cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025" : 195 Documents clear
KAJIAN INTERFERENSI FONOLOGIS DALAM KESALAHAN PELAFALAN FONEM-FONEM ARAB OLEH PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP IT AL-INSYIRAH Aqilah Thamrin; Abdillah S; Nurul Ilmah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk interferensi fonologis yang terjadi dalam pelafalan fonem bahasa Arab pada peserta didik kelas VIII SMP IT Al-Insyirah. Subjek penelitian ini adalah penutur dwibahasa (bilingual) dengan latar belakang bahasa Indonesia dan pengaruh kuat dialek lokal Bugis-Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes pelafalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pelafalan yang terjadi merupakan manifestasi dari interferensi fonologis yang sistematis, bukan kekeliruan acak. Ditemukan tiga pola interferensi dominan: (1) Substitusi fonem, di mana peserta didik mengganti fonem Arab yang tidak memiliki padanan dalam bahasa ibu dengan bunyi lokal, seperti fonem faringal 'Ain ($\varepsilon$) yang diganti menjadi Alif/Hamzah; (2) Interferensi prosodik pada durasi vokal (mad), berupa pemanjangan vokal di akhir kata akibat pengaruh ritme dialek lokal; dan (3) Penghilangan fonem (omission) pada bunyi kompleks akibat kesulitan artikulasi dan prinsip upaya minimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesenjangan fonetik antara bahasa ibu dan bahasa Arab menuntut adanya intervensi pedagogis berupa latihan artikulasi (drill) yang intensif, tidak sekadar pemahaman teori tajwid.
ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA ULAT JERMAN DI KECAMATAN PATUMBAK Ahmad Fauzi Sinuraya; Abdi E. Harefa; Farhan Fauzan Ahdaputra; Joe Athana Sembiring; Ipantri Naibaho; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Usaha budidaya ulat Jerman (Zophobas morio) menjadi salah satu bentuk agribisnis nonkonvensional yang berkembang pesat di masyarakat karena menawarkan potensi ekonomi yang menjanjikan, kebutuhan modal yang relatif rendah, serta peluang pasar yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal usaha budidaya ulat Jerman di Kecamatan Patumbak serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat melalui pendekatan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berbasis matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki kekuatan berupa kualitas ulat yang unggul, lokasi strategis dekat Kota Medan, keterampilan tenaga kerja yang memadai, serta kemudahan akses pakan. Namun, ditemukan kelemahan seperti promosi yang belum optimal dan keterbatasan tenaga kerja. Secara eksternal, peluang pasar sangat terbuka seiring meningkatnya permintaan pakan hewan hias dan potensi pengembangan produk turunan, sementara ancaman datang dari fluktuasi ekonomi dan perubahan cuaca ekstrem. Berdasarkan hasil analisis SWOT, dirumuskan strategi pengembangan meliputi peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, serta optimalisasi pemasaran digital untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha agribisnis ulat Jerman di wilayah tersebut.
Improving Students' Speaking Skills Through Digital Storytelling at Islamic Schools: A Systematic Literature Review Nasywa Kamilah; Marini Putri; Naf’an Tarihoran
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital storytelling (DST), which combines narrative creation with multimedia elements such as images, audio, and video, has emerged as an engaging strategy to enhance speaking skills in EFL contexts. In Islamic schools, DST offers a platform for learners to communicate creatively while integrating moral, cultural, and faith-based values, reflecting the principles of Islamic education. Despite its promise, students often face challenges in speaking, including limited fluency, weak pronunciation, narrow vocabulary, and low confidence. This review systematically examines how DST supports speaking development in Islamic school settings. Using a structured literature review methodology, relevant studies were collected from databases such as Google Scholar, Scopus, and ERIC, applying strict inclusion criteria focused on speaking outcomes, school-aged learners, and DST implementation. Thematic analysis revealed that DST improves fluency, pronunciation accuracy, vocabulary use, narrative coherence, and overall oral performance. It also enhances motivation, reduces speaking anxiety, and fosters willingness to communicate by providing opportunities for creative rehearsal and collaborative storytelling. Additionally, DST enables students to express culturally and ethically relevant ideas, supporting character-building in line with Islamic values. Challenges include digital literacy gaps and the need for teacher guidance. Overall, DST is an effective pedagogical tool for developing speaking skills in Islamic school contexts, provided sufficient technological support and structured instructional scaffolding are in place
