cover
Contact Name
Mohammad Sholehuddin
Contact Email
jurnalsirojuddin@gmail.com
Phone
+6285130334282
Journal Mail Official
jurnalsirojuddin@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stismu.ac.id/ojs/index.php/sirajuddin/editorialTeam
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 28096606     EISSN : 28096134     DOI : https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Facus and Scope The Journal of Islamic Education Studies and Research is published by Miftahul Ulum School of Sharia Sciences of Lumajang. This journal contains the texts of the results of studies and research by Islamic Education researchers and academics ; sciences related to Islamic Education, Management of Islamic Education, and Kepesantrenan. The publication of the Sirojuddin Journal is carried out twice a year, in December and June.
Articles 72 Documents
PENDIDIKAN AQLUN, JISMUN, NAFSUN, QALBUN DI PESANTREN NURIS SALAFIYYAH UMBULSARI JEMBER Ahmad Halid; Zainal
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1275

Abstract

Artikel ini membahas tradisi pendidikan yang menarik didiskusikan yaitu p endidikanAqlun, Jismun , Nafsun , Qalbun Di Pesantren Nuris Salafiyyah Umbul Sari Jember. Penelitianini adalah penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data, observasi, wawancara, dandokumentasi. Informan penelitian ini adalah para ustadz dan para santri. Hasil penelitian iniadalah pendidikan Aqlun, Jismun , Nafsun , Qalbun Di Pesantren Nuris Salafiyyah UmbulsariJember merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan para santri. Aqlun, Jismun ,Nafsun , Qalbun merupakan penentuk luasnya berpikir santri dan berperilaku yang baikdalam kehudpan masyarakat.
KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONTEKS KKNI Sulaiman
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1277

Abstract

Dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonseia (RI) nomor 8tahun 2012 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI nomor73 tahun 2013 maka Perguruan Tinggi, Sekolah Tinggi, Institut maupun Universitas, harusmelakukan redesain kurikulum secara serentak dan mendesak. Namun pada kenyataannyaProgram Studi Pendidikan Agama Islam yang ada di UIN PTKIN secara formal belummelakukan redesain kurikulum mengacu KKNI meskipun secara implementasi kurikulumyang digunakan dalam proses perkuliahan sebagian dosen mata kuliah sudah menggunakankurikulum mengacu KKNI. Informasi ini diperoleh berdasarkan hasil pengamatan penulisbersama oleh praktisi, akan tetapi masih terdapat dosen yang tidak menyerahkanRencana Pembelajaran Semester (RPS) yang digunakan dalam perkuliahan. Hal inidiasumsikan bahwa kurangnya pemahaman dosen terkait kurikulum mengacu KerangkaKualifikasi Nasional Indonesia. Dari beberapa persoalan diatas diasumsikan bahwa hal iniakan menghambat pencapaian visi dan misi Program Studi PAI yang ada di UIN/PTKIN saatini. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengembangan kurikulum mengacu KKNI yangada di Program Studi PAI UIN/PTKIN mengalami berbagai problematika1. Oleh Karena itupenulis tertarik untuk mempetakan problematika dalam pengembangan kurikulum mengacuKKNI pada Program Studi PAI di UIN/PTKIN.
ANALISIS KURIKULUM INTEGRASI PESANTREN AL-AZHAR DALAM PEMBAHARUAN METODE YANBU’A UNTUK MENINGKATKAN SANTRI TAHFIDZ AL-QUR’AN DI RAUDHATUL ATHFAL (RA) AL-AZHAR KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER Badrun Fawaidi; Sri Rahayu
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1285

