cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jipmjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM)
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30261163     DOI : doi.org/10.47233/jipm
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarkat yang diterbitkan oleh CV.INDONESIA dengan Nomor Registrasi ISSN : 3026-1163 (Online). Terbit pertama kali bulan Juni 2023, dan diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan (Juni dan Desember). Setiap manuskrip yang dikirimkan akan melalui proses peer-review dengan metode double-blind. JIPM diharapakan mampu menjadi media komunikasi dan sosialisasi seluruh civitas akademika terkait dengan hasil inovasi dan solusi dalam berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Redaktur mengundang para penulis untuk menyumbangkan artikel hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang IpTek , Bisnis dan Umum.
Articles 357 Documents
Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Melalui Pelatihan Kerajinan Manik- Manik Dan Pemasaran Syariah Di Panti Asuhan Asrama Sahabat Yatim Makassar Muh. Rohman; Ferdinan; Ahista Maharani; Nurahmi Ramadhani; Aulia Agustina; Annisa Syahratul Jannah; Rohani; Samsunandar; Fanny Fitri Fadillah; Feri; Mawar; Armayanti; Andi Muhammad Taufiq; Muhammad Raihandi; Riska Amelia; Ranti; M. Mubdi Fahril; Ummu Kalsum; Rian Muhammad Reski; Asdar; Nasrullah; Muhammad Akbar Kadir; Andi Alif Rifai Ukkas; Aswandi Sadril; Fajar Eko Purnama Rustan; Dimas Dwi Raharjo; Muh. Asrullah Muslim; Alfarah Firdayanti; Ayulia; Lilis Istiyani
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity was carried out at the Sahabat Yatim Orphanage in Makassar, aiming to empower orphanage children through handicraft training and sharia-based marketing education. The method used includes preparation, implementation, and evaluation stages. The children were taught to create bead crafts such as bracelets and keychains, and were also introduced to Islamic marketing principles such as honesty and fairness. The results showed an increase in participants’ entrepreneurial skills and understanding, as well as successful product sales through direct practice. Additionally, social assistance was provided, and a strong emotional bond was established between the organizers and the children. This activity serves as a real example of how practical training combined with Islamic values can promote self-reliance among orphaned children.
Sosialisasi Penerapan Paradigma Pancasila Kegiatan Ekonomi Digital Bagi Gen Z di SMP Pembangunan UNP Deni Amelia; Vivi Puspita Sari; Fitri Firdalius
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila merupakan sebuah sistem nilai paling tinggi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila dijadikan sebagai dasar utama dalam segala bentuk kehidupan masyarakat di Indonesia. Bagi bangsa Indonesia, Pancasila tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV dan diperuntukkan sebagai dasar negara. Pada era globalisasi sekarang ini sangat penting bagi kita semua khusunya generasi muda bangsa menjadikan Pancasila sebagai filterisasi dalam memilah dan menilai serta menyaring perubahan ataupun pengaruh yang masuk dalam bangsa Indonesia. Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Teknologi memungkinkan informasi disebarluaskan dengan cepat dan luas, namun hal ini juga membuka pintu bagi penyebaran informasi yang tidak benar. Efek dari globalisasi dan peningkatan pergaulan hidup, perdagangan internasional, hukum internasional atau peraturan-peraturan asing ikut tertuang dalam perundang-undangan nasional seperti kejahatan komputer, pasar modal dan sebagainya. Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan ekonomi sebagai pembangunan ekonomi nasional yang juga merupakan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Implementasi nilai-nilai Pancasila dibidang ekonomi era globalisasi lebih didasarkan pada nilai-nilai moral. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam ekonomi digital bagi Gen-Z sangat relevan terutama untuk menyeimbangkan dampak positif dan negatif dari teknologi digital. Pancasila dapat dijadikan sebagai fondasi etika digital, membantu Gen Z dalam memilah informasi, menjaga interaksi positif di media sosial dan menghindari dampak negatif sepeti hoaks dan cyberbullying. Dengan menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut maka Gen-Z dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk membangun bangsa yang lebih maju, adil dan sejahtera. Gen- Z memainkan peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui adopsi dan inovasi digital. Salah satu temuannya adalah dari pola konsumsi. Gen-Z cenderung lebih memilih belanja online melalui platform e-commerce dari pada belanja di toko fisik. Pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila bagi Gen-z agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang dapat meruntuhkan moralitas dan agar meraka juga dapat menjaga nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pancasila. Gen- Z sangat mempengaruhi perekonomian, selain tingkat pendapatan Gen-z juga dapat mengalami peningkatan terbesar dalam pengeluaran.
