation.
Analisis Literasi Media Musik pada Konten Instagram @vix.tape di Kalangan Generasi Z Nahdiyin, Nazwa Aulia; Anwar, Rully Khairul; Nurislaminingsih, Rizki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konten serta mengidentifikasi indikator literasi media musik pada unggahan Instagram @vix.tape di kalangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi non-partisipan terhadap konten dalam periode tiga bulan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi tangkapan layar dan dianalisis secara deskriptif interpretatif berdasarkan indikator literasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten berupa rekomendasi lagu, diskusi fenomena, dan konten interaktif tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong partisipasi audiens. Interaksi dalam kolom komentar memperlihatkan adanya pertukaran referensi dan pengalaman yang membentuk pemaknaan musik secara kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram berperan sebagai ruang literasi musik yang bersifat informasional sekaligus reflektif di kalangan Generasi Z.
EFEK NEGATIF BAHASA KEKINIAN (GAUL) TERHADAP KECAKAPAN BERBAHASA INDONESIA DI KALANGAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Rakhmawati, Eni; M, Aisyah Syaikhiyyah; Rohmatillah, Dinda; Salsa, Fita Dwi; Afwan, M. Musfiq Amrullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa kekinian (bahasa gaul) serta pengaruhnya terhadap kecakapan berbahasa Indonesia di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan rekaman percakapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul cukup dominan dalam komunikasi sehari-hari siswa, ditandai dengan penggunaan kata-kata informal seperti “bro”, “gak ah”, dan “yuk”. Penggunaan bahasa tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan dalam berkomunikasi dan mempererat hubungan sosial, namun juga berdampak negatif terhadap kemampuan berbahasa formal, seperti penurunan keterampilan berbicara secara sopan, kesulitan dalam memahami kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta berkurangnya kemampuan menyusun kalimat formal. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pendidik dan orang tua untuk membimbing siswa dalam menggunakan bahasa secara tepat sesuai dengan konteks, khususnya dalam situasi formal.
Strategies for Developing Cycling Tourism in Mengesta Tourism Village Wulandani, Ni Luh Kadek Laksmi; Kusuma Putra, I Made Rony Mulia; Septiani, Made Sera
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.10772

Abstract

This study aims to formulate strategic directions for the development of cycling tourism based on natural and local cultural potential in Mengesta Village, Tabanan, Bali. The research seeks to identify and analyze the village’s internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats, in order to design sustainable and community-oriented tourism strategies. This research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through observations, interviews with local stakeholders (including Pokdarwis and community members), and document analysis. The analytical tool used is SWOT analysis, which systematically examines internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats). The results of the SWOT analysis are further synthesized into strategic formulations (SO, WO, ST, and WT strategies) to provide comprehensive development recommendations. The findings reveal that Mengesta Village has strong potential for cycling tourism development, supported by its scenic rural routes (±5–15 km), well-preserved agrarian environment, low traffic density, and the presence of the culturally significant subak system. However, several weaknesses were identified, including limited human resource capacity, lack of safety and service standards, inadequate supporting infrastructure, and suboptimal marketing strategies. Opportunities include the growing trend of cycling, wellness, and slow tourism, as well as increasing demand for environmentally friendly and authentic rural experiences. Meanwhile, threats consist of economic instability due to seasonal agriculture, competition with established destinations, and potential environmental degradation. The study concludes that Mengesta Village has significant potential to develop as a sustainable cycling tourism destination. By leveraging its natural and cultural assets while addressing existing limitations, the village can create competitive and resilient tourism products. The integration of sustainable tourism, community-based tourism, and asset-based development approaches ensures that tourism development not only enhances economic benefits but also preserves environmental quality and strengthens community participation in the long term.
Hubungan Perawatan Paliatif dengan Kualitas Hidup Pasien Luka Kanker Payudara di RSUP H. Adam Malik Medan Winda Octriyanti; Gina Gresia Nababan; Putri Pramita Turnip; Karmila Br Kaban
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10783

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap pola komunikasi perusahaan startup dengan masyarakat. Di era digital, perusahaan startup sangat rentan mengalami krisis akibat cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial dan platform digital. Oleh karena itu, Public Relations memiliki peran penting dalam mengelola krisis perusahaan melalui fasilitator komunikasi, penyampaian informasi, pengelolaan media digital, strategi komunikasi krisis, hubungan dengan publik, serta monitoring opini masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran Public Relations dalam mengelola krisis pada perusahaan startup di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terdiri dari karyawan perusahaan startup dan pengguna layanan startup. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji-t, uji-f, dan uji determinasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator komunikasi, penyampaian informasi, pengelolaan media digital, strategi komunikasi krisis, hubungan dengan publik, dan monitoring opini masyarakat memiliki pengaruh terhadap pengelolaan krisis pada perusahaan startup di era digital. Strategi komunikasi yang cepat, transparan, dan berbasis media digital mampu membantu perusahaan menjaga reputasi dan meningkatkan kepercayaan publik ketika terjadi krisis. Selain itu, monitoring opini masyarakat melalui media sosial membantu perusahaan mendeteksi potensi krisis sejak dini sehingga penanganan krisis dapat dilakukan secara lebih efektif.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Public Relations memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan krisis perusahaan startup di era digital. Oleh karena itu, perusahaan startup perlu meningkatkan strategi komunikasi digital dan memperkuat peran Public Relations dalam menjaga hubungan dengan publik serta mempertahankan citra perusahaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin cepat.
Krisis Integritas Profetik: Analisis Komparatif Spiritualitas Musa dan Daud Sebagai Kritik Atas Normalisasi Pelanggaran Firman di Era Kontemporer William Natanael Kudadiri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10784

Abstract

Dunia kontemporer tengah menghadapi krisis integritas profetik yang ditandai oleh fenomena desakralisasi kebenaran dan normalisasi pelanggaran terhadap firman Tuhan. Penyimpangan etis sering kali dikomodifikasi dan dinalar melalui retorika pragmatisme, relativisme moral, serta pemakluman berbasis kenyamanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pola spiritualitas Musa dan Daud dalam merespons kegagalan moral mereka, serta menggunakannya sebagai pisau kritik terhadap tren normalisasi pelanggaran di era modern. Dengan menggunakan metode kualitatif-hermeneutis dan pendekatan studi komparatif, penelitian ini membedah teks naratif Pentateukh (kasus Musa di Meriba) dan Kitab Samuel (kasus Daud, Batsyeba, dan Uria) melalui tiga variabel utama: sifat pelanggaran (lapsus), mekanisme pertanggungjawaban (akuntabilitas), dan respons spiritual terhadap konsekuensi (transformasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekalipun Musa melakukan pelanggaran teknis-vertikal (failure to sanctify God) dan Daud melakukan pelanggaran moral-sistemik (abuse of power), keduanya tidak melakukan rasionalisasi atau pembelaan diri narsistik saat dikonfrontasi oleh firman Tuhan. Musa mendemonstrasikan ketaatan absolut dengan menerima hukuman tanpa pemberontakan, sementara Daud menunjukkan radikalisme pertobatan transparan melalui kehancuran hati yang tulus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integritas profetik tidak diukur dari ketiadaan cacat moral, melainkan dari ketundukan mutlak pada otoritas firman saat kegagalan terjadi. Teladan kedua tokoh ini mengonfrontasi manusia modern untuk mereklamasi keberanian moral melalui tiga pilar: berani mengakui kesalahan, berani menanggung konsekuensi, dan berani menjaga resiliensi kesetiaan spiritual di tengah pemulihan pasca kegagalan.