cover
Contact Name
Aji Prasetya Wibawa
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
ISSN : -     EISSN : 30477964     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities,
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) menerima artikel hasil gagasan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat peguruan tinggi dalam berbagai bidang ilmu dan terapan.
Articles 152 Documents
Pemanfaatan Tanaman Jelatang (Urtica Dioica L.) Pada Kelompok Tani Sekar Sari dan Dame Deli Serdang Zuhairiah Nasution; Siti Maimunah; Amila Amila
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang banyak terdapat tanaman jelatang (Urtica dioica L.). Selama ini, tanaman jelatang dianggap sebagai tanaman yang mengganggu sehingga kerap dibasmi karena daunnya akan membuat rasa gatal jika tersentuh. Tanaman jelatang juga belum dikenal manfaatnya, padahal penelitian-penelitian sebelumnya menjukkan bahwa tanaman jelatang kaya akan manfaat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai tanaman jelatang dan manfaatnya serta pengolahan daun jelatang menjadi teh. Kegiatan Pengabdian ini diikuti oleh anggota kelompok tani di kabupaten Deli Serdang yaitu Kelompok tani Sekar Sari dan Kelompok Tani Dame dengan total peserta sebanyak 29 orang. Peningkatan pemahaman peserta mengenai tanaman jelatang dan manfaatnya dilakukan melalui kegiatan penyuluhan. Di awal kegiatan, peserta diminta untuk mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pemahamannya mengenai tanaman jelatang kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan terkait manfaat tanaman jelatang dan praktik langsung pembuatan teh jelatang. Hasil yang diperoleh dari pengisian kuesioner menunjukkan bahwa 62,07% peserta memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang tanaman jelatang dan manfaatnya. Setelah dilakukan penyuluhan dan praktik langsung pembuatan teh jelatang pengetahuan peserta mengenai manfaat jelatang bertambah sehingga daya terima peserta terhadap the jelatang yang dibuat sangat baik.Kata kunci— jelatang, teh jelatang, penyuluhan
Edukasi Pendidikan Tinggi di SMK Gajah Mada Banyuwangi Dzurotul Mutimmah; Feby Indriana Yusuf; Qurrata A'yun
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang berkelanjutan dan tak pernah berakhir (never ending process), sehingga dapat menghasilkan kualitas yang berkesinambungan, yang ditujukan pada perwujudan sosok manusia masa depan, dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa serta Pancasila. Pengetahuan siswa pendidikan menengah, khususnya pendidikan menengah atas, tentang pendidikan tinggi masih minim. Terlebih mengenai jenis-jenis perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Para siswa juga kesulitan dalam mengetahui perbedaan jenis perguruan tinggi tersebut sehingga para siswa mengalami kendala dalam menentukan perguruan tinggi mana yang sesuai untuk menempuh pendidikan pada jenjang selanjutnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu diadakan sosialisasi tentang “Edukasi Pendidikan Tinggi di SMK Gajah Mada - Banyuwangi” khususnya bagi siswa kelas XII yang akan menempuh Pendidikan ke jenjang berikutnya, yaitu jenjang Pendidikan Tinggi. Dalam pelaksanaan kegiatan ini ada beberapa program yang akan dilakukan, yaitu: (1) koordinasi dengan mitra mengenai jadwal dan persiapan pelaksanaan kegiatan, (2) koordinasi tim dengan mahasiswa PPL mengenai pokok tugas, dan (3) edukasi tentang Pendidikan Tinggi. Hasil dari kegiatan sosialisai ini yaitu sebagai berikut: 1) pemahaman siswa tentang pendidikan tinggi, 2) antusiasme siswa mengenai kegiatan sosialisasi ini, dan 3) antusiasme siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, yaitu pendidikan tinggi.Kata kunci : pengabdian masyarakat, edukasi, pendidikan tinggi
Peningkatan Kualitas Guru SD Melalui Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Educandy Siti Mas'ula; M. Anas Ardhianto; Erif Ardhianto; Yudhitia Dian Putra; Nevy Iruntyasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Seorang pendidik dituntut untuk mampu mengikuti dan menerapkan teknologi seiring perkembangan jaman dalam proses belajar mengajar. Tim Pengabdian kepada Masyarakat UM mengadakan pelatihan media pembelajaran yang dikhususkan untuk guru SD/MI di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dalam pembuatan media pembelajaran yang interaktif berbasis educandy. Proses pelatihan dilakukan dengan tahapan analisis permasalahan, pelatihan, monitoring dan pengawasan serta evaluasi. Metode yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pelatihan media interaktif merupakan pembelajaran dengan inovasi baru. Pada media pembelajaran dengan educandy yang telah disusun, terdapat aktifitas bermain, pembelajaran dan pemberian tes.Kata Kunci: Guru, Interaktif, Media Pembelajaran, Pengabdian Masyarakat
