cover
Contact Name
Ilham
Contact Email
ilham.ummataram@gmail.com
Phone
+6281997989594
Journal Mail Official
ilham.ummataram@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Community Empowerment
ISSN : 29619459     EISSN : 29637090     DOI : -
Journal of Community Empowerment is multidisciplinary scientific journal in the field of empowerment and community Service, published by the English Department Universitas Muhammadiyah Mataram with a publication period of two times in one year, namely in June and December. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community services including (1) social humanities, science, applied science, economic, health, cultural, ICT Development, and administration services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and appropriate technology, (3) community empowerment, students community services, local food security, marketing, and less developed region. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community. This journal accepts manuscript in Bahasa or English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
PELATIHAN ORGANIS TINGKAT DASAR BAGI REMAJA KUB ST. TERESA AVILLA, PAROKI ST. YOSEPH PEKERJA PENFUI KUPANG Langgu, Pakalis R.; Molo, Benediktus; Kaet, Margareta S.I
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31979

Abstract

ABSTRAK                                                            Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya jumlah organis muda di KUB St. Theresia Avilla, akibat ketiadaan regenerasi dan terbatasnya akses pelatihan organis bagi remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknik dasar penjarian keyboard kepada remaja anggota KUB St. Theresia Avilla, Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Kupang. Fokus utama kegiatan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan memainkan organ secara benar guna mendukung pelayanan musik liturgi di gereja. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengurus KUB kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan dalam empat sesi tatap muka, sesi pendampingan mandiri, dengan materi meliputi pengenalan keyboard, teknik penjarian, pembacaan notasi, dan latihan lagu liturgi (Bolelebo). Kegiatan ditutup dengan evaluasi peserta dan refleksi capaian program. Metode pelatihan bersifat partisipatif, melibatkan mahasiswa sebagai pendamping dan fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, khususnya dalam hal penempatan jari, kelenturan, dan ketepatan tempo. Keberhasilan pelatihan ditandai dengan penampilan akhir peserta yang mampu memainkan lagu dengan baik dan serasi. Program ini menjadi contoh konkret kontribusi pendidikan musik terhadap pelayanan gerejawi berbasis komunitas. Kata kunci: pelatihan organis; penjarian;  musik liturgi; pengabdian masyarakat ABSTRACTThis community service activity was motivated by the limited number of young organists in the St. Theresia Avilla KUB, due to the absence of regeneration and restricted access to organist training for youth. The program aimed to provide basic keyboard fingering training to teenage members of the St. Theresia Avilla KUB, Parish of St. Joseph the Worker, Penfui, Kupang. Its main focus was to equip participants with proper organ-playing skills to support liturgical music services in the church. The activity began with coordination with KUB administrators, followed by four face-to-face training sessions and several self-guided mentoring sessions. The training materials included keyboard introduction, fingering techniques, music notation reading, and practice of a liturgical song (Bolelebo). The program concluded with participant evaluation and a reflection session to assess outcomes. The training employed a participatory approach, with university students serving as facilitators and mentors. The results showed a significant improvement in participants’ skills, particularly in finger placement, flexibility, and tempo accuracy. The success of the program was demonstrated by the final performance, in which participants played the song fluently and harmoniously. This program serves as a concrete example of how music education can contribute to community-based church service. Keywords: organist training; fingering; liturgical music; community service
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK PROMOSI DIGITAL PRODUK UMKM: STUDI KASUS TEMPE BU ESI Masitoh, Gustina; Wardianto, Wardianto; Rusmiati, Rusmiati; Anggraini, Nurun Nisa; WS, Anggy
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31909

