cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 866 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Pencegahan Vaginitis pada Remaja SMK Rajawali Budi Rustandi; Theophylia Melisa Manumara; Agni Noviani; Sevie Nuraini; Nayla Nurkhairun Nisa; Mesi Lestari; Risa Ismaya; Selvina Selvina; Kheisya Permana Putri; Nadiah Maratu Solihah; Meita Zeta Zetira; Siti Fatimatu Jahra Nurazijah; Arin Aulia Sabrina; Moch Rifki Mubarok
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdgcsm82

Abstract

Vaginitis is a common reproductive health issue among adolescent girls and can affect their health and quality of life. A lack of knowledge regarding reproductive health, genital hygiene and infection prevention are factors contributing to the high incidence of vaginitis among adolescents. Various studies indicate that a lack of good personal hygiene practices can increase the risk of reproductive tract infections. Findings indicate that health education delivered through various methods, such as audiovisual media, educational videos, leaflets, peer groups, and digital applications, can improve adolescents’ knowledge, attitudes, and behaviours regarding the maintenance of reproductive organ hygiene. It was found that poor genital hygiene practices are significantly associated with an increased incidence of vaginitis. Health education delivered in a structured and continuous manner has been shown to help adolescents understand the importance of maintaining reproductive health and adopting appropriate preventive behaviours. Therefore, health education needs to be continuously developed and integrated into school activities to support improvements in adolescent girls’ reproductive health and reduce the risk of vaginitis.
Pengaruh Edukasi Pendidikan Kesehatan Penyakit Gonore untuk Remaja di SMKS Bandung Barat Cintia Sukma Nurjanah; Budi Rustandi; Selvi Dwi Habibah; Gita Fitri Rohimah; Syifa Agnaita; Lusy Julia6 Anggit Erika; Siti Sarah Regina; Natasya Sinta Dewi; Jamjam Firdaus Sagiri; Ayu Widia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrabh683

Abstract

Gonore merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang masih menjadi masalah kesehatan reproduksi pada remaja. Rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, cara penularan, gejala, komplikasi, dan pencegahan gonore dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku berisiko yang berdampak pada kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan menjadi salah satu strategi promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pemahaman remaja terkait IMS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai gonore melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan media presentasi dan leaflet, dilanjutkan dengan diskusi interaktif serta evaluasi menggunakan quiz. Sasaran kegiatan adalah siswa sekolah menengah yang mengikuti program edukasi kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengertian gonore, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, serta upaya pencegahannya. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai gonore dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, edukasi kesehatan terkait IMS perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit dan peningkatan derajat kesehatan remaja.
Edukasi Kanker Serviks pada Remaja Putri di SMK Kesehatan Surya Global Budi Rutandi; Theophylia Melisa Manumara; N Gina Qhoirin; Naisa Safitri; Nur Anisa; Nisa Putri N; Nabila Zahra; Cindi Nur Fajriah; Sri Nuraidah; Sri Rohmah; Kaisya Nafiska; Khoerun Nisa; M. Raihan P; Asti Muthia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4mbbsn88

Abstract

Infeksi Human Papillomavirus (HPV) merupakan salah satu faktor utama penyebab kanker serviks yang masih menjadi masalah kesehatan reproduksi pada remaja putri. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai HPV serta pencegahannya dapat meningkatkan risiko kejadian kanker serviks di masa mendatang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Surya Global dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang HPV dan pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif melalui presentasi, diskusi kelompok, dan media visual yang disesuaikan dengan karakteristik remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai HPV, faktor risiko, serta upaya pencegahan kanker serviks, yang ditunjukkan melalui hasil diskusi. Selain itu, peserta juga menunjukkan sikap lebih positif terhadap perilaku hidup sehat dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis sekolah dapat menjadi strategi efektif dalam membangun benteng protektif terhadap risiko kanker serviks pada remaja. Kesimpulannya, pengabdian masyarakat ini berperan penting dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan dapat dijadikan model intervensi berkelanjutan untuk pencegahan kanker serviks.
GALUH LANGKAR (Gerakan Penyuluhan Langsung Tangkal Kardiometabolik) Edukasi Pola Makan Sehat Pada Kelompok Risiko di Banua Ahmad Rizqie Kurniawan; Rismia Agustina; Maulidya Septiany; Priska Ekayanti Mahdiansyah; Juhdi Juhdi; Cindy Tri Utami
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pd7dnp66

