cover
Contact Name
Sri kustini
Contact Email
srikustini2405@gmail.com
Phone
+6283149572086
Journal Mail Official
srikustini2405@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rancabolang no 104 (Samping Terminal Margahayu Ledeng), Kompleks Margahayu Raya, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Generics : Journal of Research in Pharmacy
ISSN : 27749967     EISSN : -     DOI : -
Generics: Journal of Research in Pharmacy diterbitkan oleh Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Jurnal Generics terbit dua kali dalam setahun di bulan Januari dan Juli. Generics telah memiliki ISSN Online : 2774-9967.
Articles 88 Documents
Rasionalitas dan Potensi Drug-Related Problems pada Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap dengan Ulkus Diabetes Mellitus Tipe II Mizranita, Vinci; Sholihah, Inayatush; Ikakusumawati, Novita Dhewi; Pratama, Tiara Dewi Salindri; Astuti, Rini Budi; Manurung, Devi Yanthre Sari; Nugraha, Akbar Eka
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.28510

Abstract

Ulkus diabetes melitus (DM) tipe II merupakan komplikasi kronis yang sering menimbulkan infeksi serius, memerlukan terapi antibiotik, dan berisiko tinggi terhadap kejadian drug-related problems. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas dan penggunaan antibiotik, serta identifikasi drug-related problems pada pasien ulkus diabetes mellitus tipe II. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada 44 pasien ulkus diabetes mellitus tipe II di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan klasifikasi PCNE V9.1 untuk mengidentifikasi drug-related problems. Sebagian besar pasien berusia 60–74 tahun (52%), memiliki komplikasi terbesar makrovaskuler (91%), khususnya hipertensi (43,75%) dan amputasi (34,38%). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah seftriakson (27%) dan metronidazol (20%), dengan rute pemberian secara parenteral (66,94%) sebagai rute pemberian utama. Sebanyak 113 kasus kejadian drug-related problems yang teridentifikasi, didominasi oleh kombinasi penggunaan obat yang tidak sesuai (51,3%), dosis tidak tepat, dan terapi tidak sesuai dengan formularium atau guideline. Penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetes mellitus sebagian besar sesuai rekomendasi, namun tetap memiliki risiko tinggi. Diperlukan pemantauan terapi, medication review, dan intervensi terapi berbasis guideline untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. 
Hospital Pharmacy Information Systems Evaluation Framework: A Systematic Review Latifa, Ken Inayati; Lazuardi, Lutfan; Wiedyaningsih, Chairun
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.26694

Abstract

Hospital pharmacy information system is an application of an information system designed to support clinical pharmacy services oriented towards patient care, drugs provision and drug management. In the implementation of pharmacy information systems, evaluation is needed to assess the extent to which the information system is beneficial.  The purpose of this systematic review is to determine the methods of hospital SIF evaluation framework. This systematic review followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. The article search used Scopus, and Google Scholar databases from 2014 to 2024, taking into account the eligibility and inclusion criteria. eligibility and inclusion criteria. In this Systematic review, 7 articles were obtained included in the study. No evaluation framework was developed specifically for SIF evaluation. There were 4 evaluation methods used is to evaluate systems such as, HOT FIT, EUCS, TAM, Delone and Mclean. The most widely used method is HOT FIT with 3 articles. Evaluation of hospital information systems is important to ensure the they function effectively and efficiently while meeting the needs of hospital services. The evaluation results serve as a basis for system improvement and development, enabling  the hospitals to  provide high-quality healthcare services.
The Correlation Between Sociodemographics and Knowledge of Pulmonary Tuberculosis Among Residents of Ketelan Village, Banjarsari District, Surakarta Astuti, Rini Budi; Niruri, Rasmaya; Hadi, Saptono
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30086