Abstract

ABSTRAK                                                                            UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian lokal, namun banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam hal promosi produk terutama di era digital saat ini. Salah satu permasalahannya adalah kuang pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital untuk promosi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan promosi digital produk, berupa desain kemasan baru, konten media social atau katalog digital. Metode pelatihan ini adalah studi kasus produk UMKM Bu Esi dengan 10 mitra UMKM poduksi tempe, dilakukan beberapa tahapan yaitu, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan kemasan, praktik membuat desain, dan evaluasi hasil pelatihan. Hasilnya adalah memiliki hasil yang signifikan, baik berupa peningkatan keterampilan maupun dampak terhadap promosi produk UMKM tempe Bu Esi. selanjutnya peningkatan pemahaman dan ketrampilan menggunakan aplikasi desain grafis berupa canva, membuat desain visual yang menarik untuk produk UMKM tempe Bu Esi. Simpulan pelatihan ini adalah Peserta mampu membuat desain kemasan, dan konten media social yang menarik secara mandiri, dengan jumlah rata-rata sebesar 87,14% meningatkan pemahaman dan keterampilan peserta  dalam menggunakan aplikasi desain grafis untuk promosi digital produk UMKM tempe Bu Esi. Pelatihan ini disarankan untuk menyelenggrakan pelathan lanjutan yang mencakup branding dan strategi pemasaran digital secara menyeluruh. Kata kunci: Desain Grafis; Pelatihan UMKM; Promosi Digital; Produk Lokal ABSTRACTMSMEs are one of the backbones of the local economy, but many MSME actors still face obstacles in terms of product promotion, especially in the current digital era. One of the problems is the lack of knowledge and skills in using digital media for promotion. This training aims to improve the ability to promote digital products in the form of new packaging designs, social media content, or digital catalogs. The training method is a case study of MSME products. Bu Esi, with 10 MSME tempeh production partners, carried out several stages, namely, socialization, technical training in making packaging, practice making designs, and evaluation of training results. The results are significant, both in the form of increased skills and impacts on the promotion of MSME tempeh products, Bu Esi. Furthermore, increasing understanding and skills in using graphic design applications in the form of Canva and creating attractive visual designs for MSME tempeh products for Bu Esi. The conclusion of this training is that participants are able to create packaging designs and attractive social media content independently, with an average of 87.14% increasing participants' understanding and skills in using graphic design applications for digital promotion of MSME tempeh products, Bu Esi. This training is recommended to organize advanced training that covers branding and digital marketing strategies as a whole.Keywords:. Graphic Design; SME Training; Digital Promotion; Local Products
GERAKAN PERISAI DIGITAL UMKM : EDUKASI TENTANG CYBER CRIME BAGI UMKM DI ERA SIBER Agustina, Tri Siwi; Ekowati, Dian; Komalasari, Puput Tri; Auliandri, Tuwanku Aria; Sulistyowati, Chorry; Amelia, Ratri; Kartika, Nurullaily; Qalby, Zahrin Haznina; Putri, Elsa Yustika; Khaira, Nurul
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32228

Abstract

ABSTRAK                                                                                                                                                                            Kehadiran teknologi bagi UMKM bagai 2 sisi mata uang, satu sisi memberikan peluang, satu sisi mendatangkan tantangan. Salah satu tantangannya adalah maraknya terjadi penipuan, peretasan dan malware secara online dengan sasaran UMKM. Lemahnya pengetahuan akan hadirnya kejahatan siber dan kurangnya alokasi anggaran untuk mengatasi terjadinya kejahatan siber menjadi penyebab banyaknya korban kejahatan dari kalangan UMKM. Berdasarkan hal tersebut, dipandang perlu untuk mengadakan edukasi pada para pelaku usaha berkala UMKM agar mereka dapat lebih fokus dan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan bisnis. Edukasi dikemas  dalam bentuk Talkshow  secara hybrid dengan mitra yang disasar adalah 65 UMKM di Kota Surabaya dan mahasiswa yang sedang menjalankan usaha. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari 10 orang dosen Departemen Manajemen dan 24 orang mahasiswa Magister Manajemen FEB Universitas Airlangga.  Pelaksanaan pengabdian masyarakt ini terlaksana sesuai dengan tahapan yang direncanakan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Metode yang dilakukan adalah ceramah, tanya jawab dan agar materi ini dapat didengarkan kembali oleh peserta dan disebarluaskan pada UMKM lain, maka keseluruhan materi dikemas dalam 10 video yang diunggah pada kanal Youtube.  Hasil yang dicapai adalah terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang karakteristik, bentuk, cara mengenali, berikut mitigasi penanganan cyber crime yang diketahui dengan peningkatan prosentasi jawaban benar dari soal pre-test dan post-test . Peserta juga  antusias mengikuti kegiatan hingga akhir, aktif berpartisipasi dalam mengajukan pertanyaan. Kata kunci: kejahatan; siber; talkshow; UMKM; waspada ABSTRACTThe presence of technology for MSMEs is like 2 sides of a coin, one side provides opportunities, one side brings challenges. One of the challenges is the rise of online fraud, hacking and malware targeting MSMEs. The lack of knowledge of the presence of cybercrime and the lack of budget allocation to overcome the occurrence of cybercrime are the causes of the many victims of crime from MSMEs. Based on this, it is deemed important to educate MSMEs periodically so that they can focus and increase vigilance in running their business. Education is packaged in the form of a hybrid Talkshow with the targeted partners being 65 MSMEs in Surabaya City. The community service team consisted of 10 lecturers from the Department of Management and 24 Magister of Management students from FEB Universitas Airlangga. The methods used were lectures, questions and answers and so that this material could be listened to again by participants and disseminated to other MSMEs, the entire material was packaged in 10 videos uploaded on the Youtube channel. The results achieved were an increase in participants' knowledge about the characteristics, forms, how to recognize, and mitigation of cyber crime handling, which was known by the increase in the percentage of correct answers from the pre-test and post-test questions. Participants were also enthusiastic in following the activity until the end, actively participating in asking questions.Keywords: cyber; crime; MSME’s;  talkshow; vigilance
EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIKA AMAN DAN LEGAL DI KALANGAN SISWA SMA Sunnah, Istianatus; Erwiyani, Agitya Resti; Karminingtyas, Sikni Retno
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31471

