cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 25 No 2 (2025)" : 18 Documents clear
Optimasi Formulasi Emulgel Topikal Berbasis Minyak Zaitun: Peran Gelling Agent terhadap Viskositas, pH, Daya Sebar, dan Keamanan Oktavia, Lely; Yulianti, Rika; Gustaman, Firman; Indra, Indra
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1614

Abstract

ABSTRAKMinyak zaitun dikenal luas sebagai bahan aktif alami yang efektif dalam sediaan topikal karena sifat antioksidan, antiinflamasi, dan emoliennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh tiga jenis gelling agent—Natrium Karboksimetilselulosa, Viscolam®, dan karbomer—terhadap stabilitas fisik, keamanan, dan preferensi pengguna terhadap emulgel minyak zaitun. Emulgel diformulasikan dalam tiga variasi, kemudian dievaluasi melalui uji pH, viskositas, daya sebar, organoleptik, cycling test, uji iritasi pada hewan, dan uji hedonik pada panelis manusia. Hasil menunjukkan bahwa formula dengan basis Natrium Karboksimetilselulosa memiliki viskositas tertinggi dan kestabilan pH optimal, namun daya sebarnya paling rendah. Formula dengan Viscolam® menunjukkan daya sebar terbaik, viskositas rendah, serta skor tertinggi dalam uji hedonik, menandakan kenyamanan penggunaan yang lebih baik. Formula karbomer menunjukkan stabilitas yang cukup baik secara keseluruhan. Semua formula dinyatakan aman karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit hewan uji. Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan gelling agent dalam pengembangan emulgel berbasis minyak zaitun yang optimal dan diterima pengguna. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sediaan topikal berbahan alami yang lebih efektif, stabil, dan nyaman digunakan.Kata Kunci : emulgel, minyak zaitun, gelling agent, stabilitas fisik, uji hedonik
KETAHANAN KELUARGA BERDASARKAN PENDEKATAN IFR (F-A-S-E-D): STUDI KASUS PADA LIMA KELUARGA DENGAN ANGGOTA PENDERITA DIABETES TIPE 2 DI KOTA TASIKMALAYA : Insights from Community-Based Care in Tasikmalaya, Indonesia Kurnia, Anih
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1631

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan keterlibatan aktif keluarga. Ketahanan keluarga berperan penting dalam mendukung keberhasilan manajemen DMT2, khususnya dalam konteks keterbatasan sumber daya. Pendekatan Insufficiencies in Family Resilience (IFR), yang mencakup lima dimensi—Family Functioning, Access to Support, Shared Beliefs, Emotional Regulation, dan Decision-Making—menyediakan kerangka konseptual untuk menilai dinamika ketahanan keluarga. Tujuan: Menjelaskan variasi ketahanan keluarga pada lima rumah tangga dengan anggota penderita DMT2 di Kota Tasikmalaya berdasarkan lima dimensi IFR. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Lima keluarga (R1–R5) dipilih secara purposif dan diwawancarai menggunakan panduan berbasis IFR. Analisis data dilakukan secara tematik-induktif, dengan triangulasi dan member checking untuk menjaga validitas. Hasil: Keluarga 3 (R3) menunjukkan ketahanan paling tinggi, dengan skor “baik” di seluruh dimensi IFR, termasuk komunikasi terbuka, peran yang jelas, dukungan sosial memadai, emosi terkelola, dan keputusan kolektif. Keluarga 5 (R5) mengalami kelemahan menyeluruh, terutama dalam dukungan sosial, regulasi emosi, dan dominasi keputusan. Keluarga 1 (R1) dan 4 (R4) menunjukkan kekuatan dalam nilai bersama dan dukungan eksternal, tetapi lemah dalam partisipasi keputusan dan regulasi emosi. Keluarga 2 (R2) mengalami hambatan dalam komunikasi dan akses dukungan, namun memiliki keyakinan keluarga yang kuat. Kesimpulan: Pendekatan IFR efektif untuk memahami ketahanan keluarga secara menyeluruh. Intervensi keperawatan keluarga yang kontekstual dan sensitif budaya dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan DMT2 di komunitas.Kata kunci: Ketahanan keluarga, Diabetes Mellitus Tipe 2, IFR, keperawatan keluarga
PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM DAN DISTRAKSI DENGAN MEMBACA AL-QUR’AN SERTA SHALAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA SANTRIWATI KELAS XII DI PONDOK PESANTREN RIYADLUL ULUM WADDA’WAH KOTA TASIKMALAYA Fazrin, Nabila Nurfauziah; Kustiawan, Ridwan; Cahyati, Yanti; Riyana, Asep
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1634