Abstract

Peningkatan prevalensi penyakit kardiometabolik di Banua akibat pola makan tidak sehat memerlukan intervensi komunitas yang proaktif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi dan meningkatkan pengetahuan kelompok berisiko mengenai pola makan sehat melalui program "GALUH LANGKAR". Bertempat di Pendopo Desa Sungai Asam, Karang Intan, kegiatan melibatkan 40 peserta. Metode yang digunakan meliputi skrining kesehatan awal, edukasi tatap muka, demonstrasi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil skrining menunjukkan risiko tinggi: hipertensi (82,5%), prediabetes (32,5%), dan overweight (32,5%). aPasca-intervensi, tingkat pengetahuan kategori baik melonjak dari 10% menjadi 57,5%, sedangkan kategori kurang menyusut drastis hingga tersisa 5%. Kesimpulannya, pendekatan edukasi langsung "GALUH LANGKAR" sangat efektif meningkatkan pemahaman kognitif masyarakat dalam pencegahan risiko kardiometabolik. Program ini disarankan diintegrasikan secara berkelanjutan dengan agenda Posbindu PTM setempat.
Kenali dan Lindungi Kesehatan Reproduksi Remaja: Edukasi Endometriosis di SMA Pasundan 7 Metilda Metilda; Theophylia Melisa Manumara; Tia Adita Febriani; Risda Nurun; Nazwa Zahira Azzahra; Aliya Sandra Tri Hapsari; Indriyani Indriyani; Suci Aulia Agustiara; Keysa Rahmatika; Sinta Bella; Nailah Wartina Azahroh; Siti Nurhasanah
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/32khqq52

Abstract

Endometriosis merupakan kondisi ginekologis kronik yang ditandai oleh pertumbuhan jaringan menyerupai endometrium secara ektopik di luar kavum uteri. Penyakit ini paling sering terjadi pada perempuan usia reproduktif dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, terutama melalui gejala nyeri dan gangguan fertilitas. Manifestasi klinis nyeri bersifat beragam, meliputi nyeri panggul kronik, dismenore, dispareunia, disuria, serta diskezia, yang kerap menimbulkan keterlambatan diagnosis. Tindakan laparoskopi masih dipandang sebagai terapi terbaik dalam menegakkan diagnosis endometriosis. Penatalaksanaan endometriosis berfokus pada kontrol gejala, pencegahan progresivitas, serta perbaikan fungsi reproduksi, namun belum dapat menjamin kesembuhan permanen. Modalitas terapi mencakup pendekatan nonfarmakologis seperti pengaturan istirahat, pemenuhan gizi seimbang, dan praktik kebersihan diri, disertai terapi farmakologis berupa pengobatan simtomatik serta terapi hormonal. Pada kondisi tertentu, tindakan pembedahan dapat dipertimbangkan sesuai indikasi klinis. Mengingat kompleksitas penyakit dan perlunya keterlibatan pasien dalam tata laksana jangka panjang, kegiatan promosi dan pendidikan kesehatan mengenai endometriosis penting dilakukan untuk meningkatkan literasi kesehatan individu dan masyarakat, mendorong perubahan perilaku, serta mendukung penerapan gaya hidup yang lebih sehat dan terkendali.
Pemberdayaan Wanita Usia Subur dalam Pencegahan Kanker Serviks Melalui Edukasi IVA Test Intan Putri Utami; Wening Sukmawati; Raisa Rahma Nadzira
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2ekavh16

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada perempuan. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran Wanita Usia Subur (WUS) mengenai deteksi dini kanker serviks menyebabkan rendahnya cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui edukasi IVA Test. Kegiatan dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) R Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung dengan melibatkan 30 WUS. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan menggunakan video edukasi dan leaflet, penyuluhan interaktif, diskusi, serta konseling individual. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hanya 6,7% peserta yang pernah melakukan pemeriksaan IVA, sedangkan 93,3% belum pernah melakukannya. Tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 28% sebelum edukasi menjadi 87% setelah edukasi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi IVA Test efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran WUS mengenai kanker serviks dan pentingnya pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam melakukan pemeriksaan IVA secara berkala untuk mencegah keterlambatan deteksi kanker serviks. 
Optimalisasi Peran Keluarga Binaan Dalam Mendukung Keberhasilan Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0–6 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Mulia Ivana Devitasari; Neneng Safitri; Yulanda Esteriani
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pwy3na75

