cover
Contact Name
Nurbaity Bustamam
Contact Email
nurbaity.bustamam@gmail.com
Phone
+6282165551099
Journal Mail Official
jurnalsuloh@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tgk Hasan Krueng Kale, Desa Kopelma Darussalam, Kec Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh, Indonesia, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Suloh
ISSN : 24075809     EISSN : 27145484     DOI : 10.24815
Jurnal Suloh is an open access journal by the Department of Guidance and Counseling, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents research and development in the field of Guidance and Counselling In School and Outside School, Psychology Counseling, Career Counseling, Marriage and Family Counseling, Special Needed Child and Mental Health. From the years 2014-2017, Jurnal Suloh published once a year, in Desember. From 2018 onwards, it publishes two times a year in Juni and December.
Articles 104 Documents
Tingkat Pemahaman Guru BK dalam Penggunaan Asesmen di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh Naza, Safinnatun; Nurhasanah, Nurhasanah; Martunis, Martunis
Jurnal Suloh Vol 9, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v9i1.35981

Abstract

Pelaksanaan tugas pokok guru Bimbingan dan Konseling (BK) didukung dengan kompetensi yang dimiliki guru BK dalam pemahaman dan kemampuan melaksanakan kegiatan asesmen tentang hakikat asesmen, pentingnya pemilihan asesmen yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan menyusun program BK dengan merumuskan berbagai layanan yang tepat untuk membantu siswa. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Pemahaman Guru BK Dalam Penggunaan Asesmen Di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel berjumlah 41 guru BK. Metode pengumpulan data menggunakan tes. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh memiliki tingkat pemahaman dalam penggunaan asesmen dominan kurang dari setengahnya berada pada kategori tinggi dengan persentase (44%), Hal ini berarti guru BK di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh memiliki tingkat pemahaman dalam penggunaan asesmen yang baik.
Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Yang Mengikuti PLP 2 Nurfajri, Muhammad Tawsy; Nurhasanah, Nurhasanah; Yahya, Martunis
Jurnal Suloh Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v7i2.25364

Abstract

The Education Department of Syiah Kuala University implements two internship program series, PLP 1 and PLP 2. In such programs, students should have good communication skills. This study aims to describe the interpersonal communication skills of students who have participated in the school field introduction program (PLP2). This study uses a quantitative approach with a descriptive method. The research population was 40 Guidance and Counseling students of the Education Department of Syiah Kuala University with saturated sampling; that is, the entire population was the sample. The data collection technique used a Likerts model scale questionnaire, a descriptive percentage technique applied to analyse the data. The results showed that the description of interpersonal communication skills of students who had participated in the PLP 2 program was in the high category with a percentage of 47.5% (19 students), very high category 45% (18 students), moderate category 5% (2 students), and deficient category 2.5% (1 student). The description of interpersonal communication skills on openness and empathy is in the high category, with an average value percentage above 36.35%. The aspects of mutual support, positive feelings, and elements of equality are in the very high category with a percentage of the average value. The average is above 40.33% from a total sample of 40 students. The research concluded that the interpersonal communication skills of students who take part in PLP 2 are in the high category.Keywords: College Students, Interpersonal Communication, Internship.ABSTRAKKemampuan komunikasi interpersonal merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam layanan konseling, termasuk dalam pelaksanaan program pengenalan lapangan persekolahan (PLP2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa BK FKIP USK yang telah mengikuti program pengenalan lapangan persekolahan (PLP2). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah 40 mahasiswa dengan pengambilan sampel jenuh yaitu seluruh populasi menjadi sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket bentuk skala likert, data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa BK FKIP USK yang telah mengikuti program PLP 2 berada pada kategori tinggi dengan persentase 47,5% (19 mahasiswa), kategori sangat tinggi 45% (18 mahasiswa), kategori sedang 5% (2 mahasiswa), dan kategori sangat rendah 2,5% (1 mahasiswa). Gambaran kemampuan komunikasi interpersonal pada aspek keterbukaan dan empati berada pada kategori tinggi dengan persentase nilai rata-rata diatas 36,35%, kemudian pada aspek sikap saling mendukung, aspek sikap perasaan positif, dan unsur kesetaraan berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase nilai rata-rata di atas 40,33%, dari jumlah sampel sebanyak 40 orang mahasiswa. Dari itu dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa BK FKIP USK yang mengikuti PLP 2 berada pada kategori tinggi.
IDENTIFIKASI MASALAH STRES KERJA KARYAWAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA (Studi pada PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh) Siti Wahyu Murni; Said Nurdin; Nurbaity Bustamam
Jurnal Suloh Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v4i1.14166

