cover
Contact Name
Ilham
Contact Email
ilham.ummataram@gmail.com
Phone
+6281997989594
Journal Mail Official
ilham.ummataram@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Community Empowerment
ISSN : 29619459     EISSN : 29637090     DOI : -
Journal of Community Empowerment is multidisciplinary scientific journal in the field of empowerment and community Service, published by the English Department Universitas Muhammadiyah Mataram with a publication period of two times in one year, namely in June and December. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community services including (1) social humanities, science, applied science, economic, health, cultural, ICT Development, and administration services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and appropriate technology, (3) community empowerment, students community services, local food security, marketing, and less developed region. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community. This journal accepts manuscript in Bahasa or English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
PENDAMPINGAN UMKM DALAM MENGELOLA POTENSI MASYARAKAT MELALUI LAPAK MENUJU EKONOMI DIGITAL DI DESA SAJANG KEC. SEMBALUN Hidayanti, Nur Fitri; Hulaimi, Ahmad
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28173

Abstract

ABSTRAK                                                                            Dalam rangka memajukan potensi UMKM di Indonesia, banyak pihak yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil,dan menengah(UMKM). Desa Sajang, kecamatan Sembalun merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi UMKM yang cukup besar. Namun, banyak dari pelaku UMKM di daerah tersebut masih mengalami kendala dalam pengelolaan dan pemasaran produk. Selain itu, mayoritas pelaku UMKM di desa Bawak nao adalah ibu-ibu rumah tangga yang belum memiliki kemampuan dan akses yang cukup untuk mengembangkan bisnis mereka. Adapun tujuan dari pendampingan ini antara lain: 1)Memberikan gambaran mengenai proses pendampingan yang dilakukan kepada pelaku UMKM. 2)Menjelaskan strategi yang digunakan dalam kegiatan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dan pemasaran produk UMKM. 3) Menjelaskan hasil yang telah dicapai dari kegiatan pendampingan tersebut, seperti peningkatan kualitas produk, peningkatan penjualan, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. 4) Memberikan rekomendasi dan saran untuk kegiatan pendampingan UMKM di masa yang akan datang, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat. Metode Yang digunakan dalam kegitan ini adalah Penyuluhan dan Praktik, dimana mitra dalam kegitan ini adalah Karang Taruna di Desa Sajang kec. Sembalun, kegiatan ini diikuti sekitar 23 ibu-ibu rumah tangga dan beberapa diantaranya adlah pelaku UMKM. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di desa sajang, kec. Sembalun mampu mengelola potensi yang mereka miliki melalui lapak dan menuju pemasaran produk secara digital sehingga mampu memaksimalkan laba demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: UMKM; Potensi; Lapak; Ekonomi Digital. ABSTRACTIn order to advance the potential of MSMEs in Indonesia, many parties play an active role in providing assistance to micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Sajang Village, Sembalun District is one of the areas in Indonesia that has quite large MSME potential. However, many MSMEs in the area still experience obstacles in product management and marketing. In addition, the majority of MSMEs in Bawak Nao Village are housewives who do not yet have sufficient skills and access to develop their businesses. The objectives of this mentoring include: 1) Providing an overview of the mentoring process carried out for MSME actors. 2) Explaining the strategies used in mentoring activities to improve the management and marketing capabilities of MSME products. 3) Explaining the results that have been achieved from the mentoring activities, such as improving product quality, increasing sales, and improving the economic welfare of the local community. 4) Providing recommendations and suggestions for MSME mentoring activities in the future, so that they can provide greater benefits to the local community. The method used in this activity is Counseling and Practice, where the partner in this activity is Karang Taruna in Sajang Village, Sembalun District, this activity was attended by around 23 housewives and some of them are UMKM actors. The results that have been achieved in this activity are that housewives and UMKM actors in Sajang Village, Sembalun District are able to manage their potential through stalls and towards digital product marketing so as to maximize profits in order to achieve community welfare. Keywords: UMKM; Potential; Stall; Digital Economy.
MEMBANGKITKAN INOVASI BERBASIS INISIATIF PENGABDIAN MASYARAKAT PADA PENGRAJIN TEDUNG DI MENGWI, BALI Kusumawijya, Ida Ketut; Astuti, Partiwi Dwi; Wartana, I Made Hedy; Adi, I Ketut Yudana
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.27802

