cover
Contact Name
Ilham
Contact Email
ilham.ummataram@gmail.com
Phone
+6281997989594
Journal Mail Official
ilham.ummataram@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Community Empowerment
ISSN : 29619459     EISSN : 29637090     DOI : -
Journal of Community Empowerment is multidisciplinary scientific journal in the field of empowerment and community Service, published by the English Department Universitas Muhammadiyah Mataram with a publication period of two times in one year, namely in June and December. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community services including (1) social humanities, science, applied science, economic, health, cultural, ICT Development, and administration services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and appropriate technology, (3) community empowerment, students community services, local food security, marketing, and less developed region. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community. This journal accepts manuscript in Bahasa or English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
MANAJEMEN BUMDES BERBASIS EKONOMI SYARIAH I Wayan Sujana; Nining Asniar Ridzal; Ernawati Malik
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Strategi penguatan ekonomi desa dapat diwujudkan melalui Bumdes.  Menurut Syariat Islam Pengelolaan keuangan suatu usaha harus menghindari unsur maysir, gharar dan riba. Tujuan Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan adalah  untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi para Pengurus BUMDES  tentang prinsip pengelolaan BUMDES,  produk keuangan syariah. Permasalahan yang mereka hadapi adalah relatif kurangnya pengetahuan dan pemahaman mereka tentang Ekonomi syariah, lembaga keuangan syariah dan syarat-syarat yang harus dipenuhi, serta kewajiban-kewajiban lain yang terkait dengan kegiatan pembiayaan berbasis syariah. Metode Pelaksanaan,  tahap pertama adalah tahap persiapan. Saat itu, kelompok pengabdian Tahap Persiapan , survey lokasi dan tahap pelaksanaan kemudian evaluasi.  Dalam kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa peserta dapat memahami tentang penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dan selanjutnya dapat dilakukan dalam penyelenggaraan BUMDes. Diharapkan dengan penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan BUMDes, pelayanan dan kinerja BUMDes menjadi lebih baik sehingga membawa kemaslahatan bagi masyarakat desa.  Kata kunci: Manajemen, BUMDES, Ekonomi Syariah  ABSTRACTThe strategy for strengthening the village economy can be realized through Bumdes. According to Islamic Shari'a, the financial management of a business must avoid elements of maysir, gharar and usury. The purpose of this Community Service Activity is to provide knowledge and understanding for BUMDES Management about the principles of BUMDES management, Islamic financial products. The problem they face is their relative lack of knowledge and understanding of the Islamic economy, Islamic financial institutions and the requirements that must be met, as well as other obligations related to sharia-based financing activities. Implementation Method, the first stage is the preparation stage. At that time, the service group was in the Preparation Stage, surveyed the location and the implementation stage was then evaluated. In this service activity it can be concluded that participants can understand the application of Islamic economic principles and can then be carried out in the implementation of BUMDes. It is hoped that with the application of sharia economic principles in the management of BUMDes, the service and performance of BUMDes will be better so as to bring benefit to the village community. Keywords: Management, BUMDES, Sharia Economics
EDUKASI MASYARAKAT DAN PELESTARIAN PENINGGALAN SEJARAH DI DESA REMBITAN KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Muani, Muani; Afandi, Ahmad; Masyitah, Putri Maya; Mayasari, Dian Eka; Mubin, Ilmiawan; Zaenudin, Zainudin
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.19308

Abstract

ABSTRAK                                                                                      Edukasi dan pelestarian peninggalan sejarah kepada mahasiswa pendidikan sejarah berkerjasama dengan masyarakata setempat mengenalkan tempat bersejarah dan mengadakan pembugaran makam Nyatok. Bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan tetang peninggalan sejarah dan sosialisasi kepada masyarakat untuk melestarikan peninggalan bersejarah yang ada di Desa Rembitan. Metode yang digunakan adalah mengenalkan tempat peniggalan sejarah dan bergotong royong bersama masyarakat melestarikan peninggalan sejarah seperti, Cakar budaya Masjid Kuno Rembitan, Rumah asli suku sasak Dusun Sade dan Makam Wali Nyatoq. Hasil dari kegiatan edukasi dan pelestarian tempat peningalan sejarah bahwa mahasiswa antusias dalam mengikuti kegiatan edukasi dan pelestarian tempat peninggalan sejarah dan masyarakat juga antusias berkerjasama mengenalkan dan melestarikan tempat bersejarah di desa Rembitan.  