Abstract

Abstrak: Karyawan yang dapat menanggulangi stres dengan baik akan memberi pengaruh yang positif terhadap pekerjaannya, dalam arti stres yang dialami tidak menurunkan motivasi karyawan dalam bekerja. Diduga lingkungan kerja berkontribusi terhadap stres kerja pada karyawan di PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres dan upaya penanggulangan stres pada karyawan PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh yang berjumlah 121 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling sebanyak 55 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Adapun angket dalam penelitian ini bersifat tertutup dengan menggunakan skala Likert. Pengolahan data menggunakan statistika sederhana. Kesimpulan dalam penelitian skor rata-rata tingkat stres kerja pada karyawan termasuk ke dalam kategori sedang. Sementara upaya penanggulangan stres kerja meliputi relaksasi dan meditasi, program pelatihan, dan terapi rata-rata termasuk ke dalam kategori sedang.Kata kunci : stres kerja, upaya penanggulangannya Abstract: Employees who can cope with stress well will have a positive influence on their work, in the sense that stress experienced does not reduce employee motivation at work. Allegedly the work environment contributes to work stress on employees at PT. PLN (Persero) Banda Aceh Area. This study aims to determine the level of stress and stress management efforts on employees of PT. PLN (Persero) Banda Aceh Area. The approach used in this study is a quantitative approach in the form of descriptive research. The population in this study were all employees of PT. PLN (Persero) Banda Aceh Area which amounts to 121 people. Sampling is done by accidental sampling technique of 55 people. Data collection in this study used a questionnaire. The questionnaire in this study is closed by using a Likert scale. Processing data using simple statistics. Conclusions in the study of the average score of the level of work stress on employees belong to the medium category. While efforts to overcome work stress include relaxation and meditation, training programs, and therapies on average included in the medium category.Keywords: work stress, prevention efforts
Gambaran Luka Pengasuhan Pada Orang Tua Ainul Mardhiah; Nurbaity Bustamam; Khairiah Asfaruddin; Jamilah Aini Nasution
Jurnal Suloh Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v6i2.25525

Abstract

Parenting wounds are something that is often experienced by individuals from parents. The wounds of parenting can be felt from childhood to becoming the next parent. Parenting wounds occur as a result of the application of wrong parenting, so that children experience mental wounds that are difficult to heal. This study aims to see the description of parenting wounds experienced by parents in Banda Aceh. This research uses descriptive quantitative method. The instrument used was the Parenting Injury scale which was distributed to 102 samples using Googleform. The results of this study indicate that the average value of parenting injuries in Banda Aceh is 139, so it is in the very low category. Based on the results of this study, it can be stated that there are no injuries in parenting. Furthermore, it is also known that parenting injuries in Aceh, including indicators of physical violence, child neglect and sexual violence are also in the very low category, while indicators of emotional violence are in the low category. ABSTRAK Luka pengasuhan merupakan suatu hal yang kerap dialami oleh individu dari orangtua. Luka pengasuhan bisa saja dirasa mulai masa kanak-kanak hingga menjadi orang tua selanjutnya. Luka pengasuhan terjadi akibat dari penerapan pengasuhan yang salah, sehingga anak mengalami luka batin yang sulit untuk disembuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran luka pengasuhan yang dialami oleh orang tua yang ada di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah skala Luka Pengasuhan Orang tua yang disebarkan kepada 102 orang sampel dengan memanfaatkan Googleform. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata luka pengasuhan orangtua di Banda Aceh yaitu 139 sehingga berada pada kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut makan dapat dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat luka dalam pengasuhan orang tua. Selanjutnya diketahui juga bahwa luka pengasuhan orang tua yang ada di aceh termasuk pada indikator kekerasan fisik, penelantaran anak dan kekerasan seksual juga berada pada kategori sangat rendah, sementara indikator kekerasan emosional berada pada kategori rendah. 
Bimbingan konseling berbasis nilai-nilai islami untuk pecandu narkoba (NAPZA) Sofyan Abdi; Zara Mayra
Jurnal Suloh Vol 3, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v3i1.14154