Abstract

ABSTRAKKerajinan Tedung adalah payung tradisional Bali yang memiliki nilai budaya tinggi, namun para pengrajinnya menghadapi tantangan besar dalam memenuhi tuntutan pasar modern. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku inovatif dan keberlanjutan ekonomi pengrajin Tedung di Desa Mengwi, Badung, Bali, yang melibatkan 27 pengrajin. Program ini menggunakan pendekatan tiga tahap: evaluasi awal melalui pre-test untuk mengukur kemampuan inovatif saat ini, pelatihan peningkatan kapasitas, dan evaluasi akhir melalui post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pengrajin mengalami keterbatasan dalam variasi desain, proses produksi, dan strategi pemasaran yang menghambat jangkauan pasar. Setelah pelatihan, terdapat peningkatan signifikan dalam perilaku kerja inovatif pengrajin, dengan peningkatan kemampuan untuk menciptakan dan mempromosikan desain baru, metode produksi lebih cepat, dan strategi pemasaran yang lebih efektif, terutama melalui platform digital. Diversifikasi produk meningkat dan memperluas jangkauan pasar secara lokal maupun internasional, yang berkontribusi pada peningkatan prospek ekonomi. Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pengrajin, tetapi juga melestarikan dan mengembangkan kerajinan Tedung sebagai warisan budaya Bali di pasar yang semakin kompetitif. Pendekatan partisipatif ini menjadi model potensial untuk revitalisasi kerajinan tradisional di daerah lain. Kata kunci: inovasi; pekerjaan; perilaku; masyarakat; pelayanan. ABSTRACTTedung, a traditional ceremonial umbrella, holds significant cultural value in Bali, yet its craftsmen face difficulties in adapting to modern market demands. This challenge in innovative work behavior was addressed through a structured community service program designed to foster creativity, problem-solving, and contemporary business practices. The program targeted Tedung craftsmen in Desa Mengwi, Badung, Bali, involving 27 craftsmen as partners. The primary goal was to empower these craftsmen by enhancing their engagement with innovative practices, including new design creation, improved production processes, and effective marketing strategies. The implementation method comprised three phases: an initial assessment (pre-test) to identify gaps in innovation, capacity-building workshops, and a final evaluation (post-test). The pre-test highlighted limitations in product diversification and market reach, which the workshops aimed to address. Post-test evaluations revealed significant improvements, with craftsmen displaying enhanced abilities to innovate, market their products, and expand their market locally and internationally. Product diversification and digital marketing were notably impactful, broadening the craftsmen's economic prospects while preserving the Tedung tradition. This participatory approach empowered the craftsmen, reinforcing the cultural heritage of Bali and serving as a model for revitalizing traditional crafts in other regions. Keywords: innovation; work; behavior; community; service.
PELATIHAN SUMBER DAYA DALAM MENCIPTAKAN EKONOMI BERKELANJUTAN UNTUK MEMAJUKKAN USAHA KULINER HALAL PADA KAWASAN WISATA SUNSET LAND KEC.SEKARBELA Aini, Nur; Ariani, Zaenafi; Hidayanti, Nur Fitri; Triyunarni, Baiq Reinalda; Abdurrahman, Abdurrahman; Indrawati, Mos
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28229