Kata kunci: Edukasi Masyarakat; Peningalan Sejarah; Lombok Tengah. ABSTRACT The aim of this project is to educate history students on the importance of preserving historical heritage in collaboration with local communities. This includes introducing historical places and restoring the Nyatok tomb. The project seeks to provide insight into historical relics and promote socialization within the community to encourage of historical artifacts in Rembitan Village. The method used is to identify historical heritage sites and collaborate with the community to preserve them. Examples of such sites include the Rembitan Ancient Mosque, the traditional house of the Sasak tribe in Sade Hamlet, and the Tomb of Wali Nyatoq. The educational activities and preservation of historical heritage sites have resulted in enthusiastic participation from students and cooperationThe aim of this project is to educate history students on the importance of preserving historical heritage in collaboration with local communities. This includes introducing historical places and restoring the Nyatok tomb. The project seeks to provide insight into historical relics and promote socialization within the community to encourage the preservation of historical artifacts in Rembitan Village. The method used is to identify historical heritage sites and collaborate with the community to preserve them. Examples of such sites include the Rembitan Ancient Mosque, the traditional house of the Sasak tribe in Sade Hamlet, and the Tomb of Wali Nyatoq. The educational activities and preservation of historical heritage sites have resulted in enthusiastic participation from students and cooperation from the community to introduce and maintain historical places in Rembitan village. From the community to introduce and maintain historical places in Rembitan village. Keywords: Community Education; Historical Remembrance; Central Lombok.
PELATIHAN SITASI DAN MANAJEMEN DAFTAR PUSTAKA MENGGUNAKAN SOFTWARE MENDELEY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KARYA TULIS ILMIAH Muhamad Iksan; Irwan Irwan; Samritin Samritin; Wa Ode Alzarliani; Herman Lawelai
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mahasiswa memanfaatkan program Mendeley untuk secara otomatis menghasilkan kutipan dan daftar pustaka saat menulis karya ilmiah. Sebab, salah satu tanda karya tulis berkualitas tinggi adalah tidak adanya plagiarisme, yang sering muncul karena kurangnya informasi seseorang tentang strategi mengutip atau bagaimana melakukan kutipan. Oleh karena itu, mahasiswa khususnya harus dipersiapkan dengan informasi mengenai sitasi yang tepat agar dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas untuk dipublikasikan di jurnal nasional/internasional. Beberapa aplikasi yang dapat diakses, seperti Mendeley, Endnote, dan Zootero, dapat digunakan untuk mengelola referensi yang berasal dari buku atau jurnal. Ketersediaan alat penulisan kutipan seperti Mendeley memungkinkan penulis untuk menangani bahan referensi mereka. Berdasarkan temuan pelaksanaan kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta tentang Aplikasi Mendeley sebelum dan sesudah pelatihan. Namun, beberapa peserta belum bisa menangani instalasi aplikasi di laptop dan MS Word, serta memanfaatkan alat Mendeley untuk menyusun daftar pustaka, sehingga mereka harus terus didukung dan diarahkan bahkan setelah pelatihan selesai. Kata kunci: Pelatihan Sitasi; Software Mendeley; Daftar Pustak; Karya Tulis Ilmiah. ABSTRACTThe purpose of this service is to help students take advantage of the Mendeley program to automatically generate citations and bibliography when writing scientific papers. Because, one sign of high-quality writing is the absence of plagiarism, which often arises due to a person's lack of information about citing strategies or how to quote. Therefore, students, in particular, must be prepared with information on appropriate citations in order to produce quality scientific works to be published in national/international journals. Several accessible applications, such as Mendeley, Endnote, and Zotero, can be used to manage references from books or journals. The availability of citation writing tools such as Mendeley allows authors to handle their reference material. Based on the findings of the activity implementation, there was an increase in participants' knowledge and abilities about the Mendeley Application before and after the training. However, some of the participants were not able to handle the installation of applications on laptops and MS Word and used Mendeley's tools to compile a bibliography, so they had to continue to be supported and directed even after the training was over.  Keywords: Citation Training; Mendeley Software; Bibliography; Scientific papers.
