cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
jemb@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Metuk No.8 Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB)
ISSN : 30267153     EISSN : 30309026     DOI : https://doi.org/10.62017/jemb.v1i6
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) adalah Jurnal manajemen dan bisnis menyediakan forum bagi Mahasiswa dan Dosen untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan penelitian kuantitatif. Memuat artikel dibidang ekonomi khususnya ilmu manajemen, yang meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia dan kewirausahaan. Diterbitkan 6 kali setahun : September, November, Januari, Maret, Mei, dan Juli. Oleh Publikasi Inspirasi Indoensia. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah anda. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 733 Documents
Analisis Sistem Perekonomian Sembako Tradisional dan Perannya terhadap Ketahanan Ekonomi Masyarakat Lokal: Studi Kasus Toko Sembako di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat Hafizh Al Korni Hakiki
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7137

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting usaha sembako tradisional dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi lokal di tengah keterbatasan akses teknologi dan sistem distribusi modern. Penelitian bertujuan menganalisis sistem perekonomian sembako tradisional dan perannya terhadap ketahanan ekonomi masyarakat lokal. Studi kasus dilakukan pada toko sembako di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada pemilik usaha, observasi aktivitas penjualan, serta dokumentasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perekonomian yang diterapkan masih bersifat tradisional dengan pola distribusi dari agen ke pedagang kecil serta penggunaan transaksi tunai dan sistem hutang pelanggan. Keberadaan toko sembako berkontribusi dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok dan membantu kestabilan ekonomi masyarakat sekitar. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa usaha sembako tradisional memiliki peran nyata dalam ketahanan ekonomi lokal, meskipun masih menghadapi keterbatasan pada aspek teknologi dan pengelolaan usaha.
Implementasi Prinsip Keadilan dalam Sistem Ekonomi Islam Sidik Maulana Hidayat
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7145

Abstract

Prinsip keadilan merupakan salah satu nilai fundamental dalam sistem ekonomi Islam yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan dalam distribusi kekayaan dan kesejahteraan masyarakat. Sistem ekonomi Islam berlandaskan pada ajaran yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis yang menekankan pentingnya keadilan dalam setiap aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip keadilan dalam sistem ekonomi Islam serta relevansinya terhadap praktik ekonomi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui pengumpulan data dari berbagai literatur ilmiah seperti buku, jurnal, dan dokumen terkait ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keadilan dalam ekonomi Islam diwujudkan melalui berbagai instrumen seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, serta sistem bagi hasil dalam lembaga keuangan syariah.ab Implementasi prinsip tersebut berperan penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan menciptakan distribusi kekayaan yang lebih merata. Namun demikian, penerapan prinsip keadilan dalam ekonomi Islam masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya literasi ekonomi syariah dan dominasi sistem ekonomi konvensional. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan regulasi, peningkatan pemahaman masyarakat, serta pengembangan lembaga ekonomi syariah agar prinsip keadilan dapat diimplementasikan secara optimal.
PENGARUH E-WOM DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO BOUQETWE CITRA RAYA KABUPATEN TANGERANG Winny Afrini; Nani
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7146

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan Harga terhadap Keputusan Pembelian bouquet pada TOKO BOUQETWE CITRA RAYA, baik secara simultan maupun secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif, dimana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan diolah menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh persamaan regresi Y = 6,868 + 0,457X₁. Nilai thitung variabel E-WOM sebesar 7,379 > 1,986, dengan tingkat signifikansi 0,000 < dari 0,05, maka dapat diartikan Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan secara parsial bahwa E-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Selanjutnya diperoleh persamaan regresi Y = 6,868 + 0,387X₂. Nilai thitung variabel Harga sebesar 5,962 > 1,986, dengan tingkat signifikansi 0,000 < dari 0,05, maka dapat diartikan Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan secara parsial bahwa Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan diperoleh persamaan regresi Y = 6,868 + 0,457X₁ + 0,387X₂. Diketahui nilai koefisien determinasi (KD) = (R²) × 100%, yaitu 0,765. Diketahui nilai Fhitung sebesar 149,672 > 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05, maka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa E-WOM dan Harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian sebesar 76,5%.
PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PIZZA HUT DELIVERY SENTRALAND PARUNG PANJANG Gatot Satriyo Utomo; Supartomo Carolus Boromeus
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Pizza Hut Delivery (PHD) Sentraland Parung Panjang. Latar belakang penelitian ini adalah adanya indikasi penurunan kinerja, ketidaksesuaian kompensasi dengan harapan karyawan, serta kondisi lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung produktivitas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan melibatkan 35 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 3,327 dan signifikansi < 0,05. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 6,878 dan signifikansi < 0,05. Secara simultan, kompensasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 26,738 dan signifikansi 0, 000. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 19,481-0,283X1+0,888X2. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,626 menunjukkan bahwa 62,6% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 37,4% dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh paling kuat terhadap kinerja karyawan, sementara kompensasi berpengaruh signifikan secara parsial. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan meninjau kembali sistem kompensasi agar mampu mendorong kinerja karyawan secara optimal.
Peran Negara dalam Tata Kelola Ekonomi: Studi Komparatif Pemikiran Nizam al-Mulk, Ibn Hazm, dan Ibn Khaldun Irfalatifatul Aulia; Usi Fauziyah; Muhammad Ramdan Ridwanullah; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7154

