cover
Contact Name
Dewi Sholeha
Contact Email
dewisoleha@gmail.com
Phone
+6285361555506
Journal Mail Official
dewisholeha@risetilmiah.ac.id
Editorial Address
Perum Vila Batu Asri Jl. Lap. Golf, Kp. Tengah, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20138
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 29637333     DOI : https://doi.org/10.59086/jti
Impression accepts articles in the fields of Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Civil Engineering, Marine Technology Industrial Engineering, Marine Fisheries Technology, Agricultural Technology, Informatics Engineering, Information Systems, Computer, Expert systems, Decision Support Systems, Artificial Intelligence systems, Data Mining, Image processing, Genetic Algorithms, Designing Information Systems, Business Intelligence, Internet of Thing Database System, Big Data, Internet of Thing.
Articles 112 Documents
Analisis Konstruksi Substruktur Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah Kabupaten Kampar Kurnain, Ahmad; Yazid, Muhammad; Tisnawan, Rahmat; Basri, Doni Rinaldi; Ningrum, Puspa
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1261

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan teknis bangunan bawah jembatan, khususnya abutment pada Jembatan Rangka Baja Sungai Rokan Kiri di Kota Tengah, Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan studi desain, dengan pengumpulan data primer berupa hasil sondir, data tanah, topografi, serta hidrografi aliran sungai. Analisis dilakukan terhadap beban yang bekerja pada abutment, meliputi beban vertikal, beban horizontal, serta tekanan tanah lateral. Faktor keamanan terhadap geser (SF-{geser}) dan guling (SF-{guling}) dihitung untuk memastikan stabilitas konstruksi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa abutment yang direncanakan memenuhi kriteria keamanan yang dipersyaratkan, baik terhadap gaya geser maupun gaya guling, sesuai dengan standar peraturan Departemen Pekerjaan Umum. Dengan demikian, rancangan bangunan bawah jembatan ini dapat dinyatakan layak secara teknis dan aman digunakan dalam mendukung beban lalu lintas di atasnya.   This study discusses the technical planning of bridge substructures, particularly the abutment of the Steel Truss Bridge over the Rokan Kiri River in Kota Tengah, Kampar Regency. The research methods employed include a literature review and design study, with primary data collection consisting of cone penetration test (CPT) results, soil data, topographic data, and river flow hydrology data. The analysis focuses on the loads acting on the abutment, including vertical loads, horizontal loads, and lateral earth pressure. Safety factors against sliding (SF_sliding) and overturning (SF_overturning) are calculated to ensure the structural stability of the abutment. The calculation results indicate that the planned abutment meets the required safety criteria against both sliding and overturning forces in accordance with the standards set by the Ministry of Public Works. Therefore, the design of the bridge substructure can be considered technically feasible and safe to support traffic loads above it.  
Prakiraan Produksi Energi Listrik PLTA di Sumatera Utara Menggunakan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) Alqadri Wardana, Wisnu; Mawardi; Tri Nugraha, Yoga; Novalianda, Sari
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1269

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Sumatera Utara terus mengalami fluktuasi seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri, sehingga perencanaan konsumsi listrik yang akurat sangat diperlukan untuk menjaga keandalan pasokan. Penelitian ini menerapkan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk memprediksi konsumsi energi listrik di wilayah Sumatera Utara dengan menggunakan data historis periode 2018–2024. Data aktual dibandingkan dengan hasil prediksi model untuk mengevaluasi akurasi menggunakan indikator Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil evaluasi menunjukkan nilai MAE sebesar 0,00057, RMSE sebesar 0,00139, dan MAPE hanya 0,00012%, yang menandakan tingkat kesalahan prediksi sangat kecil. Proyeksi hingga tahun 2029 memperlihatkan tren konsumsi listrik yang cenderung meningkat kembali setelah mengalami penurunan pada tahun 2022–2023, dengan lonjakan signifikan pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa ANFIS mampu mengikuti pola historis dengan baik serta memberikan hasil prakiraan yang presisi dan dapat diandalkan. Dengan demikian, metode ANFIS dapat digunakan sebagai dasar perencanaan energi jangka pendek untuk mendukung strategi penyediaan listrik yang efisien dan berkelanjutan di Sumatera Utara.   The electricity demand in North Sumatra continues to fluctuate along with population growth and industrial development, so accurate electricity consumption planning is essential to maintain supply reliability. This study applies the Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) to predict electricity consumption in the North Sumatra region using historical data for the 2018–2024 period. Actual data is compared with the model's prediction results to evaluate accuracy using the Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) indicators. The evaluation results show an MAE value of 0.00057, RMSE of 0.00139, and MAPE of only 0.00012%, indicating a very small level of prediction error. Projections until 2029 show a trend of electricity consumption that tends to increase again after experiencing a decline in 2022–2023, with a significant spike in 2024. This indicates that ANFIS is able to follow historical patterns well and provide precise and reliable forecast results. Thus, the ANFIS method can be used as a basis for short-term energy planning to support efficient and sustainable electricity supply strategies in North Sumatra.
Kewirausahaan: Strategi, Inovasi, dan Ketangguhan dalam Lingkungan Bisnis yang Berubah Cepat Nitasari, Rifki; Wahyunningsih, Linda; Jumnalia; Sabilah, Allya Aina; Ramadhani, Aditya; Prakarsa, Bintang; M. Gumanti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1270