Abstract

ABSTRAKKawasan wisata yang terletak di daerah kota Mataram kecamatan sekarbela loang baloq, tepatnya di jalan Lingkar selatan yang berada di pinggir pantai yang di sebut Sunset Land.adalah tempat nongkrong yang asyik dengan berbagai sajian pilihan menu-menu dari berbagai nusantara dan daerah sendiri yang sudah pasti higienis dan halal.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini adalah pertama untuk menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan   dan lebih baik dalam memajukkan usaha kuliner halal di kawasan wisata sunset land kec. Sekarbela kota mataram, agar mitra lebih sadar akan arti kebersihan serta memiliki sertifikat halal dalam pelayanan kuliner pada pengunjung., sehingga pengunjung yang datang merasa tidak ragu untuk menikmati kuliner yang tersedia.metode yang digunakan pada pengabdian ini antara lain Gotong Royong, yang dilakukan bersih bersih sekitar kawasan wisata pesisir pantai, pelatihan diantaranya memberikan ilmu dan edukasi kepada mitra bagaiman sebuah usaha kuliner bisa sukses dengan di terapkan sertifikat halal bagi pelaku usaha kuliner,diskusi dan tanyak jawab terkait kemajuan usaha di sunset land.kegiantan ini dilakukan selama 4 pekan atau 1 bulan hasil dari pengabdian setelah kami tinjau kelapangan para rumah produksi kuliner di kawasan sunset land telah memiliki sertifikat halal, kebersihan pesisir pantai lebih tersanitasi dari sampah limbah air laut maupun sampah organi dan non organic dari olahan makanan. Serta taman dan bunga serta pemohonan mulai tertata dengan lebih bagus.harapan tim pengabdian semoga tempat kawasan wisata yang ada di kota mataram ini akan lebih dilirik para investor agar kota Mataram bisa memberikan peluang kerja lebih luas kepada anak daerah. Kata kunci: Ekonomi; Berkelanjutan; usaha ;kuliner; Halal. ABSTRACTThis tourist area is located in the Mataram city area, Sekarbela Loang Baloq sub-district, precisely on the South Ring Road which is on the edge of the beach which is called Sunset Land. hygienic and halal. The aim of this community service activity is firstly to create a more sustainable and better economy in promoting halal culinary businesses in the Sunset Land tourist area, Kec. Sekarbela city of Mataram, secondly so that partners are more aware of the meaning of cleanliness and have a halal certificate in culinary services to visitors, so that visitors who come feel no hesitation in enjoying the culinary delights available. The methods used in this service include Mutual Cooperation, which is carried out cleanly. clean around coastal tourist areas, training including providing knowledge and education to partners on how a culinary business can be successful by applying a halal certificate for culinary business actors, discussions and questions and answers regarding business progress in Sunset Land. This activity is carried out for 4 weeks or 1 months of dedication after we inspected the facilities of the culinary production houses in the Sunset Land area which had halal certificates, the cleanliness of the coastline was more sanitized from sea water waste and organic and non-organic waste from processed food. As well as gardens and flowers and applications starting to be arranged better. The hope of the service team is that the tourist areas in the city of Mataram will attract more attention from investors so that the city of Mataram can provide wider employment opportunities for local people. Keywords: Sustainable ;Economy; of Halal; culinary; business.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM SANITASI SEKOLAH Utomo, Puji; Sukmawati, Annisa Mu’awanah; Masagala, Algazt Aryad
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.27913

Abstract

ABSTRAK                                                                            Akses terhadap air bersih layak merupakan salah satu aspek penting dalam program sanitasi sekolah. SD Negeri Kalidadap merupakan salah satu sekolah yang masih mengalami kendala terhadap akses air bersih layak, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Implementasi teknologi pemanen air hujan digunakan sebagai alternatif solusi karena potensi curah hujan yang terdistribusi sepanjang tahun di wilayah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan teknologi pemanen air hujan sebagai alternatif penyediaan air bersih di SD Negeri Kalidadap khususnya untuk kebutuhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu: tahap persiapan alat dan bahan serta diskusi dengan kepala sekolah, tahap implementasi program melalui sosialisasi dan pemasangan alat, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran dari program ini adalah warga sekolah di SD Negeri Kalidadap yang terdiri dari 8 guru, 5 tenaga kependidikan, dan 151 siswa. Melalui kegiatan pengabdian ini, alat pemanenan air hujan telah berhasil diimplementasikan di SD Negeri Kalidadap sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih. Kegiatan pengabdian ini juga telah berhasil meningkatkan pemahaman konsep dan pengetahuan cara kerja teknologi bagi warga mencapai 76 – 88%. Selain itu, hasil analisis efektivitas alat menunjukkan bahwa air hujan yang tertampung diestimasikan mencapai 1.944 liter/minggu dan diproyeksikan memenuhi kebutuhan cuci tangan selama 33 hari. Mitra sangat mendukung adanya program lanjutan untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna lainnya dalam meningkatkan akses air bersih di SD Negeri Kalidadap. Kata kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS); pemanenan air hujan; sanitasi sekolah. ABSTRACTAccess to clean water is an essential aspect of the school sanitation program. SD Negeri Kalidadap is one of the schools that still experiences obstacles in accessing clean water in terms of quality and quantity. Implementing rainwater harvesting technology is an alternative solution due to the potential for rainfall distributed throughout the year in the area. This activity aims to apply rainwater harvesting technology as an alternative to providing clean water at SD Negeri Kalidadap, especially for the needs of Washing Hands with Soap (CTPS). Community service activities were carried out in 3 stages: the preparation stage for tools and materials and discussions with the principal, the program implementation stage through socialization and installation of tools, and monitoring and evaluation. The target of this program is the school community at SD Negeri Kalidadap consisting of 8 teachers, 5 educational staffs, and 151 students. Through this community service activity, rainwater harvesting tools have been successfully implemented at SD Negeri Kalidadap as an alternative solution to providing clean water. This community service activity has also increased the understanding of how technology works for residents by 76 - 88%. In addition, the results of the tool effectiveness analysis showed that the collected rainwater was estimated to reach 1,944 liters/week and was projected to meet hand washing needs for 33 days. Partners strongly support the program's continuation in implementing other appropriate technologies to increase access to clean water at SD Negeri Kalidadap. Keywords: hand washing behavior with soap (CTPS); rainwater harvesting; school sanitation
SOSIALISASI PENTINGNYA GIZI SEIMBANG DALAM MENURUNKAN RISIKO STUNTING PADA ANAK DI DESA JAGARAGA, KECAMATAN KURIPAN KABUPATEN LOMBOK BARAT Maulana, Arif; Muis, Ammar; Putri, Abelia; Fani, Muhammad Zainul; Yulianti, Yulianti; Rahmawati, Endang
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.27239