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Kecemasan adalah suatu perasaan emosional yang ditandai dengan gelisah dan khawatir dimana penyebabnya tidak diketahui Tujuan : Mengetahui dampak relaksasi nafas dalam dan metode distraksi melalui membaca Al-Qur’an Surat Al-Insyirah serta Shalawat Syifa terhadap tingkat kecemasan pada santriwati kelas XII. Metode : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra eksperimental menggunakan desain Pretest- Posttest pada satu kelompok pembanding. Populasi : subjek penelitian adalah santriwati kelas XII di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Kota Tasikmalaya sebanyak 100 orang. Sampel sebanyak 18 orang diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil : hasil uji dependent T menunjukan adanya perubahan yang signifikan pada tingkat kecemasan setelah dilakukan intervensi, dengan nilai p-value sebesar 0.000. Kesimpulan : pemberian intervensi berupa terapi relaksasi nafas dalam dan distraksi melalui pembacaan Al-Qur’an Surat Al-Insyirah serta Shalawat Syifa terbukti berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pada santiwati tingkat akhir kelas XII.Kata Kunci : Kecemasan, Relaksasi Nafas Dalam, Distraksi
STUDI PERBANDINGAN KETAJAMAN PENGLIHATAN DENGAN SNELLEN CHART, LOGMAR CHART DAN APLIKASI SMART OPTOMETRY Nurpatonah, Cucu; Rahma, Aisyah Alfiah; Pratama, Azril; Yulianti, Ai Meri; Milataka, Itmam
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1640

Abstract

ABSTRAK Ketajaman penglihatan (visual acuity) merupakan parameter utama dalam evaluasi kesehatan mata. Seiring berkembangnya teknologi, aplikasi digital seperti Smart Optometry mulai digunakan sebagai alat skrining alternatif, meskipun validitasnya masih perlu dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pengukuran ketajaman penglihatan menggunakan Snellen chart, LogMAR chart, dan aplikasi Smart Optometry pada mahasiswa S1 Farmasi berusia 19–21 tahun. Desain penelitian ini adalah cross-sectional non-intervensional dengan pendekatan komparatif terhadap 105 responden (210 mata). Pemeriksaan dilakukan secara monokular menggunakan Snellen chart pada jarak 5 meter, LogMAR chart pada jarak 4 meter, dan aplikasi Smart Optometry pada jarak 40 cm. Rerata hasil pengukuran ketajaman penglihatan secara keseluruhan menunjukkan bahwa aplikasi Smart Optometry memberikan nilai lebih tinggi (0,88) dibandingkan LogMAR (0,78) dan Snellen chart (0,79). Pada kelompok dengan visus normal (LogMAR = 1,0), rerata hasil aplikasi mencapai 0,98, sedikit lebih tinggi dibanding Snellen (1,0). Namun, pada kelompok dengan visus buruk (LogMAR > 1,0), hasil aplikasi menunjukkan perbedaan yang mencolok (rata-rata 0,73) dibanding Snellen (0,47) dan LogMAR (0,45). Analisis statistik menggunakan uji Friedman dan Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aplikasi dan metode konvensional (p < 0,0001). Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi Smart Optometry cenderung menghasilkan nilai visus lebih tinggi dibandingkan Snellen chart dan LogMAR, terutama pada kelompok dengan visus kurang. Aplikasi ini berpotensi digunakan sebagai alat skrining awal, namun memerlukan kalibrasi lebih lanjut untuk kelompok visus rendah. Kata Kunci : aplikasi digital, ketajaman penglihatan, LogMAR, smart optometry, Snellen  
Review artikel Efektivitas Arang Aktif Tanaman Sebagai Adsorben Limbah Farmasi: Effectiveness of Plant Activated Charcoal as Pharmaceutical Waste Adsorbent Hidayat, Taufik; Wardani, Gatut Ari; Salsabila Putri Awalia Rahmat; Ardiansyah, Dandi; Puspitasari, Widya; Khoeruman Nur, Fauzan; Rohganala, Vinka Fitria
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1644