Abstract

ASI eksklusif merupakan salah satu intervensi penting dalam meningkatkan status kesehatan bayi dan mendukung tumbuh kembang optimal pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, cakupan ASI eksklusif masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya kurangnya dukungan keluarga terhadap ibu menyusui. Kondisi ini juga ditemukan pada beberapa keluarga binaan di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Mulia Kabupaten Kotawaringin Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran keluarga binaan dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan kepada keluarga binaan melalui penyuluhan interaktif dan pembagian media edukasi, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang memiliki ibu menyusui dan bayi usia 0–6 bulan. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada ibu menyusui. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen yang lebih baik dalam mendukung praktik ASI eksklusif di lingkungan keluarga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga melalui edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan ibu dan bayi di masyarakat.
Promosi Kesehatan Terintegrasi Berbasis Fase Operasional Haji dalam Upaya Pencegahan Dehidrasi dan Heat-Related Illness pada Jemaah Haji Indonesia di Makkah Yan Cahyadi Anas; Mahendro Prasetyo Kusumo
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hr99a164

Abstract

 Alibigloo, H. P., & Eshaghi, Z. (2025). The Integrated Model of Health Behavior Promotion (IMHBP): A Synergistic Approach to Promote Health-Oriented Behaviors. The Open Public Health Journal, 18(1). https://doi.org/10.2174/0118749445375249250206112941 Amalia, F., Maya Savitri, P., Agustini, D. P., Kristanti, M., Studi Kedokteran Sarjana, P., Kedokteran, F., Pembangunan Nasional, U., & Ilmu Kesehatan Matra, D. (2025). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Pada Calon Jemaah Haji dan Umrah Lansia Terhadap Pencegahan Dehidrasi. Journal Of The Indonesian Medical Association, 75(5), 220–225.   https://doi.org/10.47830/JINMA-VOL.75.5-2025-1859 Efe, H., & Umdu Topsakal, Ü. (2025). Public Opinion Study on School Health Education Programs: Family Needs Assessment Study. International Journal of Environmental Research and Public Health 2025, Vol. 22, Page 1088, 22(7), 1088. https://doi.org/10.3390/IJERPH22071088 Goes, A. R. (2025). Advocacy for Health and Health Equity: A Call to Public Health Professionals. Portuguese Journal of Public Health, 43(1), 1. https://doi.org/10.1159/000545038 Goni, M. D., Naing, N. N., Hasan, H., Wan-Arfah, N., Deris, Z. Z., Arifin, W. N., Baaba, A. A., Adam, B. M., & Arshad, M. R. (2021). Effectiveness of a Novel Smartphone Health Education Intervention in Enhancing Knowledge, Attitudes, and Practices for the Prevention of Respiratory Tract Infections Among Private Hajj Pilgrims From Malaysia. Frontiers in Public Health, 9, 594204. https://doi.org/10.3389/FPUBH.2021.594204 Hietbrink, E. A. G., Lansink, C., Laverman, G. D., Vollenbroek-Hutten, M. M. R., Middelweerd, A., & Tabak, M. (2025). Systematic review of dynamically tailored eHealth interventions targeting physical activity and healthy diet in chronic disease. NPJ Digital Medicine, 8(1). https://doi.org/10.1038/S41746-025-02054-7 Koh, A., Swanepoel, D. W., Ling, A., Ho, B. L., Tan, S. Y., & Lim, J. (2021). Digital health promotion: promise and peril. Health Promotion International, 36(Suppl 1), i70. https://doi.org/10.1093/HEAPRO/DAAB134 Moran, M. B., Frank, L. B., Chatterjee, J. S., Murphy, S. T., & Baezconde-Garbanati, L. (2016). Information scanning and vaccine safety concerns among African American, Mexican American, and non-Hispanic White women. Patient Education and Counseling, 99(1), 147–153. https://doi.org/10.1016/J.PEC.2015.08.016 Samarkandi, O., Alamri, F., Alsaleh, G., Al Abdullatif, L., Alhazmi, J., Basnawi, M., Alazmy, W., & Khan, A. (2025). Exploring the prevalence of chronic diseases and health status among international Hajj pilgrims. PLoS ONE, 20(4 April). https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0317555 Turin, T. C., Chowdhury, N., Haque, S., Rumana, N., Rahman, N., & Lasker, M. A. A. (2021). Meaningful and deep community engagement efforts for pragmatic research and beyond: engaging with an immigrant/racialised community on equitable access to care. BMJ Global Health, 6(8). https://doi.org/10.1136/BMJGH-2021-006370 van der Vliet, N., Suijkerbuijk, A. W. M., de Blaeij, A. T., Ardine de Wit, G., van Gils, P. F., Staatsen, B. A. M., Maas, R., & Polder, J. J. (2020). Ranking Preventive Interventions from Different Policy Domains: What Are the Most Cost-Effective Ways to Improve Public Health? International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(6). https://doi.org/10.3390/IJERPH17062160 Yezli, S., Ehaideb, S., Yassin, Y., Alotaibi, B., & Bouchama, A. (2024a). Escalating climate-related health risks for Hajj pilgrims to Mecca. Journal of Travel Medicine, 31(4). https://doi.org/10.1093/JTM/TAAE042 Yezli, S., Ehaideb, S., Yassin, Y., Alotaibi, B., & Bouchama, A. (2024b). Escalating climate-related health risks for Hajj pilgrims to Mecca. Journal of Travel Medicine, 31(4), taae042. https://doi.org/10.1093/JTM/TAAE042 33-41.
Pemanfaatan Daun Seledri dan Rosella Sebagai Terapi Herbal dalam Pengelolaan Hipertensi pada Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Angenia Itoniat Zega; Lia Mayang Sari Sijabat; Mulidan Mulidan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/44ycvz48

