cover
Contact Name
Aryawira Pratama
Contact Email
jitera.ejournal@gmail.com
Phone
+628972432024
Journal Mail Official
jitera.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dr. Purwadi
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal in Teaching and Education Area
Published by Yayasan Al Hidayah
ISSN : -     EISSN : 30477034     DOI : 10.69673
Core Subject : Religion, Education,
Journal in Teaching and Education Area is a double-blind, peer-reviewed, open-access journal in the Education and Teaching area. This journal is initialled as JITERA. JITERA journal provides an academic forum for researchers interested in discussing current and future educational and teaching issues. Experts will review all articles before they are accepted for publication. The JITERA journal is published annually in February, June and October. The Al Hidayah Foundation, Indonesia, publishes the JITERA journal. The Al Hidayah Foundation was established in 1998 based on notarial deed number 8, 1998 concerning the Ratification of the Establishment of a Legal Entity, the Al Hidayah Foundation.
Articles 72 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN VALIDITAS CERITA BERGAMBAR  KEARIFAN LOKAL PEDULI LINGKUNGAN DI KARAWANG, JAWA BARAT Budiarti, Erna
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/jpg4em77

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian validitas cerita bergambar yang mencerminkan Kearifan Lokal Peduli Lingkungan di Karawang, Jawa Barat. Kearifan lokal penting untuk memahami hubungan masyarakat dengan lingkungannya. Instrumen yang sahih diperlukan untuk mengukur validitas cerita bergambar berseri sebagai representasi kearifan lokal dalam konteks peduli lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan instrumen dengan tahap perencanaan, pengembangan, uji coba, dan analisis. Subjek penelitian melibatkan responden yang memahami Kearifan Lokal Peduli Lingkungan di Karawang. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur, serta observasi cerita bergambar yang ada. Hasil penelitian menunjukkan instrumen penilaian yang dikembangkan memiliki validitas tinggi dalam mengukur kearifan lokal peduli lingkungan. Analisis statistik mendukung reliabilitas dan validitas instrumen, sehingga instrumen ini efektif untuk menilai cerita bergambar berseri dalam konteks kearifan lokal di Karawang. Penelitian ini berkontribusi positif terhadap pengembangan instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk mengukur keberlanjutan program pendidikan kearifan lokal peduli lingkungan di Karawang, Jawa Barat. Selain itu, temuan penelitian ini memberikan wawasan bagi peneliti dan praktisi untuk memperkuat peran kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA ANAK USIA DINI MELALUI  KEGIATAN FUN COOKING AUTING CLASS PADA PAUD CERIA BEKASI Yani, Fitri Indri; Budiarti, Erna
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/j4e4hw78

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mengedepankan keberagaman dan memperhatikan perbedaan individu. Manfaat pembelajaran berdiferensiasi dapat dilihat dari beberapa aspek. Kendala yang dirasakan guru dalam pembelajaran yang tidak efektif  karena pola mengajar guru yang tidak sesuai dengan perkembangan anak didik. Pembelajaran yang selama ini terfokus pada guru, perintah guru, kurang nya fasilitas media main anak, sehingga tidak ada pilihan main, media kurang bervariatif sehingga dampaknya pembelajaran menjadi tidak efektif. Kegiatan auting clas  merupakan ikhtiar bagi guru dalam memodifikasi pembelajaran agar anak tidak merasa bosan maupun kurang bersemangat dalam belajar, kegiatan ini juga di orientasikan untuk menumbuhkan cara berfikir yang kreatif dan eksploratif berdasarkan pengalaman belajarnya diluar kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat melihat secara utuh dan kompherehensip model pembelajaran berdeferensiasi melalui kegiatan auting class sebagai Upaya guru dalam menciptakan model pembelajaran  yang efektif. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di PAUD Ceria Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fun cooking memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan praktis, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Fun cooking juga dapat menjadi alat yang efektif dalam pembelajaran berdiferensiasi, memadukan pendekatan belajar yang menyenangkan dan bermakna dengan kemampuan siswa secara individu
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SMARTPHONE DALAM MENSTIMULASI KREATIFITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN EXPLORATIF Kurniati, Kartika Nurwita; Budirati, Erna; Darmayanti, Rani
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/5ekw4056

