cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 608 Documents
Edukasi Indeks Massa Tubuh dengan Keparahan Shivering pada Pasien Dengan Spinel Anestesi di Recovery Room RSUD Dr. Iskak Tulungagung Sholihah, Shintana Badi’atus; Sulastyawati, Sulastyawati; Arif, Taufan; Kurniasari, Fitriana
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hvdgtz85

Abstract

Shivering atau menggigil merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi pada pasien pasca anestesi spinal. Kejadian ini dapat menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen, ketidaknyamanan, hingga gangguan pada pemantauan vital. Faktor- faktor seperti indeks massa tubuh (IMT) diduga memiliki hubungan terhadap tingkat keparahan shivering. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan keparahan shivering pada pasien dengan anestesi spinal di Recovery Room RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Kajian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 77 pasien yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah indeks massa tubuh, sedangkan variabel dependen adalah tingkat keparahan shivering. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan keparahan shivering (p < 0,001). Terdapat hubungan yang signifikan indeks massa tubuh dengan keparahan shivering pada pasien dengan anestesi spinal. Diperlukan upaya preventif terhadap pasien dengan indeks massa tubuh rendah untuk mengurangi risiko shivering pasca operasi.
Edukasi Beban Kerja dengan Keluhan Muskoloskeletal Disorder Perawat di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Iskak Tulungagung Kurniawati, Silvia Gandis; Sulastyawati, Sulastyawati; Setyarini, Anggun; Arif, Taufan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yjk01011

Abstract

Perawat perioperatif di ruang bedah menghadapi tuntutan kerja yang berat, termasuk berdiri lama, memindahkan pasien, serta menjalani jadwal operasi yang padat. Beban kerja yang berlebih menjadi salah satu faktor risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders yang dapat berdampak terhadap penurunan kualitas pelayanan keperawatan serta menurunkan kenyamanan dan keselamatan kerja. kajian ini diberdayakan dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada perawat perioperatif di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Kajian ini diimplementasikan dalam bentuk kajian berjenis kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan retrospektif. Sampel sebanyak 32 perawat dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner beban kerja dan kuesioner musculoskeletal disorders berdasarkan The Pain and Distress Scale. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena data berskala ordinal. Sebagian besar responden (59,4%) memiliki beban kerja sedang, dan mayoritas (62,5%) mengalami keluhan musculoskeletal disorders sedang. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan keluhan musculoskeletal disorders (p = 0,005), dengan koefisien korelasi r = 0,486 yang menunjukkan hubungan sedang dan arah korelasi positif, artinya semakin tinggi beban kerja, maka semakin tinggi pula tingkat keluhan musculoskeletal disorders. Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada perawat perioperatif.  
Pemetaan Partisipatif Potensi Ekonomi dan sosial Wisata Hiu Gorontalo Sebagai Basis Perencanaan Desa Wisata Bahari Jumiyanti, Kalzum R; Taniu, Silviana; R Yusuf, Barmin; Novriansyah, Moh Arif
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qq27dk13

Abstract

Wisata hiu paus di Desa Botubarani, Gorontalo, merupakan potensi bahari unggulan yang mendorong transformasi ekonomi masyarakat pesisir. Namun, pengelolaannya masih menghadapi tantangan seperti ketimpangan manfaat ekonomi, lemahnya kelembagaan, dan rendahnya kesadaran konservasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan desa wisata bahari melalui pemetaan partisipatif serta membangun komitmen kolaboratif antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan wisata berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, FGD, dan pemetaan komunitas berbasis SIG. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran ekologis masyarakat, memperkuat kelembagaan lokal seperti Pokdarwis, serta menghasilkan rencana pengembangan wisata yang berorientasi konservasi dan kesejahteraan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga mitra dalam menciptakan tata kelola wisata bahari berkelanjutan. Implikasinya, model pemetaan partisipatif dapat dijadikan acuan dalam perencanaan pembangunan desa wisata di daerah pesisir lainnya. Kegiatan ini penting karena memperkuat konsep community-based tourism di Indonesia, dan studi lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan hasil pemetaan ke sistem digital GIS serta mengevaluasi dampak sosial-ekonomi jangka panjangnya.
Terapi Relaxation Autogenic, Movement and Affirmation terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik yang MenjalaniHemodialisis RS lavalette Ghozali, Devina Nanda; Nataliswati, Tri; Mugianti, Sri; Wiyono, Joko
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/3n2fk345

