cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 228 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 228 Documents clear
Implementasi Edukasi Dukungan Keluarga pada Pasien Tindakan Pembedahan di RSUD Soedirman Koban, Leonardo Ekarynansya Ola Belatan; Suryani, Roro Lintang; Wibowo, Tophan Heri; Susanto, Amin
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1mzte421

Abstract

Pasien yang akan menjalani pembedahan sering mengalami kecemasan, yang dapat menurunkan kenyamanan dan kesiapan mereka menghadapi prosedur. Kurangnya dukungan keluarga yang efektif menjadi salah satu penyebab meningkatnya kecemasan pasien, sehingga pemahaman keluarga mengenai bentuk dukungan yang tepat sangat penting. Kegiatan ini menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan keluarga. Pengetahuan awal keluarga diukur menggunakan kuesioner pre-test, kemudian edukasi diberikan melalui leaflet, dan peningkatan pengetahuan dievaluasi menggunakan kuesioner post-test. Edukasi dilakukan di bangsal Teratai dengan 30 peserta yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga, di mana sebelum edukasi 21 responden (70%) berada pada kategori “cukup” dan setelah edukasi 21 responden (70%) berada pada kategori “baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dukungan keluarga efektif dalam meningkatkan kesiapan pasien sebelum pembedahan. Oleh karena itu, edukasi dukungan keluarga sebaiknya dilakukan secara rutin dengan media yang sesuai untuk memastikan keluarga mampu memberikan dukungan yang tepat dan mengurangi kecemasan pasien
Implementasi Pelatihan Berbasis Iposyandu Terhadap Pengetahuan 25 Kompetensi Kader Posyandu di Sukabumi Yosep, Iyus; Ramdhani, Muhammad Rasyid; Abdillah, Hadi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/54fv4e43

Abstract

Kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang dituntut menguasai 25 kompetensi standar dalam melaksanakan tugasnya. Aplikasi i-Posyandu hadir sebagai inovasi digital yang diharapkan mampu mendukung transformasi layanan kesehatan di tingkat dasar. Tujuan: untuk menganalisis efektivitas pelatihan berbasis i-Posyandu terhadap peningkatan pengetahuan kader Posyandu mengenai 25 kompetensi di wilayah kerja Puskesmas Tipar, Kota Sukabumi. Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuasi eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 97 kader Posyandu aktif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan 30 butir pertanyaan mencakup aspek promotif, preventif, kuratif sederhana, dan administratif. Data dianalisis menggunakan uji t-test berpasangan untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Nilai rata-rata pre-test kader sebesar 58,4% meningkat menjadi 82,9% pada post-test, dengan kenaikan 24,5%. Peningkatan terjadi konsisten di semua aspek kompetensi. Hasil uji t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (t = 20,46; p < 0,001). Saran: Pelatihan berbasis i-Posyandu terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader Posyandu terhadap 25 kompetensi, serta berpotensi menjadi model penguatan kapasitas kader di wilayah lain. Integrasi aplikasi digital dalam pelatihan kader dapat mendukung transformasi layanan kesehatan masyarakat melalui pencatatan dan pelaporan yang lebih akurat dan terintegrasi.
Pemanfaatan Nutricheck dan Comstock Elektronik untuk Optimalisasi Pemberian Makanan Tambahan Balita Ridha, Alfan; Ribhi, Ahmad Aufar; Kurniaditya, Viki Hendi; Azizah, Zhairoh Hilwa; Prasetya, Bintang Galang Indra
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n8e89m71

Abstract

Malnutrition among children under five, particularly stunting and wasting, remains a serious challenge in Indonesia. The 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) reported a stunting prevalence of 21.6% and wasting prevalence of 7.1%, which may hinder the achievement of the national target to reduce stunting by 2024. The Supplementary Feeding Program (PMT) at Posyandu plays a strategic role in addressing this issue; however, its implementation is often constrained by cadres’ limited ability to design balanced menus, calculate nutritional needs, and conduct data-based evaluations. This community service program was carried out at Posyandu Melati 6, Madegondo Village, Sukoharjo, aiming to strengthen cadres’ capacity through the utilization of Nutricheck for nutrient calculation and Electronic Comstock for evaluating children’s food consumption. The methods included socialization, training, menu development practice, mentoring, and evaluation. The results showed a significant increase in cadres’ knowledge with an average improvement of 54% in post-test scores, the development of 14 variations of supplementary feeding menus based on local food, and a high acceptance rate among children (70% finished their portions). Data obtained from Electronic Comstock provided objective evidence to support menu adjustments. These findings highlight the importance of integrating simple digital tools into the optimization of locally based supplementary feeding as a strategy to prevent stunting and improve child nutrition.
Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Penyakit Degeneratif, PHBS dan Sanitasi Lingkungan di Desa Tiwoho Mose, Yuliana; Mangkay, Steefra D.; Sembiring , Ingrid N.; Torobe, Yelmita; Kocu , Dorce Kocu; Essing, Susi Essing; Sriyanti, Niwayan; Sipota, Juny G.; Dapla, Meri Ipen; Sagune, Sindi Y.; Angkouw, Novita N.; Kowengian, Frangky J
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/5367yq98

