cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
UPAYA PREVENTIF TERHADAP STUNTING DI NAGARI KUDU GANTIANG BARAT : PROGRAM KKN BERBASIS EDUKASI DAN GIZI Riya Fatmawati; Enjeli Dwi Melati Lenggo Geni; Fadil Maulana Syahril; Muhamad Zikri; Risa Arisandi; Wilda Yulia Nanda
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama di wilayah pedesaan Indonesia, termasuk di Nagari Kudu Gantiang Barat. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Untuk menjawab tantangan ini, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis edukasi gizi dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (Tanpa Kelaparan) dan tujuan ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Metode pengabdian yang digunakan meliputi kegiatan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan bahaya stunting, demonstrasi memasak makanan sehat bergizi, pembagian makanan tambahan kepada keluarga sasaran, serta survei evaluatif sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan gizi seimbang. Selain itu, terjadi perubahan perilaku konsumsi pangan, khususnya pada keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui KKN memiliki efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat terkait pencegahan stunting. Strategi berbasis komunitas seperti ini dinilai lebih tepat sasaran, partisipatif, dan berkelanjutan karena melibatkan masyarakat secara aktif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, program serupa dapat direplikasi di daerah lain sebagai upaya strategis dalam menurunkan angka stunting secara nasional. Keterlibatan lintas sektor dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal sangat diperlukan guna meningkatkan cakupan dan dampak program
ANALISIS PEMETAAN PERTUMBUHAN PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2010-2020 Sahala Fransiskus Marbun; Scania Simanullang; Jeniver Pronika Br Manik; Elsa Turnip
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan penduduk di Indonesia selama periode 2010–2020 serta menyajikannya dalam bentuk peta tematik berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS). Latar belakang penelitian didasarkan pada peningkatan jumlah penduduk yang signifikan dalam satu dekade terakhir dan kurangnya visualisasi yang dapat menggambarkan variasi laju pertumbuhan penduduk antarprovinsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif untuk memetakan tingkat pertumbuhan penduduk per provinsi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan distribusi pertumbuhan penduduk di berbagai wilayah Indonesia, yang dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, pemerataan wilayah, dan kebijakan demografis nasional. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam penyediaan informasi spasial mengenai dinamika pertumbuhan penduduk Indonesia.
Kolaborasi Strategis Bidang Sarana-Prasarana, Ekspor-Impor, dan Pemerintahan dalam Penguatan Program Perdagangan Sulawesi Selatan Yansenmus sumanti; Muh Fitrayadi Baharuddin; Muh Arief Tasri; Muhammad ZeanTero Jagad; Abdul Sumarlin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Profesi yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIE YPUP Makassar berfokus pada kolaborasi strategis dalam bidang sarana dan prasarana, ekspor-impor, serta pemerintahan untuk memperkuat program perdagangan di Provinsi Sulawesi Selatan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan sektor perdagangan daerah agar lebih kompetitif dan berkelanjutan. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas masyarakat serta aparatur pemerintah daerah dalam memahami dan mengimplementasikan strategi penguatan perdagangan berbasis potensi lokal dan konektivitas global. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, observasi lapangan, serta diskusi kelompok terarah bersama pihak Dinas Perdagangan, pelaku UMKM, dan aparat pemerintahan setempat. Setiap kelompok mahasiswa terdiri atas 4– 13 orang yang dibagi berdasarkan bidang fokus kegiatan, yaitu pengembangan sarana prasarana perdagangan, peningkatan kapasitas ekspor-impor, dan optimalisasi kebijakan pelayanan publik di sektor perdagangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dan aparatur terhadap strategi penguatan perdagangan daerah, dengan 4 peserta dari tiga kelompok utama memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan wawasan, jaringan kerja sama, dan kemampuan manajerial dalam pengelolaan perdagangan. Selain itu, kegiatan ini berhasil memfasilitasi dialog aktif antara mahasiswa, pemerintah, dan pelaku usaha yang menghasilkan rencana tindak lanjut dalam bentuk program pembinaan berkelanjutan di wilayah kerja Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dan pemerintah daerah melalui kolaborasi strategis untuk pengembangan sektor perdagangan yang lebih inklusif dan berdaya saing di Sulawesi Selatan.