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal secara progresif dan permanen yang membutuhkan terapi hemodialisis seumur hidup. Prosedur ini sering menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan, terutama pada pasien yang baru menjalani terapi. Pengabdian kepada masyarakat di sini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Relaxation Autogenic, Movement, and Affirmation terhadap tingkat kecemasan pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RS Lavalette Malang. Dalam implementasinya, kajian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 41 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSRAS) dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa sebelum terapi, sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (63,41%), sedangkan setelah terapi seluruh responden berada pada kategori tidak cemas (100%). Uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, terapi Relaxation Autogenic, Movement, and Affirmation efektif menurunkan kecemasan pasien GGK. Pendekatan ini dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, murah, dan mudah dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien hemodialisis.
Kegiatan Peningkatan Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa Internasional China Yufiarti, Yufiarti; Listyasari, Winda Dewi; Cendaryana, Cendaryana; Hapsari, Iriani Indri; Lestari, Dwi Puji
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/3ak10v40

Abstract

dan adaptasi sosial, terutama bagi mahasiswa internasional yang menempuh studi di luar negeri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi kepada mahasiswa asal China di Universitas Negeri Jakarta agar mampu menghadapi tekanan akademik dan sosial secara sehat dan adaptif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus secara hybrid dan diikuti oleh enam mahasiswa program magister serta enam mahasiswa program doktor Pendidikan. Materi kegiatan mencakup empat topik utama, yaitu pengenalan kampus Universitas Negeri Jakarta, permasalahan yang dihadapi mahasiswa internasional, pentingnya kesehatan mental, dan layanan Pusat Psikologis dan Bimbingan UNJ. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman tentang strategi pengelolaan stres, kemampuan adaptasi akademik, serta kesadaran akan pentingnya layanan psikologis kampus. Program ini memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa internasional, tetapi juga bagi universitas dalam memperkuat reputasi akademik dan dukungan terhadap keberagaman global.
Intervensi Asuhan Keperawatan Gigi Keluarga Sebagai Upaya Promotif dan Preventif di Masyarakat Harapan, I Ketut; Bidjuni, Mustapa; Yuliana, Ni Made; Karamoy, Youla
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bj3q4z67

Abstract

Karies gigi adalah masalah kesehatan gigi yang mendominasi pada anak dan dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Peran keluarga sangat penting dalam upaya pencegahan, namun tidak sedikit orang tua dengan pengetahuan dan tindakan yang kurang optimal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan intervensi asuhan keperawatan gigi sebagai upaya promotif preventif kepada keluarga yang memiliki penderita karies gigi usia anak sekolah dasar. Metode  deskripsi analitik studi kasus dengan eksplorasi permasalahan asuhan keperawatan di dalam keluarga dengan anak karies. Kegiatan dilakukan pada satu keluarga yang memiliki anak usia sekolah menderita karies di Desa Tateli 2, Kabupaten Minahasa melalui pengumpulan data lewat wawancara, observasi dan dokumentasi. Diagnosa keperawatan menggunakan skala prioritas dengan pembobotan nilai dengan nilai tertinggi 5. Hasil kegiatan menemukan diagnosa bahwa selain karies, ditemukan penyakit scabies dan ISPA. Berdasarkan hasil pembobotan, didapatkan skala prioritas karies gigi dengan nilai 5, scabies 3,5 dan ISPA 4,5. Maka, prioritas penyelesaian masalah dimulai dari keluhan karies gigi, ISPA dan scabies. Implementasi yang diterapkan adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada keluarga menggunakan instrumen leaflet. Kesimpulan kegiatan ini adalah asuhan keperawatan gigi memberikan dampak positif terhadap pemahaman fungsi keluarga di antaranya fungsi afektif. Asuhan keperawatan keluarga direkomendasikan dimulai sejak dini, dan didukung melalui fasilitas kesehatan terdekat.
Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Program Breastfeeding Nutrition EmpowermentU ntuk Meningkatkan Keberhasilan ASI Eksklusif di Desa Tanjung Anom Purba, Edy Marjuang; Pratiwi, Caca; Nainggolan, Anna Waris; Purba, Saut; Ginting, Laurena; Pasaribu, Karl Fritzs
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n0c8xc54