Abstract

ABSTRAKPeningkatan konsumsi obat-obatan dan aktivitas industri farmasi telah menyebabkan akumulasi limbah farmasi yang signifikan, yang berpotensi mencemari lingkungan perairan. Adsorpsi menggunakan arang aktif berbasis tumbuhan merupakan salah satu metode yang efektif dan ramah lingkungan dalam mengatasi permasalahan ini. Studi ini merupakan narrative review yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas arang aktif dari berbagai biomassa tumbuhan sebagai adsorben limbah farmasi. Data diperoleh melalui pencarian literatur di basis data Google Scholar dan ScienceDirect, dengan kata kunci yang relevan. Sebanyak 20 artikel terpilih dianalisis berdasarkan bahan baku, metode sintesis, karakteristik arang aktif, serta efisiensi penghilangan berbagai senyawa farmasi. Hasil menunjukkan bahwa arang aktif dari bahan seperti biji labu, kulit kacang tanah, kulit pisang, dan daun teh memiliki luas permukaan yang tinggi serta kapasitas adsorpsi maksimum yang bervariasi, dengan efisiensi penghilangan mencapai lebih dari 90% pada kondisi optimal. Teknik aktivasi kimia menggunakan KOH atau H₃PO₄, serta modifikasi enzimatik seperti imobilisasi laccase, terbukti mampu meningkatkan kinerja adsorpsi. Dengan karakteristik yang ekonomis, berkelanjutan, dan efisien, arang aktif berbasis tumbuhan memiliki potensi besar sebagai teknologi pengolahan limbah farmasi di masa depan.Kata Kunci : Arang Aktif, Adsorben, Limbah Farmasi
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET BERLEBIHAN TERHADAP KELAINAN REFRAKSI PADA REMAJA: LITERATURE REVIEW DENGAN ANALISIS BIBLIOMETRI Haryanti, Suci; Kartikawati , Atti; Sahel , Sahel
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1683

Abstract

ABSTRAKPenggunaan gadget yang berlebihan pada remaja telah menjadi perhatian global karena hubungannya dengan peningkatan prevalensi kelainan refraksi, terutama miopia. Era digital dan pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 memperburuk situasi ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan gadget berlebihan terhadap kelainan refraksi pada remaja melalui literature review sistematis dengan analisis bibliometri menggunakan VOSviewer. Literature review sistematis dilakukan dengan pencarian di database PubMed, Scopus, dan Web of Science untuk artikel yang diterbitkan 2020-2025. Analisis bibliometri menggunakan VOSviewer untuk mengidentifikasi pola publikasi, kolaborasi penelitian, dan pemetaan topik penelitian. Dari 450 artikel yang ditemukan, 20 artikel memenuhi kriteria inklusi. Analisis bibliometri menunjukkan peningkatan publikasi sejak 2020, dengan China dan Amerika Serikat sebagai kontributor utama. Pemetaan kata kunci mengidentifikasi empat kluster utama: digital eye strain, myopia progression, COVID-19 impact, dan screen time. Meta-analisis menunjukkan odds ratio 1,30 (95% CI: 1,15-1,47) untuk risiko miopia dengan setiap jam tambahan penggunaan gadget per hari. Terdapat bukti kuat hubungan antara penggunaan gadget berlebihan dengan peningkatan risiko kelainan refraksi pada remaja. Diperlukan intervensi komprehensif melibatkan kebijakan digital wellness dan edukasi kesehatan mata.Kata Kunci : bibliometri, gadget, kelainan refraksi, miopia, remaja
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BODY BUTTER EKSTRAK KULIT JERUK MANIS (Citrus x aurantium L) SEBAGAI PELEMBAB Auliasari, Nurul; Hindun, Siti; Rantika, Nopi; Yuningsih, Rina; Hamidah, Mida
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1684

Abstract

ABSTRAKKulit jeruk manis mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk melembapkan kulit serta melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas, termasuk yang ditimbulkan oleh paparan sinar matahari. Kandungan antioksidan dalam kulit jeruk manis dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam kosmetik untuk perawatan tubuh, seperti body butter. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan formulasi sediaan body butter dari kulit jeruk manis sebagai pelembap. Metode yang dilakukan pada penelitian ini dimulai dari pembuatan ekstrak kulit jeruk manis, pembuatan basis dan pembuatan formulasi dengan konsentrasi ekstrak kulit jeruk manis 0,19%, 0,37% dan 0,56%. Ketiga formulasi ini diuji stabilitas fisiknya dengan uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, iritasi dan kelembapan dengan alat skin analyzer. Data pengamatan uji kelembaban dianalisis secara statistik, hasil evaluasi sediaan body butter ekstrak kulit jeruk manis menunjukkan bahwa konsentrasi zat aktif 0,37% memberikan pengaruh terhadap kelembapan kulit berdasarkan hasil uji statistik.Kata Kunci : Pelembab, kulit jeruk manis, antioksidan, body butter, skin analyzer
Gambaran Kadar Alkaline Phosphatase (ALP) Pada Petugas Finishing Rotan yang Terpapar Bahan Kimia Al Sas, Oktafirani; Choliq, Rochman; Muhlisanie, Kholisah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1694

