cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 30260884     EISSN : 30259320     DOI : https://doi.org/10.61579/beujroh
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat with the ISSN 3025-9320 (online) and 3026-0884 (printed) is a multidisciplinary scientific journal published by Yayasan Sagita Academia Maju. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Sosialisasi Sedekah sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Desa Pagelaran, Pemalang Citaningati, Putri Rizka; Kafabih, An'im
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.51

Abstract

Pembangunan berkelanjutan merupakan tujuan dari tiap-tiap negara dan implementasinya tentunya dapat dilihat dari pembangunan yang terjadi di desa dan kota. Sayangnya, pembangunan berkelanjutan yang ada saat ini masih dipicu oleh adanya uang yang menggerakkan semuanya. Tentunya ini tidak salah sama sekali namun perlu disempurnakan lagi dimana pembangunan berkelanjutan dapat terakselerasi secara optimal jika saja orang-orang tidak hanya berpandangan profit-oriented saja, namun juga social-oriented yang faktor insentifnya, minimal, berupa amal tabungan untuk bekal akhiratnya kelak. Dengan adanya lembaga formal yang dapat mempertemukan orang yang membutuhkan dengan mereka orang-orang yang memiliki jiwa sedekah yang tinggi, maka akan sangat mungkin untuk membuat pembangunan akan terakselerasi secara optimal. Konsep sedekah yang menjadi fondasi pembangunan mungkin masih sangat relevan dengan karakteristik masyarakat yang ada di Desa Pagelaran, namun belum tentu relevan secara general. Hal ini dikarenakan tidak semua orang berpandangan bahwa mengejar tabungan amal untuk bekal akhirat adalah sesuatu yang rasional.
PELATIHAN PENYUSUNAN BUKU DIGITAL MENGGUNAKAN PLATFORM BOOK CREATOR Aima, Zulfitri; Anggraini, Villia; Edriati, Sofia; Putri, Amalia; Alma, Siti Haifa; Syahwa, Keysha Alifia
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.53

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di sekolah masih tergolong rendah dan masih banyak guru yang belum terampil menyusun buku digital yang menarik. Oleh karena itu, diperlukan suatu langkah strategis untuk memberikan pelatihan kepada para guru agar dapat mengintegrasikan teknologi dalam penyusunan bahan ajar untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Pelatihan dilaksanakan dengan prinsip partisipatif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode praktik oleh seluruh peserta pelatihan. Hasil evaluasi pelaksanaan memperlihatkan sebagian besar peserta telah terampil dalam mempraktikkan materi pelatihan dengan baik. Akan tetapi, masih terdapat 11% peserta dengan kategori cukup terampil dalam mempraktikkan materi pelatihan, dan mereka menginginkan pendampingan lebih lanjut agar lebih mahir dalam menggunakan fitur-fitur Book Creator dan bisa menghasilkan karya buku digital yang lebih menarik. Peserta pelatihan juga menyarankan untuk lebih sering mengadakan kegiatan serupa bagi guru di sekolah karena sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat belajar siswa.
PENINGKATAN NILAI PRODUK IKAN LELE MENJADI OLAHAN ABON IKAN SEBAGAI UPAYA UNTUK UPAYA MENDUKUNG GEMARIKAN BAGI ANGGOTA KELUARGA Rulita Maulidya; Handayani, Lia; Nurhayati
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.63

Abstract

Ikan merupakan produk perikanan yang mengandung  komposisi kimia yang baik untuk tumbuh kembang anak. Komposisi kimia pada Ikan yaitu mengandung asam amino, protein dan asam lemak tak jenuh tinggi yang dibutuhkan oleh anak. Pola konsumsi ikan tawar masih sangat rendah terutama ikan lele. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan tawar yang cukup populer di masyarakat. Namun pengolahan ikan lele masih banyak menggunakan cara penggorengan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai produk ikan lele menjadi produk olahan abon ikan. Sehingga memberikan nilai tambah dari produk akhir yang dihasilkan nantinya. Produk olahan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai gizi anak sehingga sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang otak anak. Pengabdian kepada masyarakat merupakan proses transfer pengetahuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab para akademisi dalam mengembangkan penegtahuan dan teknologi yang diharapakan dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
EDUKASI DAN PELATIHAN PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH (PPS) DAN KONTRIBUSINYA DALAM CAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Kafabih, An’im; Destiartono, Mohamad Egi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.64

Abstract

Sustainable development is a pivotal agenda that must be enforced by each region in Indonesia. This community service article aims to investigate the problems of waste management in Banglarangan Village, Ampelgading District, as well as attempts to offer related programs to tackle those issues. The methods applied were field observations, in-depth interviews, and literature studies. The results of field observations and interviews found that Banglarangan Village has several waste management problems, namely (i) sustainable waste management has not been implemented by the majority of the Community Association (RT); (ii) Those RTs have conducted traditional waste management; and (iii) public awareness on waste management is still low. Following these findings, we offer several programs, i.e., waste banks and paving blocks for an-organic wastes, as well as co-enzymes for organic wastes.
PENINGKATAN KOMPETENSI PRAMUWISATA KAWASAN PERBATASAN NEGARA DI DESA WISATA TEMAJUK Trisnawati, Hikmah; Fatihah, Nur Astri; Pahima
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.65