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia termasuk di Desa Tanjung Anom masih belum mencapai target nasional sebesar 80%. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya produksi ASI akibat kurangnya konsumsi makanan bergizi yang mendukung laktasi, serta minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal yang tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang sedang dalam masa menyusui serta mengenalkan produk pangan lokal berupa biskuit daun katuk dan crackers daun torbangun melalui program Breastfeeding Nutrition Empowerment (BNE). Program dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di Balai Desa Tanjung Anom, dengan melibatkan 35 ibu yang sedang dalam masa menyusui menyusui. Metode kegiatan mencakup edukasi gizi, demonstrasi pengolahan produk pangan lokal, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan uji hedonik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (p-value = 0,001), dengan skor rata-rata meningkat dari 10,83 menjadi 14,80. Selain itu, hasil uji hedonik menunjukkan bahwa produk biskuit dan crackers diterima dengan baik oleh peserta, dengan skor tertinggi pada atribut tekstur (4,5 ± 0,5) untuk biskuit katuk dan atribut rasa (4,2 ± 0,6) untuk crackers torbangun. Produk berbasis daun katuk dan torbangun tidak hanya meningkatkan potensi laktasi secara nutrisi, tetapi juga diterima secara organoleptik oleh ibu menyusui. Program ini berpotensi untuk dapat dilakukan dalam skala lebih luas sebagai upaya dalam pemanfaatan pangan lokal  untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.  
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi dan Praktik Pembuatan Teh Herbal Daun Salam (Syzygium Polyanthum) untuk Peningkatan Kesehatan Hakim, Adi Lukman; Muttaqin, Ganda Puji Adzhar; Ulya, Yusrotul; Maknuna, Yuni Furoida; Agustine, Yohana Ayu; Widati, Meiliya; Ulwiyyah, Avivatul Fitri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zbnez826

Abstract

This study examines the use of bay leaves (Syzygium polyanthum) as a base ingredient for herbal tea in an effort to improve public health in Garung Village, Sambeng Subdistrict, Lamongan Regency. The programme was implemented through the 2025 Community Service Programme of Muhammadiyah University Lamongan, focusing on education about the benefits of bay leaves and the practice of making herbal tea. The main activities included health seminars and hands-on training in herbal tea production, involving local residents, particularly the PKK group and the elderly, as the primary target audience. Bay leaf tea was introduced not only as a traditional beverage but also as a healthy alternative drink with the potential to support modern lifestyles. Community enthusiasm was evident from the high level of participation in discussions and product-making practices. However, there were constraints in the form of limited tools and materials that hampered the optimisation of activities, necessitating sustainability strategies such as the procurement of simple equipment and more effective utilisation of local resources. The research results show that community empowerment through the use of traditional plants can increase health awareness and open up opportunities for the development of small herbal-based businesses. Overall, this programme has made a positive contribution to improving the quality of life of rural communities, strengthening local potential, and encouraging the creation of healthy lifestyles that can be developed sustainably.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Padatuo Kabupaten Bone Melalui Pelatihan Produksi Pakan Ternak Berbasis Limbah Kepiting Rajungan Wahdaniar, Wahdaniar; Amir, Nur Insani; Nurfiana, Rika
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x5q08559

Abstract

This community service program focused on utilizing swimming crab shell waste as an innovative solution to reduce livestock feed costs and environmental issue in the Padatuo community group, Bone regency. The activity aimed to enhance participants knowledge and skills in processing the waste into high-nutrient feed flour through practical simulation method. The approach involved three stages: (1) observation and needs analysis; (2) simulation of flour production including washing, boiling, drying and grinding; and (3) evaluation through pre-test and post test. The results showed a significant improvement in participants understanding, with post-test score (86.2) far higher than pre-test score (42.6). Participants successfully produced quality flour with fine texture, non offensive odor, and high mineral content. Economic impacts included up to 30% reduction in feed costs, while environmental benefits were achieved through waste reduction. This activity demonstrates that participatory simulation-based approach are effective in empowering communities and creating sustainable solution.
Edukasi Motivasi Dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus di Ruang Amarilis RSUD Karsa Husada Batu Ardiyanti, Zerlinda Diva; Arif, Taufan; Marsaid, Marsaid; Nataliswati, Tri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wjxtj515

Abstract

akibat komplikasi yang ditimbulkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya kualitas hidup adalah tingkat motivasi pasien dalam menjalani perawatan. Motivasi yang rendah dapat menyebabkan ketidakpatuhan terhadap pengobatan dan gaya hidup yang berdampak pada memburuknya kondisi kesehatan. Dalam implementasinya, kajian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat motivasi dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus. Kajian ini menggunakan desain cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 42 responden dengan teknik purposive sampling. Responden ditentukan berdasarkan kriteria inklusi berusia 50-70 tahun dan berpendidikan terakhir SD-SMA. Variable independent yaitu tingkat motivasi sedangkan variable depetdent yaitu kualitas hidup. Instrument yang digunakan adalah kuisioner TSRQ dan DQOL Analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil uji terhadap kedua variabel menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat motivasi dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus, dengan nilai signifikansi p-value < 0,001 (p < 0,05) dan koefisien korelasi positif sebesar 0,502 yang termasuk dalam kategori korelasi sedang. Pasien dengan tingkat motivasi yang tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan pasien dengan motivasi rendah. Hal ini disebabkan karena motivasi