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di daerah dengan tingkat kesejahteraan rendah seperti Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada masa awal kehidupan anak, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif mereka. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini menunjukkan perlunya intervensi terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan pola makan bergizi seimbang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan risiko stunting melalui edukasi tentang gizi seimbang kepada ibu dengan anak di bawah tiga tahun, pemberian makanan tambahan (PMT), dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pemberian kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman ibu terkait gizi. Intervensi ini juga dilengkapi dengan pendistribusian PMT yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu dan kader Pos PAUD di Desa Jagaraga, dengan total partisipasi sebanyak 26 ibu, 28 anak, 4 kader Pos PAUD, dan 1 perwakilan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 96% ibu memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya gizi seimbang, sedangkan 4% lainnya masih membutuhkan edukasi lanjutan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang untuk anak, yang diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Desa Jagaraga. Intervensi ini dapat menjadi model untuk diterapkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa. Kata Kunci: Stunting; gizi seimbang; pemberian makanan tambahan (PMT.); pengabdian masyarakat.ABSTRACTStunting is a significant health problem in Indonesia, especially in low-welfare areas such as Jagaraga Village, Kuripan District, West Nusa Tenggara Province. This condition is caused by a lack of nutritional intake in the early years of a child's life, which impacts their physical growth and cognitive development. The high prevalence of stunting in this area indicates the need for integrated interventions to increase awareness and implementation of a balanced nutritious diet. This service activity aims to reduce the risk of stunting through education about balanced nutrition to mothers with children under three years old, providing additional food (PMT), and increasing community understanding of the importance of a healthy diet. The methods used include socialization, training, and administration of questionnaires to measure the level of understanding of mothers regarding nutrition. This intervention is also complemented by the distribution of PMT tailored to the nutritional needs of children. The target partners in this activity were mothers and PAUD cadres in Jagaraga Village, with a total participation of 26 mothers, 28 children, 4 PAUD cadres, and 1 representative of village officials. The results of the activity show that 96% of mothers have a good understanding of the importance of balanced nutrition, while 4% still need further education. This activity succeeded in increasing community awareness and understanding of the importance of balanced nutrition for children, which is expected to reduce stunting rates in Jagaraga Village. This intervention can be a model to be applied in other areas with similar problems.Keywords: Stunting; balanced nutrition; supplementary feeding; community service.
OPTIMALISASI PENYEBARAN INFORMASI DAN DATA STUNTING MELALUI E-BOOKLET DI DINAS KESEHATAN KOTA BONTANG Hapsari, Melani Putri; Susanti, Rahmi; Amrin, Maya Nani Triana
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.27999

Abstract

Penyebaran informasi oleh dinas kesehatan dapat membangun sistem informasi kesehatan yang lebih responsif, transparan, dan terintegrasi yang mampu mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Permasalahan dalam manajemen data di dinas kesehatan berupa pengolahan data secara mendalam, yakni publikasi data yang disajikan mayoritas berupa hasil analisis data secara sederhana. Pemanfaatan media e-booklet sebagai pembelajaran elektronik yang digunakan untuk memudahkan penerimaan informasi karena materi disajikan dengan visualisasi yang mudah untuk dipahami dan mampu meningkatkan keterampilan berfikir secara sistematis serta menarik. Metode yang dilaksanakan terdiri dari persiapan (observasi, wawancara, dan diskusi); pelaksanaan (penentuan prioritas masalah dengan USG dan alternatif pemecahan masalah dengan CARL); dan evaluasi (uji kelayakan media dengan fitur rating). Peserta pengabdian terdiri dari 11 peserta yang terdiri dari pegawai pada setiap seksi di bidang kesehatan masyarakat yakni terdapat ahli media (1 orang), ahli materi (1 orang), dan pengguna (9 orang). Pada hasil evaluasi media e-booklet analisis data stunting melalui penilaian rata-rata kelayakan media dan tanggapan responden menggunakan rating (bintang) pada fitur g-form didapatkan rata-rata pada aspek media yakni mendapatkan rating 4,5, aspek materi mendapatkan rating 3,6, dan aspek pembelajaran mendapatkan rating 4,47 yang menunjukkan bahwa media e-booklet mengarah ke layak untuk digunakan sebagai alternatif penyebaran informasi dan data.
MEMBERDAYAKAN SISWA SMA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Sulolipu, Andi Annisa; Ram, St. Wijdana; Mukhlisin, Mukhlisin
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.29199