Abstract

ABSTRAK                                                                            Persentase penggunaan kosmetika saat ini meningkat tajam. Distributor kosmetika semakin berlomba memberikan diskon sehingga berdampak pada pembelian kosmetika secara online serta penggunaan kosmetika ilegal dan palsu. Efek berbahaya dapat timbul akibat penggunaan kosmetik ilegal dan palsu. Oleh karena itu, sangatlah diperlukan persyaratan aman dan legal untuk penggunaan kosmetika. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa terhadap pemilihan kosmetik yang aman, legal dan asli secara online. Metode yang digunakan yaitu pemberian edukasi, pemberian kuesioner materi terkait dengan kosmetik aman dan  legal. Mitra sebagai target pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah 150 siswa SMA kelas XII di Kabupaten Semarang. Pretes dan postes dalam bentuk kuesioner tentang 3 materi disampaikan. Hasil kuesioner dianalisis menggunakan statistika SPSS untuk persentase tingkat pemahaman baik, sedang dan kurang. Hasil kegiatan edukasi tentang penggunaan kosmetik yang aman dan legal, diikuti 150 siswa SMA yang terdiri dari 58 siswa dan 92 siswi kelas XII. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 92 siswi memiliki kepedulian terhadap penggunaan kosmetik yang aman dan legal.  Hasil tingkat pemahaman menunjukkan bahwa siswi memiliki tingkat pemahaman baik (77,17 %), pemahaman cukup (26,30%) dan 6,52% memiliki pemahaman kurang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswi SMA kelas XII di Kabupaten Semarang rata-rata memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan kosmetik aman dan legal. Kata kunci: edukasi; kosmetika;siswa;pemahaman ABSTRACTThe percentage of cosmetic use is currently increasing sharply. Cosmetic distributors are increasingly competing to provide discounts, which has an impact on online cosmetic purchases and the use of illegal and fake cosmetics. The use of illegal and fake cosmetics can have harmful effects on the body. Therefore, safe and legal requirements for the use of cosmetics are very much needed. The purpose of implementing this activity is to analyze the level of student understanding of choosing safety, legality cosmetics by online. The method used is providing education, providing questionnaires on materials related to safety and legality cosmetics. The partners as the target for implementing this PKM activity are 150 high school students in grade XII in Semarang Regency. Pretests and posttests in the form of questionnaires about 3 materials were delivered. The results of the questionnaire were analyzed using SPSS statistics for the percentage of good, moderate and poor understanding levels. The results of educational activities on the use of safe and legal cosmetics were attended by 150 high school students consisting of 58 male and 92 female students in grade XII. Based on the results of the questionnaire, 92 female students were concerned about the use of cosmetics which are safe and legal. The results of the level of understanding show that female students have a good level of understanding (77.17%), sufficient understanding (26.30%) and 6.52% have poor understanding. Based on these results, it can be concluded that female high school students in grade XII in Semarang Regency on average have a good understanding of the use of safe and legal cosmetics.                                                                                            Keywords: education; cosmetics; students; understanding.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DAN INVESTASI BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA TEGAL Indriasih, Dewi; Astutie, Yanti Puji; Fajri, Aminul; Mubarok, Abdullah; Firmansyah, Fahmi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31864