Abstract

Pesantren atau mashur disebut dengan pondok pesantren merupakan lembagabidang keagamaan, yang bergerak di pendidikan dan transformasi serta mengembangkandan menyebarkan ilmu agama Islam. Pesantren adalah suatu lembaga yang bergerak dibidang pendidikan, maka dengan perkembangan tuntutan zaman untuk memperbaharuisystem pendidikan ialah keniscayaan agar menjadi sebuah institusi pendidikan modern yangsiap berkompetisi dan siap bersaing ditingkat kabupaten, nasional hingga intrenasionaldengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Oleh karena itu, eksistensi pesantren masadepan sangat ditentukan oleh kemampuan yang berintegrasi secara kultural dan sistem,dengan mempunyai relasi yang kuat, rasional, dinamis, dan kompetitif.Penelitian ini akan mendeskripsikan tentang Analisis Kurikulum Integrasi PesantrenAl-Azhar dalam Pembaharuan Metode Yanbu’a untuk meningkatkan santri Tahfidz Al-Qur’andi Raudhatul Athfal (RA) Al-azhar Kecamatan Ajung kabupaten jember. Fokus masalah yangakan diteliti adalah tentang Bagaimana konsep kurikulum integrasi Pesantren Al-Azhar dalamMenggunakan pembharuan metode Yanbu’a untuk meningkatkan meningkatkan SantriTahfidz Al-Qur’an di Raudhatul Athfal (RA) Al-azhar dan Implementasi Strategi pembharuanmetode Yanbu’a dalam meningkatkan Santri Tahfidz Al-Qur’an di Raudhatul Athfal (RA) Alazhar Kec. Ajung Kab. Jember. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan denganpendekatan kualitatif fenomenologis. Sumber data diperoleh melalui metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kasus individudan analisis data lintas kasus. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan kredibiltasdata, dependabilitas, konfirmabilitas.
ANALISIS KRITIS AKSIOLOGI PENDIDIKAN NASIONAL ANTARA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM VS NILAI-NILAI PANCASILA Ali Hasan Siswanto; Mukaffan
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1291

Abstract

Pemikiran yang hati-hati tentang pembentukan ontologis, epistemologis, dan aksiologisdiperlukan saat membina sistem sekolah umum. Sebagai landasan untuk membedahpemanfaatan spekulasi-spekulasi instruktif yang terkait dengan tujuan persekolahan,terutama yang sebanding dengan sifat-sifat Pancasila, landasan aksiologis sistempersekolahan umum menjadi sangat penting. Fungsi pendidikan nasional adalahmenumbuhkan pemikiran rasionalitas dan akhlak mulia dalam kaitannya dengan nilai-nilaipancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Tujuanpendidikan terkait dengan nilai-nilai pancasila ini, yang menjunjung tinggi nilai-nilaikebenaran, kebaikan, keindahan, dan ketuhanan. Nasional bertujuan untuk membantupeserta didik dalam mengembangkan akal budi yang rasional dan akhlak mulia. Mereka jugaberpendapat bahwa siswa harus dapat bekerja secara produktif dan imajinatif untukbertanggung jawab membantu Indonesia menyesuaikan diri dengan kebutuhan mayoritas dan komunitas yang adil
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI PONDOK PESANTREN Muhammad Hendra Firmansyah; Erlin Indaya Ningsih
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1311

