cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Rancang Bangun Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Berbasis Feedback Menggunakan Metode Fuzzy Logic Nabilla, Syalsa; Zulwisli; Agustiarmi, Winda; Fikri, Ryan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/28zy3b48

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem kontrol intensitas cahaya berbasis umpan balik menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani dengan defuzzifikasi centroid untuk meningkatkan efisiensi pencahayaan dan menjaga tingkat iluminasi sesuai nilai acuan. Sistem diuji pada tiga variasi setpoint (100, 200, dan 300 lux) dan menunjukkan error akhir sebesar 0-0,83 lux dengan waktu respon 0,68-1,20 detik. Sistem menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali, sensor BH1750 sebagai pembaca intensitas cahaya, driver MOSFET sebagai pengatur daya lampu melalui sinyal PWM, serta ESP32 untuk mengirimkan data pemantauan ke ThingSpeak secara real time. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, implementasi algoritma Fuzzy Logic Mamdani dengan masukan berupa error dan delta error, serta pengujian sistem pada beberapa nilai setpoint. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyesuaikan intensitas cahaya secara otomatis berdasarkan perubahan kondisi lingkungan sehingga nilai iluminasi mendekati setpoint dengan respons yang stabil. Kontribusi praktis sistem ini adalah sebagai solusi pengendalian pencahayaan adaptif yang terintegrasi dengan IoT untuk monitoring jarak jauh, sekaligus media pembelajaran sistem kontrol cerdas.
Students’ Perceptions and Experiences of Using Google Translate as a Supporting Media in Learning Vocabulary at Senior High School Fikni, Zahratul; Usuluddin; Juliani; Wati, Laila
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4aka6b97

Abstract

This study aims to identify students' perceptions and experiences in using Google Translate as an English vocabulary learning tool at SMK Islam Islahul Ummah NWDI Anggaraksa. This study used a qualitative descriptive approach, with data collected through a Likert-scale questionnaire, semi-structured interviews, and documentation. Participants in this study were 15 10th-grade Management students who completed the questionnaire and 5 informants selected through purposive sampling for interviews. The questionnaire results showed that students' overall perceptions of the use of Google Translate fell into the "very positive" category with an average score of 4.24. Students considered Google Translate an application that was easy to use, accessible anytime and anywhere, and helpful in understanding the meaning of new vocabulary, both in terms of definition and pronunciation. The interview results revealed that students' experiences in using Google Translate varied and were influenced by their individual characteristics. Students who used Google Translate critically and combined it with clear learning strategies experienced increased learning independence and the ability to infer word meaning based on context. In contrast, students who used it passively tended to develop dependence, both cognitively and emotionally. This study concludes that the positive impact of Google Translate on vocabulary mastery is highly dependent on how students utilize the application, thus emphasizing the need for teacher guidance to direct students to use this tool critically and strategically during the learning process.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara, Membaca, dan Menulis dalam Teks Eksplanasi Menggunakan Model PINTAS Siswa Kelas 5 SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin Nurhaliza, Siti Adinda; Mahmuddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qj91s552

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca, menulis, dan berbicara siswa pada pembelajaran teks eksplanasi. Hal ini disebabkan oleh kurang bervariasinya model pembelajaran yang digunakan serta rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca, keterampilan menulis, keterampilan berbicara, serta hasil belajar siswa melalui penerapan Model PINTAS pada 23 siswa kelas 5 SDN Belitung Selatan 1 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 25 menjadi 29, aktivitas siswa meningkat dari 48% menjadi 91%, keterampilan berbicara meningkat dari 43% menjadi 96%, keterampilan membaca dari 48% menjadi 91%, keterampilan menulis dari 43% menjadi 91%, ketuntasan aspek kognitif mencapai 96%, aspek afektif 83%, dan aspek psikomotorik 83%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model PINTAS efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara serta hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksplanasi.
Pengaruh Penggunaan Media Flipbook Pada Materi Bilangan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 29 Ampenan Oktaviani, Fitri Ayu; Intiana, Siti Rohana Hariana; Wahyuningsih , Baiq Yuni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ehv52041

