cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,410 Documents
Kajian Linguistik Terhadap Kesalahan Umum Dalam Pembelajaran Nahwu: Penelitian Kualitatif Pada Mahasiswa PBA Riska Putri Susilawati; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan umum dalam pembelajaran Nahwu, khususnya yang dialami mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dari perspektif linguistik struktural dan fungsional. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data melalui tes tertulis, analisis dokumen tugas, serta wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dominan meliputi aspek i’rab, penggunaan harakat, dan struktur kalimat, yang mencerminkan lemahnya pemahaman mahasiswa terhadap aspek sintaksis, morfologi, dan fonologi bahasa Arab. Secara khusus, ketidaktepatan dalam penetapan ‘amil (faktor penyebab perubahan harakat) dan posisi i’rab akhir kata menjadi fokus utama, serta adanya interferensi struktur bahasa Indonesia yang mempengaruhi pemahaman kalimat nominal (‘jumlah ismiyyah’). Analisis menggunakan teori error analysis mengungkap bahwa kesalahan bersifat sistematis dan menunjukkan bahwa pemahaman konsep ‘amil wa ma’mul’ masih sangat lemah. Faktor penyebab utama meliputi interferensi bahasa ibu, kurangnya pemahaman konsep, dan metode pengajaran yang bersifat tradisional serta berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih komunikatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa melalui pemanfaatan media visual, teknologi digital, serta metode pembelajaran aktif dan bertahap, guna meminimalisir kesalahan berulang dan meningkatkan kualitas penguasaan Nahwu secara menyeluruh.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Caravan Mobile Unit Laboratorium Covid-19 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (Studi Putusan Nomor: 95/Pid.Sus-TPK/2025/PN Bdg) Abdul Gofur; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki dampak serius terhadap keuangan negara, efektivitas pelayanan publik, dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Dalam praktiknya, penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa sering terjadi melalui penyalahgunaan kewenangan, manipulasi proses pengadaan, pengaturan spesifikasi teknis, serta pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kondisi tersebut menjadi semakin penting untuk dikaji apabila pengadaan dilakukan dalam situasi darurat, seperti penanganan pandemi Covid-19 yang menuntut proses pengadaan dilakukan secara cepat namun tetap akuntabel dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak pidana korupsi dalam pengadaan Caravan Mobile Unit Laboratorium Covid-19 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat serta mengkaji penerapan hukum terhadap pelaku berdasarkan Putusan Nomor: 95/Pid.Sus-TPK/2025/PN Bdg. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkara ini berkaitan dengan pengadaan Caravan Mobile Unit Laboratorium PCR Covid-19 Tahun Anggaran 2021 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat yang melibatkan pejabat dinas kesehatan, pejabat pembuat komitmen, dan pihak penyedia barang. Pengadaan tersebut dilaksanakan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 melalui penyediaan laboratorium bergerak dengan fasilitas Biosafety Level 2+ (BSL-2+). Namun dalam pelaksanaannya, proses pengadaan diduga tidak dilaksanakan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi sebagaimana ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Penguatan sistem pengawasan internal, peningkatan transparansi pengadaan, serta penerapan prinsip good governance menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya pada sektor kesehatan dalam kondisi darurat. Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan anggaran penanganan pandemi harus dilakukan secara ketat agar pelaksanaan program kesehatan tetap berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.
Analisis Isi Bahasa Persuasif pada Konten Influencer Skincare dalam Menjelaskan Kandungan Kimia Produk di TikTok Yusrah Tri Adzriani; Anggun Irwanda Sinaga; Lengsinta Debora Pasaribu; Fajha Adinda Yahya; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi informasi skincare dari sumber profesional menuju komunikasi digital yang semakin dipengaruhi oleh peran influencer. TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai kandungan kimia produk perawatan kulit melalui bahasa yang sederhana, komunikatif, dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bahasa persuasif yang digunakan influencer skincare dalam menjelaskan kandungan kimia produk di TikTok, mengidentifikasi pola penyampaian informasi bahan aktif, serta mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan dalam konten skincare digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa 30 video TikTok influencer skincare Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi non-partisipatif, dan transkripsi komunikasi verbal terkait penjelasan kandungan skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bahasa persuasif yang dominan meliputi klaim manfaat produk (36,9%), penekanan terhadap permasalahan kulit (26,1%), penyederhanaan istilah ilmiah (21,6%), dan kalimat rekomendasi penggunaan (15,4%). Selain itu, influencer cenderung menggunakan pendekatan simplifikasi ilmiah berbasis manfaat praktis, di mana kandungan aktif seperti niacinamide, retinol, salicylic acid, dan hyaluronic acid lebih banyak dijelaskan melalui manfaat penggunaan dibandingkan mekanisme ilmiah secara mendalam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi influencer skincare di TikTok merepresentasikan pertemuan antara fungsi edukatif, praktik persuasi, dan komunikasi pemasaran digital.
Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Organ Pernapasan Manusia pada Siswa Kelas V SD Negeri Simartugan Jehe Robinhod Tambun; Mandra Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA materi organ pernapasan manusia pada siswa kelas V SD Negeri Simartugan Jehe akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan metode eksperimen. Penelitian menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah melalui validasi isi (content validity) melalui expert judgment serta dikontrol konsistensinya melalui penggunaan kisi-kisi soal, indikator observasi, dan rubrik penskoran yang sama pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Pada pra siklus, nilai rata-rata kelas sebesar 59,33 dengan ketuntasan klasikal 26,67%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 69,00 dengan ketuntasan 53,33%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 78,40 dengan ketuntasan klasikal mencapai 86,67%. Selain itu, aktivitas siswa dan kualitas pengelolaan pembelajaran guru juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan metode eksperimen efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi organ pernapasan manusia pada siswa kelas V SD Negeri Simartugan Jehe.
Paradigma Integrasi Ilmu dalam Pembelajaran PAI di Madrasah Aulia Azizatul Hidayah; Salamah Salamah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut adanya pembelajaran yang mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu agar peserta didik memiliki pemahaman yang holistik dan kontekstual. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), pembelajaran masih cenderung bersifat normatif dan kurang terhubung dengan realitas kehidupan, sehingga diperlukan pendekatan integratif melalui interdisciplinary, transdisciplinary, serta kurikulum integratif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep interdisciplinary dan transdisciplinary, integrasi PAI dengan sains dan ilmu sosial, serta model kurikulum integratif di madrasah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner dan transdisipliner mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dengan menghubungkan berbagai disiplin ilmu dalam memahami permasalahan kehidupan. Integrasi PAI dengan sains dan ilmu sosial juga memberikan manfaat dalam membentuk cara berpikir kritis, kesadaran spiritual, dan kepedulian sosial peserta didik. Selain itu, kurikulum integratif di madrasah menjadi solusi dalam mengatasi dikotomi ilmu melalui penggabungan aspek pengetahuan, nilai, dan keterampilan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi ilmu dalam PAI dapat mendukung terbentuknya peserta didik yang memiliki keseimbangan intelektual, spiritual, dan sosial sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
Studi Literatur: Analisis Pola Komunikasi Terapeutik Konselor dalam Mengatasi Kecemasan Berbicara di Depan Umum (Publik Speaking Anxienty) pada Siswa Muhammad Rizky Ramadhan; Taskia Sanjaya; Aliya Mukhbita Sari; Reynaldi Syahputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi dan efektivitas pola komunikasi terapeutik yang diterapkan oleh konselor sekolah dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum (public speaking anxiety/PSA) pada siswa melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan struktur kronologis tahapan interaksi terapeutik, mengidentifikasi teknik-teknik komunikasi spesifik yang efektif mereduksi manifestasi gejala kecemasan, serta mengurai kendala kontekstual yang dihadapi praktisi di lingkungan sekolah. Melalui metode studi kepustakaan (literature review), data sekunder dari berbagai jurnal nasional dan internasional dikurasi, diseleksi menggunakan kriteria inklusi, dan disintesis secara deskriptif-naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa problematika PSA mencakup distorsi kognitif, ketegangan fisiologis, dan perilaku menghindar yang dialami oleh sebagian besar siswa remaja. Kendati menghadapi hambatan psikologis yang kompleks, implementasi komunikasi terapeutik yang terstruktur melalui empat fase utama pra-interaksi, orientasi, kerja, dan terminasi terbukti secara signifikan mampu menurunkan derajat kecemasan siswa. Teknik mendengarkan aktif, validasi empati, pemberian pujian, serta integrasi sugesti positif bernuansa spiritual memberikan dampak terapeutik yang masif dalam merekonstruksi harga diri (self-esteem) dan efikasi diri siswa. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan komunikasi yang hangat, menyeluruh, dan tidak menghakimi sangat krusial dalam mengoptimalkan potensi mental akademis peserta didik. Untuk pelaksanaan di masa mendatang, disarankan adanya peningkatan kompetensi komunikasi interpersonal bagi konselor sekolah serta pengikisan stigma negatif ruang BK melalui program sosialisasi yang ramah, disertai kolaborasi sinergis antara pihak sekolah dan orang tua guna menyediakan sistem pendukung yang berkelanjutan bagi siswa.