Abstract

Kota Surakarta merupakan kota dengan kasus Tuberkulosis (TB) terbanyak keempat di Jawa Tengah. Pengetahuan masyarakat terkait TB merupakan salah satu cara mencegah penyebaran kasus TB. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan serta faktor yang berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat Kelurahan Ketelan terkait TB Paru. Penelitian ini penting untuk merancang intervensi edukasi yang tepat sasaran sesuai karakteristik demografi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode total sampling. Data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan 62% responden berusia > 45 tahun, 76% responden berjenis kelamin perempuan, 62% responden menempuh pendidikan formal > 9 tahun, 58% responden memiliki status tidak bekerja, 62% responden memiliki penghasilan diatas UMK Surakarta, 52% responden pernah mendapat informasi terkait TB Paru dan 86% responden belum pernah mengalami kontak erat dengan penderita TB Paru. Pengetahuan responden paling rendah adalah pengetahuan terkait pencegahan TB Paru dan gejala TB Paru. Hasil ini dapat menjadi dasar pentingnya pemberian informasi lebih intensif terkait pencegahan dan gejala TB Paru pada warga. Sebanyak 46% responden memiliki tingkat pengetahuan terkait TB Paru cukup. Faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan responden terkait TB Paru antara lain usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, paparan informasi serta pengalaman kontak erat dengan pasien TB Paru.
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review Yuliana, Sri; Endarti, Dwi; Wiedyaningsih, Chairun
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.26695

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak. Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap maupun rawat jalan, dan mempunyai dampak sosio-ekonomi yang berkaitan dengan pengobatan. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap pengobatan penyakit jantung koroner, diantaranya jumlah penggunaan obat, usia, jenis kelamin, lama rawat inap, dan penyakit komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya pengobatan penyakit jantung koroner dan faktor yang mempengaruhi besarnya pengobatan tersebut. Sistematik review ini mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Pengumpulan informasi dilakukan melalui penelusuran di PubMed, Scopus, dan Garuda dari tahun 2014 hingga 2024, dengan mempertimbangkan kriteria kelayakan dan inklusi. Delapan artikel dibahas dalam tinjauan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total penyakit jantung koroner adalah Rp 31.347.990 – Rp 42.231.110,00, sedangkan biaya rawat inap rata-rata Rp 3.298.129,00-Rp 9.171.522,00. Faktor yang mempengaruhi biaya penyakit jantung koroner adalah jumlah penggunaan obat, sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah jenis kelamin. Penyakit jantung koroner menimbulkan dampak sosio ekonomi karena biayanya yang besar, sehingga diperlukan informasi biaya sebagai analisis biaya manfaat untuk program pencegahan penyakit.
Analisis Kadar Flavonoid dari Ekstrak Lengkuas Putih (Alpinia galanga L.) sebagai Inhibisi pada Enzim Lipase Pankreas Badriyah, Lailatul; Rahayu, Nila Rusdy; Mutripah, Siti; Vifta, Rissa Laila; Riyanta, Aldi Budi
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30312

Abstract

Kesehatan adalah faktor utama dalam keberlangsungan hidup dalam menunjang berbagai aktivitas. Oleh karena itu, perlu dijaga melalui hidup sehat, dimulai dari pola makan dan olahraga. Salah satu inisiasi timbulnya berbagai penyakit adalah obesitas. Obesitas salah satu bentuk penumpukan lemak di dalam organ tubuh, yang menjadikan hambatan tubuh dalam melakukan metabolisme, sehingga menimbulkan penyakit seperti diabetes dan jantung. Pengobatan dapat dilakukan secara kimia dan herbal. Namun karena secara herbal menimbulkan efek samping jika dikonsumsi mas panjang, maka pengobatan alami lebih aman dan minim resikonya. Salah satu bahan alam yang ada di sekitar kita adalah tanaman lengkuas putih. Masyarakat banyak memanfaatkan dalam berbagai masakan, tetapi sejauh ini belum memahami manfaat lain selain penambah rasa umami dalam masakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan lengkuas putih dalam menunjang penghambatan obesitas secara in vitro, yaitu melalui enzim lipase pankreas. Metode yang digunakan adalah ekstraksi secara maserasi bahan alam dengan pelarut etanol. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kandungan flavonoid sebanyak 2,524 ppm. Disisi lain, ekstrak lengkuas putih menunjukkan daya inhibisi lipase pankreas sebesar 63,48%. Hal ini dapat diasumsikan bahwa lengkuas putih mampu menghambat kinerja penyerapan lemak, sehingga lemak yang diserap oleh tubuh lebih sedikit.
Studi Efektivitas Antioksidan dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) dari Minyak Biji Stroberi (Fragaria x ananassa) Khairunnisa, Khairunnisa; Wilsya, Mayaranti; Hardiansyah, Sigit Cahyo; Putri, Wulandari Eka
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.29952