Abstract

Kewirausahaan telah berkembang dari aktivitas bisnis sederhana menjadi disiplin ilmu yang berperan penting dalam transformasi ekonomi global abad ke-21. Artikel ini menelaah dimensi teoritis dan praktis kewirausahaan melalui systematic literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kewirausahaan modern merupakan ekosistem dinamis yang menuntut sinergi antara karakter individu, proses bisnis yang adaptif, dan dukungan lingkungan seperti kebijakan, akses pembiayaan, serta infrastruktur digital. Paradoks utama ditemukan pada hubungan antara risiko dan perencanaan strategis, di mana keberhasilan lahir dari validasi dan pembelajaran berkelanjutan. Pendidikan kewirausahaan yang efektif perlu mengedepankan pengalaman praktis dan mentoring intensif. Membangun budaya kewirausahaan berkelanjutan memerlukan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan guna menciptakan nilai ekonomi dan sosial jangka panjang.   Entrepreneurship has evolved from simple business initiation into a discipline and a key driver of global economic transformation in the 21st century. This article examines the theoretical and practical dimensions of entrepreneurship through a systematic literature review with a qualitative descriptive approach. Findings reveal that modern entrepreneurship is a dynamic ecosystem requiring synergy among individual characteristics, adaptive business processes, and supportive environments such as policies, financing access, and digital infrastructure. A central paradox emerges between risk and strategic planning, where success is achieved through continuous validation and learning. Effective entrepreneurship education should emphasize experiential learning and intensive mentoring. Building a sustainable entrepreneurial culture requires collaboration among academics, practitioners, and policymakers to create long-term economic and social value
Optimasi Postur Kerja dan Pencegahan Keluhan Muskuloskeletal melalui Perancangan Meja Kerja Ergonomis Rahmawati, Berty Dwi; Panjaitan, Nofry Austin
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1289

Abstract

Ketidaksesuaian postur kerja merupakan faktor determinan terhadap munculnya keluhan muskuloskeletal yang berdampak pada penurunan produktivitas di industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk memitigasi risiko ergonomi pada stasiun kerja gluing di salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) manufaktur kotak karton kemasan di Yogyakarta, yang selama ini beroperasi dengan fasilitas kerja non-ergonomis. Metodologi penelitian diawali dengan analisis kuantitatif postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) melalui simulasi perangkat lunak CATIA V5R20. Hasil penilaian awal mengidentifikasi skor risiko kritis sebesar 7 pada elemen kerja pengeleman dan pelipatan, yang mengindikasikan perlunya intervensi segera. Solusi desain dikembangkan melalui pendekatan Quality Function Deployment (QFD) untuk mentransformasikan kebutuhan subjektif pekerja menjadi parameter teknis fasilitas kerja. Hasil penelitian menghasilkan rancangan meja kerja ergonomis final yang mengakomodasi 10 atribut berdasarkan preferensi pekerja. Implementasi desain baru secara analitik menunjukkan perbaikan signifikan pada tingkat risiko ergonomi; skor RULA pada proses pengeleman menurun dari 7 menjadi 4, sementara pada proses perakitan turun dari 7 menjadi 3. Temuan ini membuktikan bahwa redesain fasilitas kerja berbasis antropometri dan kebutuhan pengguna efektif dalam mereduksi risiko gangguan muskuloskeletal dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman
Pengembangan Model Fuzzy Tsukamoto untuk Penilaian Kondisi Lingkungan Kerja Fisik dalam Rangka Mencapai Standar K3 Berlianty, Intan; Titisariwati, Indun; Ashriyadi, Akmal
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1294

