cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 866 Documents
Peningkatan Produksi Pangan Aman melalui Pendampingan Legalitas dan Sertifikasi Halal Maman Surahman; Panji Adam Agus Putra; Hendi Suhendi; Yuda Dharma Putra
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kgxwqz85

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran penting dalam menyediakan produk pangan bagi masyarakat, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapan keamanan pangan, legalitas usaha, dan sertifikasi halal yang berdampak pada kualitas produk serta daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi dan pendampingan mengenai kebersihan dan sanitasi, keamanan pangan, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta Sertifikat Halal. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan, diskusi, praktik, dan pendampingan kepada 22 pelaku UMKM Kelompok Usaha Pangan Bojong Koneng. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 15 butir pertanyaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan total skor dari 301 pada pretest menjadi 311 pada posttest, dengan rata-rata skor meningkat dari 13,68 menjadi 14,14 atau sebesar 3,39%. Selain itu, sebanyak 10 peserta (45,45%) mengalami peningkatan skor. Luaran kegiatan berupa 2 pelaku UMKM berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), 1 pelaku UMKM telah mengajukan Sertifikat Halal, sedangkan peserta lainnya masih dalam proses pendampingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM sekaligus mendorong penerapan legalitas usaha, keamanan pangan, dan jaminan produk halal sebagai upaya meningkatkan kualitas produk serta daya saing UMKM pangan secara berkelanjutan.
Siswa Siaga Stroke: Penguatan Pengetahuan dan Keterampilan Pengenalan Tanda Stroke melalui Simulasi FAST di Sekolah Dasar Ester Saripati Harianja; Mestika Lumbantoruan; Amila Amila
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fzt28f91

Abstract

Stroke merupakan kegawatdaruratan neurologis yang membutuhkan pengenalan gejala dan aktivasi layanan darurat secepat mungkin. Anak usia sekolah dapat berperan sebagai agen literasi kesehatan di keluarga karena mampu mempelajari pesan sederhana dan menyampaikannya kepada orang tua maupun kakek-nenek. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mengenali tanda awal stroke menggunakan metode FAST (Face, Arm, Speech, Time). Kegiatan dilaksanakan dengan desain edukasi satu kelompok pre-test dan post-test melalui ceramah interaktif, video animasi, demonstrasi FAST, permainan peran, dan evaluasi keterampilan. Peserta adalah 23 siswa kelas IV di Sekolah Dasar Swasta (SDS) Kartika Medan pada tanggal 22 Mei 2026. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi demonstrasi FAST. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan kurang, yaitu 12 siswa (52,17%), cukup 8 siswa (34,78%), dan baik 3 siswa (13,04%). Setelah edukasi, pengetahuan meningkat dengan kategori baik sebanyak 18 siswa (78,26%), cukup 5 siswa (21,74%), dan tidak terdapat siswa pada kategori kurang. Pada evaluasi keterampilan, 21 siswa (91,30%) mampu mengenali wajah tidak simetris, 20 siswa (86,96%) mengenali kelemahan lengan, 19 siswa (82,61%) mengenali gangguan bicara, dan 18 siswa (78,26%) mampu menyebutkan tindakan segera meminta bantuan. Edukasi FAST berbasis sekolah berpotensi menjadi strategi sederhana untuk meningkatkan literasi stroke siswa dan memperluas pesan kesehatan kepada keluarga. Program ini perlu dilanjutkan melalui penguatan materi visual, simulasi berkala, pelibatan guru dan orang tua.
Pemberdayaan Kader Sigap Stroke Berbasis Community Health Nursing untuk Meningkatkan Kapasitas Deteksi Dini dan Respons Awal Stroke di Desa Antasan Senor Ilir Bernadetta Germia Aridamayanti; Muhammad Iqbal Qushoyyi; Maya Raaida Latifah; Khusnul Khotimah; Renia Nor Azzahra; Isma Azizah
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rba0aw25

Abstract

Stroke was one of the leading causes of mortality and long-term disability, requiring early detection and prompt response to reduce complications. Antasan Senor Ilir Village experienced a high burden of stroke accompanied by limited community awareness and inadequate health cadres' capacity to recognize early stroke symptoms. This community service program aimed to improve the capacity of health cadres in early stroke detection and initial response through a Community Health Nursing-based empowerment approach. The program was conducted on 27–28 June 2026 in Antasan Senor Ilir Village, Banjar Regency, South Kalimantan, involving 25 health cadres from the Family Welfare Movement (PKK) and the Integrated Non-Communicable Disease Post (Posbindu PTM). The intervention consisted of community education, training, demonstrations, FAST (Face, Arm, Speech, Time) simulations, and mentoring. Program outcomes were evaluated using pre-tests, post-tests, and direct observation of participants' practical skills. The findings demonstrated that the proportion of cadres with good knowledge increased from 8.0% to 84.0%. The mean knowledge score improved from 61.84 to 88.72, accompanied by substantial improvements in early stroke detection and initial response skills across all FAST components. Participant attendance exceeded the initial target by reaching 125%, and the program also initiated the establishment of the Stroke Response Cadre Team at the village level. The Community Health Nursing-based empowerment approach effectively improved the knowledge and practical skills of health cadres in supporting community-based stroke prevention, early detection, and initial response.
Penguatan Kompetensi Pronunciation Bahasa Inggris Siswa SMP Bunda Hati Kudus Jakarta melalui Pelatihan Digital Berbasis AI (SpeechAce) Irma Rahmawati; Lutfi Alhazami; Todo Sibuea; Wahyu Budi; Tjong Lie Fong; Diandra Shafa Azzahra; Elen Elen
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qmevrq93