PEMBINAAN AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEBERAGAMAAN BAGI MASYARAKAT STUDI KASUS DESA TANAK AWU, PUJUT Wahab, Abdul; Agustina, Ahadiah; Syahrani, Risma
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.15974

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan  Program  Kemitraan  Masyarakat  (PKM)       adalah   memberikan pengetahuan tentang pembinaan Al-Islam dan kemuhammadiyahan dalam menanamkan nilai-nilai keberagaman bagi masyarakat, perbedaan sudut pandang, pendapat, harusnya tidak menjadi pemecah antara golongan yang satu dengan golongan yang lain, keberagaman harusnya menjadikan ikatan ukhawah islamiyah menjadi semakin erat. Metode yang digunakan adalah ceramah (penyuluhan), pelatihan, Focus Group Discussion (FGD) serta pembinaan kepada peserta masyarkat di desa tanak awu. Hibah dana sebesar dua juta rupiah dalam bentuk barang peralatan memasak diserahkan ke pihak mitra yang membentuk perkumpulan dakwah di desa tanak awu. Tujuannya agar silaturahmi semakin erat dan dapat memperkokoh tali silaturahmi meskipun adanya perbedaan pendapat hal tersebut yang akan menjadikan keberagaman tersebut menjadi keindahan dan bernilai Al-Islam serta sejalan dengan kemuhammadiyahan. hasil dari pengabdian terlihat dari keaktifan para tokoh agama dalam kegiatan FGD dan bertanya bagaimana konsistensi akan kegiatan pembinaan ini serta keberlanjutannya kepada pihak tim pengabdian. Masyarkat juga mengusulkan tindak lanjut kegiatan pengabdian ini untuk terus dilakukan di desa tanak awu,kec.pujut. Kata Kunci : Pembinaan, Al-Islam, Nilai-Nilai Keberagaman ABSTRACTThe aim of the Community Partnership Program (PKM) is to provide knowledge about the development of Al-Islam and Muhammadiyah in instilling the values of diversity in society, differences in viewpoints and opinions should not be a divide between one group and another, diversity should create bonds of brotherhood. Islamiyah became increasingly tighter. The methods used were lectures (counseling), training, Focus Group Discussion (FGD) and guidance to community participants in Tanak Awu village. A grant of two million rupiah in the form of cooking utensils was handed over to partners who formed a missionary association in Tanak Awu village. The aim is to make the relationship stronger and strengthen ties despite differences of opinion, this will make this diversity beautiful and valuable to Al-Islam and in line with Muhammadiyah. The results of this service can be seen from the activeness of religious leaders in FGD activities and asking how consistent this coaching activity is and how sustainable it is for the service team. The community also proposed that follow-up activities for this service should continue to be carried out in Tanak Awu village, Pujut district.Keywords: Development, Al-Islam, Diversity Values
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL UNTUK PEREMPUAN DALAM MENEKAN ANGKA PERNIKAHAN ANAK DI DESA PENGENJEK Rangga Maulana; Baiq Azqiana Satirah; Sucipto Ramdani; Muh Rafly Jusuf Ramdhani; Baiq Harly Widayanti; Rudi Arrahman
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pernikahan anak yang marak terjadi di Desa Pengenjek, Kabupaten Lombok Tengah membutuhkan langkah penyelesaian yang harus disegerakan. Angka pernikahan dini yang terjadi di Desa Pengenjek cukup tinggi dan selama 5 (lima) tahun terakhir tercatat 80 kasus. Selain permasalahan tersebut juga terdapat beberapa masalah lain diantaranya masih terdapat angka putus sekolah sampai tingkat SD, terdapat masyarakat yang buta aksara, kurangnya keterampilan masyarakat terutama kelompok perempuan, sebanyak 825 keluarga memiliki kepala keluarga dengan jenis kelamin perempuan, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih kurang. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan bagi masyarakat perempuan terutama dalam kegiatan pemasaran digital guna untuk menekan angka pernikahan anak. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan materi mengenai pemasaran digital dan praktik pembuatan akun pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah kelompok perempuan di Desa Pengenjek mengetahui manfaat dari pemasaran digital dan langkah-langkah dalam pembuatan akun. Selain itu terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam praktik pengambilan foto produk yang dipasarkan melalui media sosial. Masing-masing peserta memiliki akun pemasaran e-commerce di akun shopee. Kata kunci: E-commerce; Marketing; Masyarakat; Perempuan; Produk. ABSTRACTChild marriages that are rife in Penajek Village, Central Lombok Regency require immediate settlement steps that must be moved. The number