ETIKA PROFESI KEGURUAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KONTEMPORER: ANALISIS KUALITATIF BERBASIS STUDI PUSTAKA Muzain Faqih Zuhri; Reni kirani; Lulus Lusiana; Heggy Zahy Ayyasy; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini didasari oleh semakin rumitnya dilema etis yang dihadapi oleh guru di era pendidikan modern yang ditandai oleh digitalisasi, perubahan sosial, dan harapan profesional yang bertransformasi, sehingga ada kebutuhan akan pemahaman yang sistematis tentang cara etika profesi diinternalisasi dan diterapkan dalam praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dasar teori etika profesi pendidikan, menganalisis penerapannya dalam konteks pembelajaran kontemporer, serta mengidentifikasi tantangan dan menyusun model penguatan etika pendidik yang responsif terhadap kemajuan teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka menggunakan teknik purposive sampling pada publikasi ilmiah nasional dan internasional dari tahun 2019 hingga 2024, regulasi profesi, serta dokumen organisasi guru; data dianalisis melalui analisis isi dan tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo untuk memetakan konsep, pola temuan, dan hubungan antartema. Temuan penelitian menunjukkan bahwa enam prinsip etis integritas, tanggung jawab, keadilan, kepedulian, kebijaksanaan praktis, dan profesionalisme merupakan dasar utama bagi praktik etis guru, tetapi penerapannya masih terhambat oleh rendahnya pemahaman etika, tekanan struktural, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan lemahnya mekanisme akuntabilitas, terutama dalam menangani isu digital seperti privasi data, interaksi virtual, dan penggunaan kecerdasan buatan. Penelitian menunjukkan bahwa penyempurnaan etika profesi memerlukan model bertingkat yang mencakup pendidikan etika berbasis kasus, penguatan kode etik di tingkat sekolah, supervisi akademik yang fokus pada etika, budaya reflektif kolektif, dan pengintegrasian etika dalam penilaian profesional; kontribusi utama penelitian ini adalah sintesis teoritis serta model operasional yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan kebijakan, kurikulum pendidikan guru, dan strategi peningkatan profesionalisme di lapangan
TRADISI MARKOBAR SEBAGAI IDENTITAS DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MANDAILING Salsa Nabila Hasan; Putry Rahmayani; Wilda Rohani; Diva Andre Syahreza; Rahmi Wahyuni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Markobar sebagai identitas dan kearifan lokal masyarakat Mandailing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali peran tradisi Markobar dalam memperkuat identitas budaya serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Markobar, yang berarti “berbicara”, merupakan tradisi lisan yang sarat nilai-nilai moral, sosial, dan budaya masyarakat Mandailing. Tradisi ini menjadi media penting dalam membangun komunikasi, mempererat hubungan kekerabatan, serta menanamkan nilai-nilai kebijaksanaan lokal. Markobar dilaksanakan dalam berbagai konteks sosial seperti acara siriaon (pesta kebahagiaan) maupun silulutun (acara duka cita). Dalam upacara pernikahan, prosesi Markobar diawali oleh suhut, kemudian direspons oleh mora dan kahanggi, serta diakhiri dengan nasihat dari keluarga kedua mempelai berdasarkan sistem dalian natolu. Sementara dalam upacara kematian, Markobar lebih menonjolkan ungkapan duka dan pesan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Pelestarian tradisi Markobar menjadi penting sebagai sarana memperkuat identitas budaya Mandailing di tengah arus globalisasi yang kian mengikis nilai-nilai tradisional
PENGATURAN RUANG KELAS Nasrun Harahap; Fetia harsa; Laysa Fazrina; Rohayu Rohayu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan ruang kelas merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, kondusif, dan menyenangkan. Penataan yang baik melibatkan pengelolaan tata letak, fasilitas, pencahayaan, ventilasi, serta unsur estetika yang mendukung suasana belajar aktif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan observasi lapangan untuk menganalisis hubungan antara pengaturan ruang kelas dengan efektivitas pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruang kelas yang tertata dengan baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi siswa, tetapi juga memperkuat interaksi sosial, motivasi belajar, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan belajar. Dengan demikian, guru berperan strategis dalam menata ruang fisik kelas secara adaptif agar mampu mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.