Abstract

ABSTRAK                                                                            Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru-guru SD di Kota Tegal mengenai literasi keuangan dan investasi di era disrupsi ini. Peserta kegiatan merupakan perwakilan guru-guru SD di Kota Tegal yang mayoritas merupakan guru generasi muda. Pengabdian ini dilakukan oleh tim dosen Universitas Pancasakti Tegal dengan memberikan edukasi dan pelatihan dalam bentuk ceramah mengenai literasi keuangan, investasi secara umum dan investasi pasar modal, mekanisme investasi serta cara pemilihan saham. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan penyebaran angket kepada seluruh peserta setelah setelah pemberian materi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman para peserta mengenai materi yang telah diberikan. Antusian dan keatktifan peserta terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya maupun peserta yang menjawab pertanyaan narasumber. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapt menjadi dasar pengambilan keputusan untuk berinvestasi juga dapat menerapkan praktik pengelolaan keuangn dengan efektif dan efisien. Kata kunci: guru; literasi keuangan; investasi; saham. ABSTRACTThis community service’s aim is to increase the understanding of primary school teachers in Tegal City regarding financial literacy and investing in this disruption era. The participants were representatives of primary school teachers, the majority of whom are young generation teachers. This service was carried out by a team of lecturers from Pancasakti University by providing education and lectures on financial literacy, investing in general and investing in capital market, investment mechanism and stock selection. The evaluation was done by distributing questionnaires after the material was given. The results of the activity showed there was an increase in the participants' understanding of the material given. The participants’s enthusiasm can be seen from the number of participants who asked questions and the number of participants who answered the speaker's questions. This activity is expected to be the basis for making investment decisions and can apply financial management effectively and efficiently.  Keywords: teacher; financial literacy; investment; stocks.
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH DENGAN TEMA PENGIMPLEMENTASIAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE DI SEKOLAH Dianastiti, Firstya Evi; Ardiasri, Aptia; Nindyaningrum, Fitria Wiyarti; Purwantini, Mei; Adhinessa, Zahra Dwi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31918

Abstract

ABSTRAK                                                                            Permasalahan prioritas yang ditemukan yakni perihal kesulitan guru dalam membuat media pembelajaran interaktif dan mempublikasikan praktik baik hasil pembelajaran tersebut melalui artikel ilmiah. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keterampilan guru mitra dalam pengembangan multimedia interaktif berbasis artificial intelligence, dan (2) meningkatkan keterampilan guru mitra dalam menyusun artikel ilmiah dengan tema implementasi media pembelajaran di sekolah. Mitra sasaran dari program PkM ini adalah mitra non-produktif, yaitu para guru di SMK Negeri 5 Yogyakarta sejumlah 94 guru. Program pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga bulan pada bulan Oktober hingga Desember 2024. Pertemuan secara daring bauran dilaksanakan pada tanggal 25-26 November 2024. Kemudian pertemuan secara luring dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2024. Metode yang diterapkan dalam program PkM ini menggunakan model pembelajaran partisipatif dan project based learning (PjBL) dengan ceramah, diskusi interaktif, praktik, dan pendampingan terstruktur. Materi yang disampaikan adalah: (1) Padlet sebagai alternatif media pembelajaran interaktif berbasis AI; (2) penyusunan artikel ilmiah yang dilengkapi dengan materi pedoman pemilihan jurnal ilmiah bereputasi dan panduan pengiriman naskah ke jurnal. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pengetahuan guru terhadap AI yang dapat digunakan untuk menyusun media pembelajaran interaktif dan membantu penulisan artikel ilmiah. Saran yang dapat diberikan kepada tim pengabdi lainnya adalah masih perlu pelatihan tentang berbagai jenis AI penunjang pembuatan media pembelajaran interaktif selain Padlet. Kemudian, perlu pendampingan secara terstruktur dengan durasi waktu yang lebih lama untuk membantu guru menyusun artikel ilmiah secara utuh hingga sampai pada tahap mempublikasikannya. Kata kunci: artikel ilmiah; media pembelajaran interaktif; artificial intellegence ABSTRACT The primary problems identified were the difficulties faced by teachers in creating interactive learning media and publishing best practices of learning outcomes through scientific articles. Therefore, this community service program aimed to (1) improve the skills of partner teachers in developing interactive multimedia based on artificial intelligence, and (2) enhance their abilities in writing scientific articles on the implementation of learning media in schools. The target partners of this program are non-productive partners, namely teachers at SMK Negeri 5 Yogyakarta with a total of 94 teachers. The training program was implemented over a period of three months, from October to December 2024. Online sessions were conducted on November 25–26, 2024, followed by an offline meeting on December 16, 2024. The methods used in this community service program included participatory learning and project-based learning (PjBL), with activities such as lectures, interactive discussions, hands-on practice, and structured mentoring. The materials presented were: (1) the use of Padlet as an AI-based interactive learning media alternative, and (2) the preparation of scientific articles, supported by guidelines for selecting reputable scientific journals and submitting manuscripts. The results of the program showed an increase in teachers’ understanding of AI tools that can be used to develop interactive learning media and assist in writing scientific articles. It is recommended that future service programs continue to provide training on various types of AI tools to further support the creation of interactive learning media beyond Padlet. Additionally, structured and extended mentoring is needed to support teachers in fully developing scientific articles until they reach the publication stage. Keywords: scientific articles; interactive learning media; artificial intelligence
PENGENALAN KOSMETIKA AMAN UNTUK KULIT SEHAT TERAWAT PADA IBU PKK RT 04/RW2 DESA KARANGDUWET SALATIGA Oktianti, Dian; Cholisoh, Zakky; Karuniawati, Hidayah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32303

