cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Cybersecurity Challenges in Management Information Systems in the Hybrid Work Era Rayyan Firdaus; Apni Gustiari Tanjung; Dea Lorenza
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adoption of the hybrid work model provides high operational flexibility for organizations, but the other hand, it expands vulnerability gaps within Management Information Systems (MIS). This study aims to identify the main cybersecurity challenges faced by MIS in the hybrid work era and to formulate effective mitigation strategies. Using a qualitative descriptive approach based on a literature review, this study finds that the shattering of network perimeters, the insecure use of personal devices (BYOD), and the rise of phishing attacks are the most dominant cyber threats. The analysis indicates that traditional security models are no longer sufficient to protect corporate information assets. As a solution, this article recommends the implementation of a Zero Trust Security architecture, the activation of Multi-Factor Authentication (MFA), end-to-end data encryption, and the strengthening of a cyber-aware culture among employees. The implementation of these strategies is expected to maintain the integrity of MIS without sacrificing employee work flexibility.
Pengaruh Penggunaan AI Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Akuntansi Thesa Putri Lariska; Stinadia Wulandari; Anggely Floria Susanti; Nabira Vadiya Syukra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Menurut Kasneci et al. (2023), penggunaan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT memberikan peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, namun juga dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis mahasiswa apabila penggunaannya tidak disertai kemampuan analisis yang baik. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, AI semakin banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa, termasuk mahasiswa akuntansi, sebagagai pendukung proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Program Studi Akuntansi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 148 mahasiswa Program Studi Akuntansi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi uji validitas dengan nilai Outer Loading > 0,60. Nilai R-Square sebesar 0,414 menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu menjelaskan 41,4% variasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Original Sample sebesar 0,643, T-Statistics sebesar 12,193, dan P-Values sebesar 0,000 (<0,05). Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence (AI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa akuntansi.
Sejarah Kota Lama Semarang sebagai Kawasan Cagar Budaya Devico Averaldo; I Ketut Ardhana; Putu Dyah Pradnya Paramitha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah perkembangan Kota Lama Semarang sebagai kawasan cagar budaya serta mengkaji proses pelestarian dan revitalisasinya. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Lama Semarang berkembang dari kawasan pelabuhan strategis pada masa kerajaan-kerajaan Islam menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan kolonial pada masa VOC dan Hindia Belanda. Kawasan ini memiliki nilai penting dari aspek sejarah, arsitektur, sosial, dan budaya yang tercermin melalui keberadaan bangunan-bangunan kolonial, tata ruang kota, serta kehidupan masyarakat multikultural. Setelah mengalami kemunduran pascakemerdekaan, berbagai program revitalisasi berhasil menghidupkan kembali fungsi kawasan sebagai destinasi wisata budaya dan ruang publik tanpa mengabaikan prinsip pelestarian cagar budaya. Meskipun demikian, pengelolaan Kota Lama Semarang masih menghadapi tantangan berupa banjir rob, penurunan muka tanah, tekanan pembangunan perkotaan, dan kebutuhan menjaga keseimbangan antara pelestarian serta pemanfaatan ekonomi. Oleh karena itu, pelestarian Kota Lama Semarang memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta agar kawasan ini tetap terjaga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan edukasi bagi generasi mendatang.
Islam dalam Konteks Global: Tinjauan atas Relasi Islam, Globalisasi, dan Tantangan Modernitas Fathul Janna; Sulfiadi Sulfiadi; M.Jais Machmud; Bahaking Rama; Rusli Malli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk kehidupan keagamaan umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Islam dan globalisasi serta mengidentifikasi tantangan modernitas terhadap peradaban dunia Islam beserta respons yang dapat dikembangkan umat Islam dalam menghadapinya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur keislaman kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam, sebagai agama yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin), memiliki keterbukaan historis terhadap interaksi lintas peradaban sehingga globalisasi pada dasarnya dapat menjadi ruang bagi perluasan dakwah, pendidikan, dan ekonomi syariah. Di sisi lain, modernitas menghadirkan tantangan signifikan pada aspek penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dikotomi pendidikan agama-umum, sekularisasi budaya, serta ketimpangan politik-ekonomi di negara-negara Muslim. Respons yang paling relevan bukanlah penolakan terhadap perubahan, melainkan sikap kritis-selektif melalui pembaruan pemikiran (tajdid), penguatan ijtihad kontekstual, dan integrasi ilmu agama dengan ilmu umum, agar umat Islam mampu menjadi pelaku aktif dalam peradaban global tanpa kehilangan identitas keislamannya
Kajian Teknik Levitasi pada Karya-Karya Fotografi Makanan Christopher Tampubolon Immanuel Martin Parulian Lumban Tobing; Khaerul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotografi makanan kini tidak lagi sekadar media dokumentasi, melainkan telah berkembang menjadi media seni visual yang sarat kreativitas dan nilai estetika. Salah satu teknik yang populer untuk menciptakan kesan dinamis dan dramatis adalah teknik levitasi, yaitu teknik menangkap objek seolah-olah melayang di udara. Penelitian ini mengkaji penerapan teknik levitasi dalam visualisasi makanan khas Batak Toba melalui karya fotografer Christopher Tampubolon. Makanan tradisional Batak yang secara visual memiliki tekstur padat dan warna cenderung gelap menjadi tantangan tersendiri ketika dipadukan dengan teknik levitasi yang menuntut kesan ringan dan melayang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis yang memadukan pendekatan estetika formal fotografi dengan semiotika visual. Empat karya dianalisis melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Christopher Tampubolon berhasil mengawinkan modernitas teknik levitasi dengan nilai kultural lokal; unsur-unsur yang melayang bukan sekadar trik visual untuk menarik perhatian, melainkan berfungsi memperkuat narasi estetis dan memberi ruang bagi audiens untuk mengamati tekstur serta bahan autentik kuliner Batak secara lebih intim. Kajian ini menyimpulkan bahwa eksperimentasi teknik fotografi modern seperti levitasi dapat menjadi media baru yang efektif untuk merevitalisasi, mempromosikan, dan menaikkan kelas visual kuliner tradisional di era digital.