Abstract

Abstrak: Narkoba termasuk salah satu yang diharamkan dalam agama islam. Sifat narkoba yang membuat ketergantungan dan memabukkan menjadi alasan mengapa narkoba diharamkan. Manusia secara khusus dituntut untuk mengetahui narkoba secara lengkap agar mampu menghindar dari dampak buruk narkoba. Kecanduan narkoba atau penyakit adiksi yang ditandai ganguan fisik, psikologis dan sosial yang diakibatkan oleh pemakaian narkoba secara terus menerus dan berlebihan. Bimbingan koseling berbasis nilai-nilai islami merupakan salah satu cara dalam mengurangi ketergantungan terhadap narkoba. Inti bimbingan konseling berbasis nilai-nilai islami ini adalah usaha untuk membantu para pecandu narkoba mengembangkan citea diri yang setia sebagai umat beragama khususnya islam dan menjauhi segala larangan Allah SWT.Kata Kunci: Narkoba, Bimbingan Konseling, Nilai-nilai Islam, Pecandu
Regulasi diri mahasiswa bimbingan dan konseling yang terlambat menyelesaikan studi Dara Rosita; Febrina Abdullah; Said Nurdin; Khairiah Asfaruddin
Jurnal Suloh Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v5i2.20663

Abstract

Keterlambatan mahasiswa dalam proses menyelesaikan studi dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor yang berhubungan dengan regulasi diri. Termasuk mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2014 yang terlambat menyelesaikan studi salah satunya dipengaruhi oleh faktor regulasi diri. Regulasi diri adalah usaha atau upaya yang dilakukan individu dalam mengontrol pikiran, perasaan, dan perilakunya untuk memperoleh suatu tujuan dalam berbagai proses aktivitas sehari-hari. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2014 yang terlambat menyelesaikan studi atau melebihi batas ketentuan kelulusan yang ditentukan oleh Unsyiah yaitu 4 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Bimbingan dan Konseling Unsyiah angkatan 2014 yang berjumlah 6 subjek. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan secara langsung dan juga secara daring. Adapun hasil penelitian yang diperoleh dari 6 responden dapat digambarkan  bahwa regulasi diri mahasiswa Bimbingan dan Konseling pada beberapa indikator sudah menggambarkan regulasi diri yang cukup baik namun pada sebagian indikator lainnya berada pada tingkatan regulasi diri yang rendah. Diharapkan pada penelitian selanjutnya peneliti dapat mengembangkan alternatif, kegiatan atau training inspiratif sebagai upaya dalam meningkatkan regulasi diri mahasiswa bimbingan dan konseling sehingga menjadi lebih baik kedepannya.
Upaya Peningkatan Penyesuaian Sosial Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh Abu Bakar; . Wahyuni; Hetti Zuliani
Jurnal Suloh Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v5i1.13025

Abstract

A good self-adjustment needs to be done by individuals in order to have a good social attitude and be useful for everyday life. Changing the place of residence or the neighborhood of residence also requires social adjustments, as well as for prisoners both when they start living in the correctional facility and when they return to the community. This study aims to describe the efforts to increase the social adjustment of prisoners carried out by the Class IIA Banda Aceh Correctional Institution. The study was conducted using qualitative methods using interviews with 6 prison supervisors as research subjects. The results showed that efforts to increase social and self-adjustment carried out to inmates were carried out through a disciplined approach, guidance in the form of exchanging ideas between coaches and prisoners with problems, situational guidance using a humanist approach, group coaching, religious approaches using the zikir method, reading. Al'Quran, and the method of lectures such as those conducted every Friday Prayer, the involvement of external parties such as the National Narcotics Agency and lessons learned from experience. Keywords: Efforts to Increase, Social Adjustment, Inmates ABSTRAK Penyesuaian diri yang baik perlu dilakukan oleh individu agar memiliki sikap sosial yang baik dan berguna bagi kehidupan sehari-hari.  Perpindahan tempat tinggal atau lingkungan tempat tinggal juga membutuhkan penyesuaian sosial, demikian juga pada narapidana baik ketika mulai tinggal di lembaga pemasyarakatan maupun ketika kembali lagi ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya peningkatan penyesuaian sosial para narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan dengan menggunakan wawancara terhadap 6 pembina Lapas sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan penyesuaian diri dan sosial yang dilaksanakan kepada narapidana dilakukan melalui pendekatan disiplin, bimbingan dalam bentuk bertukar pikiran yang dilakukan antara Pembina dengan tahanan yang bermasalah, pembinaan situasional menggunakan pendekatan yang humanis, pembinaan kelompok, pendekatan keagamaan dengan metode zikir, pembacaan Al’Quran, dan metode ceramah-ceramah seperti yang dilakukan setiap Shalat Jumat, pelibatan pihak-pihak luar seperti Badan Narkotika Nasional dan pembelajaran dari pengalaman.
Upaya Guru BK dalam Mencegah Perilaku Menyimpang Siswa SMK di Kota Takengon Maiyara, Nia Buge; Bakar, Abu; Nasution, Jamilah Aini
Jurnal Suloh Vol 8, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v8i1.35527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru BK dalam mencegah perilaku menyimpang siswa di SMK Kota Takengon. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, subjek penelitian yaitu 8 guru Bimbingan Konseling yang berada di SMK 1, SMK 2 dan SMK 3 Kota Takengon. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data disimpulkan bahwa upaya guru bimbingan konseling dalam mencegah perilaku menyimpang siswa sudah dilakukan dengan baik dan dari upaya tersebut sudah mendapatkan hasil yang cukup baik. Strategi guru BK dalam mencegah perilaku menyimpang siswa di SMK Kota Takengon adalah dengan cara: 1) Upaya memberikan peringatan kepada siswa, 2) Upaya memberikan bimbingan individu, 3) Upaya memberikan bimbingan kelompok, 4) Upaya memberikan bimbingan klasikal dan 5) Penggunaan media BK
PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Suloh Vol 1, No 1 (2016): SULOH Desember 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v1i1.8297

