cover
Contact Name
Illa Susanti
Contact Email
jurnal.stais@gmail.com
Phone
+6285921157533
Journal Mail Official
jurnal.stais@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Leles No. 117 Ds. Haruman Kec. Leles, Kab. Garut, Jawa Barat 44152
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30316596     DOI : https://doi.org/10.62070/kaipi
Core Subject : Religion, Education,
Kumpulan Artikel Ilmu Pendidikan Islam (KAIPI) is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic education. The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on advancing formal and non-formal education scholarship. Topics might be about Islamic educational studies in madrasah (Islamic schools), Pesantren (Islamic boarding school), and Islamic education in university.
Articles 39 Documents
Analisis Semiotika Sastra Ferdinand De Saussure Pada Film Umar Bin Khattab (Episode 01) Amalia, Nadwa Mutiara; Manfaz, Ala Zulfa; Asaniah, Alwah; Maulidah, Sopi Napilah; Rahmah, Wardah Mutia; Nugraha, Rahmat Mulya
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i1.233

Abstract

Semiotika adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari tanda-tanda dan mekanisme kerjanya dalam komunikasi manusia. Berasal dari bahasa Yunani, istilah “semiotika” mencerminkan proses menafsirkan dan mengungkapkan makna yang tersembunyi di balik simbol-simbol. Dalam konteks ini, semiotika mengidentifikasi peran tanda-tanda dalam interaksi sosial, mengungkapkan bagaimana makna dibentuk dan ditafsirkan. Sejarah perkembangan semiotika melibatkan pemikiran tokoh-tokoh seperti Plato, Aristoteles, dan Ferdinand de Saussure, yang melihat bahasa sebagai sistem tanda yang bersifat sewenang-wenang dan saling terkait. Selain itu, Charles Sanders Peirce membagi tanda-tanda menjadi ikon, indeks, dan simbol, yang menunjukkan keberagaman dalam penafsiran. Penelitian ini menganalisis simbol-simbol dalam film tentang Umar bin Al-Khattab, yang menggambarkan perannya sebagai pemimpin dalam sejarah Islam. Melalui analisis tanda-tanda yang terkandung dalam film tersebut, penulis mengeksplorasi bagaimana karakter dan kebijakan Umar sebagai khalifah kedua berkontribusi pada perkembangan Islam. Dengan demikian, film ini tidak hanya berfungsi sebagai pendidikan sejarah, tetapi juga menginspirasi nilai-nilai kepemimpinan yang relevan bagi generasi masa kini.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di Madrasah Aliyah Aulia Bogor Komarudin, Komarudin
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i1.261

Abstract

Inovasi pembelajaran berbasis teknologi telah menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa di Madrasah Aliyah Aulia Bogor, khususnya dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta dampaknya terhadap pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Madrasah Aliyah Aulia Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI, seperti pemanfaatan aplikasi pembelajaran, video pembelajaran, serta platform digital interaktif, dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam memahami materi agama Islam. Inovasi teknologi juga memberikan kemudahan akses informasi serta mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Selain itu, siswa dapat belajar secara mandiri dengan dukungan media digital yang kaya akan sumber belajar. Dengan demikian, inovasi teknologi tidak hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap materi PAI. Penelitian ini menyarankan agar sekolah terus mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa
Penggunaan Metode Pembelajaran Konvensional Dengan Game Tebak Gambar Model TGT (Team Games Tournament) Dalam Evaluasi Pembelajaran Akidah Akhlak Untuk Kelas 4 (Materi Kalimat Thayyibah) Erika Salsabela
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v2i2.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana penggunaan metode konvensional dan game tebak gambar dalam evaluasi pembelajaran akidah akhlak kelas 4 (materi kalimat thayyibah). Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis literatur terkait dengan metode konvensional dan game tebak gambar dalam evaluasi pembelajaran akidah akhlak. Mengingat masih metode konvensional adalah salah atu metode yang paling sering digunakan terutama dalam pelajaran akidah akhlak, sementara metode ini sering dianggap membosankan karena berorientasi kepada guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode konvensional dan game tebak gambar dalam evaluasi pembelajaran dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dalam mata pelajaran akidah akhlak kelas 4 (materi kalimat thayyibah). Hal ini dibuktikan dengan siswa yang terlibat aktif pada akhir pembelajaran karena penggunaan game tebak gambar sehingga pembelajaran tidak lagi hanya berorientasi pada guru. Siswa lebih antusias pada saat evaluasi pembelajaran berlangsung. Maka metode konvensional akan efektif dan lebih menarik bagi siswa ketika digunakan bersamaan dengan game tebak gambar dalam evaluasi pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dengan Model Jigsaw Kelas 5 (Lima) Di SD Negeri 08 Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Jutavia, Rika; Aini, Jannatul
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v2i2.266

