cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Pengaruh Terapi Akupresure Untuk Mengurangi Nyeri Lutut Pada Lansia Yang Mengalami Atritisrhemathoid Di Puskesmas Tanjung Enim Rini Kurnia Sari; Dian Emiliasari; Amalia Amalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13068

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yangmenyebabkan inflamasi pada sendi sehingga menimbulkan nyeri, kekakuan, penurunan fungsi sendi,dan keterbatasan aktivitas sehari-hari. Nyeri lutut merupakan salah satu keluhan utama yang seringdialami lansia dengan RA. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti akupresur mulaibanyak digunakan sebagai terapi komplementer karena mudah dilakukan, aman, ekonomis, danmemiliki efek samping yang minimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap penurunanskala nyeri lutut pada lansia dengan Rheumatoid Arthritis di Puskesmas Tanjung Enim Tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One GroupPretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknikpurposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis datadilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan Paired t-test karena databerdistribusi normal.Hasil: Sebelum diberikan terapi akupresur, sebagian besar responden mengalami nyeri sedangsebanyak 28 responden (80%) dan nyeri ringan sebanyak 7 responden (20%). Setelah diberikan terapiakupresur, sebanyak 22 responden (62,9%) tidak mengalami nyeri, 10 responden (28,6%) mengalaminyeri ringan, dan 3 responden (8,5%) masih mengalami nyeri sedang. Rata-rata skor nyeri menurundari 6,8±0,9 menjadi 3,4±1,1 dengan nilai p=0,002, sehingga menunjukkan adanya pengaruhsignifikan terapi akupresur terhadap penurunan skala nyeri lutut.Kesimpulan: Terapi akupresur terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri lutut pada lansiadengan Rheumatoid Arthritis sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu terapi komplementer dalampelayanan keperawatan di fasilitas kesehatan primer
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Obat pada Masyarakat di Desa Wonosari, Kabupaten Pringsewu Wina Safutri; Iga Mayola Pisacha; Diah Kartika Putri; Mellisa Haryani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13069

Abstract

Pendahuluan: Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan, masih menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan mandiri. Hal ini didorong oleh kekayaan hayati dan warisan pengetahuan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan, bagian yang digunakan, cara pengolahan, serta jenis penyakit yang diobati oleh masyarakat di Desa Wonosari, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 19 informan yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12. Hasil: Penelitian mengidentifikasi 32 jenis tumbuhan obat. Tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah jahe (11 informan), kunyit (10 informan), dan serai (9 informan). Bagian tumbuhan yang paling dominan digunakan adalah daun (11 informan), dan metode pengolahan yang paling umum adalah perebusan (14 informan). Jenis penyakit yang paling banyak diobati adalah hipertensi (6 informan) dan masuk angin (5 informan). Kesimpulan: Terdapat 32 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wonosari untuk mengobati 24 jenis penyakit, dengan daun sebagai bagian utama dan perebusan sebagai metode pengolahan dominan. Pengetahuan ini perlu dilestarikan dan dikaji lebih lanjut secara ilmiah.
KETIKA AYAT MENJADI HOOK: PENGARUH AYAT AL-QUR’AN DALAM VIDEO POLITIK TERHADAP KEPERCAYAAN PEMILIH MUDA Rezal Ibrahim Hareka; Falizar Rivani; Rizki Dwi Febriansyah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13070

Abstract

The opening seconds of short political videos increasingly determine whether young users continue watching, while religious language may operate as a moral and identity cue. This study examines how Qur’anic verses used as an opening hook shape young voters’ trust in political communicators. An integrative literature review was conducted using 27 sources, comprising 26 peer-reviewed journal articles and one scholarly book. The literature was selected from studies on religious cues, digital religion, short-video politics, source credibility, misinformation, and youth political participation. The findings indicate that a Qur’anic hook can attract initial attention and strengthen perceived authenticity when the verse is contextually relevant, accurately presented, and consistent with the communicator’s conduct and policy message. The same device can reduce trust when audiences perceive sacred texts as decorative, manipulative, partisan, or disconnected from substantive political content. Its effect is therefore indirect and conditional. Attention is only an entry point, whereas trust develops through assessments of source credibility, message consistency, sincerity, and informational quality. Religiosity, political interest, media literacy, prior attitudes, and partisan congruence moderate these evaluations. The study proposes a conditional model and ethical guidelines for religiously framed political communication.
PENGUATAN RESILIENSI SOSIAL MELALUI INOVASI PROGRAM LORONG WISATA DI KOTA MAKASSAR Marta Suharsih; Muh. Iqbal Latief; Pratiwi Wulandari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13072