Abstract

Lingkungan kerja fisik yang tidak sesuai standar K3 menurunkan produktivitas dan membahayakan pekerja. Penelitian ini mengisi celah dengan mengintegrasikan logika fuzzy Tsukamoto ke dalam sistem pendukung keputusan (SPK) untuk evaluasi lingkungan kerja fisik—sebuah pendekatan inovatif yang belum banyak diterapkan dalam konteks K3 industri manufaktur. Tujuannya adalah mengembangkan model evaluasi yang memberikan rekomendasi perbaikan terukur sesuai standar K3. Studi kasus dilakukan di PT. ABC pada proses finishing pengecoran logam. Model fuzzy Tsukamoto dikembangkan dengan tiga variabel input (suhu, pencahayaan, kebisingan) dan satu output (waktu baku), lalu diimplementasikan dalam SPK. Kontribusi utama penelitian ini adalah model yang mampu menangani ketidakpastian data lingkungan dan menghasilkan rekomendasi perbaikan spesifik, berbeda dengan metode konvensional yang deterministik dan kurang adaptif. Hasil menunjukkan kondisi awal (suhu 33,8°C, kebisingan 92 dB) melebihi standar Permenaker No. 5/2018. Model merekomendasikan kondisi optimal: suhu 28,90°C, pencahayaan 131,9 Lux, dan kebisingan 85,02 dB, yang menurunkan waktu baku dari 22,89 menit menjadi 11,39 menit (peningkatan produktivitas 50,3%). Pengujian SPK memperoleh skor performa 9,605/10. Implikasi praktis penelitian adalah tersedianya alat bantu keputusan yang objektif bagi manajemen industri untuk mengevaluasi lingkungan kerja dan mendukung kepatuhan K3 secara sistematis. Model ini efektif dalam memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data.   Physical work environments that do not comply with Occupational Health and Safety (OHS) standards can reduce productivity and endanger workers. This study addresses a research gap by integrating Tsukamoto fuzzy logic into a Decision Support System (DSS) for physical work environment assessment—an innovative approach that has not been widely applied in the context of OHS compliance in manufacturing industries. The objective is to develop an evaluation model that provides measurable improvement recommendations in line with OHS standards. A case study was conducted at PT. ABC in the metal casting finishing process. A Tsukamoto fuzzy model was developed with three input variables (temperature, lighting, noise) and one output variable (standard time), then implemented in a DSS. The main contribution of this research is a model capable of handling environmental data uncertainty and generating specific improvement recommendations, distinguishing it from conventional deterministic and less adaptive methods. Results indicate that the initial environmental conditions (temperature 33.8°C, noise 92 dB) exceeded the standards of Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018. The model recommends optimal conditions: temperature 28.90°C, lighting 131.9 Lux, and noise 85.02 dB, which reduces standard time from 22.89 minutes to 11.39 minutes (a 50.3% productivity increase). DSS testing achieved a performance score of 9.605 out of 10. The practical implication of this research is the provision of an objective decision-making tool for industrial management to systematically evaluate work environments and support OHS compliance. The model proves effective in providing data-driven improvement recommendations.  
Karakterisasi Partial Discharge pada Pengujian Isolator Keramik dengan Metode HFCT Syawali Rizki, Mhd Fahmi; Fadlan Siregar, Muhammad; Arif, Ahmad; Rezkika, Sri Indah; Milando, Arif; Faisal, Ahmad; Hidayat, Jhoni
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1304