Abstract

Abstrak Kemampuan perencanaan karir adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh siswa jenjang pendidikan menengah sebelum melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kemampuan perencanaan karir siswa SMAN 8 Banda Aceh sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode peta pikiran serta untuk mengetahui ada tidaknya perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan metode peta pikiran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan bentuk pra-experiment, one group pre-post test design. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel 12 orang dari 33 siswa yang diduga memiliki kemampuan perencanaan karir rendah. Pengumpulan data menggunakan angket kemampuan perencanaan karir dengan skala 1-4. Data penelitian dianalisis dengan uji Z. Hasil analisis menunjukkan tingkat kemampuan perencanaan karir siswa mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan metode peta pikiran sebanyak 9 kali pertemuan, dengan mean pre-post test 60,83116 yaitu dari kategori rendah ke kategori tinggi, sedangkan Z-score sebesar 3,46 dan Ztabel 1,96 maka Ho ditolak, artinya terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat kemampuan perencanaan karir siswa SMAN 8 Banda Aceh. Setelah perlakuan peta pikiran diberikan maka siswa yang mempunyai tingkat kemampuan perencanaan karir rendah meningkat ke kategori sedang berjumlah satu orang dan meningkat ke kategori tinggi berjumlah 11 orang.
Pemahaman Keterampilan Dasar Konseling Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Novia, Asra; Husen, M; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Suloh Vol 9, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/suloh.v9i1.25355

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat pemahaman keterampilan mikro konseling yang dimiliki oleh mahasiswa bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah 213 mahasiswa angkatan 2017, 2018, 2019 yang sudah mengikuti mata kuliah mikro konseling sedangkan sempel penelitian berjumlah 139 mahasiswa dengan pengambilan sampel random yaitu secara acak. Teknik pengumpulan data menggunakan angket likert dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pemahaman keterampilan mikro konseling mahasiswa bimbingan dan koseling yaitu pada kategori tinggi dengan rata-rata 293.73 ataupun dengan presentase 66.9 % (93 mahasiswa) dari jumlah sampel sebanyak 139 mahasiswa. Gambaran pemahaman keterampilan mikro konseling yang berada pada kategori sangat tinggi ialah attending, memudahkan, pemecahan masalah. Sedangkan pada kategori tinggi mendengarkan, kejujuran (genuine), refleksi, paraphrase (paraphrasing), bertanya, memberikan dorongan, memberikan dukungan, interpretasi, mengarahkan, menyimpulkan sementara, pemusatan, konfrontasi, klarifikasi, diam, membuka diri, merencanakan, menyimpulkan, mengevaluasi, menutup. Lalu pada kategori sedang ialah empati, memberi nasihat. Kesimpulan tingkat pemahaman keterampilan mikro konseling pada mahasiswa bimbingan dan konseling berada pada kategori tinggi.

Page 5 of 11 | Total Record : 104