cover
Contact Name
Arnawan Hasibuan
Contact Email
arnawan@unimal.ac.id
Phone
+628126448121
Journal Mail Official
editor@dikara.org
Editorial Address
Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara
Published by Dikara Institute
ISSN : -     EISSN : 28283481     DOI : -
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara ISSN 2828-3481 (Online) merupakan jurnal pengabdian dosen untuk mempublikasikan hasil tridharma perguruan tinggi berupa artikel pengabdian. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara terbit 3 kali setahun, setiap April, Agustus dan Desember. Naskah yang disubmit harus ditulis dengan format template dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, setiap naskah yang masuk harus bebas plagiasi dan merupakan karya sendiri yang belum diterbitkan di jurnal manapun. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara menerima naskah dalam bidang multidisiplin mencakup ilmu sosial, sains, teknik, ekonomi, dan humaniora. Naskah yang disubmit harus menggunakan format template jurnal dan memenuhi kaidah Author Guidelines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
Peningkatan Kapasitas Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Produktivitas Kerja untuk Kelompok Pemuda di Kota Lhokseumawe Azhar, Azhar; Wahyuddin, Wahyuddin; Edyansyah, T
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas manajemen sumber daya manusia (SDM) dan produktivitas kerja untuk kelompok pemuda di Kota Lhokseumawe. Lhokseumawe memiliki populasi pemuda yang signifikan, yang merupakan aset strategis untuk pembangunan. Namun, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di kalangan pemuda masih menjadi isu serius. Permasalahan ini bukan hanya disebabkan oleh kurangnya lapangan kerja, tetapi juga oleh kesenjangan antara keterampilan pemuda dan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam hal soft skills dan kompetensi manajerial. Banyak organisasi kepemudaan dan komunitas lokal memiliki semangat dan ide kreatif, tetapi seringkali kurang memiliki sistem manajemen internal yang kuat. Untuk mengatasi masalah ini, program ini menawarkan solusi holistik dengan kurikulum pelatihan yang terstruktur dan terintegrasi. Metode pelaksanaannya partisipatif dan interaktif, dimulai dengan analisis kebutuhan dan pemetaan kelompok sasaran melalui survei dan focus group discussion (FGD). Selanjutnya, dikembangkan modul pelatihan yang aplikatif tentang manajemen diri, kepemimpinan, komunikasi efektif, dan perencanaan proyek. Tahap implementasi meliputi workshop intensif dan bimbingan mentorship dari fasilitator dan praktisi berpengalaman. Program ini juga memfasilitasi pembentukan jaringan kerja sama antar-komunitas pemuda untuk mendorong kolaborasi. Diharapkan program ini akan menghasilkan dampak terukur, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Secara kuantitatif, targetnya adalah peningkatan pemahaman sebesar 30% dan 50% kelompok pemuda mampu menginisiasi atau menyelesaikan proyek komunitas dalam enam bulan. Secara kualitatif, program ini bertujuan mengubah peserta menjadi lebih proaktif, mampu berinisiatif, dan memiliki dinamika kerja tim yang lebih solid. Hasil ini akan menjadi landasan untuk inisiatif berkelanjutan dan berkontribusi pada pengembangan Lhokseumawe yang lebih maju.
Pelatihan Guru SD dalam Mengembangkan Modul Terintegrasi Bahasa Indonesia dan Matematika untuk Meningkatkan Literasi Siswa Muliana, Muliana; Nuraina, Nuraina; Rohantizani, Rohantizani; Siraj, Siraj; Bahri, Syamsul; Trisfayani, Trisfayani; Fajriana, Fajriana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kualitas pembelajaran di sekolah dasar merupakan hal krusial dalam mencetak generasi yang memiliki keterampilan literasi dan numerasi yang memadai. Pelatihan guru SD dalam mengembangkan modul pembelajaran terintegrasi Bahasa Indonesia dan Matematika dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar yang efektif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, melibatkan 25 guru dari enam sekolah dasar mitra yang mengampu kelas III hingga V. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan metode interaktif yang menggabungkan ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan praktik langsung penyusunan modul berbasis tema lokal yang relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Materi pelatihan menekankan konsep literasi sebagai kompetensi dasar yang tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah numerik secara terpadu. Setelah pelatihan, guru-guru berhasil menyusun modul pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan kompetensi dasar Bahasa Indonesia dan Matematika secara sistematis dan tematik. Implementasi modul di kelas selama dua minggu menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi aktif siswa, pemahaman materi, serta keterampilan mengaitkan konteks bahasa dan angka. Monitoring dan pendampingan oleh tim pengabdian memberikan dukungan berkelanjutan bagi guru dalam mengatasi tantangan pelaksanaan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan profesional guru, tetapi juga mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan dasar yang berkelanjutan.