Kepastian Hukum Target Penyelesaian Restorasi Gambut dan Mangrove Pasca Berakhirnya Masa Tugas Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Grenada Grenada; Hedwig Adianto Mau; Mardi Chandra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepastian hukum penyelesaian target restorasi gambut dan mangrove pasca berakhirnya masa tugas Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) pada 31 Desember 2024. BRGM merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020 dengan mandat merehabilitasi 1.200.000 hektar lahan gambut dan 600.000 hektar mangrove. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) bagaimana kedudukan hukum dan implikasi kelembagaan setelah berakhirnya masa tugas BRGM terhadap penyelesaian target restorasi gambut dan mangrove; dan (2) bagaimana kepastian hukum negara dalam menjamin penyelesaian target restorasi gambut dan mangrove pasca berakhirnya masa tugas BRGM. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berakhirnya masa tugas BRGM menimbulkan persoalan kepastian hukum karena Pasal 34 Perpres 120/2020 hanya mengatur pengalihan kewenangan secara umum tanpa mekanisme koordinasi yang rinci. Pengalihan fungsi restorasi kepada Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan berpotensi menimbulkan fragmentasi kewenangan dan inkonsistensi pelaksanaan restorasi. Kepastian hukum negara dalam menjamin penyelesaian target restorasi belum sepenuhnya optimal karena lemahnya desain koordinasi kelembagaan, kekosongan normatif mekanisme transisi, dan minimnya jaminan keberlanjutan pendanaan. Diperlukan penguatan regulasi yang memuat mekanisme koordinasi nasional, penetapan lembaga koordinator, serta sistem pengawasan terpadu.
Media Pembelajaran Digital dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Ana Sofiyana; Juliya Nur Hidayah; Siti Khozinatullutfiah; Khansa Fakhira Maulidia; Nuriyatus Shofi; Ruby Tri Maharani; Mansur Mansur
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media pembelajaran digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui tinjauan literatur terstruktur. Kajian dilakukan terhadap artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik media digital dan motivasi belajar pada konteks pendidikan dasar. Hasil sintesis menunjukkan bahwa media pembelajaran digital, seperti video interaktif, aplikasi edukatif, multimedia interaktif, platform kuis, dan perangkat pembelajaran berbasis gamifikasi, cenderung meningkatkan perhatian, minat, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Media digital juga mendukung pembelajaran yang lebih bervariasi, kontekstual, dan tidak monoton, sehingga memperkuat motivasi belajar baik secara individu maupun kolaboratif. Meski demikian, efektivitasnya sangat tergantung pada kesiapan guru, ketersediaan infrastruktur, serta kemampuan mengintegrasikan teknologi secara pedagogis. Dengan demikian, media pembelajaran digital memiliki potensi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar jika dirancang dan diterapkan dengan baik.
Integrasi Budaya Batak Toba melalui Motif Gorga dalam Pembelajaran Simetri Bangun Datar Kelas VI SD Faolina Margaretta Laia; Jesika Olivia Sitompul; Lidwina Dedea Br Ginting; Meisy Naina Saragih; Nayla Azkiya; Maya Alemina Ketaren
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di jenjang sekolah dasar kerap dipandang sebagai sesuatu yang sulit dipahami, karena penyampaian materinya belum sepenuhnya dihubungkan dengan situasi nyata yang dialami siswa. Kondisi demikian berpotensi menimbulkan hambatan bagi siswa dalam menguasai konsep-konsep matematika, terutama yang berkaitan dengan geometri, pola, nilai tempat bilangan, kesebangunan, kekongruenan, dan numerasi dasar. Etnomatematika hadir sebagai salah satu alternatif pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi persoalan tersebut, yakni dengan cara mengaitkan konsep-konsep matematika pada elemen-elemen budaya yang hidup di tengah masyarakat. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana motif Gorga Batak Toba dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika berbasis etnomatematika di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan tema motif Gorga, Rumah Bolon, kearifan lokal Sumatera Utara, media pembelajaran berbasis budaya, etnopedagogi, dan etnomatematika. Hasil telaah menunjukkan bahwa motif Gorga menyimpan berbagai elemen matematis, meliputi bentuk-bentuk geometri, kurva, simetri, pengulangan pola, bangun datar, serta konsep kesebangunan dan kekongruenan. Pengintegrasian motif Gorga ke dalam pembelajaran matematika terbukti mampu membantu siswa memahami materi secara lebih konkret, mendorong keterlibatan aktif dalam belajar, menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal, serta menjadikan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Dengan demikian, motif Gorga Batak Toba memiliki potensi sebagai media dan konteks pembelajaran matematika yang relevan, kontekstual, dan berbasis budaya
Transformasi Evaluasi Pembelajaran di Era Digital melalui Asesmen Autentik, Platform Digital, dan E-Portofolio Nisa Muflihah; Ani Cahyadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam pendidikan yang berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi evaluasi pembelajaran dari pendekatan konvensional menuju asesmen yang lebih autentik, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji transformasi evaluasi pembelajaran di era digital melalui penerapan asesmen autentik, pemanfaatan platform digital, dan penggunaan e-portofolio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen autentik mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompetensi peserta didik pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti Quizizz, Kahoot, dan Google Form menjadikan proses evaluasi lebih efektif, interaktif, dan fleksibel. Penggunaan rubrik dan e-portofolio juga mendukung penilaian yang objektif, transparan, dan berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi evaluasi pembelajaran melalui asesmen autentik berbasis teknologi berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.