Eco Enzyme Hasil Pengolahan Sampah Sayuran dan Buah-Buahan sebagai Produk Pembersih di Desa Lamgapang Febriani Febriani; Rini Safitri; Suhendrayatna Suhendrayatna; Ichwana Ichwana; Sofia Sofia; Mahidin Mahidin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan merupakan sampah rumah tangga yang hampir 60% dibuang pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diolah dengan sistem open dumping. Kontribusi TPA dari sistem open dumping menyebabkan sebesar 3-4 % dihasilkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) global. Tujuan kegiatan pengabdian dilakukan untuk memberikan informasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan produk eco enzyme dengan teknologi fermentasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk harian rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Lamgapang secara bertahap di antaranya sosialisasi, pelatihan, pendampingan dalam pembuatan dan aplikasi produk eco enzyme sebagai cairan pembersih serbaguna. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini bertambahnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah sampah sayuran dan buah-buahan menjadi produk eco enzyme. Mitra telah memanfaatkan eco enzyme sebagai cairan pembersih seperti pembersihan lantai, kaca, kamar mandi, dan badan-badan air di rumah tangga sehingga dapat menekan penggunaan cairan pembersih komersial dan pengeluaran keluarga. Eco enzyme yang telah digunakan untuk membersihkan badan air (selokan) diketahui dapat memperbaiki kualitas air. Kondisi ini ditunjukkan terjadi perbaikan nilai pH, TDS, BOD, COD, DO, fosfat dan beberapa ion logam yang terdapat di badan-badan air. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa produk eco enzyme dapat digunakan sebagai cairan pembersih multifungsi bagi masyarakat.Keyword : Eco Enzyme, Sampah organik, ramah lingkungan, pembersi multiguna
Membangun Kreativitas Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sirup Dari Buah Blimbing Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pojok Kab. Blitar Ahmad Heki Sujiatmoko; Lestari Setyowati; Elvira Rasyida MR
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas penduduk desa sering menjadi persoalan. Hal ini karena sumber daya alam yang ada di desa sering kali tidak bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan mereka akibat dari rendahnya kreativitas penduduk desa. Oleh karena itu, program kegiatan dari tim pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan hasil pertanian yang berupa pembuatan sirup buah belimbing. Ini karena buah belimbing menjadi sumber daya alam yang ada di desa Pojok, Kabupaten Blitar. Tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan tenaga ahli yang memiliki kemampuan dalam pembuatan sirup dengan kualitas yang tinggi. Para peserta terdiri atas 15 orang yang menjadi anggota organisasi Tani Tunas Muda. Hasilnya menunjukkan bahwa para peserta ditemukan sangat antuasias untuk mengikuti pelatihan karena terbukti bahwa hasil sirup yang dicontohkan oleh tenaga ahli memiliki kualitas yang bagus dan memberikan potensi atau kelayakan untuk menjadi komoditi baru yang bisa dipasarkan. Selain itu, para peserta juga melakukan praktek langsung sehingga mereka benar-benar memiliki keterampilan yang bagus dalam membuat belimbing. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pembuatan belimbing ini sangat memuaskan bagi para peserta karena memberikan hasil yang lebih baik daripada apa yang pernah dilakukan dalam pelatihan yang pernah diadakan sebelumnya. Kata kunci: Kreativitas masyarakat, Pelatihan pembuatan sirup, Buah belimbing, peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Yuk, Kenalan Dengan “Cyberbullying”: Membangun Kesadaran Remaja Terhadap Cyberbullying Melalui Psikoedukasi Dwi Kencana Wulan; Rahmadianty Gazadinda; Fellianti Muzdalifah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di masa pandemi, sebagian besar pola interaksi berubah dari tatap muka menjadi tatap maya dan penggunaan gawai serta media sosial pada anak dan remaja juga meningkat. SMP Brighton Kota Wisata adalah salah satu sekolah yang memperhatikan isu perundungan pada siswa. Situasi pandemi memberikan tantangan bagi pihak sekolah dalam mengontrol perilaku siswanya saat berinteraksi melalui media sosial. Pihak sekolah juga menemukan bahwa siswa yang melakukan cyberbullying tidak menyadari jika perilakunya tergolong cyberbullying. Hal ini mendasari timbulnya kebutuhan memberikan pemahaman dasar tentang cyberbullying. Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat “Yuk, lebih kenal dengan cyberbullying!” untuk memberikan psikoedukasi tentang cyberbullying. Kegiatan ini melibatkan 46 siswa baru di sekolah tersebut dalam bentuk seminar daring. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hal pemahaman cyberbullying setelah pelaksanaan kegiatan (Z=-2.00, sig, 0.046). Peserta juga diketahui lebih memahami bahaya dampak cyberbullying setelah pemberian psikoedukasi. Menariknya, ada lebih banyak peserta yang sadar perlu melapor jika melihat orang terdekatnya terlibat cyberbullying. Temuan ini mengindikasikan kegiatan cukup efektif dalam memberikan pemahaman dasar mengenai perilaku cyberbullying.Kata kunci: cyberbullying, media sosial, pengabdian masyarakat, psikoedukasi, remaja
Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Infeksi Covid-19 dan Pembuatan Hand Sanitizer Secara Mandiri Lastiar Roselyna Sitompul; Wahyu Irawati; Reisky Megawati Tammu; Ashiong Parheheon Munthe
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi pandemik Covid-19, menyebabkan jemaat Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKIA) menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan ibadah minggu. Kondisi ekonomi jemaat mayoritas kelas bawah dengan bekerja di sektor nonformal dan mayoritas kurang mampu. Jemaat sangat membutuhkan edukasi terkait menjaga kesehatan dimasa pandemik. Jemaat juga membutuhkan sosialisasi, arahan, penjelasan dan pendampingan terkait menjaga kesehatan dalam situasi Covid-19. Oleh sebab itu, bentuk kegiatan PkM bertujuan melakukan penyuluhan tentang pencegahan Covid-19 dan pembekalan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat hand sanitizer baik dengan bahan kimia sederhana maupun dari bahan alami. Hal ini sangat berguna untuk keperluan sehari-hari sebagai salah satu cara menjaga kebersihan sekaligus mencegah infeksi Covid 19. Pengetahuan pembuatan hand sanitizer secara mandiri dapat menghemat pengeluaran di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi. Metode pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara tatap muka kepada jemaat dengan memberikan penjelasan, tanya jawab dan diskusi. Tim PkM memberikan penyuluhan pencegahan Covid 19, demonstrasi pembuatan hand sanitizer melalui video dan penjelasan pembuatannya. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, jemaat menyatakan bahwa penyuluhan yang dilakukan sangat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan jemaat, dan pihak mitra mengharapkan tindak lanjut dari kegiatan PkM yang telah dilakukan.Kata kunci—Pengabdian masyarakat, Penyuluhan, Hand sinitizer
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer bagi Takmir Masjid Nurul Huda untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Yana Fajar Prakasa; Sumari Sumari; Aman Santoso; Muhammad Roy Asrori; Sinta Nur Laila
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 yang kini menjadi pandemi global membuat banyak orang melakukan tindakan preventif. Salah satu cara untuk mencegahnya yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan menggunakan hand sanitizer. Tujuan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara pembuatan hand sanitizer pada masa pandemic COVID-19. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Takmir Masjid Nurul Huda Kota Blitar. Karenaketerbatasan hand sanitizer serta untuk memanfaatkan waktu di rumah, masyarakat dapat membuat hand sanitizer sendiri. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra kegiatan ini mampu membuat hand sanitizer sendiriKata kunci : COVID-19, Hand Sanitizer, Masjid, Takmir
Pelatihan Pengolahan Jagung pada Ibu-Ibu PKK Desa Talok Malang Anggi M.J. Saputri; Nonny Aji Sunaryo; Wiwik Wahyuni; Riana Nurmalasari; Alief Lukman Syafi'i; Syamsudin Habibullah Djan Djanany
