cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai. Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30319773     DOI : https://doi.org/10.61798/alaina.v1i1
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui program pengabdian atau layanan kepada masyarakat untuk mengembangkan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, dan hasil penelitian. Pengabdian atau layanan kepada masyarakat yang dimaksud adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan (skill) sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat atau komunitas. ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerbitkan hasil pengabdian yang mencakup beberapa bidang dengan prioritas topik atau isu sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika pendidikan yang terjadi di sekolah/madrasah dan lembaga pendidikan lain baik formal maupun informal. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kemampuan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran, pengingkatan kemampuan guru dan siswa terhadap penguasaan teknologi atau media pembelajaran, optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan problematika lainnya yang terjadi di institusi pendidikan. 2. Pemberdayaan masyarakat atau komunitas Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika yang terjadi di sekelompok masyarakat atau komunitas profesi tertentu. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan strategi pemasaran (marketing) Usaha Kecil Menengah (UKM), pedampingan pelaku usaha produk lokal/tradisional, dan pemberdayaan ekonomi keluarga mandiri. 3. Kesehatan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika masyarakat di bidang kesehatan, juga mencakup sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kesadaran hidup bersih, peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi, dan penanggulangan stunting atau gizi buruk di masyarakat. 4. Lingkungan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang lingkungan. Isu ini berkaitan dengan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, upaya merawat kelestarian alam, dan optimalisasi kawasan khusus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 5. Sosial Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang sosial masyarakat. Isu pada bidang ini berkaitan dengan upaya untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat dan upaya mereduksi masalah-masalah sosial yang lainnya.
Articles 27 Documents
PENANAMAN BIBIT POHON DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DESA KOTARAJA TENTANG PENGHIJAUAN LINGKUNGAN Firman Arizandi; Tiara Febrianti, Tiara Febrianti; Mustika Arini; Indardi Wisnu Arya, Indardi Wisnu Arya; Wanda Gerhana, Wanda Gerhana; Elmilatul Imli, Elmilatul Imli; Rosaliana Juli Yanti, Rosaliana Juli Yanti; Adrian Rizal Maulana; Muhammad Arif Nashori; Yuniar Lestarini; Hamzan Ahmadi
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i2.245

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Kotaraja terhadap pentingnya penghijauan lingkungan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi mengenai manfaat penghijauan, pelatihan teknik penanaman pohon yang baik, serta pelaksanaan penanaman bibit pohon secara bersama-sama di lahan-lahan strategis desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak positif penghijauan, seperti mencegah banjir, meningkatkan kualitas udara, dan menjaga keberlanjutan ekosistem. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, peningkatan pengetahuan lingkungan, serta terbentuknya komitmen kolektif untuk merawat dan melestarikan pohon yang telah ditanam. Melalui program ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan semakin meningkat, menjadikan Desa Kotaraja sebagai model desa hijau yang berkelanjutan.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DI PERGURUAN TINGGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA Aramudin, Aramudin; Sardila, Vera
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i2.246

Abstract

Mahasiswa sering menghadapi tantangan dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang mencerminkan kemampuan analisis kritis. Permasalahan ini timbul akibat kurangnya pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan keterampilan analisis dan penulisan ilmiah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah di tingkat universitas. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan, melibatkan mahasiswa secara aktif dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Kegiatan pelatihan mencakup pemahaman struktur karya ilmiah, teknik analisis data, serta praktik penulisan yang sesuai dengan kaidah akademik. Temuan menunjukkan bahwa partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pelatihan ini meningkatkan pemahaman mereka terhadap metode penulisan ilmiah dan kemampuan analisis kritis. Selain itu, pelatihan ini berhasil menghasilkan draft karya ilmiah dari peserta yang memenuhi standar akademik. Kesimpulannya, pelatihan berbasis metode PAR efektif dalam meningkatkan kemampuan analisis dan penulisan ilmiah mahasiswa, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap pentingnya kontribusi ilmiah dalam dunia akademik
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS MODEL DEEP LEARNING PENDIDIK DI SEKOLAH DASAR Susandi, Ari; Ahmad Ipmawan Kharisma; Rizka Novi Irmaningrum; Oriza Zativalen
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i2.247

Abstract

The community service program that we are conducting aims to train the creativity of elementary school educators in the Babat Lamongan elementary and secondary education environment through the creation of interactive media. The methods used are the planning stage, the implementation stage and the evaluation stage. Based on the results of the activity, it shows that all educators can follow and create interactive media based on the deep learning model in PKM activities with full creativity and enthusiasm. Interactive media based on the deep learning model can be one of the media for educators to tell and explain their ideas in the learning process. Through this interactive media, students can develop their writing skills and through this interactive media. The process of creating interactive media based on the deep learning model certainly also involves digital sources to create real concepts, of course this can help students improve their writing and speaking skills. The success and creativity of educators in the Babat Lamongan elementary and secondary education environment in creating unique and reactive interactive media as a whole, this activity can be a valuable media to support the writing and speaking skills of students at the elementary school level to the maximum.
PELATIHAN MANAJEMEN STRATEGI BAGI KEPALA SEKOLAH DAN GURU DALAM MENDORONG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS Yuli, Yuli Supriani
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i2.248