Abstract

ABSTRAK                                                                            Saat ini penggunaan kosmetik oleh remaja dan ibu-ibu mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Salah satu hal yang menyebabkan peningkatan ini adalah adanya media sosial yang dengan sangat mudah menyebarkan informasi. Akan tetapi remaja putri dan ibu-ibu ini kurang mengetahui mengenai cara pemilihan kosmetika yang aman. Sehingga perlu dilakukan suatu edukasi untuk meningkatkan pengetahuannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK RT.04/ RW.02 Desa Karangduwet untuk dapat memilih kosmetika yang aman. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan penyuluhan, dengan sasaran adalah ibu-ibu peserta PKK sebanyak 40 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK telah mengetahui definisi kosmetika, jenis kosmetik, zat yang tidak boleh digunakan dalam kosmetika dan cara memilih kosmetika yang aman. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan mengenai zat-zat apa saja yang harus dihindari dan efek samping yang dapat dialami. Diharapkan dengan kegiatan ini ibu-ibu PKK RT.04/ RW.02 Desa Karangduwet dapat membagikan informasi yang telah diperoleh kepada lingkungan terdekatnya sehingga dapat memilih kosmetika yang aman untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: kosmetika; aman; ibu-ibu PKK; pengetahuan ABSTRACTCurrently, the use of cosmetics by teenagers and mothers has increased significantly. One of the reasons for this increase is the existence of social media, which can spread information very easily. However, these teenage girls and mothers lack knowledge about how to choose safe cosmetics. Therefore, education is needed to increase their knowledge. The objective of this community service activity is to enhance the knowledge of PKK mothers in RT.04/RW.02, Karangduwet Village, so they can select safe cosmetics. The method used is through an educational session, targeting 40 PKK participants. The outcome of this activity is that the PKK mothers now understand the definition of cosmetics, types of cosmetics, substances that should not be used in cosmetics, and how to choose safe cosmetics. This was evident from the numerous questions asked about which substances to avoid and the potential side effects. It is hoped that through this activity, the PKK mothers of RT.04/RW.02 Karangduwet Village will share the information they have gained with their immediate surroundings, enabling them to choose safe cosmetics for daily use.  Keywords: cosmetics; safe; PKK women; knowledge
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI NGECOBAR BERSAMA GAYATRI SEBAGAI PENINGKATAN EKONOMI KREATIF DI PANTAI KEMBAR KEBUMEN Siregar, Aisyah Astinadia
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31736