Abstract

This study focuses on strengthening social resilience through the innovation of the Tourism Alley (Lorong Wisata) program among alley communities in Makassar City. Empirical data and facts indicate that numerous social problems are evident in the daily lives of these alley communities. This study aims to: (1) analyze and describe the various social problems faced by Tourism Alley communities; (2) analyze the actionable policy measures required to strengthen social resilience among Tourism Alley communities; and (3) analyze the utilization of social groups in addressing social problems and strengthening social resilience within Tourism Alley communities. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data sources comprise both primary and secondary data, collected through observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and documentation. The data analysis technique used consists of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings show that: (1) the social problems evident among Tourism Alley communities include poverty, inadequate infrastructure, sanitation and waste management problems, population density, potential criminality, social conflict among residents, limited involvement of local government, and institutional dependency on the Alley Council (Dewan Lorong); (2) the actionable policies required center on the structuring and revitalization of the Tourism Alley environment, economic empowerment of the community, and capacity strengthening of Tourism Alley communities, implemented through various program innovations; and (3) the utilization of social groups in the Tourism Alley program involving Posyandu (integrated health post) cadres, PKK (Family Welfare Movement) cadres, majlis taklim (Islamic study groups), and youth groups has not yet operated optimally. Social resilience among alley communities through the Tourism Alley program has begun to take shape, but it remains confined to the micro level, thus requiring intervention from multiple stakeholders to optimize it.
DIE ERSTELLUNG EINER DEUTSCHPRACHIGEN TOURISMUS-WEBSITE ÜBER TONGGING UNTERSUCHUNGSENTWURF Julia Kristine Putri Pasaribu; Hafniati Hafniati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13074

Abstract

Diese Untersuchung zielt darauf ab, eine deutschsprachige Tourismus-Website über das Dorf Tongging in Nordsumatra zu erstellen, um ausländischen, deutschsprachigen Touristen umfassende Informationen über die lokalen Sehenswürdigkeiten bereitzustellen. Tongging besitzt ein enormes, jedoch im deutschen Sprachraum noch weitgehend unbekanntes touristisches Potenzial. Um diese Lücke zu schließen, wurden in dieser Arbeit relevante Inhalte über vier Hauptattraktionen aufbereitet: den Sipiso-Piso-Wasserfall, die Paepira Lakeside, das Loken Barn Resort und den Hügel Gajah Bobok. Die methodische Entwicklung der Website folgte dem dreiphasigen Erstellungsmodell von Richey und Klein, welches die Schritte Planung, Erstellung und Evaluation umfasst. Im Rahmen der Planung wurden direkte Beobachtungen und Interviews in Tongging durchgeführt. Die eigentliche Erstellung erfolgte über die benutzerfreundliche Plattform Wix, wobei die Inhalte unter der Adresse (https://juliapasaribu123.wixsite.com/tongging-1) veröffentlicht wurden. Schließlich wurde eine qualitative Evaluation durch eine Material- und einen Medienexperten durchgeführt. Die Validierungsergebnisse bestätigten, dass die Website ein qualitativ hochwertiges, interaktives und geeignetes Informations- und Werbemedium darstellt, das zudem erfolgreich als Lernmaterial im Kurs „Deutsch für Tourismus“ eingesetzt werden kann.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Peredaran Gelap Narkotika Di Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas Isnaini; Vivi Arfiani Siregar; Kms.Novyar Satriawan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas fasilitas pencegahan dan penanganan tindak pidana peredaran narkotika di Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas, serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis atau empiris dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari data primer melalui wawancara dan observasi terhadap 7 (tujuh) orang informan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan Umum, dua Kepala Dusun, Ketua RT, dan Babinkamtibmas Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas, serta data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan menggunakan metode deduksi, yaitu penarikan kesimpulan dari umum ke khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pencegahan dan penanganan tindak pidana peredaran narkotika di Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas belum berjalan secara maksimal apabila ditinjau dari teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, yang meliputi faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas, faktor masyarakat, dan faktor kebudayaan. Peran Babinkamtibmas dan aparat desa dalam melakukan sosialisasi serta pengawasan telah dilaksanakan, namun keterbatasan sarana, minimnya partisipasi masyarakat dalam melapor, serta kondisi geografis desa menjadi kendala tersendiri. Adapun hambatan yang ditemukan antara lain minimnya sarana dan prasarana pendukung, kurangnya sumber daya manusia penegak hukum di tingkat desa, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, budaya “tidak ingin ikut campur” dalam melaporkan tindak pidana narkotika, serta luasnya wilayah desa yang menyulitkan pengawasan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN SUKOLILO Mela Dwi Puspita; Edy Soesanto; Sri Karyati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13077