of early marriages that occurred in Pengenjek Village was quite high and over the last 5 (five) years there were 80 cases recorded. In addition to these problems, there are also several other problems including the dropout rate up to elementary school level, there are people who are illiterate, lack of community skills, especially women's groups, as many as 825 families have female heads of household, and the level of community welfare is still lacking. The purpose of this service is to provide training for the female community, especially in digital marketing activities to reduce the number of child marriages. The method used is to provide material on digital marketing and marketing account creation practices. The result of this activity is that the women's group in Pengenjek Village knows the benefits of digital marketing and the steps in creating an account. There was an increase in participants' skills in the practice of taking photos of products marketed through social media. Each participant has an e-commerse marketing account in the shopee account.  Keywords: E-commerce; Marketing; Products; Society; Women.
PELATIHAN DIGITALISASI MANAJEMEN PEMASARAN SYARIAH BAGI PELAKU USAHA KOPI BUBUK ORGANIK DI DESA TEGAL MAJA Novi Yanti Sandra Dewi; Ahmad Hulaimi; Abdul Wahab
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pelaku usaha kopi bubuk organik merupakan petani kopi yang ada di Desa Tegal Maja, yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis). Pokdarwis mempunyai tugas untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa Tegal Maja, baik potensi wisata maupun potensi sumber daya alam. Pokdarwis desa tegal maja kemudian berusaha untuk mengolah potensi sumber daya alam desa yaitu kopi organik menjadi kopi bubuk. Produk ini dijual di toko-toko di sekitar desa tegal maja. Permasalahan yang dihadapi pokdarwis selaku pelaku usaha kopi bubuk organik yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya digitalisasi manajemen pemasaran berbasis syariah, dan kurangnya keterampilan tentang manajemen pemasaran syariah berbasis online. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang digitalisasi manajemen pemasaran syariah, dan untuk memberikan pelatihan tentang manajemen pemasaran syariah berbasis online. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara melakukan penyuluhan tentang pentingnya digitalisasi dan pelatihan digitalisasi manajemen pemasaran berbasis syariah. Kata kunci: digitalisasi; manajemen pemasaran; manajemen syariah; pelaku usaha, penyuluhan pemasaran ABSTRACTOrganic ground coffee business actors are coffee farmers in Tegal Maja Village, who are members of a tourism awareness group (pokdarwis). Pokdarwis has the task of developing the potential that exists in Tegal Maja Village, both tourism potential and natural resource potential. The Pokdarwis of Tegal Maja then tried to process the potential of the village's natural resources, namely organic coffee into ground coffee. This product is sold in shops around the village of Tegal Maja. The problems faced by Pokdarwis as organic ground coffee business actors are the lack of knowledge about the importance of digitizing sharia-based marketing management, and lack of skills about online-based sharia marketing management. This community service aims to increase knowledge about digitalization of sharia marketing management, and to provide training on online based sharia marketing management. To achieve this goal, this community service is carried out by conducting counseling about the importance of digitization and training on digitalization of sharia-based marketing management. Keywords: digitization; marketing Management; sharia management; business actors, marketing counseling
PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN “ISI PIRINGKU” PADA BALITA DI DESA BEJATEN UNTUK MENCEGAH STUNTING oktianti, dian; Mariatun, Mariatun; Erika, Nurlia
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.20368

