cover
Contact Name
Muhammad Asmar
Contact Email
sendamas@uai.ac.id
Phone
+6285210479291
Journal Mail Official
sendamas@uai.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Al Azhar Indonesia, Lt. 2. Ruang 207 Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp : 021 727 92753, 724 4456 ext 2012 Fax : 021 7244767 email : lp2m@uai.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
ISSN : -     EISSN : 29858747     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/psn.v3i1.2391
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial 5. Layanan Komunitas Mahasiswa 6. Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Alat Perangkap Nyamuk Elektronik Untuk Mitra Zhafran, Dary; Rahmatia, Suci
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3266

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa di luar kampus dengan tujuan untuk melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi dengan pemikiran yang kreatif, mandiri dan inovatif agar dapat ikut membantu pembangunan daerah atau desa setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat atau KKN mendorong mahasiswa untuk membagi pengalaman ilmunya, mengajarkan dan mengimplementasikan kepada daerah yang memang diperlukan sebuah pembangunan atau untuk mengatasi permasalahan ditengah-tengah masyarakat. Fase perkembangan anak usia dini biasanya berkisar dari lahir sampai delapan tahun, Karena ini adalah tahun-tahun perkembangan yang sangat penting, pendidikan yang diberikan kepada anak-anak dirancang untuk berkontribusi pada perkembangan mereka secara keseluruhan. Menurut penelitian saat ini, delapan tahun pertama kehidupan adalah periode perkembangan manusia di mana perkembangan otak utama terjadi. Akibatnya, nutrisi, interaksi manusia, dan pendidikan selama tahun-tahun ini sangat memengaruhi perkembangan otak anak. Sebaliknya, gizi dan pendidikan yang buruk, terutama kurangnya bermain dan pendidikan berbasis aktivitas, dapat berdampak negatif pada perkembangan otak anak. Oleh karena itu, pendidikan dini yang diterima seorang anak dapat memiliki efek yang bertahan lama sepanjang hidupnya. Untuk membantu proses belajar mengajar diperlukana kegiatan KKN yang dilakukan dengan memberikan bantuan alat perangkap nyamuk elektronik dan tata cara penggunaan dan perawatan sehingga memberikan kenyamanan bagi yang menggunakan.Kata kunci: Usia Dini, Peramgkap Elektronik, Nyamuk, 
Pengelolaan Konten Instagram Berbahasa Inggris sebagai Sarana Promosi UMKM Grumpynurc Piantari, Lusi Lian; Muwaffaq, Thafhan; Bawarti, Era
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3197

Abstract

Grumpynurc merupakan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan rajutan. Selama ini, Grumpynurc menjual produknya baik secara daring maupun luring. Promosi dan pemasaran produk secara luring dilakukan melalui penjualan langsung di bazar-bazar maupun pameran-pameran. Sedangkan penjualan secara daring dilakukan melalui penjualan daring dan media sosial.  Produk rajutan yang dihasilkan oleh Grumpynurc menarik pasar yang cukup luas tidak hanya peminat dari Indonesia tetapi juga banyak yang berasal dari negara-negara lain, termasuk para ekspatriat yang bekerja di Indonesia. Situasi ini menyebabkan Grumpynurc membutuhkan sarana promosi yang dapat menjangkau berbagai kalangan peminat produknya. Kondisi pandemi, membuat Grumpynurc harus dapat memperkenalkan dan mempromosikan produknya secara daring. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pengelolaan dan pelatihan pembuatan konten berbahasa Inggris di Instagram UMKM Grumpynurc. Pendampingan dan pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan fotografi dan videografi sederhana, pelatihan bahasa Inggris sebagai bahasa yang digunakan dalam konten Instagram, pelatihan content creator, pendampingan pembuatan profil perusahaan dan katalog elektronik. Hasil yang diperoleh adalah konten yang dapat diunggah di akun Instagram mitra. Kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas dan keragaman konten dilihat dari peningkatan jumlah unggahan, pengikut akun, dan interaksi dengan viewers (pertanyaan tentang produk, tawaran mengikuti bazar/event, pembelian produk, dan pembukaan kelas rajut)Kata kunci: Media Sosial, Pelatihan Bahasa Inggris, Instagram, UMKM, Promosi
Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat Serampas Dalam Upaya Pelestarian Hutan Surati, Surati; Sylviani, Sylviani; Sumirat, Bugi Kabul; Handoyo, Handoyo; Hidayat, Dian Charity; Ariawan, Kuncoro
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3256