Abstract

ABSTRAK                                                                             Kemajuan teknologi telah membuka peluang baru di sektor pendidikan, seperti peningkatan literasi digital dan kesadaran etika digital. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman penerapan teknologi yang efektif dalam pembelajaran, terutama di kalangan siswa SMA di daerah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam penggunaan teknologi yang bertanggung jawab secara etis dan etika digital. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap utama: identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah sebuah sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dengan total 50 peserta siswa. Dari pelatihan tersebut, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan para siswa dalam hal literasi digital dengan rata-rata skor tes pemahaman meningkat dari 55% menjadi 80% setelah pelatihan. Siswa juga mampu menggunakan alat digital lainnya seperti Google Workspace dan Canva serta menjadi lebih sadar akan kebutuhan keamanan dan etika dalam penggunaan teknologi. Meskipun terdapat beberapa kesulitan teknis dan non-teknis, penggunaan materi interaktif yang dikombinasikan dengan metode pengajaran offline menyelesaikan masalah tersebut. Program ini terbukti memiliki dampak positif dalam membentuk pengguna teknologi yang lebih bertanggung jawab dan terinformasi di kalangan siswa, dan dapat menjadi model untuk inisiatif serupa di masa depan. Kata kunci: literasi digital; pelatihan; etika digital; teknologi Pendidikan; siswa.  ABSTRACTTechnological advances have opened up new opportunities in the education sector, such as increasing digital literacy and awareness of digital ethics. However, there is still a gap in understanding the effective application of technology in learning, especially among high school students in urban areas. This community service activity aims to develop students' skills in the ethically responsible use of technology and digital ethics. The implementation of this Community Service activity is carried out in three main stages: identifying needs, implementing training, and evaluating. The partner in this activity is a high school located in Makassar City, South Sulawesi, with a total of 50 student participants. From the training, there was a significant increase in students' knowledge in terms of digital literacy with an average comprehension test score increasing from 55% to 80% after the training. Students were also able to use other digital tools such as Google Workspace and Canva and became more aware of the need for security and ethics in the use of technology. Although there were some technical and non-technical difficulties, the use of interactive materials combined with offline teaching methods resolved these problems. This program has proven to have a positive impact on forming more responsible and informed technology users among students, and can be a model for similar initiatives in the future. Keywords: digital literacy; training; digital ethics; educational technology; students.
PERAN PENTING ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PERIZINAN DI BIDANG PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN KESEHATAN Helmie, Jauhar; Taufik, Hikmat; Manap, Mochammad; Rizal, Ihsan A; Delvina, Siva; Sayidah, Nur Tsalis; Hafifah, Kamila Amelia; Ghefira, Vina; Juliantini, Regis Dwi; Wandi, Muhammad Saipal; Tiara, Suci; Sari, Laila; Alfaridz, Luthfi; Subhan, Ali
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28604