TANTANGAN GURU DALAM MENGATASI DISTRAKSI DIGITAL SISWA PADA PEMBELAJARAN BERBASIS GADGET Ruwiyati Ruwiyati; Naila Nur Oktavia Azzahra; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong sekolah untuk mengintegrasikan gadget sebagai media pembelajaran. Namun demikian, gadget juga menghadirkan tantangan berupa distraksi digital yang mengganggu fokus siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan guru dalam mengatasi distraksi digital siswa pada pembelajaran berbasis gadget. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi langsung pada proses pembelajaran IPS kelas VIII di salah satu madrasah tsanawiyah di Kabupaten Cirebon. Observasi dilakukan selama tiga pertemuan dengan fokus pada perilaku penggunaan gadget siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distraksi digital muncul dalam empat bentuk utama: multitasking aplikasi, notifikasi mengganggu, penggunaan media sosial, serta ketiadaan kontrol guru terhadap perangkat. Tantangan yang dialami guru meliputi rendahnya literasi digital siswa, keterbatasan pemantauan, kebiasaan multitasking siswa, tidak adanya regulasi yang baku, dan minimnya kompetensi teknologi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan distraksi perlu dilakukan melalui strategi pengelolaan kelas digital, peningkatan literasi digital, penggunaan aplikasi monitoring, serta pendidikan etika berteknologi.
Analisis Literatur Kontribusi Sistem Informasi Manajemen bagi Efisiensi Operasional UMKM di Era Digital Ana Dwi Jayanti; Sintia Hendrianti; Della Safitri; Revin Slamet Kislandani; Eva Marlina; Noval Zikra Azzuhri; Nur Hawa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan operasional akibat keterbatasan literasi digital dan pencatatan yang belum terstruktur. Transformasi digital mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) guna meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi SIM terhadap peningkatan efisiensi operasional UMKM di era digital melalui pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah nasional dan internasional dalam rentang publikasi 2019–2025 yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan SIM secara konsisten berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional melalui percepatan proses administrasi, pengurangan kesalahan pencatatan manual, integrasi data antarfungsi bisnis, dan penyediaan informasi real time yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, sistem informasi berbasis manajemen terbukti meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta memperkuat daya saing usaha dalam ekosistem bisnis digital. Namun demikian, keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh faktor kesiapan sumber daya manusia, literasi digital, komitmen manajemen, dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SIM memiliki peran strategis dalam mendukung efisiensi operasional UMKM, namun implementasinya memerlukan pendekatan holistik serta dukungan berkelanjutan agar manfaat optimal dapat tercapai
TANTANGAN DAN PELANGGARAN ETIKA PROFESI DALAM DUNIA PENDIDIKAN MODERN : SEBUAH LITERATUR REVIEW Azzahra Nur Safitri; Rita Rahmawati; Sri Wijayanti; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era modern menghadirkan dinamika baru yang menuntut profesionalisme tinggi dari para pendidik. Namun, perubahan tersebut juga memunculkan beragam tantangan dan potensi pelanggaran etika profesi yang dapat mengganggu kualitas pembelajaran. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur mengenai bentuk-bentuk tantangan dan pelanggaran etika profesi yang paling sering muncul dalam konteks pendidikan kontemporer, termasuk penyalahgunaan wewenang, bias dalam evaluasi, pelanggaran privasi digital, dan ketidakmampuan menjaga batas profesional. Selain itu, studi ini menyoroti faktor-faktor penyebab seperti tekanan administratif, perkembangan teknologi yang tidak diimbangi literasi etis, serta lemahnya pengawasan institusi. Tinjauan ini juga mengidentifikasi dampak yang muncul, baik terhadap kredibilitas profesi pendidik maupun terhadap kesejahteraan peserta didik. Melalui analisis berbagai penelitian terdahulu, artikel ini menekankan pentingnya penguatan kode etik, pengembangan kompetensi profesional, dan pembinaan berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk meminimalkan risiko pelanggaran etika. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan program peningkatan etika profesi pendidik yang relevan dengan tuntutan pendidikan modern.
PERAN POLITIK NASIONAL DALAM STRATEGI NASIONAL DAN PEMBENTUKAN KEBIJAKAN PUBLIK DI INDONESIA Aghya Anasita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politik nasional memiliki peran penting sebagai arah dan pedoman kebijakan negara, sementara strategi nasional berfungsi sebagai cara untuk melaksanakan politik tersebut dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa tertuang di Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam pembahasannya, makalah ini menguraikan pengertian politik dan strategi nasional, hubungan antara keduanya, serta penerapannya melalui sistem suprastruktur politik dan infrastruktur politik yang menjadi pilar utama dalam mekanisme pemerintahan Indonesia. Selain itu, dibahas pula bagaimana implementasi politik dan strategi nasional diwujudkan melalui kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Politik pembangunan nasional dan sistem manajemen nasional menjadi sarana penting dalam mencapai tujuan negara melalui proses pembangunan yang berkeadilan, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional, politik dan strategi nasional diharapkan mampu mengarahkan seluruh potensi bangsa untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, keterpaduan antara kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan sistem politik nasional yang efektif dan demokratis

Page 8 of 20 | Total Record : 195