Pelatihan Inovasi Teknik Perawatan Tanaman Durian Untuk Menghasilkan Buah Yang Berkualitas Secara Berkelanjutan, Desa Teupin Reusep Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Fridayanti, Nelly; Usnawiyah, Usnawiyah; Adhar, Saiful; Nazaruddin, Muhammad; Lukman, Lukman
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian Sawang terkenal dengan rasa yang enak, tekstur daging buah yang legit, serta warna daging buah yang menarik dan bervariasi, seperti kuning cerah, merah keemasan, putih mengkilap, dan kuning tembaga. Kondisi lapangan durian Sawang saat ini tidak terawat dengan baik menyebabkan kualitas buah dan produksi menjadi tidak stabil dan tidak berkelanjutan. Inovasi teknik perawatan durian di Desa Teupin Reusep Kecamatan Sawang saat ini sangat diperlukan.  Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas petani durian di Desa Teupin Reusep dalam menerapkan teknik perawatan tanaman yang inovatif dan berkelanjutan guna menghasilkan buah bermutu secara konsisten sehingga pendapatan menjadi meningkat. Keterbatasan pengetahuan dan teknologi petani saat ini dalam melakukan budidaya tanaman durian menyebabkan produksi durian menjadi tidak stabil, mutu buah rendah dan bentuk buah sering tidak beraturan atau tidak normal.   Selain itu petani dapat mengetahui kondisi tanaman untuk diberikan pupuk dan jenis pupuk yang diberikan, mengetahun kondisi tanah yang dibutuhkan untuk penanaman tanaman durian, petani dapat melakukan teknik pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi, petani dapat menerapkan teknik PHT, petani mampu merencanakan kombinasi pemupukan organik–anorganik untuk meningkatkan mutu buah, dan petani dapat memahami prinsip dasar pascapanen (panen, sortasi, sanitasi) agar mutu tetap terjaga hingga ke konsumen. Adanya kegiatan ini yang diterapkan dengan pendekatan penyampaian pengetahuan dan praktik paket teknologi akan dapat meobah kebiasaan petani dalam penerapan paket teknologi dalam menghasilkan buah durain yang berkualitas dan berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukandengan cara praktik langsung ke lapangan yang dilakukan dalam bentuk demplot system  prinsip” learning by doing” belajar sambil bekerja. Hasil pelatihan yang dilakukan telah menghasilkan perubahan perilaku petani yang signifikan mulai dati pengetahuan  dan Teknik budidaya telah terjadi peningkatan secara drastis yang dapat kita lihat dari demplot yang dilakukan. Dampak yang dirasakan dengan adanya kegiatan ini adalah kepuasan peserta sehingga lebih semangat dalam melakukan budidaya tanaman durian dengan harapan pada waktu yang akan datang dapat menghasilkan produksi durian Sawang yang berkualitas dan dalam jumlah yang banyak serta berkelanjutan.
Sosialisasi Penerapan IoT dalam Sistem Irigasi Otomatis untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan pada Masyarakat Glumpang Tujuh – Lhoksukon Aceh Utara Kartika, Kartika; Jannah, Misbahul; Misriana, Misriana; Asran, Asran; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian adalah sektor yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Glumpang Tujuh, Lhoksukon, Aceh Utara. Meskipun tanahnya subur, pengelolaan irigasi di daerah ini masih mengandalkan sistem tradisional yang kurang efisien, menyebabkan pemborosan air, ketidakstabilan hasil pertanian, dan peningkatan biaya. Dengan adanya tantangan ini, penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem irigasi otomatis diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas pertanian. Teknologi ini menggunakan sensor kelembaban tanah yang dapat mendeteksi kondisi tanah secara real-time dan mengatur aliran air sesuai kebutuhan tanaman. Sistem irigasi otomatis berbasis IoT dapat mengurangi pemborosan air, menghemat biaya, serta meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di Glumpang Tujuh melibatkan edukasi dan pelatihan kepada petani tentang penggunaan teknologi ini. Hasil dari penerapan teknologi ini diharapkan dapat mendukung pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penerapan teknologi, tetapi juga pada keberlanjutan dan partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan manfaat jangka panjang.