Abstract

Data BPS menunjukkan proporsi lansia terus meningkat di Prov. Sulawesi Utara. Sehingga membutuhkan perhatian khusus terutama pada penyediaan layanan kesehatan. Namun, akses terhadap fasilitas kesehatan masih bervariasi antara di kota dan desa yang berpengaruh terhadap keterjangkauan pemeriksaan rutin dan penyuluhan kesehatan. Penyakit degeneratif kronis, seperti hipertensi, diabetes melitus, aterosklerosis, dan osteoporosis, sangat memengaruhi kualitas hidup lansia. Sayangnya, sebagian masyarakat baru melakukan pemeriksaan setelah gejala muncul, padahal deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi. Menjawab tantangan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan, deteksi dini, serta penanganan penyakit degeneratif. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol) serta edukasi tentang pengelolaan penyakit degeneratif. Program diikuti 67 lansia (44 perempuan dan 23 laki-laki). Hasil skrining menunjukkan 47,8% mengalami hipertensi, 38,8% memiliki kadar gula darah tinggi, 55,2% kolesterol di atas normal, dan 53,7% kadar asam urat berlebih. Pada kegiatan ini juga diberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta sanitasi lingkungan. Pengetahuan pola hidup sehat, kebersihan air, pengelolaan sampah, dan lingkungan rumah yang bersih penting bagi lansia. Diharapkan peningkatan kesadaran, pemeriksaan rutin, serta penerapan PHBS dapat menjaga kesehatan dan kualitas hidup lansia.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Melalui Program Understanding Your Body, Protecting Your Future pada Santri Pondok Pesantren Muniroh, Muniroh; Sulthan, Fawwaz Amora
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7wa2h160

Abstract

Reproductive health is an essential factor in maintaining adolescent well-being, particularly for students living in islamic boarding school (pesantren). Limited knowledge of reproductive health may increase vulnerability to risky behaviors and long-term health problems. This community service program aimed to improve students's knowledge of reproductive health through an educational program themed "Understanding Your Body, Protecting Your Future." The program was conducted using interactive lectures, group discussions, and question-and-answer sessions involving 83 participants at Pondok Pesantren Daru Hasbi.  The results showed an increase in participants' understanding of reproductive anatomy and functions, physical and psychological changes during puberty, personal hygiene, and the importance of maintaining reproductive health. The students considered this activity beneficial as it provided practical knowledge while remaining aligned with religious values. Therefore, reproductive health education in the pesantren context can serve as an effective strategy to enhance adolescents' understanding while equipping them to protect their health and future. This activity needs to be carried out continuously and integrated into the learning process in pesantren, with the involvement of teachers, health professionals, and parental support.
Implementasi KKN Universitas Pertiba dalam pengembangan UMKM Desa Tiram Kabupaten Bangka Selatan Melalui inovasi Branding dengan Pembuatan logo Juhari, Juhari; Gunawan, Arifin Faqih; Oktavirgianti, Alifah; Wahyudi, Dicky; Angraini, Deffy; Deli, Deli
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/12aeqz16

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is a form of student dedication to society, aiming to provide real contributions to village development. One of these contributions is supporting Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tiram Village, Bangka Selatan Regency. The main problem faced by local MSMEs is the lack of visual identity and branding, which makes it difficult for their products to be recognized and compete in the market. Through the KKN program of Pertiba University, students conducted data collection, interviews, and logo creation tailored to the characteristics of each business owner. The methods applied included field observation, participatory discussion, and need-based logo design. The results show that MSME owners benefited from the creation of business logos, as it enhanced product image, built consumer trust, and opened opportunities for digital marketing. This study confirms that student involvement through the KKN program has a positive impact on MSME development in rural areas, particularly in branding and strengthening the competitiveness of local products.
Penguatan Numerisasi Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Literasi Matematika Arifin, Nurdin; Tunru, Andi Alif; Qomariah, Annisa; Prasetyawan, Enggar; Fauziah, Putri Dian; Wahyuningrum, Retno
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6jggnv59

Abstract

Penguatan numerisasi bagi guru sekolah dasar menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan literasi matematika peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman guru tentang konsep numerisasi dan keterkaitannya dengan pembelajaran bermakna di tingkat dasar. Melalui pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan soal, dan refleksi bersama, sebanyak 23 guru di SDN 034 Samarinda Ulu yang terlibat dalam program pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama difokuskan pada pemahaman teoritis dan praktik numerisasi serta literasi matematika, sedangkan hari kedua diarahkan pada penyusunan soal berbasis konteks kehidupan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas guru mengalami peningkatan signifikan dalam memahami esensi numerisasi dan menunjukkan kemampuan menyusun soal yang relevan dengan konteks peserta didik. Sebagian besar peserta juga menyatakan kesiapan menerapkan materi pelatihan di kelas dan mengusulkan perlunya pelatihan lanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi terstruktur dengan pendekatan kontekstual dan partisipatif dapat memperkuat kompetensi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang literat dan aplikatif. Sehingga, kegiatan ini mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pendidikan berkualitas untuk semua.
Pengenalan Golongan Darah dan Penyuluhan Kesehatan Remaja Putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto Indarwati, Uli Masuliyah; Sulistiyowati, Retno; Suciliyana, Yolinda; Saputra, Abdi Prada; Ferdiansyah, Akhmad; Zuhri, Fuad Minan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sw9k1n97

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit menular dan tidak menular serta pengenalan tentang peran penting golongan darah, perlu ditingkatkan khususnya kepada remaja. Materi tersebut merupakan prioritas global yang mendapat perhatian khusus sebagai target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Metode Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode penyuluhan. Adapun tahapan kegiatan ini, yaitu pre test, ceramah, diskusi dan post test. Penyampaian materi secara langsung dalam 1 hari dengan materi kesehatan yang terdiri dari 3 tema. Adapun peserta kegiatan adalah seluruh remaja putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto. Tujuan memberikan pemahaman terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, penyakit menular dan tidak menular, serta pengenalan dan peran penting golongan darah. Hasil pengukuran pre test dan post test menunjukkan  keberhasilan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dengan persentase peningkatan hasil test yaitu 36% mendapatkan nilai  ≥70. Kesimpulan Kegiatan penyuluhan pada remaja putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto terlaksana dengan baik dan memberikan peningkatan pemahaman terkait kesehatan dan golongan darah. 
Muda Hebat, Cegah Pernikahan Dini: Pembentukan Komunitas Remaja Anti Pernikahan Dini di Wilayah Lahan Basah Noor, Meitria Syahadatina; Putri, Andini Octaviana; Hapsari, Restiana Kartika Mantasti; Fitria, Yanti; Fakhriyah, Fakhriyah; Nisa, Mufatihatul Aziza
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/45kd1j63

Abstract

Desa Melayu Ilir terletak di wilayah lahan basah, memiliki angka pernikahan dini yang tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pernikahan dini banyak terjadi di daerah dengan tingkat pendidikan rendah dan kondisi ekonomi yang kurang stabil. Kondisi ini relevan dengan situasi di Desa Melayu Ilir, di mana akses terhadap pendidikan masih terbatas dan banyak keluarga yang menghadapi kesulitan ekonomi. Upaya pencegahan pernikahan dini dilakukan dengan intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang risiko pernikaan dini melalui edukasi, diskusi kelompok dan kegiatan pemberdayaan remaja melalui pembentukan komunitas anti pernikahan dini. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang pernikahan dini dan pelatihan pemasaran digital.  Indikator yang digunakan untuk evaluasi sebelum dan setelah penyuluhan adalah pengetahuan dan sikap tentang pernikahan dini.  Rerata skor pengetahuan sebelum edukasi adalah 5.5, dan sikap 16.9.  Sedangkan rerata skor pengetahuan setelah edukasi adalah 7.3 dan sikap 17.2.  Hasil uji beda dengan Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan skor pengetahuan tapi tidak terdapat perbedaan skor sikap sebelum dan setelah edukasi.  Kesimpulannya adalah kegiatan edukasi dan pemberdayaan remaja melalui pembentukan komunitas anti pernikahan dini dapat meningkatkan pengetahuan remaja di desa Melayu Ilir.
Inovasi Produk Tradisional untuk Kemandirian Ekonomi: Studi Kewirausahaan Sinom dan Telur Horn pada Komunitas Lokal Muhammad, Devy Habibi; Wardhani, Maharani Kusuma; Maulidah, Qoifatul; Ningsih, Susiyati; Maimuna, Septia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xgvxer81

Abstract

Desa Tunggak Cerme di Kabupaten Probolinggo memiliki potensi ekonomi lokal melalui produk tradisional sinom dan komoditas telur ayam horn. Namun, keduanya masih dikelola secara sederhana sehingga belum memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Kondisi ini menjadi alasan pentingnya program pengabdian masyarakat yang berfokus pada inovasi produk tradisional dan penguatan manajemen usaha berbasis komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan inovasi sinom, perbaikan manajemen usaha peternakan ayam horn, serta pemanfaatan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan mulai dari identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Tahap pelaksanaan meliputi pelatihan pengolahan sinom dengan standar higienis dan kemasan modern, pendampingan manajemen usaha peternakan ayam horn melalui pencatatan produksi dan penguatan distribusi, serta pelatihan pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam memproduksi sinom dengan kualitas lebih baik, peternak ayam horn mulai menerapkan pencatatan usaha serta membangun kerja sama kelompok, dan masyarakat berhasil memasarkan produk melalui media digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, serta berpotensi menjadi model kewirausahaan berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Page 6 of 23 | Total Record : 228