Abstract

Korupsi adalah salah satu penyakit masyarakat yang berkembang karena adanyapenyakit hati manusia yang buruk, maksudnya manusia yang dikuasai oleh nafsulawwamah/syaitoniyah. Akibatnya menimbulkan prilaku keserakahan, pencurian, korupsi,ketidak jujuran, merampas hak orang lain, dan penyimpangan penyimpangan terhadap nilaidan ajaran agama. Korupsi berkembang karena jauhnya manusia dari niai nilai ketuhanan dankemanusiaan (sosial). Pesantren telah menanamkan nilai nilai ketuhanan dan sebagailembaga pendidikan islam yang punya komitmen untuk menjaga, menanamkan danmenerapkan nilai nilai anti ketidak jujuran, antikorupsi, anti mencuri, dsb. Penelitian inibertujuan 1 Proses pengembangan nilai nilai pendidikan antikorupsi dan 2 Dampakpenerapan nilai nilai pendidikan antikorupsi terhadap prilaku santri di pondok pesantrenMiftahul Huda dan pondok pesantren Anwarul Huda. Dalam penelitian ini dapat diperolehkesimpulan: 1) Proses pengembangan nilai nilai antikorupsi di pondok pesantren MiftahulHuda dan pondok pesantren Anwarul Huda yaitu kejujuran: adanya kantin kejujuran,kemandirian: mencari nafkah sendiri, sosial/empati: kepedulian terhadap santri yangmengalami kesulitan, tanggung jawab: terhadap hukuman, kedisplinan: Menaati semuaperaturan pesantren, kesederhanaan: sederhana dalam segala hal, keberanian: berani tampildalam hal positif, keadilan: keadilan terhadap hukuman, dengan menggunakan pendekatanbehavioristik, strategi tradisional, dan pengalaman hidup, serta metode dogmatif danreflektif. 2) Dampak penerapan nilai nilai antikorupsi terhadap prilaku santri di pondokpesantren Miftahul Huda dan pondok pesantren Anwarul Huda, yaitu dampak terbentukkebiasaan prilaku jujur dalam transaksi jual beli, tidak terjadi pencurian, berkurangnyaprilaku ghosob, bersikap antikorupsi, tumbuhnya jiwa kemandirian, kedisiplinan dan sosial.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH Mohamad Solihin; Muhammad Hendra Firmansyah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1678

Abstract

The current education situation in Indonesia is no longer adequate for people who havediverse and more than one culture. Therefore, change or transformation is needed in theeducation domain in Indonesia, by adopting the concept of multicultural education as analternative to education that only follows one culture.The importance of multicultural education has received a positive response in several casesand is strengthened by Law of the Republic of Indonesia no. 20 of 2003 concerning theNational Education System. This law includes human rights values as an integral part of thenational education system, upholds the principles of justice, and emphasizes the importanceof respecting human rights, religious values, cultural values, and the nation's culturaldiversity.So, the implementation of education requires and requires a curriculum that hasmulticultural values. These values must be the main basis for planning, implementing andevaluating curricula in various educational institutions, including schools, madrasas andIslamic boarding schools. Islamic religious education also has an important role in instillingthe values of multiculturalism in students, which are based on the teachings of the Koranand hadith. This teaching has the potential to form students who have faith in God Almighty.Apart from that, the aim of implementation and values in learning Islamic religious educationis to help students develop knowledge and behavior both in individual and social life.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI PENGAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH DI KELAS VIII PUTRI MTS UNGGULAN NURIS JEMBER Achmad Faisol; Malinda Azizah; Luluk Mashluchah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1679

Abstract

Advances in technology and science in this era of globalization have made the worldsituation transparent, the barriers between national cultures have begun to disappear,resulting in the ease of foreign cultures influencing other cultures. To protect againstnegative things, serious treatment is needed in the form of moral development throughreligious education. The aim of this research is to analyze the internalization transformationstage, the transaction stage and the trans-internalization stage of the value of moraleducation through the recitation of the Bidayatul Hidayah book for Class VIII Girls at MTsUnggulan Nuris Jember. The research method used is qualitative with a phenomenologicalapproach. The research results show that several processes used in transforming the valuesof Islamic religious education are lectures (mau'idzah), stories and taking ibroh, as well asthe sorogan method. This process is used to transform the values of aqidah, shari'ah andmorals. Where at this stage it is taught how to transform knowledge to students. So thatstudents really know and understand what is taught by the teacher and what is taught bythe students themselves or through discussion. At the transaction stage, the values of moraleducation are shown in steps in the form of habituation and punishment. This habit isapplied in internalizing the values of Islamic education both in faith, shari'ah and morals.Next, in the value transinternalization stage, the most influential thing is example. This isshown in the example set directly by caregivers and teachers. This example consists of how to worship Allah SWT, how to carry out the commandments of the Shari'ah and how tobehave well towards others. The conclusion of this research is that the internalization ofmoral education values through the recitation of the Bidayatul Hidayah Book is shown inseveral processes, including the transformation of Islamic education values in the form oflectures, stories and sorogan, value transactions in the form of habituation and punishment,and the trans internalization of values shown by morals that are exemplified directly bycaregivers and teachers.
PERBEDAAN PENGGUNAAN METODE WAHDAH DAN TALAQQI TERHADAP KECEPATAN MENGHAFAL AL-QUR’AN Muhammad Ilyas
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1680