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 29 Ampenan pada materi bilangan, khususnya dalam menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan, dan mengurutkan bilangan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran serta masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep secara menarik dan interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media flipbook terhadap hasil belajar siswa pada materi bilangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa kelas V SDN 29 Ampenan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran dan tes berupa pretest serta posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media flipbook mengalami peningkatan dari 85% pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan ketiga. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 67,35 pada pretest menjadi 80,44 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 dan nilai t hitung sebesar 8,211 lebih besar daripada t tabel (1,692), yang menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Nilai N-Gain sebesar 0,67 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa media flipbook memiliki efektivitas yang cukup baik dalam meningkatkan hasil belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa media flipbook mampu meningkatkan aktivitas, motivasi, dan pemahaman siswa melalui penyajian materi yang memadukan unsur teks, gambar, latihan soal, dan kuis interaktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flipbook memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 29 Ampenan pada materi bilangan. Implikasi penelitian ini adalah media flipbook dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran digital yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih inovatif, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Guru Dalam menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Dan Pengaruhnya Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas 4 SD Hakmi, Maulidina; Fatmawati; Yusrizal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/84m1ek76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi serta menguji pengaruhnya terhadap kemandirian belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Perkembangan teknologi informasi menuntut guru untuk menguasai media digital guna menciptakan proses belajar yang efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV dan guru di tiga sekolah dasar, dengan sampel yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan angket yang telah diuji validitas isi serta reliabilitasnya (Alpha Cronbach > 0,80). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran berada pada kategori sedang (total skor 116,7), dengan kekuatan tertinggi pada penggunaan internet dan kelemahan pada pembuatan media PowerPoint. Hasil uji regresi membuktikan bahwa kemampuan guru memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa (t = 4,512; p < 0,05), dengan kontribusi efektif sebesar 41,2%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi digital guru, terutama dalam merancang materi interaktif, menjadi faktor strategis untuk menumbuhkan kemandirian belajar siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
Hubungan Keterampilan Manajemen Kelas Guru SD Dengan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Kelas VI SD Swasta PAB 14 Klambir Lima Fauziah, Hanifah; Calam, Ahmad; Sari, Dewi Purnama
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4avfzw81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan manajemen kelas guru dengan keaktifan siswa dalam pembelajaran di kelas VI SD Swasta PAB 14 Klambir Lima. Keterampilan manajemen kelas merupakan kemampuan guru dalam menciptakan, memelihara, dan mengendalikan kondisi belajar yang kondusif sehingga dapat mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD Swasta PAB 14 Klambir Lima, dengan jumlah sampel sebanyak 22 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman's Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dengan koefisien korelasi r = 0,500, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,391 > 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Hₐ) ditolak dan hipotesis nol (H₀) diterima, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan manajemen kelas guru dengan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan manajemen kelas memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, meningkatkan partisipasi siswa, serta mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu terus mengembangkan keterampilan manajemen kelas sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SDN 28 Cakranegara Febriana, Nurun Nisa Islami; Sudirman; Setiawan, Heri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/j6c5j051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca pemahaman, faktor penyebab, serta upaya guru dan kepala sekolah dalam mengatasi kesulitan membaca pemahaman siswa kelas III SDN 28 Cakranegara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dari 43 siswa kelas III A dan III B, dipilih enam subjek secara purposive sampling berdasarkan hasil tes membaca pemahaman, yaitu dua siswa berkemampuan baik (WB dengan nilai 86 dan ASW dengan nilai 80) serta empat siswa yang mengalami kesulitan (ASP dengan nilai 33, serta FRP, MAM, dan MRP masing-masing dengan nilai 26). Keenam bentuk kesulitan yang ditemukan meliputi: (1) menentukan ide pokok bacaan, (2) memahami ide pendukung, (3) menangkap pesan dan informasi, (4) menghubungkan informasi antarbagian teks, (5) memahami hubungan sebab-akibat, serta (6) memahami urutan peristiwa. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat siswa yang mengalami kesulitan menghadapi enam bentuk kesulitan tersebut. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal berupa kurangnya penguasaan kosakata, rendahnya minat baca, serta rasa takut dan malu bertanya, maupun faktor eksternal berupa kurangnya fokus akibat suasana kelas yang kurang kondusif dan minimnya dukungan orang tua. Guru merespons melalui penggunaan media bervariasi (cerita bergambar, PPT), metode membaca terbimbing dan tanya jawab, pendampingan individual di luar jam pelajaran, kegiatan membaca bersama disertai reward, serta program literasi pagi setiap hari Rabu, meskipun program pendampingan khusus di tingkat sekolah belum tersedia secara terstruktur.
Analisis Kesulitan Konsentrasi Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri 3 Limbangan Kabupaten Kendal Fatmawati, Putri; Wakhyudin, Husni; Fajriyah, Khusnul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bbab1665