Abstract

ABSTRAK Kadar hemoglobin rendah selama kehamilan adalah masalahan yang sering muncul pada kesehatan ibu hamil. Kadar hemoglobin yang berada di bawah batas normal dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi yang timbul akibat kekurangan nutrisi penting. Anemia dapat dicegah dengan mencukupinya asupan nutrisi yang diperlukan. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, terutama makanan seperti hewani kaya zat besi, akan membantu mencegah rendahnya kadar Hb. Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat menurunkan kadar hemoglobin, yang berisiko mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) dan untuk mengetahui persentase kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif kuantitatif. Untuk analisa data menggunakan program SPSS memakai uji statistik deskrtif frequency didapat nilai rata-rata kadar hb 11.84 g/dl, kadar tertinggi 14,8 g/dl, dan kadar terendah10,1 g/dl yang telah dilakukan terhadap 30 sampel darah vena dari ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) di Puskesmas Kiajaran Indramayu. Hasil penelitian pemeriksaan kadar hemoglobin pada Ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) di Puskesmas Kiajaran Wetan Indramayu dengan jumlah 30 orang mempunyai kadar hemoglobin dengan rata- rata 11.84 g/dl, kadar tertinggi 14.8 g/dl dan kadar terendah 10.1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin yang rendah sebanyak 16 ibu hamil KEK dengan persentase yaitu 53.3%. Kesimpulan bahwa kadar hb rendah pada ibu hamil KEK dapat berisiko anemia.Kata Kunci : Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil, KEK, Anemia, Kekurangan Zat Besi .
APPLICATION OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION THERAPY AND SPIRITUAL DZIKIR THERAPY IN PATIENTS WITH ANXIETY DUE TO HYPERTENSION Fitriani, Silvi Alviani; Riyana, Asep; Kustiawan, Ridwan; Hartono, Dudi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1695

Abstract

ABSTRAKKecemasan adalah gangguan psikologis yang paling sering dirasakan oleh semua orang. Kecemasan biasanya disertai dengan perasaan takut, gelisah, dan terkadang atanpa penyebab yang jelas. Kecemasan lebih banyak terjadi pada penderita hipertensi, karna penderita hipertensi sering menghawatirkan dampak dari hipertensi. Penanganan cemas pada penderita hipertensi dapat dilakukan dengan cara non farmakologi yaitu dengan terapi progressive muscle relaxation dan terapi spiritual dzikir. Tujuan dari studi kasus ini untuk menggambarkan proses asuhan keperawatan, menggambarkan pelaksanaan tindakan terapi dan menggambarkan respon dan perubahan terhadap penurunan tanda gejala kecemasan. Metode karya tulis ilmiah ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus subjek adalah 2 penderita hipertensi yang mengalami kecemasan. Pelaksanaan dimulai tanggal 26 Maret 2024, 28-30 Maret 2024 dan pada tanggal 01 April 2024. Hasil evaluasi selama 5 hari menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan sebanyak 9 tanda gejala pada klien 1 dan 10 penurunan tanda gejala pada klien 2. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian terapi progressive muscle relaxation dan terapi spiritual dzikir efektif dalam menurunkan tanda gejala kecemasan dan meningkatkan kemampuan klien dalam menangani kecemasan. Saran untuk klien agar dapat melakukan terapi secara mandiri setiap klien merasa cemas.Kata Kunci : Hipertensi, kecemasan, terapi progressive muscle relaxation, terapi spiritual dzikir
OLAHRAGA SEBAGAI SOLUSI KESEHATAN: MANFAAT DAN RISIKO BERDASARKAN TINJAUAN SISTEMATIS Darmadi Kosen, Yosua; Apriadi, Adis; Jannah, Syarifah Miftahul; Adiwijaya, Wilma; Hasanah , Annisa Nur
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1707

Abstract

ABSTRAKOlahraga dikenal luas sebagai salah satu cara terbaik untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti memperbaiki fungsi jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga keseimbangan metabolisme, serta mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati. Dalam konteks kesehatan masyarakat, olahraga memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit kronis dan peningkatan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat dan risiko olahraga berdasarkan tinjauan sistematis terhadap 11 artikel ilmiah yang terpublikasi pada rentang tahun 2015 hingga 2025. Pemilihan artikel dilakukan melalui pencarian pada basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, Cochrane, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ), serta diseleksi sesuai pedoman Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mendapatkan gambaran umum secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas sedang (150–300 menit per minggu) sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, serta meningkatkan kognitif dan kesehatan mental. Sebaliknya, olahraga intensitas tinggi yang dilakukan secara berlebihan tanpa panduan profesional dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti cedera otot dan sendi, kelelahan kronis, hingga gangguan psikososial seperti kecemasan performa, burnout, dan kehilangan motivasi. Risiko ini juga meningkat pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang tidak melakukan pemulihan secara memadai setelah latihan intens. Temuan ini menegaskan pentingnya menyesuaikan intensitas latihan dengan kemampuan individu agar memperoleh manfaat optimal dan meminimalkan risiko.Kata kunci : kesehatan fisik, kesehatan mental, manfaat dan risiko, olahraga

Page 1 of 2 | Total Record : 18