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pengelolaan hutan adat. Tulisan ini didasarkan pada penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bentuk pemberdayaan masyarakat hukum adat (MHA) Serampas dalam upaya pelestarian hutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data meliputi wawancara mendalam dengan pemilihan informan secara purposive sampling, pengamatan lapangan dan diskusi kelompok terarah. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, baik itu data sekunder maupun data primer. Setelah itu kondensai data, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan sistem pembagian lahan “Ajum Arah” masyarakat mematuhi apa yang telah ditetapkan oleh lembaga adat, sehingga pemberdayaan masyarakat dalam upaya pelestarian hutan adat dapat dilakukan secara optimal. Bentuk pemberdayaan dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang terdiri dari empat unit usaha. Melalui unit usaha Bumdes, MHA Serampas dapat memanfaatkan hutan adat dengan program “pohon asuh”, wisata alam, pemanfaatan air dengan adanya mikrohidro, dan mengoptimalkan lahan yang dimiliki dengan sistem agroforestry. Masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan jenis unggulan kopi dan kayu manis, tanpa merusak hutan adat.Kata kunci: Masyarakat hukum adat, Serampas, Pemberdayaan
Peran Universitas Al Azhar Indonesia dalam Pencegahan Covid.19 pada Masyarakat Desa Jampang Kabupaten Bogor Rahayu, Kun Mardiwati; Jumianto, Syafitri; Ahmad, Abdul Kadir
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3190

Abstract

World Health Organization (WHO) pada tanggal 12 Maret 2020 mengumumkan Covid-19 sebagai pandemik. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Di Kabupaten Bogor setiap harinya kasus meningkat, serta wilayah zona hijau di Kabupaten Bogor kini hanya 2 kecamatan, 6 kecamatan berstatus zona orang dan 40 kecamatan berstatus zona merah. Berbagai upaya dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus ini baik berupa pengembangan vaksin, mengedukasi masyarakat mengenai prokes 5M, bantuan sosial akibat dampak Covid 19, dan lain sebagainya. Langkanya produk pencuci tangan ditengah ancaman pandemi Program studi Biologi, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) berperan dalam pencegahan covid.19 dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Jampang. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi pencegahan Covid 19, berupa penyebaran brosur, spanduk, pembuatan, dan pendistribusian hand sanitizer ke lingkungan pelayanan umum di Desa Jampang. Pendistribusian hand sanitizer di wilayah Desa Jampang meliputi 10 lokasi yaitu kantor Desa Jampang, kantor kecamatan, puskesmas kecamatan, masjid Al Hidayah, masjid An Nuur, Puskesmas Jampang, klinik Shalahuddin, RST Dompet Dhuafa, lembaga Insani Dompet Dhuafa, Koperasi Syariah Pelita Jampang Gemilang. Pendistribusian ini dibarengi dengan upaya edukasi yaitu dengan melakukan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru, pentingnya memakai masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak untuk mencegah covid 19 dengan pemasangan spanduk dan penyebaran brosur. Setiap instansi mendapatkan 1 dirigen hand sanitizer ukuran 5 liter, 1 botol hand sanitizer ukuran 1liter dan 20 botol hand sanitizer ukuran 60 ml, spanduk dan brosur. Dari kegiatan ini masyarakat mengetahui manfaat hand sanitizer dan dapat menggunakan hand sanitizer secara baik dan benar sehingga dapat memutus rantai covid 19.Kata kunci: Hand sanitizer, Desa Jampang, Covid 19
Pengenalan Metode Semantik Leksikal dan Kontekstual dalam Pemahaman Kosakata Al-Quran Hizbullah, Nur; Mardiah, Zaqiatul; Hendra, Faisal; Muhammad Muklis, Abdul Hafiz
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3240