ANALISIS KETERSEDIAAN FASILITAS UMUM TERHADAP JUMLAH PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KELURAHAN PUJIDADI, KECAMATAN BINJAI SELATAN Sahala Fransiskus Marbun; Chelsea Sarah Juniarti Siallagan; Terey Citha Siregar; Haniyah Ramadhani; Katarina Yoana Uly Artha Sagala
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan hubungan spasial antara ketersediaan fasilitas umum (fasum) dengan pertumbuhan penduduk di Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, sebagai cerminan dinamika wilayah dalam kajian Geografi Regional Indonesia1111. Pertumbuhan penduduk yang pesat (mencapai 8.798 jiwa dengan kepadatan $\pm$ 6.285 jiwa/km$^2$) di Kelurahan Pujidadi belum sepenuhnya diimbangi dengan pemerataan fasilitas publik, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan pembangunan antarwilayah (disparitas spasial).Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang didukung oleh analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)3. Data spasial dan sekunder dari BPS Kota Binjai dan INA-Geoportal diolah menggunakan teknik overlay analysis, buffering, dan spatial gap analysis di ArcGIS 10.8.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran fasilitas umum (pendidikan, kesehatan, dan ibadah) di Kelurahan Pujidadi cenderung mengelompok (clustered pattern), yang sejalan dengan teori Central Place Theory. Konsentrasi fasilitas ditemukan di bagian tengah hingga selatan wilayah, yang merupakan pusat aktivitas sosial dan permukiman lama. Sebaliknya, analisis buffering mengindikasikan bahwa wilayah bagian utara—yang merupakan kawasan permukiman baru—berada di luar jangkauan layanan optimal fasilitas kesehatan (lebih dari 500 meter). Jumlah fasilitas kesehatan (dua puskesmas) juga belum mencapai rasio ideal Kementerian Kesehatan (satu puskesmas per 5.000 penduduk). Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan spasial dalam distribusi pelayanan publik, di mana wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi tidak selalu memiliki fasilitas yang proporsional9. Secara regional, fenomena ini mencerminkan pola umum pembangunan wilayah perkotaan di Indonesia bagian barat yang berlangsung cepat tetapi tidak merata.Penelitian ini menyimpulkan perlunya kebijakan pembangunan yang lebih terdesentralisasi, seperti penambahan fasilitas kesehatan dan pendidikan di kawasan utara Pujidadi, serta peningkatan konektivitas jalan lingkungan, dengan memanfaatkan analisis spasial berbasis SIG untuk mencapai perencanaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Dalam Kegiatan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Masohi Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah Runi Anggriani La Amin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekonomi yang berlangsung lama membuat banyak anggota yang sebelumnya aktif menjadi tidak aktif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Insentif, engetahuan, dan Motivasi berhubungan dengan keaktifan anggota di tempat kerja puskesmas Masohi, di Kecamatan Kota Masohi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain potong lintang (Cross-ectional study). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 48 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu mengambil sampel yang sama jumlahnya dengan populasi (menurut Sugiyono,2022). Pengujian data dilakukan dengan metode statistik chi-square. Darihasilpenelitian,didapatkan data distribusi frekuensi berdasarkan usia responden, yang terbanyak adalah mereka yang berusia 30-38 tahun, dengan jumlah 22 orang (45,8%). Responden dengan pendidikan terakhir SMA berjumlah 25 orang (52,1%), dan mereka yang memiliki masa kerja antara 7 bulan hingga 2 tahun adalah yang terbanyak, yaitu 23 orang (49,7%). Untuk motivasi di area kerja puskesmas, responden yang memiliki motivasi baik berjumlah 30 orang (62,5%). Sedangkan untuk insentif, jumlah anggota yang mendapat insentif sama dengan yang tidak mendapat insentif, yaitu masing-masing 24 orang (50,0%). Responden yang memiliki pengetahuan baik berjumlah 20 orang (41,7%), dan mereka yang kurang aktif adalah 21 orang (43,8%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara berbagai faktor yang memengaruhi keaktifan anggota dalam kegiatan Posyandu di area kerja Puskesmas Masohi, dengan nilai signifikan (sig=0,007) yang lebih kecil dari 0,05.