Abstract

ABSTRAKEkonomi kreatif menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam konteks digitalisasi dan globalisasi yang semakin cepat. Namun, masyarakat di kawasan potensial seperti desa wisata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan keterampilan, akses pasar yang sempit, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dan promosi daring. Program Ngecobar Bersama Gayatri hadir sebagai inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi dan kreativitas, yang dilaksanakan di kawasan Pantai Kembar, Kebumen. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal serta mengembangkan produk dan jasa unggulan berbasis budaya, kearifan lokal, dan pariwisata. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup empat tahapan utama, yaitu observasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berbasis partisipatif. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi sosial masyarakat secara holistik. Penyuluhan dan pelatihan difokuskan pada teknik ecoprint dan inovasi produk, sementara pendampingan bisnis diberikan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Program ini melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat lokal sekitar Pantai Kembar, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, kelompok pemuda, komunitas lingkungan, mahasiswa, akademisi, hingga mitra pemerintah daerah dan komunitas kreatif. Melalui keterlibatan multipihak tersebut, tercipta ekosistem pemberdayaan yang inklusif dan kolaboratif. Hasil program menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, lahirnya produk-produk kreatif baru berbasis ecoprint, serta keterlibatan aktif pemangku kepentingan. Program ini mendorong semangat inovasi, kemandirian, dan kolaborasi sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem pariwisata berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan multipihak, tantangan lokal dapat diubah menjadi peluang konkret yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.  Kata kunci: Ekonomi Kreatif, Gayatri, Ngecobar, Pariwisata Berbasis Komunitas, Pantai Kembar, Pemberdayaan Masyarakat. ABSTRACTThe creative economy has become one of the drivers of national economic growth, especially in the context of rapid digitalization and globalization. However, communities in potential areas such as tourist villages still face various challenges, including limited skills, narrow market access, and minimal utilization of digital technology and online promotion. The "Ngecobar Bersama Gayatri" program is a community empowerment initiative based on collaboration and creativity, implemented in the Pantai Kembar area, Kebumen. This program aims to enhance the community’s capacity to manage local potential and develop superior products and services based on culture, local wisdom, and tourism. The program implementation involves four main stages: observation, outreach, training, and participatory mentoring. Observation is conducted to gain a holistic understanding of the community’s social conditions. Outreach and training focus on ecoprint techniques and product innovation, while business mentoring supports the sustainability of enterprises. The program engages approximately 150 participants from diverse backgrounds, including local communities around Pantai Kembar, MSME actors, housewives, youth groups, environmental communities, students, academics, and partners from local government and creative communities. Through this multi-stakeholder involvement, an inclusive and collaborative empowerment ecosystem is established. Results show increased community participation, the emergence of new creative products based on ecoprint, and active stakeholder engagement. The program fosters innovation, independence, and collaboration as essential foundations for building an inclusive and sustainable community-based tourism ecosystem. With the right approach and multi-stakeholder support, local challenges can be transformed into tangible opportunities that improve community welfare and economic growth. Keywords: Creative Economy, Gayatri, Ngecobar, Community-Based Tourism, Pantai Kembar, Community Empowerment.
ZERO WASTE TRADITIONAL MARKET DEVELOPMENT FOR THE CIRCULAR ECONOMY REALIZATION Muhfiatun, Muhfiatun; Pangestuti, Dinik Fitri Rahajeng
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31536

Abstract

ABSTRAK                                                                            Program ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan di pasar tradisional. Permasalahan lingkungan yang sangat dominan adalah masalah sampah yang menimbulkan bau, mengundang nyamuk dan lalat yang berdampak negatif bagi kesehatan. Program ini dilaksanakan di Pasar Nirmala, salah satu pasar yang berada di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selama bulan Januari hingga Desember 2024 dengan pendekatan Partisipatif Berbasis Masyarakat. Tujuan dari program ini adalah untuk menanggulangi penumpukan sampah dan menjaga kenyamanan pasar. Implementasi program ini melibatkan partisipasi aktif dari pengelola pasar, para pedagang dan masyarakat setempat, sedangkan pendanaan bersumber dari dana partisipasi masyarakat dan dana keistimewaan provinsi DIY serta dari Lembaga Jasa Keuangan Non Bank yaitu Pegadaian Syariah. Program dilaksanakan melalui lima tahapan berdasarkan kerangka community based research yaitu diagnosis, action, intervention, evaluation, reflection. Program ini menghasilkan dampak transformatif terhadap kebiasaan pedagang pasar dalam hal pengelolaan sampah pasar. Selain itu, juga memberikan dampak ekonomi terhadap pendapatan masyarakat di sekitar Pasar Nirmala melalui peningkatan pengetahuan tentang investasi dan aset keuangan yang dimiliki. Kata kunci: Pasar Tradisional; Zero Waste; Ekonomi Sirkular ABSTRACTThis program constitutes a community service initiative designed to address environmental challenges in traditional markets. The predominant issue identified is solid waste, which contributes to unpleasant odors, attracts disease-carrying vectors such as mosquitoes and flies, and poses significant public health risks. The program was implemented at Nirmala Market, located in Kasihan District, Bantul Regency, within the Special Region of Yogyakarta, and was conducted over the period of January to December 2024 using a Community-Based Participatory approach. The primary objective of this initiative is to mitigate waste accumulation and enhance the overall cleanliness and comfort of the market environment. The implementation process involves the active engagement of market administrators, traders, and local community members. Financial support for the program was sourced from community contributions, the Special Autonomy Fund of the Yogyakarta Special Region, and a non-bank financial institution, namely Pegadaian Syariah. The program was executed in five phases, following the framework of community-based research: diagnosis, action, intervention, evaluation, and reflection. The initiative has yielded a transformative impact on the waste management practices of market vendors. Furthermore, it has generated positive economic outcomes for the surrounding community by enhancing public awareness and knowledge regarding financial investments and asset ownership. Keywords: Traditional Market, Zero waste, Circular Economy
PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK: PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DI DESA KALIAMOK KABUPATEN MALINAU Sapriani, Sapriani; Rohman, Arif; Syafruddin, Syafruddin
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.30676

