cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 802 Documents
INOVASI PERMAINAN ENGKLEK DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM SISWA KELAS VIII DI SMP AL-MADINA WONOSOBO TAHUN AJARAN 2025/2026 Wulan Annisa Azura; Asep Sunarko; Ngatoillah Linnaja
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7891

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya maharah kalam siswa serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi permainan engklek dalam pembelajaran bahasa Arab, mengetahui perbedaan maharah kalam antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta mengetahui efektivitas permainan engklek dalam meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII SMP Al-Madina Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji N-Gain, dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan engklek dilakukan dengan memodifikasi permainan tradisional menjadi media pembelajaran maharah kalam melalui pemberian pertanyaan lisan pada setiap tahap permainan. Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan maharah kalam pada kelas eksperimen sebesar 0,3610 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,1407 (kategori rendah). Dari hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan maharah kalam siswa kelas VIII dengan nilai Thitung sebesar 4,184 lebih besar daripada Ttabel sebesar 2,002 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, permainan engklek efektif dalam meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII SMP Al-Madina Wonosobo.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI KELAS V MI HEGARMANAH: KAJIAN METODE STORYTELLING, PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL, DAN SISTEM EVALUASI BERBASIS INKLUSIVITAS Sabila Aprilia U.P.; Alifia Febriany; Selsa Mei Prisca; Moh Yusup Saepuloh Jamal‬
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas V MI Hegarmanah, dengan fokus pada metode pembelajaran, pemanfaatan media, penanganan perbedaan kemampuan siswa, serta sistem evaluasi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan metode storytelling (bercerita) sebagai strategi utama untuk mengatasi kejenuhan siswa terhadap teks materi yang padat. Metode ini dikombinasikan dengan media audiovisual berupa pemutaran film kisah Nabi. Dalam menangani perbedaan kemampuan belajar, guru menerapkan pendekatan inklusif dengan memberikan bimbingan individual di luar jam pelajaran tanpa melakukan pemisahan kelompok di dalam kelas. Sistem evaluasi mencakup dua mekanisme: tanya jawab lisan setiap akhir sesi dan ulangan harian setiap satu bab selesai dibahas. Temuan ini mengindikasikan bahwa kreativitas guru dalam menarasikan materi sejarah dan ketepatan sistem evaluasi merupakan faktor determinan keberhasilan pembelajaran SKI di tingkat MI.
Implementasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada Siswa Kelas IV di MIS Al-Munawaroh Anggita Rosadi; Fadila Syifa Agnia; Nadiya Kurniati; Nazwa Khareun Nisa; Moh Yusup Saepuloh Jamal‬
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7893

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman peserta didik mengenai sejarah perkembangan Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran SKI, metode dan media yang digunakan guru, kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran, solusi yang diterapkan, serta bentuk evaluasi pembelajaran pada siswa kelas IV MIS Al-Munawaroh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran SKI di MIS Al-Munawaroh dilaksanakan dengan pendekatan Student Centered Learning yang menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan belajar. Guru menggunakan berbagai metode seperti metode cerita, tanya jawab, diskusi kelompok, pemberian tugas, dan metode dikte. Media pembelajaran yang digunakan meliputi video pembelajaran, infokus, proyektor, serta kartu quartet sahabat nabi. Kendala yang dihadapi guru meliputi kemampuan membaca siswa yang belum merata, perbedaan tingkat pemahaman siswa, dan materi yang cukup panjang sehingga sebagian siswa mudah kehilangan fokus. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menerapkan program literasi pagi, pembelajaran kelompok, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode dan media pembelajaran yang bervariasi mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi SKI. Selain itu, pembelajaran SKI juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa melalui internalisasi nilai-nilai keteladanan para nabi dan sahabat.
ANALISIS PELAKSANNA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) TEANTANG KHULAFAUR RASYIDIN KELAS V DI MI AL-ISHLAH Yusi Maulani; Novanza Fetriatin; Neng Ilma Laila Fajrin; Naura Marwah Nurhakim; Moh Yusup Saepuloh Jamal‬
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7895

Abstract

Pengaruh pelajaran Sejarah Budaya Islam (SKI) di sekolah dasar sangat penting untuk pembentukan karakter siswa, tetapi sering dikaitkan dengan tingkat kebosanan yang lebih tinggi dalam konteks hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi pelajaran SKI di kelas lima MI Al-Ishlah, dampaknya terhadap pembentukan karakter, dan masalah yang muncul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa guru memiliki tingkat kemampuan yang tinggi dalam menggunakan atau menciptakan berbagai metode. Bercerita, video pembelajaran, dan lagu ditawarkan sebagai media inovatif untuk pemahaman teks sejarah. Penilaian menekankan tingkat aktivitas siswa di dalam kelas setiap hari, daripada hasil tes tertulis. Hal ini sangat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Kesimpulan utama dari studi ini adalah variasi media dan penggunaan metode serta pendekatan yang berbeda kepada siswa mampu meminimalkan kebosanan siswa sekaligus memaksimalkan internalisasi nilai moral. Temuan penelitian ini mempelajari kreativitas para guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi untuk menciptakan pembelajaran sejarah yang interaktif dan bermakna.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM ( SKI ) DI KELAS IV MI LENGKONGRASA Ayunda Rahma Sri Handayani; Dela Mulyani; Nabil Rayana Hidayat; Tati Rosmanah; Moh Yusup Saepuloh Jamal‬
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelak,sanaan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), metode yang digunakan guru, respon siswa, serta kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran di MI Lengkongrasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran SKI belum diajarkan secara terpisah dan masih diampu oleh wali kelas. Guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, permainan (game), dan ice breaking untuk meningkatkan keaktifan siswa. Respon siswa cukup baik dan antusias ketika pembelajaran berlangsung secara interaktif. Kendala yang ditemukan meliputi metode pembelajaran yang masih kurang bervariasi, keterbatasan waktu, dan perbedaan gaya belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi metode pembelajaran agar pembelajaran SKI lebih menarik dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
PENGUATAN NILAI KARAKTER MELALUI KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PEMBELAJARAN SKI DI MI AL ISHLAH Fauzi Andriana; Dira Anata Fitriawan; Ade Hermansyah; Naziya Musfi; Moh. Yusup Saepuloh Jamal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7898