Pengaruh Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Investasi Terhadap Pemerataan Pembangunan Daerah Terhadap Dampak Ekonomi Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Ridho Rony Irawan; Nazwa Amalia; Andini Della Fadilah; Riko Herlandho; Alief Rakhman Setyanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan strategi pemerintah untuk mendorong transformasi ekonomi dan mengurangi ketimpangan antarwilayah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi, yaitu Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Investasi, terhadap pemerataan pembangunan daerah serta implikasinya terhadap dampak ekonomi pembangunan IKN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan literatur terkait lainnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hipotesis pengaruh antar variabel. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan seberapa besar kontribusi stabilitas harga (inflasi), peningkatan output daerah (pertumbuhan ekonomi), kesejahteraan tenaga kerja (upah minimum), dan arus modal (investasi) dalam mendorong pemerataan pembangunan sebagai penyangga ekonomi IKN
Pengaruh Terhadap Cadangan Devisa, Suku Bunga Indonesia,  Dan Kurs Terhadap Jumlah Uang Beredar   Di Indonesia Ridho Rony Irawan; Suryatama Ekadana; Fernando Kholis Rofiqi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian Indonesia periode Januari 2022 hingga Desember 2024 ditandai dengan volatilitas Jumlah Uang Beredar (M1) yang tinggi di tengah siklus pengetatan kebijakan moneter global pasca-pandemi. Kondisi ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fundamental makroekonomi, yaitu Cadangan Devisa (CDEV), Suku Bunga Indonesia (SBI), dan Kurs (KURS) terhadap M1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series bulanan (N=36) yang bersumber dari Bank Indonesia dan BPS. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda (OLS). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara simultan (Uji F), variabel Cadangan Devisa, Suku Bunga Indonesia, dan Kurs berpengaruh signifikan terhadap M1. Namun, secara parsial (Uji t), ditemukan hasil yang bervariasi. Suku Bunga Indonesia (SBI) terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, sementara Kurs (KURS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap M1. Di sisi lain, Cadangan Devisa (CDEV) ditemukan positif namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap M1, yang mengindikasikan adanya efektivitas kebijakan sterilisasi oleh otoritas moneter. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0.848 menunjukkan bahwa 84.8% variasi M1 mampu dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut.
DAMPAK GURU PAUD YANG BELUM MENIKAH TERHADAP PENGASUHAN ANAK DI RA MASYITHOH KALIWIRO Laily Fatmachotus Sholichah; Hidayatu Munawarah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pola pengasuhan anak dan tantangan yang dihadapi guru PAUD yang belum menikah di RA Masyithoh Kaliwiro. Metode kualitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. “Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada adanya fenomena guru yang belum menikah namun telah ditunjuk untuk mengasuh anak di kelas PAUD” (Latif, 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan diimplementasikan melalui tiga pendekatan utama: pendekatan emosional berbasis kasih sayang, penetapan batasan melalui komunikasi santun, dan komitmen penghapusan kekerasan. “Ketiga pendekatan ini terintegrasi dalam kerangka pengasuhan holistik yang mengedepankan pendekatan berkesinambungan” (Ningsih, 2023). Guru PAUD yang belum menikah menunjukkan kontribusi positif melalui motivasi intrinsik dan energi mengajar yang tinggi, namun menghadapi kendala multidimensi terkait pengalaman dan dukungan eksternal. Penelitian ini mengkaji implementasi pola pengasuhan anak serta menganalisis dampak dan kendala yang dihadapi guru PAUD yang belum menikah di RA Masyithoh Kaliwiro. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi, penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama yaitu mengetahui pola pengasuhan anak, menganalisis dampak guru PAUD belum menikah terhadap pengasuhan anak, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pola pengasuhan diimplementasikan melalui tiga pendekatan utama berbasis kasih sayang, komunikasi santun, dan komitmen anti-kekerasan. Guru PAUD yang belum menikah menunjukkan kontribusi signifikan melalui motivasi intrinsik dan energi mengajar yang tinggi, namun menghadapi kendala multidimensi baik internal maupun eksternal. Kendala internal meliputi keterbatasan pengalaman dalam memahami karakteristik individual anak dan konsistensi penerapan disiplin, sedangkan kendala eksternal berupa kurangnya dukungan orang tua dan stigma sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan program pendampingan komprehensif dan penguatan kemitraan dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang optimal bagi perkembangan anak usia dini.