Abstract

Perkembangan teknologi adalah suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari, dan arus informasi global tidak mungkin dapat dibendung. Oleh karena itu, hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah mengadaptasikannya dalam pembelajaran dan menggunakannya sebagai alat untuk memfasilitasi dan membuat proses belajar menjadi lebih efektif. Namun, penting untuk dicatat bahwa teknologi hanyalah perantara yang mengantarkan kita kepada tujuan akhir. Anak-anak perlu mendapatkan stimulasi untuk mengembangkan imajinasinya, dan salah satu cara untuk mendorong ini adalah melalui kegiatan eksploratif yang memungkinkan mereka melihat, mengamati, dan memikirkan berbagai hal yang mereka temukan. Kegiatan eksploratif pada anak usia dini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk memperluas daya jelajah mereka tanpa harus mengunjungi banyak tempat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang daya jelajah anak-anak, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media digital, untuk merangsang kreativitas mereka. Penelitian eksperimental ini dilakukan terhadap anak-anak kelompok B di RA Al-Islam Petalabumi Riau untuk mendapatkan data yang valid dan representatif terkait penggunaan teknologi smartphone dalam kegiatan eksploratif pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi smartphone dapat menjadi cara yang efektif bagi guru dan orang tua dalam memberikan jalan bagi anak untuk mengeksplorasi berbagai hal yang ingin mereka ketahui. Kegiatan ini dimulai dengan penjelajahan langsung di lingkungan sekolah untuk menumbuhkan rasa ingin tahu anak, yang kemudian dapat diperdalam melalui eksplorasi sumber berbasis digital.
PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI : MEMBANGUN KARAKTER DISIPLIN Pambudi, Yudha Rello; Fadli, Muhammad
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/g7rsgf98

Abstract

Peneliti ingin mengetahui sejauh mana peran guru dan faktor-faktor berkaitan dengan membangun karakter displin pada siswa. Adapun tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dalam membangun karakter disiplin, Untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh guru pendidikan jasmani dan guru kesehatan dalam pembentukan kepribadian disiplin, dan bagaimana mengatasi permasalahan yang timbul sehubungan dengan peran guru pendidikan jasmani dan guru kesehatan dalam pembentukan kepribadian disiplin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2023. Subjek pada pelitian ini yaitu guru bidang kurikulum, guru kelas dan siswa kelas IV MI QUHAS. Hasil penelitian pada penelitian ini yang pertama, dengan memberikan teladan berupa disiplin waktu masuk dan pergantian jam pelajaran, disiplin atas peraturan, serta disiplin sikap dengan berperilaku baik, santun, bertutur kata baik, tidak membedakan lawan bicara serta menunjukkan sikap menghormati orang lain. Kedua, menciptakan lingkungan berdisiplini. Ketiga, membiasakan Latihan berdisiplin. Kendala yang dihadapi guru yaitu dalam membangun karakter disiplin antara lain keterbatasan waktu yang dimiliki guru di sekolah untuk membangun karakter disiplin dan kesulitan menumbuhkan motivasi diri peserta didik untuk secara sadar dan terus menerus menerapkan kedisiplinan.
Menumbuhkan Keterampilan Berfikir Kritis dan Kepedulian Terhadap Lingkungan dengan Pembelajaran Berbasis PBL Fajar Riyadi; Syamsiah, Nur; Pudjiwati, Sri
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/s2fzxh52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kepedulian terhadap lingkungan hidup pada siswa kelas 5 SDN 05 Madiun Lor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen pretest-posttest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SDN 05 Madiun Lor yang dibagi menjadi 2 grup yaitu grup eksperimental dan grup kontrol. Sampel di ambil dengan menggunakan purposive sampling yang peneliti anggap memiliki kemampuan dan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Pre-test dan post-test digunakan untuk menguji hasil efektifitas dari PBL. Dengan menggunakan Uji T, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dan kepedulian terhadap lingkungan hidup siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL efektif dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kepedulian terhadap lingkungan hidup siswa
Upaya Meningkatan Hasil Belajar IPA dengan Penggunaan E-Module dan Model Pembelajaran Flipped Classroom Kholidah, Nur; Winarno, Nanang; Sriwulan, Wiwin
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/gar5pf89

Abstract

Penelitian ini mengusulkan penerapan Flipped Classroomdan E-Module sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPA. Permasalahan yang terjadi disekolah ini didapatkan nilai siswa yang cenderung rendah dari ketetapan ketuntasan minimal. Sehingga, peneliti menerapkan penelitian tindakan kelas di kelas VII SMP Laboratorium Percontohan UPI sebanyak 25 siswa. PTK ini dijalankan sebanyak 1 siklus dengan menggunakan model McTaggart.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Flipped Classroom dan E-Module secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, dengan model ini memfasilitasi keterlibatan siswa, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, dan memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri dan aktif. Dengan demikian, Flipped Classroom  dan E-Module menawarkan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pembelajaran IPA di tingkat pendidikan menengah pertama.
Efektifitas Metode Steam Terhadap Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Usia Pra Pubertas Rahmawati, Alisya; Mulyaningsih, Erika Agung; Kolifah
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/afpb5d36