Abstract

Konsentrasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis, sistematis, dan fokus secara berkelanjutan. Namun, masih ditemukan siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan memusatkan perhatian selama pembelajaran sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman materi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan konsentrasi belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 3 Limbangan Kabupaten Kendal serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 1 kepala sekolah, 1 guru kelas III, dan 12 siswa kelas III sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan peningkatan ketekunan, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan mempertahankan konsentrasi selama pembelajaran matematika yang ditunjukkan melalui perilaku kurang fokus saat guru menjelaskan, mudah terdistraksi oleh lingkungan sekitar, kurang aktif mengikuti pembelajaran, serta mengalami kesulitan menyelesaikan tugas secara optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan konsentrasi terdiri atas faktor internal berupa motivasi belajar, kondisi fisik, keadaan emosional, dan minat belajar, serta faktor eksternal berupa lingkungan kelas, gangguan teman sebaya, metode pembelajaran guru, dan kondisi lingkungan belajar. Temuan penelitian diharapkan menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik dan mampu meningkatkan konsentrasi belajar siswa.
Hubungan Partisipasi E-Sport dengan Perkembangan Sosial dan Prestasi Akademik Remaja di Nagari Kinari Iqbal, Muhamad; Susanto, Nugroho; Syafrianto, Donal; Effendi, Hastria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s02e6228

Abstract

Penelitian e-sport remaja umumnya membahas gaming disorder, kesehatan, atau performa secara terpisah; kajian yang menguji perkembangan sosial dan prestasi akademik secara simultan pada komunitas lokal Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menganalisis hubungan partisipasi e-sport dengan kedua outcome pada remaja Nagari Kinari, Kabupaten Solok. Desain kuantitatif deskriptif-korelasional potong lintang melibatkan 33 pemain e-sport remaja yang dipilih secara purposif. Data kuesioner Likert dan dokumentasi akademik pendukung dianalisis melalui statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, dan uji asumsi dengan SPSS. Partisipasi e-sport berhubungan positif dengan skor perkembangan sosial (r = 0,472; 95% CI [0,154, 0,702]; p = 0,006); model regresi signifikan dengan efek sedang (B = 3,036; 95% CI [1,026, 5,046]; R² = 0,234; f² = 0,305; p = 0,004). Asosiasi dengan prestasi akademik tidak signifikan dan berefek kecil (B = 1,286; 95% CI [-1,177, 3,749]; R² = 0,035; f² = 0,036; p = 0,295). Temuan menunjukkan pola domain-spesifik: keterlibatan e-sport lebih erat terkait pengalaman sosial daripada capaian akademik. Karena desain potong lintang dan sampel kecil, hasil tidak mendukung inferensi kausal. Pendampingan keluarga dan sekolah perlu menekankan manajemen waktu, etika komunikasi, tidur, dan aktivitas fisik. Adolescent e-sports research commonly examines gaming disorder, health, or player performance separately; studies simultaneously assessing social development and academic achievement in local Indonesian communities remain limited. This study analyzed the associations of e-sports participation with both outcomes among adolescents in Nagari Kinari, Solok Regency. A quantitative cross-sectional descriptive-correlational design included 33 adolescent e-sports players recruited purposively. Likert-scale questionnaire data and supporting academic documentation were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, simple linear regression, and assumption tests in SPSS. E-sports participation was positively associated with social development scores (r = 0.472; 95% CI [0.154, 0.702]; p = 0.006); the regression model was significant with a medium effect (B = 3.036; 95% CI [1.026, 5.046]; R² = 0.234; f² = 0.305; p = 0.004). The association with academic achievement was nonsignificant and small (B = 1.286; 95% CI [-1.177, 3.749]; R² = 0.035; f² = 0.036; p = 0.295). The domain-specific pattern suggests that involvement was more closely related to social experiences than academic outcomes. Because of the cross-sectional design and small sample, the results do not support causal inference. Family and school guidance should emphasize time management, communication ethics, sleep, and physical activity.
Kerangka V-DIAG untuk Video Perawatan Sistem Penerangan Sepeda Motor: Systematic Scoping Review Wimahatta, Muhammad; Sugiarto, Toto; Wagino, Wagino; Nanda, Iffarial
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mqwqvw55