Abstract

Temajuk Tourism Village in the tail of Kalimantan is one of the popular tourist destinations in West Kalimantan. The main tourist attraction in Temajuk Village is the beach. But apart from the beach, this village has many potential natural and cultural tourism attractions and has a strategic location because it borders Malaysia on land and at sea. The relatively increasing number of visits raises new problems, namely the lack of human resources for tour guide services that are able to provide satisfaction and memorable experiences for tourists. The purpose of this mentoring is to prepare local tour guide resources who are able to lead, guide, and tell stories to tourists either on a group or individual scale. This mentoring method uses experiential learning, which means that in addition to being given material, participants will also do simulations to get real experience. As a result, the resources of tour guides, which previously only came from Pokdarwis members, have now increased with the joining of youth organisation members. The ability to guide groups and tell stories to tourists has been obtained and participants are also able to make local tour packages.
PENYULUHAN PENTINGNYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DALAM MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI MAN 6 ACEH BESAR Yarah, Saufa; Muharrina, Cut Rahmi; Amalia, Shinta; Lysabena
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.67

Abstract

Adolescent reproductive health is defined as the healthy condition of the systems, functions and processes of the reproductive organs of adolescents, namely men and women aged 10-19 years and who are not yet married. Lack of knowledge about reproductive health will of course have an impact on attitudes that don't care about reproductive health. especially related to reproductive health. Adolescents, both male and female, experience various problems related to reproductive health such as unwanted pregnancies (KTD), sexually transmitted diseases (STDs) including Human Immunodeficiency Virus (HIV) infection, this is due, in part, to a lack of knowledge and caring attitude towards health. reproduction. This community service activity intervention aims to provide counseling about reproductive health to adolescents and then evaluate their level of knowledge before and after the counseling is carried out. The stages involve delivering the material using the lecture method, then a question and answer session and finally with a post-test by the participants. The results of the post-test conducted showed that counseling about reproductive health was effective in increasing the level of knowledge in adolescents. It is hoped that the impact of this activity will increase knowledge among teenagers and increase their caring attitude in maintaining their reproductive health.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN NYAMPLUNGAN SURABAYA Putri, Erisa Renata Intania; Lindayanti, Tulus Ervina; Afdilah, Irmawati Nur
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.68

Abstract

Stunting merupakan kondisi anak (balita) mengalami gagal tumbuh karena kekurangan gizi kronis sehingga berujung pada tinggi badan anak terlalu pendek dibandingkan dengan tinggi badan usianya. Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 prevalensi stunting di Indonesia menurun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6%. Faktor penyebab stunting diantaranya adalah sanitasi, pernikahan dini, sosial budaya, ekonomi, dan tingkat pengetahuan. Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan melalui edukasi terkait 1000 HPK, Pentingnya mengonsumsi MMN, Gizi Pra konsepsi, serta pentingnya kesehatan mental bagi ibu hamil. Kelompok sasaran yang dipilih berjumlah 22 orang yang terdiri dari, 9 orang ibu hamil, 8 orang calon pengantin, serta 5 orang KSH Kelurahan Nyamplungan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan menggunakan metode ceramah menggunakan media leaflet dan poster. Hasil skor dari pre test dan post test, diolah untuk mengetahui keberhasilan penyuluhan dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Dari hasil uji statistik menyatakan hasil signifikan (p < 0,05) yang berarti penyuluhan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan calon pengantin. Adanya perubahan dan peningkatan dalam hasil pre test dan post test menunjukkan keberhasilan program penyuluhan yang dilakukan pada kelompok masyarakat tertentu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program penyuluhan yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan dibuktikan dengan peningkatan hasil dari pre test dan post test yang signifikan pada responden.
SOSIALISASI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK KELOMPOK RENTAN DI MEUNASAH GAMPONG SEUMEUREUNG KABUPATEN ACEH BESAR Muharrina, Cut Rahmi; Yarah, Saufa; Wahyuni, Srie; Laina, Bilqis; Lysabena
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.69

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior is basically an effort to transmit experiences regarding healthy living behavior through individuals, groups or the wider community using communication channels as a medium for sharing information. There is various information that can be shared, such as educational material to increase knowledge and improve attitudes and behavior regarding a clean and healthy way of life. Clean and Healthy Living Behavior is a social engineering that aims to make as many members of society as possible agents of change in order to be able to improve the quality of daily behavior with the aim of living a clean and healthy life. Vulnerable groups are those who have vulnerabilities and experience physical, mental and social limitations so that they are unable to access basic services and need special assistance from the state or other communities. Vulnerable groups can also be defined as groups or communities that are at risk of experiencing poor health problems. Generally because they cannot achieve social, economic and environmental access.
WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SDN 5 PARIJATAH KULON Qori'ah, Maria; Andriyanto, Dicky; Viana, Ria Octa
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.70

Abstract

This service is carried out as an effort to increase teacher competence in the context of developing the quality of education which is realized in the form of scientific papers. Writing scientific papers is a mandatory requirement for improving the teaching profession. The phenomenon that exists is that teachers tend to have difficulty in preparing it because they have little insight into the publication of scientific papers. Therefore, it is necessary to hold outreach activities and assist in the preparation and publication of scientific papers. The aim of this service is so that teachers have the insight and skills to write scientific papers according to the rules of good and correct writing so that they are published in reputable journals. This service method uses service learning where teachers are involved in activities to improve writing skills. The activity material is in the form of the importance of publications and the basis for preparing scientific papers. As a result of this service, teachers understand and publish scientific papers in their respective field.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MERAJUT DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA Masruroh, Nikmatul; Sadhie, Muhammad
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.71

Abstract

This community service has the first goal, assistance in the process of developing knitting skills, second, assistance in community empowerment so as to increase family income. This service is carried out using the ABCD (Asset Based Community Development) method, namely service with the stages of finding, dreaming, designing, determining and doing. So that this service produces the first asset in the form of the ability to make knitting in the community developed with training and innovation of knitting products for PKK women, secondly providing socialization and awareness of the importance of increasing family income, thus collaborating in community empowerment so that knitting activities have an impact on family income. As a result, the development of this skill provides additional income for PKK mothers.

Page 3 of 14 | Total Record : 135