Abstract

Topik mengenai menstruasi masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan di sekolah dasar, hal tersebut membuat siswa menjadi cemas, khawatir dan gelisah ketika mendapati menstruasi untuk pertama kalinya. Adapun solusi yang diberikan adalah pendidikan pra pubertas terutama persiapan menghadapi menstruasi pertama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan pra pubertas kepada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa/siswi dengan menggunakan metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics). Evaluasi kegiatan dengan diberikan kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan materi pembelajaran. Penelitian menggunakan uji statistik dengan hasil pre test dan post test dan menggunakan uji beda dua sampel berpasangan didapatkan hasil rata-rata sebelum diberikan edukasi 33,00 dan rata-rata setelah diberikan edukasi 70,00. Hasil korelasi Uji T diperoleh korelasi sebesar 0,844 yang menunjukkan hasil pre test dan post test memiliki hubungan. Berdasarkan hasil tersebut bahwa pembelajaran yang sudah diberikan memiliki dampak peningkatan pengetahuan pada anak sekolah dasar usia pra pubertas. Diharapkan metode pembelajaran yang saya gunakan dapat dijadikan referensi dalam kegiatan belajar mengajar serta pihak sekolah dapat memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi usia pra pubertas secara continue agar pengetahuan terkait kesehatan reproduksi anak usia pra pubertas merata.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Kelas V Melalui Pendekaan Pembelajaran Berdiferensiasi Hilda Deswita; Siregar, Nasyariah; Hardi, Sean Popo
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/xmes4q45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS melalui penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap kelas V A di Madrasah Ibtidaiyah Rahmatullah Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis & Taggart Mc dilakukan dalam 3 siklus tindakan. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024, yaitu pada bulan April. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V A Madrasah Ibtidaiyah Rahmatullah Kota Jambi yang terdiri dari dari 23 peserta didik. Objek penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat dilihat dari nilai rata-rata berpikir kritis peserta didik pada siklus I sebesar 75,35 (kategori kritis). Kemudian pada siklus II meningkat menjadi 78,61 (kategori kritis). Adapun peningkatan lagi pada siklus III mencapai rata-rata 85,14 (kategori sangat kritis). Hal ini terjadi dengan mengalami peningkatan sebesar 9,79. Dengan demikian penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS dapat meningkatkan berpikir kritis peserta didik kelas V A Madrasah Ibtidaiyah Rahmatullah Kota Jambi.
Peningkatan Hasil Belajar Perserta Didik Melalui Model Pembelajaran Bervasiasi di Sekolah Dasar Pada Pelajaran Agama Islam Ehsan, Ehsan
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/6smar623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN 82/X Bhakti Idaman melalui penerapan model pembelajaran bervariasi. Hal ini didasari atas ketidaknyamanan peneliti terhadap peserta didik  yang kurang terfokus dengan pembelajaran, lebih memilih bersenda gurau dengan temannya. Peneliti melakukan penelitian dengan desain tindakan kelas.  Penelitian ini melibatkan tiga siklus perbaikan pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara. Partisipan didalam penelitian ini berjumlah 25 orang yaitu kelas IV SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran bervariasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai ulangan harian peserta didik pada setiap siklus. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran bervariasi dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.
Analisis Retorika dalam Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan MPR/DPRD 16 Agustus 2023: Penekanan Pada Pendidikan Sugiono, Herman; Mardiningsih; Rosida, Ilmiyatur
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 3 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/j9v2kj76

Abstract

Pidato kenegaraan adalah pidato resmi yang disampaikan oleh kepala negara atau kepala pemerintahan kepada legislatif atau publik, biasanya berisi gambaran keadaan negara, pencapaian pemerintah, dan rencana kebijakan masa depan. Fenomena pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada setiap sidang tahunan MPR/DPRD dapat dianalisis dari berbagai perspektif seperti konten, tema, gaya penyampaian, dan respons masyarakat. Pidato ini mencakup isu strategis seperti pembangunan ekonomi, kesejahteraan sosial, infrastruktur, pendidikan, dan lingkungan, serta mencerminkan dinamika politik dan kondisi sosial-ekonomi baik dalam negeri maupun global. Penelitian ini fokus pada pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada sidang tahunan MPR/DPRD tanggal 16 Agustus 2023, dengan analisis retorika persuasif yang digunakan dalam pidato tersebut. Metode penelitian yang digunakaan adalah penelitian kualitatif dengan memanfaatkan pendekatan deskripsif. Metode ini selaras dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai, yaitu mendeskripsikan  retorika kenegaraan presiden Jokowi pada sidang tahunan MPR/DPRD. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada sidang tahunan MPR/DPRD 16 Agustus 2023 mencakup penerapan tiga jenis retorika yang penting dalam komunikasi politik dan pemerintahan retorika forensik, demonstratif, dan deliberatif.