Abstract

Upaya memahami Al-Quran melalui terjemahan masih terkendala permasalahan dalam penerjemahanmuatan makna ke dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahamiaspek kebahasaan Al-Quran melalui suatu pendekatan semantik sebagai solusi memahami kosakataAl-Quran secara leksikal maupun kontekstual. Pendekatan ini dikenalkan kepada para santri pesertapelatihan di Rumah Gemilang Indonesia, yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat Al Azhar, bertempatdi komplek Masjid Raya Al-Azhar Sentraprimer, Jl. Dr. Sumarno, Jakarta Timur. Pendekatan inidilakukan dengan tahapan kajian makna leksikal dalam bahasa Arab, lalu analisis terjemahanIndonesia, dilanjutkan kajian makna kontekstual kosakata, dan diakhiri dengan perumusan makna danpilihan terjemahan yang tepat dalam bahasa Indonesia. Pendekatan ini memang kompleks danmemerlukan pemahaman dasar bahasa Arab, namun efektif untuk memahami makna kosakata Al-Quran dalam bahasa Arab dan menentukan terjemahan yang tepat dalam bahasa Indonesia.Kata kunci: Metode semantik leksikal dan kontekstual, Pemahaman kosakata Al-Quran, Bahasa Arab Al-Quran
Coding for Kids: Belajar Coding dengan Blockly Programming untuk Peningkatan Kemampuan Computational Thinking Anak-Anak Safitri, Riri; Hermawan, Denny; Haryadi, Dody; Rahmatia, Suci; Supriyanto, Arif
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3273

Abstract

Literasi digital merupakan suatu kebutuhan yang harus dikuasai oleh setiap anak di masa mendatang, sama halnya seperti membaca, menulis dan berhitung di saat ini. Belajar coding sebagai salah satu bagian dari literasi digital bukan hanya untuk menciptakan suatu aplikasi namun juga belajar logika, penyelesaian masalah (problem solving), dan kreativitas. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mempelajari dan menguasai teknologi, belajar coding, menguasai algoritma untuk memupuk kreativitas dan keterampilan menyelesaikan masalah yang akan sangat berguna di masa depan, khususnya di era industri 4.0. Pelatihan Coding for Kids ini ini dilakukan untuk melatih kemampuan logika, problem solving dan meningkatkan kreatifitas anak dalam meyelesaikan masalah melalui simulasi Blockly/ puzzle yang sederhana,  menarik dan interaktif. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan sebesar 31% dari rata-rata skor awal 4538 menjadi 5938. Hal ini sejalan dengan hasil evaluasi melalui survey kepuasan peserta. Sebagian besar peserta sangat puas dengan pelaksanaan kegiatan ini, terlihat dari rata-rata persentase jawaban adalah 94%.  Hasil ini diperkuat dengan respon positif dari orang tua yang mendampingi peserta pada saat pelatihan, dengan rata-rata persentase sebesar 97%. Disamping itu, kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri anak dalam merumuskan, menyampaikan dan mewujudukan ide kreatif mereka.Kata kunci: Literasi Digital, Problem Solving, Coding, Anak-Anak, Pemrograman
Pengenalan Masakan Tiongkok dalam Bisnis Kuliner Sebagai Alternative Income Keluarga Budianingsih, Tri
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3204

Abstract

Abstrak - Fenomena yang terjadi saat ini pandemic covid 19 masih menjadi salah satu penghambat sebagian masyarakat dalam mencari penghidupan terutama bagi mereka yang hanya mengandalkan penghasilan keluarga dari satu pintu. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu dan mengajak ibu-ibu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kampung Marga Bakti yang terletak di Desa Ganjarsabar Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung membuat juga memasarkan masakan Tiongkok yang dapat diterima dan disukai kalangan masyarakat. Kegiatan memasarkan atau memulai bisnis masakan Tiongkok ini tidak memerlukan modal banyak karena selain bahan- bahan masakan tersebut sangat mudah dan murah didapat, kami juga akan membantu mengajarkan dalam memasarkannya melalui media sosial atau yang lainnya. Sehingga solusi yang kami tawarkan adalah memperkenalkan masakan Tionghoa dalam bisnis kuliner sebagai alternative income keluarga, selain itu juga membantu KUBE dalam pemilikan legalitas resmi dari pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Kata Kunci: Masakan Tiongkok, Bisnis Kuliner
Sosialisasi 3M Pencegahan Covid-19 dan Workshop Handsanitizer Otomatis dengan Panel Surya Syabila, Rifa; Rahmatia, Suci; Sumarto, Nandang; Hidayat, Aji Rachmat
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3267