Pemberdayaan Keterampilan Pasca Panen melalui Pembuatan Produk Olahan Jagung Kemasan untuk Mitigasi Risiko Biaya dan Pendapatan dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Baidhawi, Baidhawi; Razif, Razif; Hilmi, Hilmi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan pasca panen jagung menjadi produk bernilai tambah berupa jagung kalengan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah melimpahnya hasil panen jagung pada musim tertentu yang seringkali dijual dengan harga rendah karena keterbatasan pengetahuan dalam pengolahan, penyimpanan, dan pemasaran. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan partisipatif, pendampingan produksi, serta evaluasi kuantitatif terhadap tingkat pemahaman dan keterampilan peserta. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan tahapan penyampaian materi, praktik langsung pengolahan jagung kalengan, pengemasan, dan strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan masyarakat. Berdasarkan evaluasi, 85% peserta mampu memahami prosedur pengolahan jagung kalengan dengan benar, 78% mampu melakukan praktik secara mandiri, serta 70% menyatakan siap mengembangkan usaha rumah tangga berbasis jagung kalengan. Produksi awal menghasilkan 150 kaleng jagung yang diproses dan dikemas secara higienis, yang kemudian diuji kelayakannya oleh tim pengabdian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun motivasi peserta untuk mengembangkan produk sebagai sumber pendapatan tambahan. Sebagai tindak lanjut, peserta akan didorong membentuk kelompok usaha bersama, melakukan sertifikasi produk, memperluas jaringan pemasaran, dan mengakses permodalan mikro. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas jagung, mengurangi kerugian pasca panen, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
PELATIHAN DAN PENERAPAN INOVASI POLA TANAM JAJAR LEGOWO DI GAMPONG PULOE IBOH KECAMATAN KUTA MAKMUR Budi, Setia; Wardah, Eva
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara, merupakan salah satu sentra produksi padi sawah yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan daerah. Namun, produktivitas padi di wilayah ini masih tergolong rendah akibat penerapan teknik budidaya yang belum optimal. Salah satu teknologi yang terbukti mampu meningkatkan hasil panen adalah pola tanam jajar legowo, yaitu sistem penanaman padi dengan pengaturan jarak tertentu sehingga memungkinkan intensitas cahaya, sirkulasi udara, dan ruang tumbuh tanaman menjadi lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam menerapkan pola tanam jajar legowo secara tepat dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi lapangan, dan pendampingan teknis langsung pada lahan dem-plot. Peserta kegiatan adalah kelompok tani Tuah Meugo Gampong Pulo iboh  Kecamatan Kuta Makmur yang secara sukarela mengikuti pelatihan. Materi pelatihan mencakup teori dan praktik pengaturan jarak tanam, teknik persemaian, pemeliharaan tanaman, hingga panen. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pola tanam jajar legowo diterima sangat baik oleh petani, dengan indeks keuntungan relatif 88,74% dan tingkat kesesuaian 80,03%. Teknologi pola tanam jajar legowo dinilai mudah diuji coba (80,72%) meskipun tingkat kerumitan awal 65,40%. Pelatihan pola tanam jajar legowo meningkatkan pengetahuan (85,43%), ketrampilan (87,86%), dan perubahan sikap petani (82,72%) , serta memberi dampak sosial melalui peningkatan interaksi dan kerja sama( 83,26%). Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu adopsi teknologi jajar legowo secara luas di wilayah Kuta Makmur sehingga produktivitas padi sawah dapat meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin terjaga. Keberlanjutan program memerlukan dukungan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kolaborasi antar  petani untuk berbagi pengalaman dan hasil penerapan teknologi jajar legowo pada kegiatan usahatani padi sawah
Edukasi Keuangan Syariah untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Terhadap Produk Perbankan Syariah di Lhokseumawe Fuadi, Fuadi; Saharuddin, Saharuddin; Mursalin, Mursalin
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat pemanfaatan dan minat masyarakat terhadap produk perbankan syariah di Kota Lhokseumawe masih belum optimal, meskipun infrastruktur perbankan syariah telah tersedia. Hal ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai perbedaan mendasar antara sistem keuangan konvensional dan syariah, serta manfaat jangka panjang yang ditawarkan oleh perbankan syariah. Fenomena ini menciptakan kesenjangan antara ketersediaan layanan perbankan syariah dengan tingkat partisipasi masyarakat. Banyak masyarakat yang masih ragu atau belum sepenuhnya memahami cara kerja produk seperti murabahah, mudharabah, atau ijarah, sehingga cenderung memilih produk perbankan konvensional yang lebih familiar. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai inisiatif strategis untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui edukasi keuangan syariah secara masif dan terstruktur. Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan yang terencana dan sistematis, diawali dengan persiapan dan koordinasi. Tahap ini meliputi survei awal untuk memetakan tingkat pemahaman masyarakat dan menjalin kolaborasi dengan lembaga perbankan syariah lokal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selanjutnya, tim mengembangkan materi edukasi yang relevan, mudah dipahami, dan menarik dalam berbagai format, termasuk presentasi interaktif, modul pelatihan, infografis, dan video singkat. Materi ini akan mencakup dasar-dasar ekonomi Islam, perbedaan antara perbankan syariah dan konvensional, serta jenis-jenis produk perbankan syariah beserta akadnya. Tahap implementasi akan dilakukan melalui seminar dan workshop interaktif di lokasi strategis, serta membuka booth informasi di area publik untuk konsultasi personal. Pemanfaatan platform digital dan media sosial juga menjadi bagian dari metode ini untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Di akhir program, evaluasi akan dilakukan melalui kuesioner dan wawancara untuk mengukur peningkatan minat dan pemahaman masyarakat. Diharapkan program ini dapat meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat Lhokseumawe , mengubah persepsi dari skeptis menjadi tertarik, dan mendorong partisipasi aktif dalam sistem keuangan yang berlandaskan prinsip keadilan dan keberkahan. Program ini juga memiliki visi menumbuhkan kesadaran akan pentingnya transaksi yang adil dan berkah, yang akan berkontribusi pada penciptaan ekosistem ekonomi syariah yang lebih kokoh, inklusif, dan berkelanjutan di Lhokseumawe.