Abstract

Pendidikan Agama Islam selama ini cenderung menggunakan metode dan pendekatan yang monoton sehingga proses pembelajaran kurang menarik dan kurang aktif. Hasil penelitian ini menjawab berbagai masalah tentang aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan jigsaw di kelas 5 ( Lima ) di SD Negeri 08 Gadut, serta peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan empat tahap pelaksanaan; perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dengan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode jigsaw pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada materi kewajiban beribadah dan bersyukur kepada Allah SWT meningkatkan hasil belajar siswa kelas kelas 5 ( Lima ) di SD Negeri 08 Gadut pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Berhasilnya penerapan metode jigsaw diketahui dari adanya peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I, aktivitas guru mendapat nilai rata rata 2,50 dengan kategori cukup baik, aktivitas siswa mendapat nilai rata 3,00 dengan kategori baik dan hasil belajar siswa memperoleh nilai ketuntasan 75% dengan nilai tidak tuntas 25%. Pada siklus II aktivitas guru mendapat nilai rata rata 3,00 dengan kategori baik, aktivitas siswa mendapat nilai rata 3,60 dengan kategori sangat baik dan hasil belajar siswa memperoleh nilai ketuntasan 90% dengan nilai tidak tuntas 10%. Siswa lebih aktif dan terampil dalam proses pembelajaran. Guru lebih terampil, variatif dalam kegiatan mengajar, penggunaan metode. Kesimpulannya model jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi kewajiban beribadah dan bersyukur kepada Allah SWT
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mat Pelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Mengenal Nama Allah Dan Kitab-Kitab-Nya Melalui Model Pembelajaran Picture And Picture Di Kelas V Sekolah Dasar Risna, Risna; Alfajri, Alfajri
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Kaipi: Kumpulan Artikel Pendidikan Agama
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v1i2.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 04 Lembah Melintang pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi Nama Allah dan Kitab-Nya melalui penerapan model pembelajaran picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat partisipatif dan kolaboratif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 04 Lembah Melintang dengan jumlah 20 orang. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Sebelum penerapan model picture and picture, hasil belajar siswa sangat rendah dengan nilai rata-rata 66,5 dan persentase ketuntasan klasikal hanya 20%. Pada siklus I, terjadi peningkatan dengan nilai rata-rata 74,5 dan persentase ketuntasan 60%, meskipun belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah (75%). Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada siklus II, di mana nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 87 dan persentase ketuntasan klasikal mencapai 95%, sehingga penelitian dapat dihentikan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran picture and picture efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan respon siswa pada mata pelajaran PAI di SDN 04 Lembah Melintang.
Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Mengajarkan Doa-Doa Harian Pada Anak Usia Dini Oktob, Risman; Anggelina, Riya
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i1.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran doa-doa harian pada anak usia dini. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan akan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak, mengingat metode konvensional sering menimbulkan kebosanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu TK Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berupa video animasi doa harian mampu meningkatkan konsentrasi, mempercepat hafalan, serta memotivasi anak untuk mempraktikkan doa dalam kehidupan sehari-hari. Guru merasa terbantu karena media ini mempermudah proses pengajaran, sedangkan orang tua melaporkan adanya peningkatan kebiasaan doa anak di rumah. Kendala yang dihadapi terutama terkait keterbatasan sarana teknis seperti perangkat proyektor dan kualitas audio. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif sebagai strategi pembelajaran doa harian di PAUD, karena memberikan pengalaman belajar multisensori yang menyenangkan sekaligus membentuk pembiasaan religius anak. Temuan ini mengimplikasikan perlunya dukungan sarana dari sekolah dan keterlibatan orang tua dalam melanjutkan pembiasaan di rumah. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan kajian perbandingan dengan metode lain atau memanfaatkan aplikasi digital Islami berbasis mobile untuk mendukung pembelajaran doa secara berkelanjutan
Strategi Pengembangan Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Penguatan Karakter Peserta Didik Di Ma An-Nashr Saqina, Salsabila; Saifullah, Iman; Rohman, Ahmad Jamal; Nasrullah, Yufi
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan karakter peserta didik di MA An-Nashr, Garut. Pendidikan Agama Islam memiliki peran ganda: di satu sisi sebagai instrumen peningkatan pemahaman keagamaan, dan di sisi lain sebagai sarana pembentukan karakter mulia yang menjadi fondasi kehidupan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru PAI, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kurikulum 2013 pada pembelajaran akidah akhlak di MA An-Nashr meliputi keteladanan, pembiasaan, kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Strategi tersebut diintegrasikan secara menyeluruh dalam pembelajaran dan aktivitas madrasah. Penguatan karakter peserta didik difokuskan pada nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Tantangan yang dihadapi antara lain rendahnya motivasi belajar, beban administrasi guru, serta pengaruh negatif teknologi digital. Kesimpulannya, strategi pengembangan kurikulum PAI di MA An-Nashr berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter peserta didik, meskipun memerlukan dukungan lebih luas dari guru, orang tua, dan masyarakat.
Pendidikan Agama Islam Sebagai Fondasi Moderasi Beragama Dan Toleransi Alsi, Ilham
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i2.275