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah, karena di dalamnya terkandung nilai-nilai keteladanan dari sejarah perjuangan Islam yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran SKI di MI Al   Ishlah serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis cinta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih humanis, hangat, dan bermakna. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendidik yang membangun kedekatan emosional dengan siswa. Nilai karakter yang berkembang melalui pembelajaran ini meliputi religiusitas, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, empati, serta sikap saling menghargai. Selain itu, pembelajaran SKI berbasis cinta juga terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat interaksi sosial, serta membangun hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Dengan demikian, kurikulum berbasis cinta dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam pembelajaran SKI untuk penguatan pendidikan karakter di madrasah.
Peran Organisasi IPNU dalam Mengembangkan Sikap Sosial Remaja di Mertoyudan Magelang Wisnu Izza Mahdiya; Faisal Kamal; Bambang Sugiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7899

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola interaksi sosial remaja dan berdampak pada menurunnya empati serta kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai latar sosial dalam mengembangkan sikap sosial remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus, pembina, dan anggota aktif IPNU di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPNU berperan signifikan sebagai lingkungan pendidikan Islam nonformal dalam membentuk sikap empati, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial remaja melalui kegiatan kaderisasi, pembiasaan keagamaan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan. Faktor pendukung meliputi budaya keagamaan yang kuat dan struktur organisasi yang sistematis, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu anggota dan pengaruh media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi IPNU efektif menjadi ruang pembelajaran sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengalaman sosial langsung.
STRATEGI PEMBELAJARAN YANG DI TERAPKAN GURU DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Ai Mulyani; Mita Julianti; Nasila Khoirunnisa; Tesa Rahmalia Ganesya Putri; Moh Yusup Saepuloh Jamal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7901

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam seringkali dianggap materi yang luas dan sulit dipahami, sehingga memerlukan pendekatan yang tepat agar peserta didik dapat memahami serta mengapresiasinya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis strategi pembelajaran yang diterapkan guru, langkah pelaksanaannya, serta hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, antara lain strategi pembelajaran aktif, strategi inkuiri, serta strategi pembelajaran berbasis masalah yang disesuaikan dengan materi dan kondisi siswa. Penerapan strategi ini terbukti dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana dan waktu pembelajaran. Hal ini mengimplikasikan bahwa pemilihan strategi yang tepat sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran sejarah kebudayaan Islam.
Peran Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Kelas IV SD/MI Destira Anggraeni; Fuzy Nurul Fauzyiah; Nurlela Mustikasari; Salsa Azzahra; Winda Noviyanti; Moh Yusup Saepuloh Jamal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7902

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Melalui pembelajaran SKI, siswa tidak hanya mempelajari peristiwa sejarah dan perkembangan peradaban Islam, tetapi juga memahami nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran SKI dalam membentuk karakter religius siswa kelas IV di MI Al Islam Panumbangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru mata pelajaran SKI serta siswa kelas IV. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran SKI berperan dalam membentuk karakter religius siswa melalui penanaman nilai keimanan, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui penyampaian kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, pembiasaan kegiatan keagamaan, serta pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Selain itu, budaya religius madrasah dan keteladanan guru turut mendukung keberhasilan pembentukan karakter religius siswa. Dengan demikian, pembelajaran SKI memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, religius, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP NEGERI 1 SELOMERTO Shelsabella Qoulan Sadida; Maryono; Fatiatun
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7914

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman mendalam peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembelajaran PAI di sekolah masih sering berfokus pada hafalan dan penyampaian materi secara satu arah sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan pembelajaran Deep Learning hadir sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan pembelajaran Deep Learning dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Selomerto, mengetahui kelebihan dan kekurangan penerapannya, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas guru PAI, kepala sekolah, dan peserta didik SMP Negeri 1 Selomerto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Deep Learning telah diimplementasikan dalam pembelajaran PAI melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa, diskusi kelompok, pemecahan masalah, refleksi pembelajaran, serta pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Penerapan pendekatan ini memberikan berbagai kelebihan, antara lain meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi siswa serta meningkatkan keaktifan dan pemahaman materi secara lebih mendalam. Adapun kekurangan dan kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi, serta rendahnya motivasi sebagian siswa untuk mengulang dan mempelajari kembali materi di rumah. Dengan demikian, pendekatan Deep Learning dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern.