cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 228 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 228 Documents clear
Integrasi Participatory Action Research dan Multimedia Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Remaja Aceh Singkil Muliani, Aninda; Sahputra, Dika
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bnntte87

Abstract

Kabupaten Aceh Singkil memiliki prevalensi stunting tertinggi di provinsi Aceh pada tahun 2022, yaitu mencapai 34%. Rendahnya literasi kesehatan remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada tingginya angka stunting. Salah satu pilar percepatan penurunan stunting menurut pemerintah adalah pilar peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat melalui media center, peluncuran program pendampingan dan konseling, serta sosialisasi (penyuluhan). Kegiatan penyuluhan berbasis Participatory Action Research (PAR) dipadukan dengan pemanfaatan teknologi multimedia dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap pola hidup sehat. Melalui keterlibatan aktif siswa sekolah SDN 1 Singkohor, MIS Dinul Islam Singkohor, dan SMPN 1 Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil dalam perencanaan, pengumpulan data, analisis, hingga implementasi tindakan, penyuluhan berbasis multimedia berhasil menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang gaya hidup sehat, makanan bergizi, serta kebersihan diri. Outcome dari kegiatan ini adalah lahirnya kader remaja sebagai duta kesehatan sekolah yang mampu mengedukasi lingkungannya.
Pemberdayaan Kader Muslimat NU Melalui Model IMB Dalam Skrining Kehamilan Cahyono, Ekhtya Dharma; Rahmawati, Rahmawati; Nuryanti, Titik; Sari, Suci Arsita; Martina, Dey Jitta Anna
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/w1j3hy79

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Bojonegoro masih tergolong tinggi, salah satunya disebabkan keterlambatan deteksi risiko kehamilan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Muslimat NU dalam melakukan skrining kehamilan melalui pendekatan Information, Motivation, and Behavioral Skill (IMB) Theory Model. Kegiatan dilakukan selama lima bulan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan Focus Group Discussion (FGD), edukasi, pelatihan, dan pendampingan terhadap 20 kader di Desa Sumbertlaseh. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader (rata-rata naik 2,5 poin; p=0,002) dan keterampilan (rata-rata naik 3,95 poin; p=0,000). Kategori keterampilan baik meningkat dari 60% menjadi 90%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model IMB efektif dalam meningkatkan kapasitas kader komunitas keagamaan sebagai pendamping ibu hamil. Intervensi ini juga menunjukkan bahwa pelatihan yang kontekstual dan berbasis komunitas dapat memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan ibu serta mendukung pencapaian target SDGs bidang kesehatan. Oleh karena itu, pemberdayaan kader melalui pendekatan IMB perlu dikembangkan lebih luas untuk peningkatan deteksi dini risiko kehamilan di tingkat desa.
Optimalisasi Konten Digital Untuk Pemasaran Kemiri Di Desa Bale Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Melalui Pelatihan Nirmalawati, Nirmalawati; Kamaludin, Tutang Muhtar; Fahirah, Fahirah; Rizal, Andi; Sarungallo, William Arrang
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7jt5yz56

Abstract

Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kemiri. Namun, keterbatasan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan platform digital menjadi hambatan utama dalam pemasaran produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha kemiri melalui pelatihan konten digital, manajemen media sosial, dan strategi pemasaran online. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan materi pelatihan mencakup pembuatan konten visual, pemanfaatan media sosial, dan digital branding. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital, keterampilan manajemen usaha, serta kesadaran kolektif untuk bertransformasi menuju usaha berbasis teknologi. Meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan modal, program ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing kemiri Desa Bale dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan komoditas lokal serupa
Sinergi Guru Dan Teknologi: Pendampingan Deep Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Nurjamin, Asep; Asmaniah, Zainah; N., Aisyah Khoerunnisa; Tanjung, Ramdani; Masrini, Imas; Rahmalia, Rika; Rosita, Iros
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/67xgwg29

Abstract

Kebutuhan akan integrasi teknologi cerdas dalam pembelajaran semakin mendesak, khususnya bagi guru sekolah dasar yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas literasi siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini dipilih karena rendahnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya deep learning, dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Limbangan, Garut, dengan melibatkan 43 guru sekolah dasar, masing-masing satu guru dari setiap sekolah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep deep learning, workshop pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, pendampingan praktik implementasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, serta evaluasi melalui angket, observasi, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep deep learning, keterampilan awal dalam penggunaan aplikasi pendukung pembelajaran, serta tumbuhnya sinergi antar-guru dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif. Meski demikian, tantangan berupa keterbatasan sarana digital dan variasi kemampuan literasi teknologi masih dihadapi. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan intensif dapat mendorong kesiapan guru SD dalam memanfaatkan deep learning untuk memperkaya strategi pembelajaran bahasa Indonesia.
Pengembangan UMKM Keripik Ikan Lele Berbasis Inovasi Produk, Sertifikasi Legalitas, dan Strategi Pemasaran Di Desa Tangsil Wetan Bondowoso Ansori, Ansori; Hosaini, Hosaini
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/k7x42327

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) in Tangsil Wetan Village are diverse, ranging from street vendors and street vendors to local product marketers. Most residents are farmers who rely solely on a 3–4-month harvest, while others are freshwater fish farmers (pokdakan). Given this situation, an initiative emerged to incorporate these businesses into the Student Creativity Program (PKM) so that fish farmers like Mr. Muzayyin and his group can further develop. The PKM aims to provide solutions to the still-conventional catfish processing and marketing system by offering innovative, tastier, more varied, and competitive catfish chips. Furthermore, the PKM aims to train production skills, marketing management, and business legality through the creation of NIB (National Business License) and PIRT (Farm Business License), while also strengthening business capital with support from the Village-Owned Enterprise (BumDes). The PKM method was carried out over two months (August–September 2023) and involved eight members. The activity began with an interview with the Head of the Fish Farmers Association, followed by permit processing, material and non-material preparation, and the formation of a coordination team. Following this, training was conducted on catfish chip production, marketing management, and business licensing. The results and discussion demonstrated the farmers' openness in addressing issues and their enthusiasm for participating in discussions. The mentoring improved their understanding of product innovation and online marketing. After the program, the group demonstrated growth potential of up to 80% and began collaborating with other parties. Conclusions and Implications: This PKM not only helps increase the added value of catfish through chip products, but also encourages business independence, expands the market, and creates new job opportunities that support the economy of Tangsil Wetan Village.
Implementasi K3 dan Pemanfaatan Mesin Pencacah Nilam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Waturempe Habriani, Habriani; Saflia, Ismiliani; Jandipo, Rajab; Yunus, La Ode Ichlas Syahrullah; Yocing, Panci; Zainab, Wa Ode safira; Ramadhan, Zulfan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yzk8qx65

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is a critical aspect of agricultural activities that is often overlooked by farmers, particularly in rural communities. In Waturempe Village, West Muna Regency, most farmers depend on patchouli (Pogostemon cablin) as the primary raw material for essential oil production. However, manual patchouli processing not only results in low productivity and suboptimal yield quality but also exposes farmers to a high risk of workplace accidents. This community service project was designed to: (1) provide education and promote the implementation of OSH among farmers, (2) introduce and train farmers in the use of patchouli chopping machines as an appropriate technology, and (3) enhance farmer welfare by improving efficiency and productivity. The program was carried out through OSH awareness sessions, technical training on machine operation, and field assistance. The outcomes demonstrated an increase in farmers’ knowledge of OSH, improved skills in operating the machines, and up to a 60% increase in chopping efficiency compared to manual methods. Moreover, the more uniform chopping quality contributed to better essential oil quality. Overall, this initiative made a significant contribution to enhancing productivity, income potential, and the welfare of local farmers.
Role of PHBS Education in Promoting Healthy Life at SDN 3 Sukaratu Novitriani, Korry; Nurviana, Vera; Cahyani, Regita Putri; Maulida, Zahra Annisa; Wulandari, Ratna; Arif, Kirana Johar; Abdilah, Rizki Fuzia Putra; Az-zahra, Nurtsalits; Khoeruman, Elan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pe992p09

Abstract

Pada usia sekolah dasar, anak berada dalam masa pertumbuhan yang signifikan, baik dari segi fisik, psikologis, maupun interaksi sosial. Sebagai calon generasi penerus bangsa, mereka perlu dibekali pemahaman dan keterampilan untuk menjaga kesehatannya sejak dini. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung hal tersebut adalah melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Masa sekolah dasar merupakan masa yang sangat penting untuk mengembangkan pilihan gaya hidup sehat. Tujuan dari pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SDN 3 Sukaratu mencakup kegiatan pendidikan PHBS yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas lima tentang praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode pengabdian diawali dengan pre test dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan post test. Pentingnya tata cara cuci tangan yang baik dengan metode bernyanyi (ice breaking). Indikator keberhasilan dari pengabdian ini yaitu peningkatan pengetahuan anak sekolah mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Menggunakan metode analisis kuantitatif dengan deskriptif analitik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan. Edukasi dengan metode visual dan praktik langsung terbukti efektif dalam menanamkan perilaku hidup bersih sejak dini.
PKM Hero Literacy: Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi pada Kalangan Remaja di Desa Karassing Kabupaten Bulukumba Pongtambing, Yulita Sirinti; Ristiana, Evi; Inayah, Faidhul; Astisyah, Andi Dian; Siddiq, Muh.
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2r7caw75

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan utama di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kondisi ini berkontribusi terhadap tingginya angka pernikahan dini yang berdampak pada meningkatnya risiko kesehatan ibu dan anak, kasus stunting, serta rendahnya kualitas hidup remaja. Akses informasi yang terbatas, anggapan tabu terhadap isu reproduksi, dan minimnya intervensi edukatif memperburuk permasalahan tersebut. Menjawab situasi ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) HERO Literacy dilaksanakan di Desa Karassing dengan melibatkan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai mitra utama. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari survei awal, lokakarya edukasi reproduksi (EduHERO), pelatihan konseling sebaya (I-HERO-YOU), pengembangan model edukasi partisipatif (YOU ARE HERO), hingga pemanfaatan media digital (EduHERO) untuk memperluas jangkauan informasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja dan anggota PKK mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, serta keterampilan komunikasi dalam edukasi komunitas. Lebih lanjut, terbentuknya Tim PKK Peduli Kesehatan Reproduksi menjadi indikator keberlanjutan program dan penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan. Dengan demikian, kegiatan ini menegaskan bahwa pemberdayaan PKK sebagai mitra strategis mampu memperkuat literasi kesehatan reproduksi remaja dan mendorong terbangunnya ekosistem edukasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Optimalisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar Nurdin, Ibnu Phonna; Nabila, Raysa Zilva; Rahayu, Nessa; Kartina, Lilis; Mubaraq, Rahmat; Zulfan, Zulfan; Simanjuntak, Asnika Putri; Fitri, Mutiara; Rangganis, Syafira Aulia; Putri, Rianti; Kembaren, Bella Billiant J Ananta; Yulianda, Riki
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/h1kh0b70

Abstract

Children's problems in maintaining cleanliness and health still face significant challenges. Therefore, handling is needed, one of which is socialization, to build awareness of clean and healthy living among children (PHBS). PHBS is a crucial step in shaping Indonesia's future golden generation. This service was carried out in November 2024 at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Rukoh, Banda Aceh City. The participants in this clean and healthy environment socialization activity are 38 students. The purpose of this socialization is to raise awareness about the importance of maintaining environmental cleanliness in schools by involving students. The materials covered in the socialization are washing hands with soap and clean water, consuming healthy and nutritious food, disposing of waste in designated areas, maintaining toilet cleanliness, and exercising regularly. The results of the service show that the majority of elementary school students already understand and have practiced these positive activities. Two-way communication is well-established. This is demonstrated by the enthusiasm of the students in listening, answering, and providing positive feedback on this activity. Therefore, this service activity was successfully carried out and yielded good results for the students' ability to maintain a healthy and clean lifestyle, both at school and when at their respective homes.
Penguatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Tafsir Digital Dan Karakter Siswa Nurhakim, Haditsa Qur'ani; Nuraini, Nabilah; Meirani, Nadia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vv7n2826

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MGMP Kabupaten Bandung Barat melalui tiga program utama, yaitu peningkatan kompetensi administrasi dan keuangan digital, penguatan karakter siswa, dan penguasaan tafsir digital. Permasalahan mitra meliputi lemahnya tata kelola administrasi, terbatasnya strategi pembelajaran karakter yang kontekstual, serta minimnya literasi digital dalam pemanfaatan sumber tafsir Al-Qur’an. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, workshop, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan lebih dari 70% peserta mampu mengoperasikan aplikasi administrasi dan keuangan, merancang pembelajaran karakter berbasis media digital, serta menggunakan aplikasi tafsir secara mandiri. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan digital, memperkuat profesionalisme guru, serta mendukung terwujudnya pembelajaran PAI yang modern, akuntabel, dan kontekstual di sekolah.

Page 9 of 23 | Total Record : 228