Abstract

ABSTRAKDesa Karangnunggal merupakan salah satu desa di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, yang memiliki potensi ekonomi cukup baik. Sistem administrasi kependudukan yang tidak optimal mengakibatkan beberapa masalah serius. Selain itu, anak-anak yang tidak memiliki akta kelahiran mungkin menghadapi kesulitan saat mendaftar ke sekolah. Memberdayakan masyarakat dan mendukung pemahaman yang lebih luas melalui Education Packaging dalam rangka mendukung kualitas dan keberlanjutan UMKM.. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah ini diantaranya mengidentifikasi kebutuhan spesifik untuk pengembangan UMKM, metode yang dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam peningkatan literasi dan numerasi. Hasil dari Pengabdian ini untuk pelayanan masyarakat tercatat sekitar 50 UMKM yang mendapatkan pendampingan dalam proses pengurusan izin usaha. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 UMKM berhasil memperoleh izin usaha resmi. Pendampingan yang diberikan meliputi penyiapan dokumen yang diperlukan, pengisian formulir, serta pengurusan prosedur yang harus ditempuh. Dalam bidang administrasi kependudukan, 200 warga yang mendapatkan bantuan pengurusan dokumen kependudukan. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 warga berhasil mendapatkan KTP dan 50 warga memperoleh akta kelahiran baru. Dalam bidang Pendidikan, siswa sangat antusias dalam proses pembelajaran dan para guru Bahasa Inggris di SD Negeri Pasir Maris akan terus mencari upaya untuk mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris dengan mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih.Kata Kunci: Pelayanan Masyarakat; Pendidikan; UMKM; Pengembangan UMKMABSTRACTKarangnunggal Village is one of the villages in Cibeber District, Cianjur Regency, which has quite good economic potential. An unoptimal population administration system has resulted in several serious problems. In addition, children who do not have a birth certificate may face difficulties when applying to school. Empowering the community and supporting a broader understanding through Education Packaging in order to support the quality and sustainability of UMKM. The methods used for solving this problem include identifying specific needs for the development of UMKM, methods that can meet the needs of students in improving literacy and numeracy. The results of this service for community services recorded around 50 UMKM who received assistance in the process of obtaining business licenses. Of these, around 30 UMKM managed to obtain official business licenses. The assistance provided includes the preparation of the necessary documents, filling out forms, and managing the procedures that must be taken. In the field of population administration, 200 residents received assistance in managing population documents. Of these, around 150 residents Journal of Community Empowerment 142 Journal of Community Empowerment https://journal.ummat.ac.id/index.php/jce Volume 3, Nomor 2, Desember 2024 p-ISSN: 2961-9459 e-ISSN: 2963-7090 managed to get ID cards and 50 residents obtained new birth certificates. In the field of Education, students are very enthusiastic in the learning process and the English teachers at SD Negeri Pasir Maris will continue to look for efforts to develop English learning by keeping up with the increasingly sophisticated times.Keywords: Community Services; Education; UMKM; Development of UMKM
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN PKK SIDOMULYO SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI KELUARGA Hardimanto, Zana Zein
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31871

Abstract

ABSTRAK                                                                            Tingkat literasi keuangan yang rendah merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kelurahan Sidomulyo sebagai upaya strategis dalam penguatan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang konsep dasar pengelolaan keuangan serta simulasi penyusunan anggaran rumah tangga yang sederhana dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, serta komitmen untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal dalam membangun keluarga yang lebih mandiri, tangguh, dan cerdas secara finansial.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI PELATIHAN BERMAIN PERAN TEATER NGIUNG DI PAUD ST. YULIANA RAJONG KOE Purnamalon, Maria Prisilya; Kaet, Margaretha Sofyana Irma; Kojaing, Katharina
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32311

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi seni dan pendidikan karakter anak usia dini melalui pelatihan bermain peran teater Ngiung berbasis cerita rakyat lokal di PAUD St. Yuliana Rajong Koe, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah minimnya pemanfaatan seni budaya lokal dalam pembelajaran serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode berbasis budaya. Kegiatan ini melibatkan tiga guru PAUD dan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, dan evaluasi. Metode pelatihan mencakup bermain peran, eksplorasi gerak, suara, dan penggunaan properti sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru, serta partisipasi dan ekspresi anak dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kegiatan ini membuktikan bahwa teater tradisional dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini.Kata kunci: Ngiung, PAUD, Pendidikan Karakter, Budaya. ABSTRACTThis community service activity aimed to develop early childhood artistic potential and character education through role-playing training based on the local folk story Ngiung at PAUD St. Yuliana Rajong Koe, Kota Komba Subdistrict, East Manggarai Regency. The main problems faced by the partner school were the limited use of local cultural arts in the learning process and the lack of teacher capacity in applying culture-based methods. The program involved six PAUD teachers and was implemented through stages of socialization, training, practice, and evaluation. The training methods included role-playing, movement and vocal exploration, and the use of simple props. The results showed an increase in teachers' knowledge and skills, as well as greater student participation and expression in classroom activities. Moreover, the activity raised awareness about the importance of preserving local culture as part of character education. This initiative demonstrates that traditional theater can serve as an effective and enjoyable learning medium for early childhood education.Keywords: Ngiung, ECE, Character Education, Culture

Page 6 of 26 | Total Record : 260