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan gangguan pada tumbuh kembang oleh anak yang diakibatkan karena gizi buruk, kejadian infeksi berulang dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Stunting adalah salah satu permasalahan gizi yang menjadi fokus Pemerintah Indonesia. Di Desa Bejaten berdasarkan observasi awal, terdapat 15 balita yang akan dilakukan skrining stunting, pengukuran dilakukan pada saat pelaksanaan Posyandu. Kondisi ini yang mendorong tim pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan pemberian makanan tambahan kepada para balita tersebut. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kejadian stunting, sehingga pertumbuhannya tidak akan mengalami gangguan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah dengan melakukan skrining, pemberian makanan tambahan serta memberikan edukasi terkait stunting. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 7-25 Agustus. Hasil skrining menunjukkan 4(28,57%) balita masuk dalam kategori stunting, sedangkan 11(78,57%) tidak mengalami stunting. Untuk balita yang masuk dalam kategori stunting kemudian diberikan makanan tambahan sebanyak tiga kali. Setelah mendapatkan makanan tambahan dilakukan penimbangan berat badan, dan diperoleh hasil mengalami kenaikan berat badan. Para ibu juga diberikan edukasi mengenai bahaya stunting dan resep serta variasi menu makanan. Dengan adanya edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas ibu, sehingga nafsu makan balita naik karena adanya variasi makanan sehari-hari. Hasil akhir yang diharapkan adalah tidak adal lagi balita yang mengalami stunting. Kata kunci: balita; stunting; pemberian makanan tambahan; berat badan ABSTRACT Stunting is a developmental disorder in children caused by poor nutrition, repeated infections and inadequate psychosocial stimulation. Stunting is one of the nutritional problems that the Indonesian Government focuses on. In Bejaten Village based on initial observations, there are 15 toddlers who will be screened for stunting, measurements are taken during the implementation of Posyandu. This condition encouraged the community service team to carry out additional feeding activities for these toddlers. This is expected to reduce the incidence of stunting, so that their growth will not be impaired. The method of implementing community service activities is by screening, providing additional food and providing education related to stunting. This activity was carried out from August 7-25. The screening results showed that 4 (28.57%) toddlers fell into the stunting category, while 11 (78.57%) did not experience stunting. For toddlers who fall into the stunting category then given additional food three times. After getting additional food, weight weighing was carried out, and the results obtained had increased weight. Mothers are also given education about the dangers of stunting and recipes and variations of the food menu. With this education, it is hoped that it can increase the creativity of mothers, so that the toddler's appetite increases due to the variety of daily food. The expected end result is that there are no more stunted toddlers. Keywords: under-five; stunting; supplementary feeding; body weight.
MENJELAJAHI BAKAT NARAPIDANA: LOMBA SEBAGAI PLATFORM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PENGETAHUAN DI KALANGAN NARAPIDANA (WBP) Urifah, Dewi; Hasanah, Niswatun; Faqihuddin, Abdu Rabbi
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i1.24626

Abstract

ABSTRAK                                                                            Penjara sering kali dipandang sebagai tempat yang membatasi kreativitas, pengetahuan, dan spiritualitas narapidana (WBP). Namun, di balik tembok penjara terdapat potensi besar yang dapat dikembangkan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh narapidana adalah keterbatasan akses terhadap kegiatan yang dapat merangsang kreativitas, pengetahuan, dan spiritualitas mereka. Untuk mengatasi hal ini, diadakan lomba sebagai platform untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan, dan dakwah di kalangan narapidana. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kreativitas dan pengetahuan di kalangan narapidana dan memberikan kesempatan kepada WBP untuk mengembangkan diri secara positif, membantu mereka mengalihkan perhatian dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan memperbaiki kualitas hidup mereka selama masa hukuman. Pelaksanaan kegiatan di Lapas Perempuan III Mataram melibatkan 18 peserta lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an dan 15 peserta lomba Dakwah. Setelah seleksi ketat, tiga peserta terbaik dari masing-masing lomba dipilih untuk menerima pembinaan dan pendampingan khusus. Pembinaan ini dilakukan sebagai persiapan untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun waktu persiapan terbatas, WBP dari Lapas Perempuan III Mataram berhasil lolos ke tingkat wilayah NTB, menunjukkan potensi dan bakat luar biasa yang dimiliki oleh para WBP. Keberhasilan ini menyoroti pentingnya mengasah dan mengembangkan bakat WBP secara berkelanjutan, sehingga mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang berharga saat kembali ke masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hal kreativitas, pengetahuan, dan pemahaman agama di