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) khususnya UVA, UVB, dan UVC, adalah faktor terbesar penyebab kerusakan kulit, penuaan dini atau bahkan penyakit kanker kulit. Tanaman dengan efektifitas antioksidan yang tinggi sangat berpotensi memberikan efek tabir surya yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antioksidan minyak biji stroberi serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF)-nya. Metode yang digunakan adalah metode DPPH, serta pengukuran nilai SPF menggunakan metode Mansur secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ minyak biji stroberi sebesar 1,63 µg/mL an vitamin E sebagai pembanding sebesar 0,72 µg/ml, yang keduanya termasuk kategori antioksidan sangat kuat. Uji statistik mann–withney (wilcoxon rank sum) menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara efektivitas antioksidan minyak biji stroberi dan vitamin E (p > 0,05). Hasil penentuan nilai SPF pada konsentrasi 25 ppm (5), 50 ppm (7), 100 ppm (11), 200 ppm (13) dan 400 ppm (25). Dapat disimpulkan bahwa, minyak biji stroberi berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi produk kosmetik tabir surya maupun anti-aging.
Studi Molecular Docking Senyawa Flavonoid Quercetin Daun Mimba (Azadiracta indica A. Juss) sebagai Antidiabetes dan Antioksidan Puspitasari, Lia; Wijanarko, Bagas Apriliano; Bahri, Saiful
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30124

Abstract

Daun mimba (Azadiracta indica A. Juss) merupakan tanaman obat yang banyak diteliti memiliki aktivitas antidiabetes dan antioksidan, namun kajian in silico yang secara spesifik mengevaluasi peran quersetin sebagai senyawa utamanya terhadap beberapa target molekuler kunci diabetes melitus masih terbatas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi aktivitas quercetin terhadap Peroxisome Proliferator-Activated Receptors-Gamma (PPAR-?), Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4), serta target yang berperan dalam pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS) menggunakan pendekatan structure-based drug design melalui metode molecular docking. Hasil simulasi docking menunjukkan quersetin memiliki afinitas yang kuat dan stabil terhadap reseptor PPAR-y dan DPP-4, yang ditunjukkan oleh nilai energi ikatan bebas yang rendah dan pembentukan interaksi molekuler penting berupa ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik pada sisi aktif reseptor. Quersetin juga menunjukkan interaksi yang relevan dengan target protein terkait ROS, yang mengindikasikan potensi aktivitas antioksidan melalui penghambatan jalur pembentukan stress oksidatif. Berdasarkan profil afinitas ikatan dan pola interaksi molekuler tersebut, quersetin pada daun mimba berpotensi memiliki aktivitas antidiabetes melalui mekanisme aktivasi PPAR-y dan inhibisi DPP-4, serta berkontribusi dalam menurunkan stres oksidatif.
Review: Modern Extraction Methods for Extraction Proanthocyanidins from Natural Products Manzil, Li’izzah Diana; Sakti, Aditya Sindu
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.28200

Abstract

Proanthocyanidins are widely distributed in many plant species and are recognized for their beneficial health effects, particularly their antioxidant and anti-inflammatory activities. This literature review aims to evaluate modern extraction techniques used to isolate proanthocyanidins from natural sources. Conventional methods, such as maceration and Soxhlet extraction, often result in reduced yields because proanthocyanidins are heat-sensitive and susceptible to oxidation. To address these limitations, this review explores alternative modern extraction approaches. Relevant peer-reviewed articles were identified through a comprehensive search of five academic databases: ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, NCBI, and BMC. The modern extraction techniques examined include Ultrasound-Assisted Extraction (UAE), Microwave-Assisted Extraction (MAE), Enzyme-Assisted Extraction (EAE), and Pressurized Liquid Extraction (PLE). Evidence from 23 selected studies shows that UAE and MAE are among the most effective and efficient methods for extracting proanthocyanidins from natural matrices. These findings underscore the potential of modern extraction technologies to improve both the yield and quality of proanthocyanidins, supporting their broader application in pharmaceutical and nutraceutical fields.