Analisis Hukum Dagang pada Perjanjian Kersama Bisnis Noferlius Gulo; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian kerja sama bisnis merupakan instrumen hukum yang berperan penting dalam mengatur hubungan hukum antara para pihak yang melakukan kegiatan usaha. Perjanjian ini bertujuan memberikan kepastian hukum mengenai hak dan kewajiban para pihak, pembagian keuntungan, tanggung jawab, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti ketidakjelasan klausul perjanjian, ketidakseimbangan hak dan kewajiban, serta terjadinya wanprestasi yang dapat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum dagang terhadap perjanjian kerja sama bisnis serta mengkaji perlindungan hukum yang diberikan kepada para pihak berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, meliputi Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), peraturan perundang-undangan terkait, buku-buku ilmiah, jurnal hukum, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran terhadap norma hukum yang mengatur perjanjian kerja sama bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keabsahan perjanjian kerja sama bisnis sangat bergantung pada terpenuhinya syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu adanya kesepakatan, kecakapan para pihak, objek tertentu, dan sebab yang halal. Selain itu, pelaksanaan perjanjian harus didasarkan pada asas kebebasan berkontrak, asas itikad baik, asas kepastian hukum, dan asas keseimbangan. Apabila terjadi wanprestasi, pihak yang dirugikan berhak menuntut pemenuhan prestasi, ganti rugi, pembatalan perjanjian, atau penyelesaian sengketa melalui mediasi, arbitrase, maupun pengadilan sesuai dengan isi perjanjian dan ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan perjanjian kerja sama bisnis yang memenuhi ketentuan hukum serta memuat klausul yang jelas dan seimbang merupakan faktor penting dalam menciptakan kepastian hukum dan memberikan perlindungan hukum bagi para pihak. Oleh karena itu, setiap pelaku usaha perlu memperhatikan aspek legalitas dan prinsip-prinsip hukum dagang dalam menyusun dan melaksanakan perjanjian kerja sama bisnis agar dapat meminimalkan risiko sengketa di kemudian hari.
Metodologi Pemahaman Hadis: Kajian atas Metode Ijmali, Tahlili, Muqaran, dan Maudu'i Nur Aida; Sulfiadi Sulfiadi; Andika Fahmil Hamdani Alim; Rahmi Dewanti Palangkey; Abbas Baco Miro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an yang memerlukan metodologi yang tepat agar kandungan maknanya dapat dipahami secara benar dan proporsional. Artikel ini bertujuan menganalisis empat metode utama pemahaman hadis, yaitu ijmali, tahlili, muqaran, dan maudu'i, meliputi konsep dasar, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing metode. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari kitab-kitab syarah hadis klasik dan literatur Ulumul Hadis kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode ijmali menekankan penjelasan yang ringkas dan global sesuai urutan kitab hadis; metode tahlili menguraikan hadis secara rinci dari aspek kosakata, asbab al-wurud, hingga kandungan hukum; metode muqaran menempuh langkah perbandingan antarhadis, hadis dengan Al-Qur'an, dan antarpendapat ulama untuk menyelesaikan hadis yang tampak kontradiktif (mukhtalif al-hadis); sedangkan metode maudu'i menghimpun dan menganalisis hadis-hadis setema secara komprehensif untuk menjawab persoalan tertentu, termasuk isu-isu kontemporer. Keempat metode tersebut bersifat saling melengkapi, bukan saling meniadakan, sehingga penguasaan terhadap seluruh metode menjadi bekal penting bagi pengkaji hadis dalam memilih pendekatan yang paling relevan sesuai konteks dan kebutuhan kajian.