Abstract

This community service aims to enhance the understanding and skills of school principals and teachers in implementing differentiated learning through strategic management training. The method used is a qualitative approach with action research, which includes problem identification, solution development, training program design, implementation, and result evaluation. The training includes interactive discussions, hands-on practices, and reflections to improve participants' understanding and skills. The findings from this service show that the training successfully enhanced the principals' and teachers' ability to design differentiated learning that is more adaptive to students' needs. In conclusion, this training makes a significant contribution to improving the quality of more inclusive education and can serve as a model for other schools in implementing effective differentiated learning strategies.
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP PENGIDAP HIV: ANTARA STIGMA DAN PEMAHAMAN DI PERKUMPULAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA (PKBI) NTB Arrosikh; Rasidi, Muhamad Ahyar
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Alaina: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i1.284

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan masyarakat terhadap pengidap HIV di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan fokus utama pada faktor stigma sosial dan tingkat pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), yang menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, fokus grup diskusi (FGD), serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat di berbagai daerah di NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap pengidap HIV masih dipengaruhi oleh stigma yang kuat, yang sering kali mengarah pada pengucilan sosial dan diskriminasi. Stigma ini terutama dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pemahaman masyarakat tentang HIV, di mana banyak yang mengaitkan HIV dengan perilaku menyimpang seperti seks bebas dan penggunaan narkoba. Meskipun ada beberapa upaya edukasi, pemahaman tentang cara penularan HIV yang benar, serta pencegahan dan pengobatannya, masih terbatas. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik dan lebih terbuka terhadap pengidap HIV. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya program pendidikan dan penyuluhan yang lebih intensif dan berbasis pada informasi yang benar mengenai HIV untuk mengurangi stigma dan meningkatkan dukungan terhadap pengidap HIV di NTB.
ADVOKASI SEBAYA DAN KOLABORASI KEMITRAAN DALAM PENCEGAHAN BULLYING DI MADRASAH IBTIDAIYAH Nuruddin; Muhamad Ahyar Rasidi; Syudirman
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT: IN PROGRESS
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i1.422

Abstract

Pengabdian ini bertujuan menguatkan literasi guru, orang tua, dan siswa mengenai advokasi teman sebaya sebagai strategi pencegahan bullying pada anak usia sekolah dasar di MI NW Montong Selat. Pelaksanaan program dilakukan melalui enam tahapan, yaitu observasi dan wawancara, perancangan program, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Observasi dan wawancara bertujuan memetakan dinamika sosial siswa, potensi munculnya perilaku bullying, serta karakter budaya sekolah, termasuk informasi dari kepala sekolah dan guru terkait program pembinaan karakter yang telah diterapkan. Tahap perancangan program disusun berdasarkan analisis kebutuhan yang menempatkan isu bullying sebagai fokus utama dan dirancang secara kolaboratif bersama seluruh warga sekolah. Sosialisasi dan pelatihan menghadirkan pemaparan mengenai konsep bullying, dampaknya, serta strategi pencegahan berbasis advokasi sebaya yang dilengkapi studi kasus dan diskusi untuk membangun komitmen menciptakan lingkungan aman dan inklusif. Pendampingan dilakukan melalui pembahasan kasus nyata, penguatan keterampilan guru dalam menangani perilaku siswa secara empatik, serta peningkatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua. Monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya penguatan nilai karakter melalui berbagai aktivitas sekolah meskipun dihadapkan pada keterbatasan sarana. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan literasi sosial, kesadaran anti-bullying, dan kolaborasi pemangku kepentingan, serta memerlukan kesinambungan untuk menjaga keberlanjutan dampaknya
PROGRAM AMC (AKU MAU CERITA) SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN STORYTELLING MAHASISWA DI RRI PRO 2 MAKASSAR Tuflih, Muhammad Alfian; Mayong, Mayong; Abidin, Aslan; Nadila, Putri
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT: IN PROGRESS
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i1.440

Abstract

Program magang di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Makassar melalui program AMC (Aku Mau Cerita) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis naskah cerita, teknik bercerita, serta pemahaman proses produksi audio berbasis pengalaman personal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipasi aktif, observasi langsung, dan praktik produksi konten yang ditayangkan pada segmen Jaga Malam. Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan merangkai pengalaman menjadi naskah naratif yang komunikatif, rasa gugup saat melakukan perekaman suara, serta penyesuaian terhadap standar produksi siaran radio yang menuntut ketelitian dan konsistensi kualitas audio. Selain itu, mahasiswa harus beradaptasi dengan dinamika kerja tim, alur komunikasi kreatif, dan ritme kerja penyiaran yang profesional. Meskipun tantangan tersebut cukup menantang, melalui bimbingan penyiar dan tim produksi, mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan menulis, meningkatkan ekspresi vokal, serta memahami alur produksi siaran mulai dari penulisan hingga penayangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mahasiswa terhadap praktik penyiaran berbasis narasi personal. Secara keseluruhan, program AMC menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif dalam mengasah kreativitas, kemampuan bercerita, dan profesionalisme mahasiswa di dunia penyiaran modern.

Page 3 of 3 | Total Record : 27