cover
Contact Name
Nurbaity Bustamam
Contact Email
nurbaity.bustamam@gmail.com
Phone
+6282165551099
Journal Mail Official
jurnalsuloh@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tgk Hasan Krueng Kale, Desa Kopelma Darussalam, Kec Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh, Indonesia, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Suloh
ISSN : 24075809     EISSN : 27145484     DOI : 10.24815
Jurnal Suloh is an open access journal by the Department of Guidance and Counseling, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents research and development in the field of Guidance and Counselling In School and Outside School, Psychology Counseling, Career Counseling, Marriage and Family Counseling, Special Needed Child and Mental Health. From the years 2014-2017, Jurnal Suloh published once a year, in Desember. From 2018 onwards, it publishes two times a year in Juni and December.
Articles 104 Documents
Penerapan teknik bermain peran dalam menangani konflik interpersonal pada mahasiswa Syufiyatuddin Indah Haqqun; Syaiful Bahri; Qurrata 'Ayuna
Jurnal Suloh Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v4i2.15332

Abstract

 Setiap individu membutuhkan hubungan sosial, karena manusia merupakan makhluk sosial, dalam jalinan hubungan sosial ini, akan selalu terjadi suatu permasalahan baik itu terjadi karna kesalahan sendiri atau orang lain. Hal inilah yang dapat memicu sebuah konflik salah satunya konflik interpersonal. Cara yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik bermain peran yang diaplikasikan di dalam praktik konseling kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan skor konflik interpersonal sebelum dan setelah melakukan treatment dengan menggunakan teknik bermain peran, serta untuk melihat efektifitas teknik bermain peran dalam menangani konflik intersonal pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah quasi experimental research dengan pre-test dan post-test group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala psikologi. Teknik analisis data dengan Uji Beda Mann Whitney. Populasinya adalah mahasiswa tahun pertama di 4 jurusan ilmu sosial FKIP Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 14 mahasiswa dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik porposif sampling, yang kemudian dibagi ke dalam dua kelompok berbeda, yakni kelompok eksperiman dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan skor antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengalami penurunan nilai rata-rata (mean) lebih besar dibandingkan kelompok pembanding, yaitu 107,3 ≥ 123,7. Dengan melihat tabel binominal n=7 dan p=0,05, probabilitas untuk X≥10 adalah 0,031. Karena 0,031 lebih kecil dari 0,05 dan W=14, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan konflik interpersonal yang signifikan antara kelompok yang menggunakan teknik Bermain Peran dibandingkan kelompok yang tidak menggunakan teknik Bermain peran.  Kata kunci: Konflik Interpersonal, Konseling Kelompok, Teknik Bermain Peran
PENGGUNAAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA Hetti Zuliani; Said Nurdin
Jurnal Suloh Vol 1, No 1 (2016): SULOH Desember 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v1i1.8307

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penggunaan Teknik Sosiodrama dalam Meningkatkan perilaku Prososial” bertujuan untuk melihat tingkat perilaku prososial siswa SMAN 3 Banda aceh sebelum dan sesudah diberikan teknik sosiodrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mixed Method dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian tindakan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang memeiliki tingkat intensitas perilaku prososial rendah, penarikan sampel dilakukan secara random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket yang bersifat tertutup dengan skala 1-3 dan observasi. Data penelitian dianalisis dengan analisis statistik sign test. Hasil analisis data menunjukkan tingkat intensitas perilaku prososial siswa mengalami peningkatan setelah diberikan teknik sosiodrama, dengan perubahan positif (+)  atau disebut juga dengan X ada sebanyak 8. Dengan melihat tabel binomial pada n=9 dan p= 0.5, probabilitas untuk X ≥ 8 adalah 0.018+0.002 = 0.02. Karena 0.02 lebih kecil dari 0.05 maka hipotesis diterima. Artinya, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan perilaku prososial pada taraf signifikasi 0.05. Berdasarkan data observasi menunjukkan perbedaan perilaku siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment, terlihat siswa sudah mengarah untuk lebih cepat dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perilaku prososial dan terlihat tidak ragu-ragu. Kata kunci: Teknik Sosiodrama, Perilaku Prososial                                                                                          
Pola Asuh Nenek dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Sosial Emosional Anak Melisa Purnama; Zuraini Mahyiddin; Sitti Rizka
Jurnal Suloh Vol 9, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v9i1.30041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola asuh nenek dan implikasinya terhadap perilaku sosial emosional anak di Kabupaten Aceh Tenggara. Faktor yang menyebabkan anak diasuh oleh nenek yaitu orang tua yang bekerja, orang tua janda atau duda karena kematian dan perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian 5 orang nenek. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua macam pola asuh yang digunakan nenek yaitu pola asuh demokratis dan permisif. Terdapat empat nenek yang menggunakan pola asuh permisif dan 1 orang menerapkan pola asuh demokratis. Perilaku sosial emosional anak dalam pengasuhan nenek cenderung tidak mandiri dan tidak bertanggung jawab, anak juga terkesan manja, tidak dapat mengandalkan dan mengatur dirinya sendiri. Pola asuh nenek dapat mempengaruhi perilaku sosial emosional anak. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat baik bagi pembaca, serta menjadi referensi yang relevan bagi penelitian lainnya terkait pola pengasuhan anak di dalam sebuah keluarga.
Pengembangan Modul Manajemen Konseling untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Usia Sekolah Dasar Khaira, Rizka; Husen, M.; Rosita, Dara
Jurnal Suloh Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v7i2.25514