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini muncul karena kebutuhan manajemen ekonomi negara yang efisien, akuntabel dan berkeadilan. Hal ini sering kali berhadapan dengan konflik antara konsentrasi kekuasaan politik dan keadilan dalam distribusi sumber daya yang adil serta pengendalian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pandangan Nizam al-Mulk, Ibn Hazm, dan Ibn Khaldun mengenai peran negara dalam mengatur perekonomian. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan analisis konsep politik ekonomi dari ketiga tokoh tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Nizam al-Mulk menekankan pentingnya stabilitas politik melalui birokrasi terpusat dan pengelolaan iqta untuk mengendalikan ekonomi. Sementara itu, Ibn Hazm menekankan pada kekuasaan hukum, moralitas penguasa, dan perlindungan sosial berbasis syariah sebagai legitimasi fiskal. Di sisi lain, Ibn Khaldun menawarkan pendekatan sosiologis melalui pajak optimal dan asabiyyah, yang menjelaskan hubungan pajak, produktivitas, dan siklus kekuasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan antara ketiganya terletak pada dasar legitimasi dan cara intervensi negara dalam ekonomi, di mana Ibn Khaldun memberikan  kerangka analitis yang lebih sistematis dalam menghubungkan kebijakan fiskal dengan perkembangan peradaban. Implikasinya bahwa moderasi fiskal, kekuasaan hukum, dan pengelolaan yang transparan menjadi syarat penting bagi stabilitas ekonomi kontemporer.
Analisis Kebijakan Penghimpunan Dana dalam Meningkatkan Market Share Bank Syariah di Indonesia Neng Nazma Aulia; Anggia Dhafa Irvani; Nuri Kamilatul Pikriyyah; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7155

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup signifikan, namun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan dengan perbankan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penghimpunan dana dalam meningkatkan market share bank syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, laporan industri, serta data dari lembaga terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) memiliki peranan penting dalam meningkatkan market share karena menjadi sumber utama operasional bank syariah dalam menyalurkan pembiayaan serta memperluas layanan kepada masyarakat. Meskipun demikian, perbankan syariah masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah, persaingan dengan bank konvensional dan fintech, serta perilaku nasabah yang cenderung mempertimbangkan keuntungan finansial. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif melalui peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan digitalisasi layanan, inovasi produk penghimpunan dana, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta memperluas market share perbankan syariah di Indonesia.
Manajemen Likuiditas dalam Perbankan Syariah Rubby Aziz Zaura Kamal; Mozza Naiara Fawwaz; Susi Saidah; Annaila Fauziah; Joni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7148

Abstract

Manajemen likuiditas merupakan aspek penting dalam operasional perbankan syariah karena berkaitan dengan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Ketidakseimbangan antara dana pihak ketiga yang umumnya berjangka pendek dengan pembiayaan yang cenderung berjangka menengah hingga panjang dapat menimbulkan risiko likuiditas yang berdampak pada keberlanjutan operasional bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, faktor-faktor yang memengaruhi, serta instrumen yang digunakan dalam manajemen likuiditas pada perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen likuiditas dalam perbankan syariah memiliki karakteristik khusus karena harus mematuhi prinsip syariah dan menghindari instrumen berbasis bunga. Pengelolaan likuiditas dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti struktur pendanaan, kebutuhan transaksi, peluang investasi, dan ketidakpastian arus kas. Selain itu, bank syariah memanfaatkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas likuiditas, seperti sukuk bank sentral, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), serta fasilitas pembiayaan jangka pendek dari bank sentral. Dengan pengelolaan likuiditas yang efektif, bank syariah dapat menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung perkembangan industri perbankan syariah secara berkelanjutan.
Analisis Manfaat Jaminan Dalam Mitigasi Risiko Pembiayaan Murabahah Pada Lembaga Keuangan Syariah Nuraini, Irma; Fadila Shalma, Naiya; Bilqis, Laisla; Joni; Fauziah, Raihani
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7157