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Talok Kabupaten Malang merupakan salah satu desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian masyarakat. Salah satu potensi bahan pangan yang melimpah di Desa Talok adalah jagung. Dimana jika panen jagung, jagung hanya diolah direbus, dibakar dan di buat jenang. Kegiatan ini diinisiasi dari hasil wawancara dengan Kepala Desa, yang berharap adanya pelatihan mengolah jagung menjadi olahan pangan yang memiliki kandungan gizi dan nilai jual yang tinggi. Produk olahan jagung yang dibuat pada kegiatan ini adalah brownies kukus jagung, dan dawet jagung. Selain diajarkan mengolah produk, masyarakat khususnya Ibu-Ibu PKK Talok juga dibekali teknik menyimpan dan mengemas produk makanan.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Talok tentang pengolahan jagung. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Talok terampil membuat olahan dari jagung, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di desa Talok. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan jagung sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Inovasi Penambahan Prebiotik Xilooligosakarida Dan Peningkatan Pemasaran Pada Produk Usaha Kecil Penghasil Kue Pia di Kota Jember Anak Agung Istri Ratnadewi; Wuryanti Handayani; Sudarko Sudarko; Nyoman Gede Krishnabudi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Berbasis Penelitian (PPBP) ini untuk memberdayakan ekonomi usaha pembuatan kue khas Jember. UKM yang dilibatkan adalah UKM produk kue Pia merk “Syam”, usaha ini tidak jauh dari Universitas Jember berkisar 7 Km. Merk kue Pia “Syam” merupakan salah satu usaha kue home industri yang melibatkan ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya. Pemasaran masih disekitar toko-toko kue disekitar kota Jember. Usaha kue ini meskipun sudah berjalan lama di mulai usaha sejak 2006, namun masih relatif tradisional sehingga memerlukan pengembangan untuk dapat bersaing untuk menghasilkan produk kue yang berkualitas dan dapat bersaing di pasaran. Permasalahan yang muncul adalah (1) bagaimana meningkatkan kualitas produk sehingga mampu menjadi produk andalan yang dicari pengguna, dengan produk kue yang mempunyai nilai qisi dan kualitas yang terjamin, (2) bagaimana meningkatkan pemasaran produk kue Pia. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang dapat diterapkan adalah membantu mitra bagaimana kualitas produk ditingkatkan menggunakan konsep sains dan teknologi dari praktisi perguruan tinggi. Dalam kegiatan pengabdian ini Kelompok KeRis Enzim akan membantu mengatasi masalah pertama dengan meningkatkan kualitas kue dengan memberikan inovasi pada produk kue dengan penambahan bahan prebiotik xilooligosakarida (XOS) melalui teknologi enzimatis. Kandungan prebiotik XOS diperoleh dari penambahan enzim xilanase pada adonan kulit kue Pia yang berbasis bahan tepung. Secara in-situ enzim ini akan menghidrolisis substrat pada adonat kulit kue Pia menghasilkan prebiotik XOS yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Enzim xilanase merupakan hasil penelitian Kelompok KeRis Enzim telah diuji stabilitas dan kemampuannya menghasilkan produk prebiotik XOS dan enzim ini telah mempunyai No paten IDP 000075875. Prebiotik merupakan oligosakarida yang tidak terdigesti dan menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri yang baik dalam sistem pencernaan, dapat membantu penyerapan nutrisi dan melancarkan metabolism kolesterol dalam tubuh. Dengan kandungan prebiotik XOS, produk kue yang dihasilkan akan mempunyai nilai lebih dibanding produk lain, sehingga akan mempunyai ciri khas yang berbeda dengan produk yang sudah ada dipasaran. Pada permasalahan kedua Kelompok Keris Enzim membantu meningkatkan pemasaran dengan mengenalkan metode pemasaran modern berbasis IT sehingga produk mudah dikenal dan mudah dipesan. Bentuk kegiatan yang akan kami lakukan melalui pendampingan intensif pembuatan produk dengan penambahan bahan prebiotik XOS dengan teknik enzimatis. Kegiatan pemasaran usaha ini masih konvensional yaitu dengan menawarkan produk kepada kenalan dan orang terdekat melalui Whatsapp dan Facebook pribadi pemilik usaha saja. Hal ini membuat cakupan pemasaran dan produktivitas usaha rumah tangga Kue Pia “Syam” Jember kurang dapat berkembang dan terbilang belum dapat bersaing di pasar. Perlu adanya pelatihan dan pendampingan untuk membantu kegiatan promosi, pemasaran serta branding produk kue pia dengan memanfaatkan fasilitas akun sosial media dan aplikasi lainnya untuk dapat menjawab peluang pasar yang lebih luas secara online seperti misalnya terafiliasi dengan jasa layan antar produk semacam Gofood, Grabfood atau jasa layan antar lokal sejenis di area Jember dan sekitarnya. Selain itu untuk mengembangkan sayap agar permintaan tidak sebatas di Jember saja, maka perlu juga memasukkan unsur pemasaran digital atau ecommerce semacam Shopee, Bukalapak, Tokopedia dan lain-lain.Kata kunci : UKM Syam, Kue Pia, prebiotik, xilooligosakarida

Page 7 of 16 | Total Record : 152