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran krusial Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk moderasi beragama dan toleransi di kalangan generasi muda. Di tengah meningkatnya polarisasi dan ekstremisme, PAI memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang inklusif, damai, dan menghargai keragaman. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa PAI yang diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual dan humanis dapat secara efektif menumbuhkan pemahaman yang benar tentang ajaran agama, menjauhkan dari interpretasi sempit dan radikal. Kurikulum PAI yang menekankan pada akhlak mulia, menghargai perbedaan pendapat (ikhtilaf), dan mengajarkan sejarah peradaban Islam yang toleran terbukti mampu membentuk karakter siswa yang terbuka dan empatik. Selain itu, peran guru PAI sebagai teladan dan fasilitator sangat vital dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan dialogis. Penanaman nilai-nilai toleransi melalui PAI tidak hanya terbatas pada hubungan antarumat beragama, tetapi juga dalam konteks internal umat Islam sendiri. Implementasi PAI yang berorientasi pada moderasi diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh doktrin-doktrin ekstremis. Kesimpulannya, PAI yang berfokus pada moderasi beragama adalah investasi penting untuk masa depan bangsa yang harmonis dan damai.
Peran Media Sosial Dalam Perkembangan Keagamaan Anak Usia Remaja Wahyudin, Wahyudin; Firmansyah, Tresna Ridwan; Rahman, Haedar; Nugraha, Lukman
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i1.228

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran media sosial dalam perkembangan keagamaan remaja di era digital, dengan fokus pada analisis studi literatur. Penelitian ini mengkaji berbagai artikel dan jurnal untuk memahami bagaimana media sosial memengaruhi pemahaman dan praktik keagamaan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran signifikan dalam penyebaran informasi keagamaan, memperluas pengetahuan agama, dan memperkuat komunitas keagamaan di kalangan remaja. Platform seperti YouTube, Instagram, dan platform lainnya menjadi sumber utama bagi remaja untuk mengakses konten keagamaan. Namun, penelitian ini juga menyoroti tantangan yang muncul akibat penggunaan media sosial, seperti kesulitan dalam memilah informasi yang akurat dan risiko terpapar konten yang membingungkan. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya bimbingan dari orang tua, pendidik, dan komunitas dalam memastikan penggunaan media sosial yang bijak dan produktif dalam konteks keagamaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki potensi besar untuk mendukung perkembangan keagamaan remaja, asalkan penggunaannya dilakukan dengan bijak dan didampingi oleh pihak yang dapat memastikan kebenaran informasi serta dampak positifnya bagi perkembangan spiritual dan sosial remaja.
Problematika Sistem Pendidikan Nasional Juhara, Heri; Pamungkas, Asep Nugraha Jaya; Firmansyah, Tresna Ridwan; Patimah, Imas Siti; Bahri, Asep Saeful
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v3i1.229

Abstract

Sistem pendidikan nasional Indonesia menghadapi berbagai tantangan meskipun telah mengalami sejumlah perubahan sejak kemerdekaan. Masalah utama yang masih ada termasuk ketidakmerataan kualitas pengajaran antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta ketidaksesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi. Meskipun akses pendidikan meningkat, kualitas pendidikan di berbagai jenjang masih terbilang rendah, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan terbatas, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah-masalah tersebut dan mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara dengan ahli pendidikan, penelitian ini menemukan empat masalah utama: kualitas pendidikan yang tidak merata, ketidaksesuaian kurikulum dengan dunia kerja, tantangan teknologi dalam pendidikan, dan hambatan sosial ekonomi dalam akses pendidikan. Untuk mengatasi masalah-masalah ini, penelitian ini mengusulkan peningkatan kapasitas guru, distribusi teknologi yang merata, reformasi kurikulum, serta kebijakan inklusif untuk mengurangi ketimpangan pendidikan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana sistem pendidikan Indonesia dapat disesuaikan dengan tuntutan zaman, agar lebih relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.

Page 3 of 4 | Total Record : 39