Abstract

Talking about the Qur’an, the Qur’an is the most noble and special holy book of Islam. TheQur'an functions as a provider of explanation, as a defender between what is true and false,and as a guide to the truth. The Qur'an also functions as the main source of Islamic teachingswhich contain the values of aqidah, morals, sharia and mu'amalah. One of the noble effortsthat must be made by humanity to maintain the authenticity and purity of the Qur’an is bypracticing and memorizing it properly and correctly. In memorizing the Qur'an, you need toknow what methods are effective to apply to memorizing the Qur'an. In this research, themethod that will be studied is the difference in the use of the Wahdah and Talaqqi methodson the speed of memorizing the Qur’an.This research used an experimental method with the research population, namely allstudents at Al-Miftah Silo Middle School with a total of 89 students. The research sampleuses techniquessaturated sampling that is, the entire research population is used as theresearch sample. Data collection used questionnaires and interviews with supervisingteachers and students, and the data analysis technique used the Chi Square formula (X2).The results of the research show that: 1) There is no difference in the use of the wahdahmethod and the talaqqi method on the speed of memorizing the Qur'an with results X2O0.33 and X2t at a significance level of 5% = 3.841 Thus tcount < ttable (0.33 > 3.841). 2) There isno difference in the use of the wahdah method on the speed of memorizing the Koran withresult X2O smaller than X2t (3.24< 3.841). 3) There is a difference in the use of the Talaqqimethod on the speed of memorizing the Koran with X results2O greater than X2t (5,339 >3,841)
KONSEP MUTU MENURUT EDWARD DEMING,JOSEPH JURAN DAN PHILIPH B.CROSBY DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN Nurul Iflaha
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1682

Abstract

Quality can be interpreted as an absolute and relative concept. In the context of education, themeaning of quality is always based on the education system as a whole, starting from educationplanning, the education implementation process, education evaluation to education results inaccordance with the stated objectives. Basically, everyone agrees with efforts to improve the qualityof education, but then there is a perception or lack of common meaning about quality, and in theend it can be concluded that quality is a dynamic idea or quality is made into something that satisfiesand exceeds the desires and needs of customers. There are several quality concepts offered byexperts that can be applied in improving the quality of education, including Deming's quality conceptwhich combines these concepts starting from psychological insight to the obstacles in adopting aquality culture, Juran's quality concept with the trilogy theory, namely Quality planning, Qualitycontrol , Quality improvement, as well as Crosby's famous quality concept, namely the Zero Defectconcept. The type of research used is library research. Literature study is a research method carriedout by collecting and analyzing data or information originating from written sources such as books,journals, papers, articles and other documents.
NYAI NUR KHODIJAH THE PIONEER OF FEMALE PESANTREN EDUCATION IN INDONESIA Yusuf Suharto
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1685

Abstract

KH. Mustofa Bisri referred to Nyai Nur Khadijah as characters who don't not enoughhis services compared to RA Kartini. The difference is, Nyai Nur Khadijah focuses onstrengthening human resource pesantren from among women (female).This combine between alloy references, interviews and traces write and archive still _stored in Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang. Solong archives in ndalem kasepuhan stored neat and research This is the first with approachanalysis footsteps write combined with references and interviews.Nyai Nur Khodijah is figure woman as the pioneer of female pesantren in Indonesia in1919 in Denanyar Jombang together husband beloved, figure expert fiqh ever became RaisAaam PBNU, KH. Bisri Syansuri.