Peningkatan Pemahaman Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Melalui Kegiatan Sosialisasi Aturan Adat Minangkabau “Sumbang Duo Baleh” Di Sekolah Dasar Negeri 14 Kota Padang Suherman Sudapi; Suci Ermadani; Pingki Desta Putra; Ananda Khairunisa; Farhan Zen; Widia Ananda; Zalita Putri; Marsando Tri Ananda; Rafi Fajri Al Khaliq; Febi Anggi Sabreza; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu “Sumbang Duo Baleh” Yang berarti Dua Belas aturan etika dan norma dalam budaya MinangKabau, Mencerminkan prinsip-prinsip hidup yang harmonis, adil, dan beradab. nilai-nilai ini sejalan dengan butir-butir Pancasila, seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan kebersamaan dalam kontesk ini Pancasila menjadi landasan moral dan filosofis untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mengembakannya agar relevan dengan tantangan zaman. Sosialisasi dilakukan melalui presentasi, diskusi berkelompok dan kegiatan lainnya, dengan tujuan memperkuat rasa kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai integritas . Dengan demikian pengintegrasian Pancasila dan “Sumbang Duo Baleh” tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menciptakan Masyarakat yang berkerakter dan berdaya saing dalam kerangka keindonesiaan. Metode sosialisasi yang digunakan adalah ceramah. Dari kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang aturan adat Minangkabau yaitu sumbang duo baleh.
Pelatihan Publik Speaking Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Aparatur Pemerintah Desa Cahaya Negeri Anita Marianata
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity begins by identifying problems in the community, especially the Cahaya Negeri village apparatus who have not been skilled in guiding events. Furthermore, in the implementation activities, good public speaking will be provided, in this activity, feedback activities will be given in the form of evaluation. The final step of the activity will be an evaluation and improvement of the results obtained during the activity. With good communication skills, village officials can convey information effectively, solve problems better, and provide more satisfactory services to the community.
Menumbuhkan Jiwa Mandiri Lewat Wirausaha Membuat Kerajinan Gelang Manik-manik Di Panti Asuhan Ummu Aiman Wana Febrianti, Auliya; Jasri, Jasri; Putri Nur Ramadhani
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian dan keterampilan kewirausahaan pada anak-anak panti asuhan melalui pelatihan pembuatan gelang manik-manik. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator di Panti Asuhan Ummu Aiman, Makassar. Pelatihan ini tidak hanya mendorong peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, dan pemahaman peserta tentang kewirausahaan, tetapi juga memberikan dampak psikososial, seperti terbentuknya karakter positif dan pengembangan kemampuan sosial-emosional. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek kreativitas dan kepercayaan diri, yang memperkuat keberhasilan program dalam mendukung kemandirian sosial dan ekonomi anak-anak panti. Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan praktis berbasis kerajinan tangan dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan bagi kelompok masyarakat rentan.
Membangun Rasa Empati Dan jiwa Sosial Di Era Digital Nur Ashabul Khafi; Mega Mustika; Ahmad Nurfauzi Budiamin; Evi Tri Utami; Arham, Arham; Feri Eko Putra; Nur Ainun; Ulfi Arvina; Fatmawati, Fatmawati; Meily Meliyani; Nadia Mutmainnah; Asrah Anjani; Sri Putri Wahyuni; Annisa Nurul Fajri; Aliah Tri Saniyah; Syahratul Janna
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine how the use of digital technology can support the development of empathy and social awareness among children in orphanages. The research was conducted at Sejati Muhammadiyah Orphanage in Makassar using a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings indicate that digital media plays a significant role as a tool for social education, a means of expressing empathy, and a platform for children's virtual participation in humanitarian activities. The children demonstrated increased social awareness through the consumption of inspirational content and active involvement in digital-based social campaigns. Furthermore, empowerment through digital skills training and ethical media guidance helped strengthen empathy and social responsibility values. The study concludes that the wise and guided use of technology within the orphanage environment can be an effective strategy for fostering social character among youth in the digital era.