Abstract

Gangguan kecemasan merupakan gangguan dimana siswa merasa khawatir dengan sesuatu yang dianggap mengancam dan dapat membahayakan dirinya. Penyebab kecemasan sederhana yang sering dirasakan siswa seperti ketidaksamaan peraturan di sekolah dan di rumah. Hal-hal sederhana ini merupakan bentuk kecemasan sederhana yang apabila tidak segera ditangani dan diberikan pengertian lebih lanjut, maka siswa akan mengalami gangguan kecemasan yang lebih serius. Penanganan gangguan kecemasan pada siswa dapat dilakukan dengan memberikan instrumen identifikasi yang dapat mengukur tingkat kecemasan yang sedang dirasakan oleh siswa. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah modul manajemen kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu modul manajemen kecemasan pada anak usia sekolah dasar yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik sebagai bahan ajar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan research and development (RD). Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi dan ahli media. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi untuk memperoleh penilaian validator atau para ahli. Validasi produk dilakukan kepada satu orang ahli media dan satu orang ahli materi yang menghasilkan kesimpulan dengan kategori layak dan dari aspek media menghasilkan kesimpulan dengan kategori layak. Modul ini selanjutnya dapat digunakan oleh guru BK atau pendidik lain di sekolah dasar untuk membantu siswa mengelola kecemasannya.
WEBINAR SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KLASIKAL SEKOLAH UNTUK PENDIDIKAN SEKSUAL BERBASIS ONLINE (Meta Analisis Pedagogi Online) Anaway Irianti Mansyur; Rif’ah Purnamasari; RA Murti Kusuma
Jurnal Suloh Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v4i1.14148

Abstract

Technological sophistication presents new ideas in the world of education. Webinars is one of the solutions to various existing researches about the effectiveness of using webinar media as online pendagogy. The era of big data, iGeneration leads to all activities based online. Technology collaboration with education is integrated into online learning about sexual education in adolescents at school. Classical guidance for sexual education really needs to be conveyed with interesting methods tailored to the existing generation, namely generation Z (internet generation). This study will be discussed with a literature review of various relevant studies that have ever existed.
Upaya Guru BK untuk Memperoleh Dukungan Kepala Sekolah Makhfirah Makhfirah; Syaiful Bahri; M. Husen; Said Nurdin
Jurnal Suloh Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v6i2.25511

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan layanan bimbingan konseling di sekolah, memerlukan peran dari pihak-pihak lain di sekolah. Selain guru pembimbing atau konselor sebagai pelaksana utama, dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling juga   perlu   melibatkan   Pimpinan Sekolah yang   berperan sebagai penanggung jawab dari pelaksanaan dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Selanjtnya, sebagai guru bimbingan konseling yang profesional harus dapat berupaya agar mendapatkan alternatif penanganan faktor-faktor penghambat terlaksananya layanan bimbingan konseling disekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dukungan dan upaya-upaya yang dilakukan oleh guru BK dalam memperoleh dukungan kepala sekolah. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru bimbingan dan konseling. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif  yaitu, mereduksi data, display data, dan menarik kesimpulan hasil. Penelitian ini dilakukan secara langsung atau tatap muka dengan responden. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masih kurangnya dukungan yang dudapatkan guru bimbingan konseling disekolah baik sarana dan prasaranan layanan BK, kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa masih kurangnya upaya yang dilakukan oleh guru BK, sehingga kuranngnya dukungan kepala sekolah terhadap program-progranm BK, hal ini disebabkan kurangnya kerjasama dan kuranganya  komunikasi secara langsung dengan kepala sekolah mengenai kebutuhan-kebutuhan pelaksanaan program BK disekolah
HUBUNGAN MINAT BIDANG STUDI DENGAN MINAT PEKERJAAN SISWA SMK NEGERI 2 BANDA ACEH Miranda Zensy Raura; Dahliana Abd.; M. Husen
Jurnal Suloh Vol 3, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v3i1.14152