Abstract

Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk menganalisis bagaiana manfaat jaminan dalam mitigasi risiko pemibiayaan murabahah pada lembaga keuangan syariah. Akad murabahah merupakan bentuk pembiayaan yang paling banyak digunakan pada lembaga keuangan syariah di Indonesia karena memiliki mekanisme yang sederhana serta memberikan kepastian margin. Akan tetapi, mesipun terlihat sederhana pembiayaan murabahah tetap mengandung berbagai risiko, terutama risiko pembiayaan yang timbul akibat nasabah yang tidak bisa memenuhi kewajibannya atau gagal bayar. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan untuk mengatisipasi potensi kerugian yang akan terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literature untuk mendeskripsikan permasalahan secara rinci. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang mengkaji dari berbagai sumber seperti artikel, jurnal ilmiah dan buku yang relevan dengan pembahasan yang sedang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa jaminan memiliki peran dan manfaat penting dalam pembiayaan murabahah sebagai instrument dalam mitigasi risiko. Jaminan tidak hanya berfungsi sebagai alat pengaman apabila terjadi wanprestasi, teapi juga keberadaan jaminan menjadi bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam pembiayaan sehingga dapat membantu lembaga keuangan syariah dalam menjaga stabilitas keuangannya. Dengan demikian, jaminan menjadi salah satu instrumen penting dalam mitigasi risiko sistem pembiayaan pada lembaga keuangan syariah.
Analisis Kelayakan Penghimpunan Dana Sebagai Sumber Pembiayaan pada Bank Syariah Yanti Mulyanti; Rinayah, Rafa; Ahmad Mugni, Joni; Kamilatuzaini
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7161

Abstract

Perbankan syariah berperan sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan berbasis prinsip syariah. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berasal dari akad wadiah dan mudharabah menjadi sumber utama dalam mendukung aktivitas pembiayaan sektor riil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penghimpunan dana sebagai sumber pembiayaan pada bank syariah dengan mempertimbangkan aspek efektivitas penyaluran pembiayaan, stabilitas likuiditas, serta keberlanjutan operasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik tinjauan literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti hadis, karya klasik Islam, buku, serta artikel jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan dana bank syariah terdiri dari beberapa instrumen utama yaitu giro, tabungan, dan deposito yang menggunakan akad wadiah dan mudharabah. Dari sisi kelayakan syariah, mekanisme penghimpunan dana harus memenuhi prinsip keadilan, transparansi, serta menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Sementara itu, dari sisi operasional, kelayakan penghimpunan dana dapat dianalisis melalui rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) untuk menilai efektivitas penyaluran pembiayaan serta rasio Non-Performing Financing (NPF) untuk mengukur kualitas pembiayaan yang disalurkan. Dengan pengelolaan dana yang efektif dan pengendalian risiko yang baik, penghimpunan dana dapat menjadi sumber pembiayaan yang layak, mendukung stabilitas likuiditas, serta memperkuat keberlanjutan operasional bank syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur manajemen dana perbankan syariah serta menjadi referensi bagi strategi penghimpunan dana yang lebih optimal dan berkelanjutan.  
Manajemen Investasi di Bank Syariah: Tinjauan Kebijakan, Proses Administrasi, dan Kolektabilitas Pembiayaan Sandiyana, Dede San San; Gunawan, Agung Ikram; Az Zahrani, Ghiska; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7163

Abstract

Manajemen investasi merupakan salah satu aspek penting dalam operasional perbankan syariah karena berkaitan dengan pengelolaan dana masyarakat secara produktif dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, kebijakan, serta implementasi manajemen investasi pada bank syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, serta laporan resmi lembaga keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen investasi pada bank syariah dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah yang melarang praktik riba, gharar, dan maysir. Instrumen investasi yang digunakan antara lain akad mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah. Selain itu, bank syariah juga menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam menyalurkan pembiayaan guna menjaga kualitas investasi dan meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing). Regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan juga berperan penting dalam mendukung stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia. Dengan demikian, manajemen investasi yang efektif dan sesuai dengan prinsip syariah dapat meningkatkan kinerja bank syariah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.