Pengabdian Kepada Masyarakat KreAtif: Kreativitas Anak Panti untuk Masa Depan Produktif oleh Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Makassar Az-Zahra J , Iftitah Resky; Irwani, Irwani; Nadiya Nur Fadilla; Ramadana, Ramadana; Nuryuli, Nuryuli; Ferdinan, Ferdinan
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Activity (PKM) “KreArtif” aims to empower orphanage children through the development of creativity and productive skills. The background is the unexplored potential of orphanage children's creativity and the need for provision of independence in the future. The methods used include needs assessment, preparation of training modules, implementation of interactive workshops facilitated by Muhammadiyah Makassar University students, and social entrepreneurship assistance. The expected results are an increase in the capacity of orphanage children in creating valuable works, the growth of entrepreneurial spirit, and increased self-confidence. This program is also expected to strengthen the role of students as agents of social change and foster concern for social issues in society. Thus, “KreArtif” not only focuses on developing creativity, but also on building productive and independent characters for orphanage children, preparing them to become competitive individuals in the future.
Optimalisasi Literasi Keuangan Islami bagi Anak Panti Asuhan Ummu Aiman Rajmia Sulianti; Jasri, Jasri
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to optimize Islamic financial literacy among children at Ummu Aiman Orphanage, who are economically vulnerable and have limited access to Sharia financial education. This topic is important to equip children with the ability to manage finances according to Islamic principles from an early age. The method involves providing interactive educational materials about distinguishing needs and wants, the importance of saving, and ways to earn halal income. The results show an increased understanding of Islamic financial literacy concepts and high enthusiasm in participating in the learning process. These findings confirm that direct and interactive Islamic financial literacy education is effective in shaping financial awareness based on Sharia values. Therefore, this program significantly contributes to building the economic independence of orphanage children and can serve as a model for broader educational development.
Membentuk Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini Melalui Edukasi Berbisnis Untuk Beramal Di Panti Asuhan Bahagia Jasri, Jasri; Nuraini, Nuraini
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to foster a spirit of social entrepreneurship from an early age through the delivery of educational material titled “Doing Business for Charity” to the children of Panti Asuhan Bahagia (Bahagia Orphanage). The activity was motivated by the lack of structured social entrepreneurship programs in the orphanage, resulting in the children often being passive recipients of donations. The method used was participatory and educational with an Islamic value-based approach, implemented through interactive material presentation and the awarding of certificates of appreciation. Evaluation was conducted through direct observation and brief interviews to assess participant engagement, understanding, and responses. The results showed an increase in understanding of the social business concept, enthusiasm, social awareness, and appreciation of Islamic entrepreneurial values. This activity had a positive impact on character building and can serve as an effective community service model for developing social entrepreneurship among orphanage children
Pelatihan Dan Edukasi Kerajinan Tangan Manik-Manik Untuk Kemandirian Ekonomi Anak Panti Asuhan Ummu Aiman Jasri, Jasri; Egidia syafitri; Syek Abdullah; Waode Nurhaliza; Rifka Alfiana; Sulfiani, Sulfiani; Iksan, Iksan; Nurul Insyani; Eva Nunung Husna; Titin Nurfadilla; Nadiatul Imani; Asma Amelia; Iftita Annur; Maulana Malik Ibrahim; Zulfitrah Amal; Anwar Kadafi
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service (PKM) activity was carried out at the Ummu Aiman Orphanage, Makassar City. This activity aims to build entrepreneurial character in the orphanage children through training in craft skills using recycled materials. Through an educational and applicative approach, participants were trained to create products such as pencil cases from plastic bottles, decorated with hemp rope, beads, and ribbons. In addition to technical skills, the training also emphasized values such as hard work, honesty, responsibility, and an introduction to basic digital marketing platforms. The results showed an increase in practical abilities, self-confidence, and an understanding of the economic value of the products. This program is expected to be the initial foundation for the economic independence of orphanage children in the future.