Abstract

Saat ini Indonesia sedang memasuki kebiasaan hidup baru dikarenakan adanya pandemi Covid 19. Ketersediaan handsanitizer sebagai salah satu protokol kesehatan pada fasilitas umum ternyata masih belum sepenuhnya merata. Berdasarkan keadaan tersebut, Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Al Azhar Indonesia yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berniat untuk menjadikan Aula Swadaya serta Karang Taruna Nolma sebagai Mitra untuk melaksanakan KKN. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membantu menyediakan sarana dan prasarana untuk warga sekitar Aula Swadaya dalam rangka Pencegahan Covid-19 serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Berdasarkan survey yang dilakukan, terjadi peningkatan sebesar 0.4 % terhadap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan tangan.Kata kunci: Pencegahan Covid-19, Sosialisasi 3 M, Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Otomatis
Pelatihan Promosi Toko Online dan Perangkat Lunak Kasir Ipos 5 pada Mitra UMKM Keripik Cikidang Sukabumi (Desa Binaan UAI) Mujadin, Anwar; Aribowo, Budi; Hermawan, Denny
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3198

Abstract

Pelatihan menggunakan metode pendekatan instruksional, secara offline melalui video (youtube), daring Zoom, kemudian diperjelas dan diperkuat melalui tatap muka dilokasi, dimana materi instruksional offline melalui video tersebut telah di share satu bulan sebelum melakukan  kegiatan tatap muka di lokasi. Kemudian pada sesi offline mitra UMKM diusahakan untuk belajar mandiri melalui video kanal youtube yang telah dipersiapkan oleh tim pelaksana. Bila ada yang belum jelas, tim pelaksana membuka layanan konsultasi via Zoom kemudian diperjelas dengan cara sharescreen. Untuk memperlancar dan memperkuat pembelajaran, mahasiswa terlibat ikut ambil dalam  dalam menyiapkan peralatan kasir seperti laptop, barcode reader, dan thermal printer. Mahasiswa juga berperan aktif dalam menyiapkan materi pelatihan termasuk membuat simulasi menjadi seorang pembeli. Metode tersebut akan memberikan dampak positif pada mitra untuk mengukur tingkat keberhasilan pembelajaran pelatihan perangkat lunak kasir IPOS 5 dan promosi produk di marketplace tokopedia dan Sophee. Tolok ukur keberhasilan, dipantau minimal 6 bulan sejak ada pelatihan.Kata kunci: Metode instruksional online dan offline abdimas
Job Insecurity dan Work Engagement pada Karyawan Perusahaan Retail di Masa Pandemi Covid-19 Natalia, Sun Riama; Prameswari, Yuditia
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dinamika Job Insecurity terhadap Work Engagement pada karyawan yang bekerja  pada perusahaan retail di Batam selama masa Pandemi Covid-19. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, Sampel adalah karyawan salah satu perusahaan retail yang diambil dengan Teknik Sampel Total Sampling sebanyak 80 karyawan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Insecurity Scale by Ashford et al dengan 59 aitem, dan Work Engagement diukur melalui Utrecht Work Engagement Scale dengan 17 aitem, dengan analisis data menggunakan teknik SPSS Product Moment. Dalam penelitian ini diperoleh nilai Sig. - 0,242 < 0,05 dengan nilai F hitung 0,861 > F tabel 3,960 sehingga dapat disimpulkan bahwa Job Insecurity memiliki korelasi yang berbanding terbalik terhadap Work Engagement. Artinya, semakin karyawan memiliki Job Insecurity rendah justru akan meningkatkan Work Engagement, sebaliknya jika karyawan memiliki Job Insecurity yang tinggi, akan menurunkan Work Engagement. Studi ini merekomendasikan bahwa perasan aman (secure) karyawan terhadap pekerjaan perlu dijaga oleh perusahaan, karena terbukti meningkatkan keterlibatan mereka terhadap tugas-tugasnya, meskipun mereka bekerja dalam situasi pandemi Covid-19. Dalam kasus ini, juga sudah didukung dengan kebijakan dan keberpihakan perusahaan pada karyawan untuk menerapkan protokol kesehatan dan tetap memperhatikan kesejahteraan karyawan berupa penerimaan upah secara utuhKata kunci: Job Insecurity, Work Engagement, Covid19

Page 10 of 15 | Total Record : 149