Abstract

Abstrak: Minat bidang studi merupakan kecenderungan siswa yang memusatkan perhatian pada suatu bidang studi tertentu, adanya rasa lebih suka serta memiliki rasa ketertarikan terhadap suatu bidang studi di dalam proses belajar mengajar. Proses belajar akan berjalan dengan lancar apabila disertai dengan minat yang tinggi terhadap suatu bidang studi tersebut. Minat bidang studi yang tinggi pada siswa akan membantu dalam mempersiapkan arah pekerjaannya. Jika minat terhadap bidang studi itu besar maka minat terhadap pekerjaannya itu juga akan kuat. Minat mengarah pada arah jurusan, arah pekerjaan dan arah profesi pada siswa. Merujuk pada tujuan penelitian yaitu untuk melihat hubungan antara minat bidang studi dengan pekerjaan, mengetahui minat bidang studi siswa dan mengetahui arah pekerjaan siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 310 siswa, sedangkan sampel 170 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dengan model Rothwell-Miller yang telah dimodifikasi. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat bidang studi siswa di sekolah sebesar 52,35% yang artinya lebih dari setengah subjek penelitian memiliki minat terhadap bidang studi yang sedang ia jalani saat ini. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara minat bidang studi dengan pekerjaan di SMK Negeri 2 Banda Aceh. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas di empat bidang studi 0,05 dan nilai koefisien korelasi berkisar antara 0,168 – 0,319. Penelitian ini juga menunjukkan pola hubungan yang positif artinya semakin tinggi minat siswa pada bidang studi maka semakin kuat pula arah pekerjaannya. Diharapkan kepada siswa SMP yang ingin masuk ke SMK agar mengetahui dengan jelas bidang studi apa yang ingin dipilih tidak berdasarkan ajakan teman dan paksaan orang tua.Kata Kunci: Minat Bidang Studi, Minat PekerjaanAbstract: Interest in the field of study is a tendency of students who focus on a particular field of study, the sense of preferences and have a sense of interest in a field of study in the learning process. Learning process will run smoothly when accompanied by high interest in a field of study. High student interest will help them in preparing the direction of the work. If the interest in the study is high then the interest in the job will also be strong. Interest leads to the direction of the majors, work and the profession of the students.  The purpose of this research is to see the relationship between interests in the field of study with the work, to investigate the interest of student field of study and to know the direction of student work. This research method was descriptive correlational with quantitative approach. Population in this study was the students of class X which amounted to 300 students, while the sample amounted to 170 students. Data collection techniques were conducted by questionnaire with modified Rothwell-Miller model. Data analyzed by using Sperman Rank correlation. The result showed that students interest toward the field of study in that school was 52,35%, it meant a half of sample that being the research subject had a great interest in the field of study that was currently undergoing. This research also indicated that the positive and significant relationship between the interest in the field of study and the work at SMKN 2 Banda Aceh. It was evidenced by the probability value in the four study areas 0, 05 and the correlation coefficient value ranged from 0,168-0,319. This study also showed that a positive relationship pattern that meant if the students’ interest in the field of study was higher, then the direction of the work was also getting stronger. We are expected to SMP students who want to school in SMK to determine clearly what field of study you want to choose which is not based on friends and coercion of parents. Keywords: Interest in the Field of Study, Work
Kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus dalam mengikuti pendidikan inklusi Muzakkir Muzakkir; Nurhasanah Nurhasanah; Fajriani Fajriani; Nurbaity Bustamam
Jurnal Suloh Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v5i2.20660

Abstract

Percaya diri merupakan kemampuan individu untuk dapat memahami dan meyakini seluruh potensinya agar dapat dipergunakan dalam menghadapi penyesuaian diri dengan lingkungan hidupnya. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus dalam mengikuti pendidikan inklusi di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Jenis pendekatan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Adapun subjek pada penelitian ini adalah 12 siswa berkebutuhan khusus. Metode pengumpulan data mengunakan skala kepercayaan diri dalam bentuk skala Likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan secara umum siswa ABK memiliki kepercayaan diri yang cukup baik dalam menjalani pendidikannya di sekolah inklusi. Hanya ada beberapa pernyataan berkaitan dengan interaksi dengan teman dan guru serta keyakinan untuk menyelesaikan masalah sendiri dan menjawab soal yang dilaporkan oleh lebih banyak siswa dengan indikasi kepercayaan diri rendah.
Kompetensi Profesional Guru BK Dalam Implementasi Asessmen BK Pada Guru BK di SMA Favorit Kota Banda Aceh Ummul Hanifah
Jurnal Suloh Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v2i1.13020