SOSIALISASI PROGRAM BEBAS DENDA DAN DISKON PAJAK KENDARAAN MELALUI LAYANAN DIGITAL DI KANTOR SAMSAT MAKASSAR Yustina Yustina; Renita Ratte; Anastasia Anastasia; Clara Dwiyen Rombeallo; Jumarti Jumarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi Program Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan melalui layanan digital Bapenda Sulsel di Kantor Samsat Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah upaya pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dengan memanfaatkan inovasi pelayanan berbasis digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pegawai Samsat Makassar serta pengguna layanan. Data dianalisis menggunakan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sosialisasi yang diterapkan melalui aplikasi Bapenda Sulsel Mobile dan media digital lainnya mampu memperluas jangkauan informasi serta mempermudah masyarakat memahami manfaat program keringanan pajak. Sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan banner, pemberian informasi langsung oleh petugas, serta pendampingan kepada wajib pajak yang belum familiar dengan layanan digital. Meskipun demikian, penelitian menemukan beberapa kendala seperti tingkat literasi digital pengguna yang bervariasi dan penyampaian informasi yang belum merata. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi berbasis digital efektif dalam mendukung peningkatan layanan dan penyebaran informasi, namun perlu peningkatan edukasi digital serta penguatan koordinasi antarunit layanan untuk hasil yang lebih optimal.
REKONSTRUKSI TAFSIR AL-QUR'AN UNTUK MODERASI BERAGAMA: PENERAPAN PENDEKATAN HEURISTIK KUALITATIF Mohammad Alfin Ni’am; Abd. Muid Nawawi; Misbahul Huda
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Heuristic Inquiry model Clark Moustakas sebagai metodologi kualitatif dalam rekonstruksi makna Al Quran, dengan fokus khusus pada kontribusinya bagi wacana moderasi beragama. Pendekatan heuristik mengintegrasikan pengalaman batin peneliti, rasionalitas ilmiah, dan dialog hermeneutik untuk menghasilkan ijtihad makna yang tidak hanya berbasis analisis tekstual, tetapi juga refleksi eksistensial terhadap realitas sosial keagamaan. Proses self inquiry diformalkan melalui tujuh tahap penelitian dari Initial Engagement hingga Validation yang memungkinkan penemuan makna baru secara intuitif spiritual yang tetap dapat diuji secara akademik. Studi kasus pada isu moderasi beragama menunjukkan efektivitas heuristik dalam merekonstruksi paradigma inklusif moderat melalui reinterpretasi konsep konsep kunci seperti waliy, la ikraha fi al din, dan rahmatan lil alamin. Strategi verifikasi berlapis melalui triangulasi data, metode, dan peneliti, serta integrasi kritik tekstual, menjamin objektivitas dan otoritas ilmiah temuan. Hasil penelitian menegaskan bahwa heuristik tidak hanya dapat menjadi pendekatan inovatif dalam metodologi tafsir kontemporer, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam membangun epistemologi Qurani yang adaptif dan relevan dengan upaya penguatan moderasi beragama di Indonesia.