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai pada kelompok lanjut usia dan menjadi faktor risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung oleh pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan masyarakat. Daun seledri dan rosella diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Namun, pemahaman lansia mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan kedua tanaman tersebut masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan lansia dalam memanfaatkan daun seledri dan rosella sebagai terapi herbal pendamping untuk mendukung pengelolaan hipertensi. Program dilaksanakan di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara dengan melibatkan 30 lansia penderita hipertensi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan herbal, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi dan pemanfaatan tanaman herbal, disertai meningkatnya kemampuan peserta dalam mengolah rebusan daun seledri dan seduhan rosella secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama seluruh rangkaian kegiatan. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas lansia untuk menerapkan upaya nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung pengendalian hipertensi.
Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris, Penguatan Manajemen Kewirausahaan, Strategi Manajemen Pemasaran, dan Literasi Hukum bagi Siswa SMK Muhamad Alfi Khoiruman; Galih Satriyo; Janoko Janoko; Suwarso Suwarso; Doni Hadi Irawan; Yosi Mulyana Pratiwi; Moehammad Robith Nahdi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jgttgz40

Abstract

The increasingly competitive labor market requires vocational high school graduates to possess not only technical skills but also foreign language proficiency, entrepreneurial competence, marketing knowledge, and legal literacy. This community service program aimed to enhance English language competence, strengthen entrepreneurship management, develop marketing management strategies, and improve legal literacy among students of SMK Sritanjung Banyuwangi. The methods employed included training sessions, educational workshops, interactive discussions, case studies, and participant mentoring. The materials covered English communication for professional purposes, basic business management, digital marketing strategies, and fundamental legal concepts related to employment and business activities. The results indicated an improvement in students’ knowledge and skills across all four areas. Participants demonstrated high engagement throughout the program and showed better abilities in English communication, business planning, marketing strategy development, and understanding basic legal aspects relevant to the workplace and entrepreneurship. This program contributed positively to preparing vocational students to become more competent, adaptive, and ready to face the challenges of employment and entrepreneurship in the era of globalization.