Abstract

Kompetensi guru BK adalah kemampuan atau kecakapan seorang konselor yang memenuhi syarat dengan memiliki wewenang melaksanakan kewajiban secara bertanggungjawab dan professional sesuai bidangnya didalam konteks kependidikan. Keberadaan konselor disekolah sangat bermanfaat apabila guru BK mampu megimplementasikan kinerjanya secara efektif sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Bentuk implementasi kompetensi professional bagi guru BK yaitu mampu berperan aktif dalam meningkatkan keahliannya baik secara administrasi dan juga terampil dalam menyelesaikan persoalan siswa disekolah dengan berbagai teknik yang relevan. Fenomenologi dibeberapa sekolah favorit di kota Banda Aceh menggambarkan bahwa implementasi kinerja guru BK belum memenuhi standarisasi keahlian, hal ini terbukti dari hasil observasi menunjukkan guru BK masih belum memahami peran asesmen BK yang bisa membantu kemudahan guru BK dalam bekerja disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru BK dalam mengimplementasikan asesmen, dengan indikator menguasai hakikat asesmen, memilih teknik asesmen sesuai kebutuhan, menyusun instrumen untuk mengungkap masalah konseli, mengadmistrasikan asesmen, mengakses data untuk kepentingan pelayanan, mengungkapkan hasil asesmen dengan tepat serta menampilkan tanggung jawab sesuai asas BK dalam praktik layanan. Metode yang digunakan dalam layanan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas (6) enam guru BK pada (3) tiga SMA Favorit Di kota Banda Aceh yaitu SMUN 3, SMUN 4 dan SMUN 10. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak (6) enam orang guru BK tersebut belum terlalu berkompeten sepenuhnya dalam mengimplementasikan asesmen secara umum. Disarankan kepada guru BK yang bersangkutan agar dapat meningkatkan kompetensi mereka terkait asesemen secara khusus atau pelayanan BK secara umum baik dalam mengikuti pelatihan, mencari informasi sebanyak-banyaknya serta memperbanyak bahan bacaan tentang asesmen agar dapat memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan disekolah. Keywords: Kompetensi professional, guru bimbingan dan konseling, asesmen bimbingan dan konseling
Analisis Capaian Tugas Perkembangan Siswa dan Implikasinya Terhadap Program Layanan Bimbingan dan Konseling (Studi Terhadap Siswa SMAN 3 Banda Aceh) Zuhra, Fadhila; Martunis, Martunis; Nasution, Jamilah Aini
Jurnal Suloh Vol 8, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v8i1.32833

Abstract

Tugas perkembangan adalah tugas-tugas yang harus diselesaikan individu pada periode kehidupan tertentu; dan apabila berhasil mencapainya mereka akan berbahagia, tetapi sebaliknya apabila mereka gagal akan mengalami hambatan dan kesulitan pada periode berikutnya. Penelitian ini berjudul Analisis Capaian Tugas Perkembangan Siswa Dan Implikasinya Terhadap Program Layanan Bimbingan Dan Konseling (Studi Terhadap Siswa SMAN 3 Banda Aceh), bertujuan untuk melihat bagaimana capaian tugas perkembangan peserta didik di SMAN 3 Banda Aceh dan pengembangan dalam program layanan Bimbingan dan Konseling. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif deksriptif. Populasi berjumlah 900 siswa namun untuk jumlah sampel penelitian adalah 100 orang siswa. Jenis teknik analisis data adalah Analisis statistik deskriptif dan analisis tugas perkembangan. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa capaian tugas perkembangan siswa/siswi SMA Negeri 3 Banda Aceh berada pada tingkat seksama (Ska), dilihat dari nilai rata-rata capaian tugas perkembangan secara keseluruhannya yaitu 4.61. Adapun aspek-aspek yang berada dibawah skor rata-rata kelompok diantaranya adalah Landasan Hidup Religius, Kematangan Emosional, Kematangan Intelektual, Kemandirian Perilaku Ekonomi, Wawasan dan Persiapan Karir. Aspek tugas perkembangan yang masih kurang memerlukan bantuan guru bimbingan dan konseling melalui bimbingan kelompok dan bimbingan klasikal.

Page 3 of 11 | Total Record : 104