Edukasi Inovasi Teknologi Energi Hijau (Green Energie) Bagi Siswa SMK Di Kota Lhokseumawe Suryadi, Suryadi; Putra, M. Iqbal Adhya; Mursalin, Mursalin; Ali, Muhammad; Zahari, Zahari
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim global dan krisis energi mendorong perlunya transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi mengenai inovasi teknologi energi hijau menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di beberapa SMK di Kota Lhokseumawe pada bulan April hingga Agustus, dengan tujuan meningkatkan literasi energi hijau, keterampilan teknis, serta kreativitas siswa dalam merancang solusi berbasis energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup seminar, workshop, praktikum pembuatan prototipe sederhana (panel surya mini, turbin angin kecil, dan biodigester sederhana), kompetisi ide inovasi, serta pendampingan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep energi hijau, yang tercermin dari peningkatan nilai pre-test sebesar 42% menjadi 84% pada post-test. Selain itu, sebagian besar siswa berhasil menyelesaikan prototipe sederhana dan menghasilkan ide inovasi yang aplikatif, seperti lampu jalan tenaga surya dan pompa air tenaga angin. Guru pendamping juga menyatakan minat untuk mengintegrasikan materi energi hijau ke dalam pembelajaran vokasi di sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan manfaat nyata berupa peningkatan literasi, keterampilan praktis, dan kreativitas siswa SMK, serta mendukung upaya transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Penguatan Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih melalui Pendampingan Manajemen Organisasi, Keuangan, dan Pengembangan Usaha Produktif Saharuddin, Saharuddin; Fuadi, Fuadi; Rahmaniar, Rahmaniar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Namun, implementasi koperasi desa di berbagai wilayah masih menghadapi permasalahan tata kelola, terutama pada aspek organisasi, manajemen keuangan, dan pengembangan usaha produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola Koperasi Desa Merah Putih di Desa Uteunkot, Kota Lhokseumawe, melalui pendampingan manajemen organisasi, keuangan, dan pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi kondisi eksisting, analisis kebutuhan, pelaksanaan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas pengurus dalam menjalankan fungsi organisasi secara terstruktur, perbaikan praktik pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel, serta perubahan orientasi koperasi menuju pengelolaan usaha produktif yang lebih terencana. Selain itu, kegiatan ini berdampak pada meningkatnya partisipasi anggota dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun fondasi kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan di Desa Uteunkot.
Sosialiasi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Mursyid Ritonga, Jafar Syahbuddin; Syahputri, Yuni
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Darul Mursyid, seiring dengan tantangan globalisasi yang semakin berkembang. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan kurikulum terpadu yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum, peningkatan kompetensi pengajar melalui pelatihan, serta pembinaan karakter santri yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, pelatihan pengajar dalam menggunakan metode pengajaran inovatif, serta kegiatan pembinaan karakter yang melibatkan seluruh santri. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa kurikulum yang diperbaharui berhasil mengintegrasikan ilmu agama dengan pengetahuan umum yang relevan, kompetensi pengajar meningkat, serta pembinaan karakter santri berhasil memperkuat nilai-nilai moral dan sosial. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kualitas SDM dan karakter santri, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan, serta menjadi model pengembangan pendidikan pesantren yang dapat diadopsi di pesantren lainnya.