kalangan peserta. Karya-karya yang dihasilkan oleh para narapidana menunjukkan bakat yang luar biasa dan potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri narapidana serta memberikan mereka kesempatan untuk berkontribusi positif di lingkungan penjara. Dengan demikian, lomba ini berhasil menjadi platform yang efektif untuk menjelajahi dan mengembangkan bakat narapidana, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi pengembangan pribadi dan spiritual mereka. Kata kunci: Bakat Narapidana; Meningkatkan Kreativitas dan Pengetahuan; Kalangan narapidana (WBP). ABSTRACTPrisons are often seen as places that restrict the creativity, knowledge, and spirituality of inmates. However, behind prison walls lies great potential that can be developed. The main problem faced by inmates is limited access to activities that can stimulate their creativity, knowledge, and spirituality. To address this issue, a competition was organized as a platform to enhance creativity, knowledge, and religious engagement among inmates. The purpose of this activity is to improve creativity and knowledge among inmates and provide them with the opportunity to develop themselves positively, helping them divert attention from undesirable behaviors, and improve their quality of life during their sentence. The implementation of the activity at the Women's Penitentiary III Mataram involved 18 participants in the Musabaqah Tilawatil Qur'an competition and 15 participants in the Dakwah competition. After a rigorous selection process, the top three participants from each competition were chosen to receive special coaching and mentoring. This coaching was conducted as preparation for competing at the Provincial level in West Nusa Tenggara (NTB). Despite limited preparation time, the inmates from the Women's Penitentiary III Mataram managed to advance to the NTB provincial level, showcasing the extraordinary potential and talent possessed by the inmates. This success highlights the importance of continuously honing and developing the inmates' talents, so they have valuable skills and knowledge when they return to society. The results of this activity showed significant improvements in creativity, knowledge, and religious understanding among the participants. The works produced by the inmates demonstrated remarkable talent and potential that can be further developed. Additionally, this activity boosted the inmates' self-confidence and provided them with the opportunity to contribute positively within the prison environment. Thus, this competition successfully became an effective platform for exploring and developing inmates' talents, and it had a tangible positive impact on their personal and spiritual development.  Keywords: Inmate Talents; Enhancing Creativity and Knowledge; Inmates (WBP).
TANGGAP REPARASI (DIARE TANPA DEHIDRASI) PADA ANAK DI DESA CANDIREJO, KABUPATEN SEMARANG Dyahariesti, Niken; yuswantina, Richa; Lestari, Ita Puji
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i1.24112

Abstract

ABSTRAK                                                                            Diare merupakan suatu kondisi saat gerak peristaltik usus lebih  cepat dari biasanya sehingga pembuangan air besar lebih encer dan frekuensi lebih banyak.  Penyebab diare bermacam-macam seperti bakteri, keracunan makanan, infeksi ataupun stress.  Diare pada anak sangat sering terjadi dan harus  segera ditangani agar  tidak terjadi dehidrasi.  Ibu rumah tangga sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan anggota keluarga harus paham tentang penanganan diare.  Desa Candirejo merupakan desa padat penduduk dimana masih banyak anak-anak bermain di tempat terbuka serta benyak berlalu lalang penjual makanan yang berwarna warni di sekitar sekolah.  Makanan yang kurang terjaga kebersihannya dan  kontak langsung dengan sesuatu yang tidak terjamin higienitasnya  dapat menjadi penyebab diare.  Kegiatan ini dilakukan kepada 18 ibu rumah tangga di desa Candirejo Ungaran. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada ibu rumah tangga tentang bahaya diare pada anak. Pelaksanaan   kegiatan di puskesmas pembantu desa Candirejo dimulai dari pretest, penyuluhan dan postest.  Materi yang disampaikan terkait pengetahuan tentang diare, pengobatan dan pencegahan diare. Di dapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan tentang diare dilihat dari nilai pretest rata-rata 52,63 sedangkan nilai postest rata-rata 82,37. Kegiatan ini berjalan lancar dan warga terlihat antusias  dengan materi yang disampaikan. Banyak pertanyaan yang disampaikan yang berhubungan dengan kejadian disekitar mereka. Kata kunci:  edukasi, diare, dehidrasi, anak ABSTRACTDiarrhoea is a condition in which the peristalsis of the intestines is faster than usual, resulting in more frequent and watery bowel movements.  