Abstract

Perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pada aspek pronunciation. Namun, pemanfaatan teknologi AI sebagai media pembelajaran masih terbatas di tingkat sekolah menengah pertama, sehingga proses pembelajaran pelafalan umumnya masih bergantung pada metode konvensional yang kurang mampu memberikan umpan balik secara individual dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pronunciation Bahasa Inggris siswa SMP Bunda Hati Kudus Jakarta melalui pelatihan digital berbasis AI menggunakan aplikasi SpeechAce. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 25 siswa kelas VIII melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pre-test, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan SpeechAce, praktik terbimbing, pendampingan, post-test, dan evaluasi. Implementasi SpeechAce yang memanfaatkan teknologi Automatic Speech Recognition (ASR) memungkinkan peserta memperoleh umpan balik secara langsung mengenai ketepatan artikulasi, word stress, intonasi, dan kelancaran berbicara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pronunciation, meningkatnya kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, serta tumbuhnya kemandirian belajar melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain memberikan dampak positif bagi peserta didik, program ini juga memperkenalkan alternatif media pembelajaran inovatif bagi guru dalam melakukan evaluasi pelafalan secara lebih objektif. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi AI dalam pembelajaran Bahasa Inggris berpotensi menjadi model pembelajaran yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.
Peningkatan Pemahaman Matematika Siswa SD Melalui Pemanfaatan Platform Ruang Belajar dengan Metode Pembahasan Soal dan Penguatan Materi Nurina Happy; Bagus Ardi Saputro; Muhammad Prayito; Ari Sukmaningsih; Nabila Rizky Wardani; Muhammad Kharisma Idhom
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v09k5389

Abstract

Latar belakang kegiatan didasarkan pada permasalahan mitra yang menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa belum merata serta pemanfaatan platform digital dalam pembelajaran masih belum optimal. Kegiatan ini dirancang sebagai intervensi pembelajaran berbasis teknologi yang mengintegrasikan latihan soal terstruktur dan penguatan materi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu pretest untuk mengukur kemampuan awal siswa, pembahasan soal berdasarkan topik matematika, penguatan materi untuk memperdalam pemahaman konsep, demonstrasi penggunaan platform Ruang Belajar, serta evaluasi melalui angket. Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui hasil pretest, angket evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan program, dengan 74% siswa menyatakan materi mudah dipahami, 71% siswa sangat senang mengikuti kegiatan, serta 50% siswa merasa kegiatan sangat membantu pembelajaran. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi platform digital dengan metode pembahasan soal dan penguatan materi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam peningkatan hasil belajar, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui penggunaan platform digital dalam pembelajaran sehari-hari.
Sosialisasi Penerapan Literasi Numerasi Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SD Negeri 091518 PNP Tonduhan Fine Eirene Siahaan; D. Yuliana Sinaga; Berkat Kasih Situmorang; Leoni New Mercy Siahaan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jckgkr20

Abstract

Literasi numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang menjadi prioritas kebijakan pendidikan nasional melalui Kurikulum Merdeka dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), namun implementasinya di lapangan masih menghadapi kendala, terutama pada satuan pendidikan dengan akses pengembangan profesional guru yang terbatas. SD Negeri 091518 PNP Tonduhan, sebuah sekolah dasar di kawasan perkebunan PT Perkebunan Nusantara, menghadapi persoalan tersebut karena guru masih memaknai numerasi secara sempit sebagai kemampuan berhitung dan belum terbiasa merancang pembelajaran kontekstual maupun asesmen berbasis AKM. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam menerapkan literasi numerasi melalui pendekatan sosialisasi, workshop, dan simulasi yang dilaksanakan pada 11–12 November 2024 dan diikuti oleh sepuluh guru. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, koordinasi dengan sekolah, observasi awal, pemaparan konsep, workshop penyusunan soal kontekstual, simulasi analisis soal berbasis AKM, serta refleksi bersama, dengan evaluasi keberhasilan didasarkan pada observasi proses, hasil diskusi kelompok, produk pembelajaran yang dihasilkan guru, serta refleksi dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual guru mengenai literasi numerasi, tumbuhnya kemampuan menyusun contoh soal berbasis konteks lokal perkebunan, serta kesadaran guru non-matematika bahwa numerasi merupakan tanggung jawab lintas mata pelajaran. Kendala utama berupa keterbatasan waktu efektif dan sarana teknologi diatasi melalui penyesuaian jadwal dan simulasi luring, sementara keberlanjutan program dirumuskan melalui rencana pendampingan berkala dan pembentukan komunitas belajar guru.