Abstract

Perawatan sistem penerangan sepeda motor memerlukan integrasi pengetahuan rangkaian, keterampilan penggunaan alat ukur, dan penalaran diagnosis berbasis gejala. Kajian ini bertujuan memetakan bukti tentang video pembelajaran, pembelajaran prosedural, asesmen kompetensi vokasi, serta simulasi diagnosis untuk merumuskan kerangka desain video yang relevan bagi perawatan sistem penerangan sepeda motor cub 4 tak. Kajian dirancang sebagai systematic scoping review karena korpus mencakup studi empiris, penelitian pengembangan, review, dan sumber teknis dengan konteks yang heterogen. Pelaporan mengikuti PRISMA-ScR, PRISMA 2020, dan PRISMA-S. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, Garuda, ERIC, ScienceDirect, SpringerLink, referensi proposal, dan penelusuran sitasi untuk publikasi 2018-Juni 2026. Dari 742 rekaman, 86 duplikasi dihapus, 656 rekaman disaring, 150 laporan dinilai pada teks lengkap, dan 50 sumber dimasukkan dalam pemetaan serta sintesis tematik. Bukti dikelompokkan ke dalam lima kebutuhan desain: visualisasi fungsional rangkaian; demonstrasi prosedural dan keselamatan; interaksi terarah melalui jeda, pertanyaan, dan job sheet; analisis gangguan dari gejala menuju keputusan; serta asesmen performa autentik. Sintesis menghasilkan Kerangka V-DIAG: Visualisasi, Demonstrasi, Interaksi, Analisis gangguan, dan Gauge performa. Kerangka ini mengubah video dari media demonstrasi pasif menjadi urutan belajar yang menghubungkan representasi rangkaian, tindakan pengukuran, penalaran sebab-akibat, dan pembuktian kompetensi. Karena hanya sebagian kecil sumber membahas sistem penerangan sepeda motor secara langsung, rekomendasi desain harus diuji melalui validasi ahli, uji kepraktisan, dan studi efektivitas pada konteks bengkel pendidikan. Motorcycle lighting-system maintenance requires the integration of circuit knowledge, measurement skills, and symptom-based diagnostic reasoning. This review mapped evidence on instructional video, procedural learning, vocational competency assessment, and diagnostic simulation to formulate a design framework for learning videos on four-stroke cub motorcycle lighting maintenance. A systematic scoping review was selected because the evidence base comprised heterogeneous empirical studies, development studies, reviews, and technical sources. Reporting was guided by PRISMA-ScR, PRISMA 2020, and PRISMA-S. Searches covered Google Scholar, Garuda, ERIC, ScienceDirect, SpringerLink, proposal references, and citation searching for publications from 2018 to June 2026. Of 742 records, 86 duplicates were removed; 656 records were screened, 150 full-text reports were assessed, and 50 sources were included in descriptive mapping and thematic synthesis. Five design requirements emerged: functional visualization of circuits; procedural and safety demonstrations; guided interaction through pauses, questions, and job sheets; fault analysis from symptoms to decisions; and authentic performance assessment. These requirements were integrated into the V-DIAG Framework: Visualization, Demonstration, Interaction, Analysis of faults, and Gauge of performance. V-DIAG reframes video from a passive demonstration into a learning sequence that connects circuit representations, measurement actions, causal reasoning, and competency evidence. Because only a limited subset of the sources directly addressed motorcycle lighting systems, the framework should be validated by subject-matter and media experts and tested for usability and effectiveness in vocational workshops.