Tantangan Modernitas Terhadap Nilai-Nilai Islam Nurhidayah Nurhidayah; Muh. Akbar; Andika Fahmil Hamdani Alim; Rusli Malli; Bahaking Rama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis tantangan utama modernitas terhadap nilai-nilai Islam, dampaknya terhadap pergeseran moral dan sosial masyarakat Muslim, serta merumuskan strategi adaptif-integratif dalam menghadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang disajikan secara deskriptif-analitis. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan hermeneutik-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama modernitas meliputi hegemoni sekularisme dan liberalisme, disrupsi etis di ruang digital, serta jeratan materialisme dan budaya konsumerisme. Dampak dari tantangan ini termanifestasi dalam pergeseran moral (komodifikasi agama, kesalehan digital, serta krisis otoritas keagamaan) dan pergeseran sosial (menguatnya individualisme yang mengikis ukhuwah islamiyah, dekonstruksi fungsi keluarga, serta polarisasi sosial). Untuk menghadapi tantangan tersebut, penelitian ini merumuskan empat strategi komprehensif: 1) Strategi intelektual melalui reaktualisasi ijtihad berbasis Maqashid Syariah dan integrasi ilmu; 2) Strategi sosial-keagamaan melalui penguatan moderasi beragama (Wasathiyah); 3) Strategi ekonomi melalui pengembangan ekosistem halal dan digitalisasi keuangan syariah; serta 4) Strategi dakwah dan teknologi melalui pemanfaatan media digital secara kreatif, rasional, dan berintegritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernitas tidak seharusnya ditolak secara ekstrem maupun diterima secara pasrah, melainkan ditransformasikan menjadi peluang bagi kejayaan Islam dan kemaslahatan umat manusia
Kaidah Fiqih sebagai Landasan Metodologis dalam Reformasi Kurikulum dan Evaluasi Pembelajaran Rukaeni Rukaeni; Nurhidayah Nurhidayah; Sandi Sandi; Abdul Fattah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kaidah fiqih (al-qawa'id al-fiqhiyyah) sebagai landasan metodologis dalam reformasi kurikulum dan evaluasi pembelajaran pada pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis isi (content analysis), data bersumber dari literatur klasik dan kontemporer hukum Islam serta manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah fiqih, khususnya al-qawa'id al-khams, memberikan kerangka kerja holistik dan fleksibel bagi tata kelola kurikulum dan asesmen. Kaidah al-umūru bi maqāṣidihā menegaskan pentingnya orientasi tujuan keislaman dan integrasi ilmu; al-masyaqqah tajlib al-taysīr melandasi fleksibilitas serta pembelajaran berdiferensiasi; al-‘ādah muḥakkamah mendorong kontekstualisasi kearifan lokal dan literasi digital; sedangkan al-ḍarar yuzāl dan yutahammalud dhararul khashshu li daf'id dhararil 'aam memprioritaskan materi fardhu 'ain serta membentuk paradigma Asesmen Profetik yang adil, humanis, dan mereduksi kecemasan akademis. Kesimpulannya, kaidah fiqih dapat bertindak sebagai kompas moral dan operasional yang menjaga lembaga pendidikan Islam tetap adaptif terhadap dinamika zaman tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariat
Diseminasi Tafsir Al-Qur'an Melalui Media Sosial: Peluang dan Tantangan Abd. Wahid; Ahmad Sahidah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola diseminasi tafsir Al-Qur'an dari model kajian konvensional menuju ruang digital yang lebih terbuka, cepat, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola dan bentuk diseminasi tafsir Al-Qur'an di media sosial, serta memetakan peluang dan tantangan yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analisis, melalui teknik observasi digital (netnografi) terhadap konten tafsir pada beberapa platform media sosial populer, didukung studi dokumentasi terhadap literatur terkait. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola penyampaian tafsir serta memetakan peluang dan tantangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diseminasi tafsir Al-Qur'an di media sosial hadir dalam berbagai bentuk, seperti konten visual, audiovisual, dan gabungan metode tafsir tekstual-kontekstual. Media sosial membuka peluang berupa perluasan jangkauan, aksesibilitas, dan demokratisasi akses ilmu keagamaan. Di sisi lain, fenomena ini juga menghadirkan tantangan berupa reduksi makna, kaburnya otoritas keilmuan tafsir, risiko misinterpretasi, serta sifat konstruktif dari realitas keagamaan yang beredar secara digital. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara kredibilitas keilmuan dan kreativitas digital, penguatan budaya tabayyun di kalangan audiens, serta pengelolaan konten tafsir yang bertanggung jawab agar peluang media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan kedalaman metodologis tafsir.