Abstract

ABSTRAKMasyarakat pedesaan khususnya Desa Kaliamok Kabupaten Malinau masih berpikir bahwa sampah rumah tangga tidak jauh beda dengan jenis sampah lainya. Persepsi masyarakat pedesaan perlu diluruskan, karena mereka belum sadar dan belum faham manfaat sampah rumah tangga. Terlebih bahwa untuk mendapatkan pupuk organik bisa dengan cara yang mudah, salah satunya pemanfaatan sampah rumah tangga. Penggunaan pupuk organik dapat berfungsi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di lingkungan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarak desa Kalimanok Kabupaten Malinau dalam menilai dan memanfaatkan sampah rumah tangga dengan cara pengolah menjadi pupuk organik. Metode ceramah dan stimulasi digunakan dalam pelaksanaan pengabdian. Metode ini digunakan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami dan mengimplementasikan pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga. Adapun tahapannya adalah koordinasi dengan Kepala Desa, Perangkat Desa dan SDN 012 Malinau. Kemudian membuat jadwal, dan surat terkait pelaksanaan dan penyebarluasan kepada masyarakat dan Siswa-siswi SDN 012. Paparan yang bersifat sosialisasi dikhususkan bagi masyarakat, sedangkan tahap pembuatan pupuk kompos dengan siswa-siswi SDN 012.  Hasil pelaksanaan pengabdian berjalan dengan lancar, bahkan terjadi antusianme warga dan anak-anak dalam mengikuti proses pemahaman dan nilai dari sampah rumah tangga. Indikator keberhasilan terbagi menjadi dua, yakni masyarakat paham dan peduli terhadap sampah, kedua terampil mengubah sampah menjadi pupuk organik. Terlebih stimulasi hasil pupuk organik pada saat dilakukan pemupukan ke media tanaman keluarga, sebagai bagian dari ketahanan pangan di tingkat paling kecil, yakni desa. Kata Kunci: sampah rumah tangga; pupuk organik; ketahanan pangan; tingkat desa ABSTRACT Rural communities, especially those in Kaliamok Village, Malinau Regency, still believe that household waste is not significantly different from other types of waste. The perception of rural communities needs to be straightened out because they are not aware of and do not understand the benefits of household waste. Moreover, it is easy to obtain organic fertilizer, one of which is the use of household waste. The use of organic fertilizer can contribute to strengthening food security in the village environment. This service activity aims to provide an understanding to the Kalimanok village community of Malinau Regency in assessing and utilizing household waste by processing it into organic fertilizer. Lecture and simulation methods were used in the implementation of the service. This method is used to facilitate the community in understanding and implementing the making of organic fertilizer from household waste. The stages are coordination with the Village Head, Village Officials, and SDN 012 Malinau. Then make a schedule, and letters related to the implementation and dissemination to the community and students of SDN 012. The exposure that is socialization is devoted to the community, while the stage of making compost with students of SDN 012.  The results of the implementation of the service went smoothly, even with the enthusiasm of residents and children in following the process of understanding the value of household waste. The success indicators are divided into two, namely the community understands and cares about waste, secondly, they are skilled in converting waste into organic fertilizer. Moreover, the stimulation of organic fertilizer results when fertilizing the family plant media, as part of food security at the smallest level, namely the village. Keywords: household waste; organic fertilizer; food security; village level

Page 8 of 26 | Total Record : 260