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini pada remaja putri di Kecamatan Sukolilo. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain case-control retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 275 pasangan muda yang menikah di KUA Kecamatan Sukolilo selama Januari hingga Desember 2024. Sampel sebanyak 50 responden terdiri atas 25 kelompok kasus (menikah pada usia ≤19 tahun) dan 25 kelompok kontrol (menikah pada usia ≤19 tahun). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner dukungan keluarga, serta data usia saat menikah, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,0% responden pada kelompok kasus memiliki pengetahuan kurang dan 84,0% memperoleh dukungan keluarga yang kurang. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan dan semakin kuat dukungan keluarga, semakin rendah kecenderungan remaja putri melakukan pernikahan dini sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan pernikahan usia anak
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS UMKM JASA KONVEKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN BREAK EVENT POINT (BEP) DAN RETURN ON INVESTMENT (ROI): STUDI KASUS CLEMIRA KONVEKSI Fella Vidia Fravisdh Fravisdha; Indra Hastuti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13083

Abstract

The growing demand for uniforms and daily uniforms (PDH) from government agencies, schools, and companies has encouraged the development of MSME-scale convection businesses based on a pre-order system. This study aims to analyze the financial feasibility of CLEMIRA Konveksi as an MSME providing PDH/shirt production services with a pre-order system. The study uses a quantitative descriptive approach by utilizing secondary data in the form of business feasibility calculation documents, including investment capital, working capital, revenue projections, and operational costs. The feasibility analysis is carried out through the calculation of business profits, Break Even Point (BEP), Return on Investment (ROI), and Payback Period. The results of the study indicate that the business requires a total capital of Rp206,140,000, consisting of investment capital of Rp150,000,000 and working capital of Rp56,140,000, with a projected monthly revenue of Rp60,500,000 and a net profit of Rp4,360,000 per month or Rp52,320,000 per year. The BEP value was recorded at 583 units, equivalent to Rp64,130,000 per month, with an ROI of 25.38% per year, and a payback period of approximately 3.94 years. These findings indicate that CLEMIRA Konveksi has a good level of profitability even though its break-even point is close to production capacity. Therefore, strategies to increase order volume and cost efficiency are needed to strengthen the business's safety margin. Overall, this business is considered feasible to run and has quite good development prospects.
Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Ayam Broiler Sistem Kemitraan PT Japfa Purnama Setiyawati; Indra Hastuti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13084

Abstract

Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sumber protein hewani yang terjangkau membuka peluang pengembangan usaha peternakan ayam broiler, terutama melalui sistem kemitraan yang mampu menekan risiko operasional dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial Calis Farm sebagai usaha peternakan ayam broiler yang bermitra dengan PT Japfa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa rencana bisnis dan proyeksi keuangan usaha. Analisis kelayakan dilakukan melalui perhitungan modal investasi, modal kerja, laba usaha, Break Even Point (BEP), Return on Investment (ROI), dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha membutuhkan investasi awal sebesar Rp65.000.000 dengan modal kerja Rp155.200.000 serta mampu menghasilkan pendapatan Rp174.000.000 dan laba bersih Rp18.800.000 setiap siklus produksi. Nilai BEP sebesar Rp55.047.273 berada jauh di bawah proyeksi pendapatan, sedangkan ROI mencapai 30,77% dengan estimasi waktu pengembalian investasi sekitar 6,5 bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem kemitraan memberikan kelayakan finansial melalui kepastian pasar, efisiensi biaya produksi, dan pengembalian modal yang relatif cepat. Dengan demikian, usaha Calis Farm dinilai layak untuk dijalankan dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan secara berkelanjutan
Analisis Perbedaan dan Daya Terima Saus Lo Mein Instan Dengan Penggunaan 3 Jenis Pati Berbeda Sebagai Rintisan Usaha Fidiyani Aryo Wicaksono; Destarasta Amurwa Bhumi; Muhammad Iqbal Ramadhan; Yeni Yulianti; Guspri Devi Artanti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13085

Abstract

This study aimed to analyze the sensory quality of instant Lo Mein sauce using three types of natural starches, namely corn starch, cassava starch, and arrowroot starch, to evaluate consumer acceptance of the best formulation, and to develop the product as a business start-up. The research was conducted at the Pastry and Bakery Laboratory, Applied Culinary Arts and Food Service Management Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Jakarta. The study employed an experimental method consisting of three stages: sensory quality evaluation by 10 expert panelists, consumer acceptance testing involving 100 consumer panelists, and business start-up development. The evaluated attributes included color, aroma, taste, texture, and overall product quality. The results showed that the type of starch significantly affected the sensory quality of the instant Lo Mein sauce. Based on the expert panelists' evaluation, cassava starch produced the best sensory characteristics and subsequently achieved the highest level of consumer acceptance in terms of color, aroma, taste, texture, and overall quality. The best formulation was then developed into an instant Lo Mein sauce product under the brand name Me!nova, marketed in a 250 ml spout pouch package at a selling price of IDR 20,000 per package. During one sales period, the Me!nova product generated a total revenue of IDR 600,000,-. The instant Lo Mein sauce product is expected to promote the utilization of local food resources and create new business opportunities within the community