There are many causes of diarrhoea such as bacteria, food poisoning, infection or stress.  Diarrhoea in children is very common and must be treated immediately to prevent dehydration.  Housewives are at the forefront of maintaining the health of family members and must understand how to handle diarrhoea.  Candirejo Village is a densely populated village where many children play in the open and there are many colourful food vendors around the school.  Food that lacks hygiene and direct contact with something that is not guaranteed hygiene can cause diarrhoea.  This activity was conducted to 18 housewives in Candirejo village, Ungaran. The purpose of this activity is to provide education to housewives about the dangers of diarrhoea in children. The implementation of activities at the Candirejo village auxiliary health centre starts from pretest, counselling and posttest.  The material presented was related to knowledge about diarrhoea, treatment and prevention of diarrhoea. The results showed an increase in knowledge about diarrhoea as seen from the average pretest score of 52.63 while the average posttest score was 82.37. This activity went smoothly and the residents seemed enthusiastic about the material presented. Many questions were asked related to events around them. Keywords: education, diarrhoea, dehydration, children
SOSIALISASI DAN PROMOSI (SOSPRO) SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN 2024 PADA SMK NEGERI 2 KENDARI Badia, Bahdin Ahad; Darwis, Mardis; Defi, Sry; Larobu, Feliks Eldad; Aji, Angga Asteriasti
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                            Sosialisasi dan promosi penerimaan mahasiswa baru merupakan langkah penting dalam menarik minat calon mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Tridaya Virtu Morosi tahun 2024 kepada siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan meliputi presentasi, wawancara, distribusi brosur, dan diskusi interaktif dengan siswa dan guru di sekolah-sekolah terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi lengkap mengenai proses seleksi, program studi yang ditawarkan, persyaratan pendaftaran, dan prospek karir lulusan Politeknik Tridaya Virtu Morosi. Mitra sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas 12 yang akan segera lulus dan guru-guru yang terlibat dalam proses bimbingan karir di SMK Negeri 2 Kendari, dengan jumlah peserta mencapai 150 siswa dan 10 guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa informasi mengenai seleksi penerimaan dan program studi dapat disampaikan dengan baik. Respon positif dari pihak sekolah dan siswa terlihat dari antusiasme yang tinggi dan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendaftar dan membantu siswa dalam memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.Kata kunci: sosialisasi dan promosi, penerimaan  mahasiswa baru, SMK, efektivitas program, pendidikan tinggi ABSTRACTThe purpose of this activity is to conduct outreach and promotion related to the 2024 New Student Admission Selection for Politeknik Tridaya Virtu Morosi to students of Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Province. The implementation methods used include presentations, interviews, brochure distribution, and interactive discussions with students and teachers at the related schools. The results achieved are the successful dissemination of information regarding the New Student Admission Selection, the study programs offered, registration requirements, and career prospects for graduates of Politeknik Tridaya Virtu Morosi to prospective new students. This outreach activity received positive responses from the schools and students, as evidenced by the enthusiasm and numerous questions raised. The target partners for this activity are 150 twelfth-grade students who will soon graduate and 10 teachers involved in career guidance at SMK Negeri 2 Kendari. The results indicate that the information on the admission selection and study programs was well conveyed. The positive response from the schools and students is demonstrated by the high enthusiasm and many questions asked. This outreach activity is expected to increase the number of applicants and help students choose the right higher education institution according to their interests and talents.Keywords:  socialization and promotion, new student admission, vocational high school, program effectiveness, higher education

Page 4 of 26 | Total Record : 260