Abstract

Karakteristik Partial Discharge (PD) pada isolator piring keramik berbahan porselen di bawah berbagai tingkat tegangan uji, yaitu 5 kV, 10 kV, 15 kV, dan 20 kV. Data yang dikumpulkan meliputi amplitudo PD tertinggi dan terendah dalam desibel (dB) serta fase PD dalam derajat, yang divisualisasikan dalam bentuk grafik garis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pola distribusi fase PD sehubungan dengan amplitudo dan tegangan yang diterapkan, yang dapat memberikan indikasi mengenai kondisi isolasi material. analisis menunjukkan adanya pola fase PD yang berulang (90°, 180°, 270°, 360°) pada sebagian besar kondisi tegangan dan amplitudo. Fluktuasi fase PD seiring perubahan amplitudo menunjukkan dinamika aktivitas pelepasan parsial dalam satu siklus gelombang tegangan. Pola ini konsisten pada tegangan yang lebih rendah dan menengah, namun pada tegangan uji tertinggi (20 kV), piring keramik berbahan porselin yang diuji pada variasi tegangan 5 kV, 10 kV, 15 kV, dan 20 kV, pola fase PD yang konsisten berulang pada 90°, 180°, 270°, dan 360° di seluruh rentang tegangan yang diuji. Meskipun amplitudo PD bervariasi antara nilai tertinggi dan terendah pada setiap titik tegangan, pola fase cenderung mempertahankan bentuk dasarnya.   The characteristics of partial discharge (PD) on porcelain-based ceramic disc insulators under various test voltage levels, namely 5 kV, 10 kV, 15 kV, and 20 kV, were investigated. The collected data included the highest and lowest PD amplitudes in decibels (dB) and PD phase angles in degrees, which were visualized using line graphs. The purpose of this study was to understand the phase distribution patterns of PD in relation to amplitude and applied voltage, which can provide indications of the insulation condition of the material. The analysis shows the presence of repetitive PD phase patterns (90°, 180°, 270°, and 360°) under most voltage and amplitude conditions. Phase fluctuations accompanying changes in amplitude indicate the dynamic behavior of partial discharge activity within one voltage waveform cycle. These patterns are consistent at low and medium voltage levels; however, at the highest test voltage (20 kV), porcelain-based ceramic discs tested at 5 kV, 10 kV, 15 kV, and 20 kV still exhibit consistent repeating PD phase patterns at 90°, 180°, 270°, and 360° across the entire tested voltage range.Although PD amplitudes vary between maximum and minimum values at each voltage level, the phase patterns tend to preserve their basic shape.
Desain dan Penerapan Media Pembelajaran Sistem Monitoring Energi Listrik Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan ESP32 Jumari; Sholeha, Dewi; Sri Rezeki, Nani; Sinaga, Joslen; Tarigan, Kristian
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Internet of Things (IoT) pada materi energi listrik untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika dan literasi teknologi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Media ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32, sensor PZEM-004T, dan aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna dalam memantau serta mengontrol arus, tegangan, dan daya listrik secara real-time. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis IoT memperoleh skor kelayakan rata-rata 89% (sangat layak) dari ahli materi dan 91% (sangat layak) dari ahli media. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas XI program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di salah satu SMK di Medan, dan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep energi listrik sebesar 32% berdasarkan hasil pretest dan posttest. Media ini juga mampu menumbuhkan kesadaran hemat energi serta memberikan pengalaman belajar kontekstual berbasis teknologi digital. This research aims to develop an interactive Internet of Things (IoT)-based learning medium for electrical energy to improve students' understanding of physics concepts and technological literacy in vocational high schools (SMK). This medium utilizes an ESP32 microcontroller, a PZEM-004T sensor, and the Blynk application as a user interface to monitor and control electrical current, voltage, and power in real time. The research method employed a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE development model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Validation results indicate that the IoT-based learning medium achieved an average feasibility score of 89% (very feasible) from material experts and 91% (very feasible) from media experts. A limited trial was conducted on 11th-grade students in the Electrical Power Installation Engineering program at a vocational high school in Medan and demonstrated a 32% increase in understanding of electrical energy concepts based on pretest and posttest results. This medium also fosters awareness of energy conservation and provides a contextual learning experience based on digital technology.
Evaluasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa pada Kondisi Beban Puncak Afrianto; Hadi, Mukhtar; Anggara, Mietra; Syaukani, Imam; Kencana, Putri Indah
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa, yang menggunakan turbin crossflow, khususnya pada kondisi beban puncak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran langsung parameter hidrolik dan elektrikal, meliputi debit air, tinggi jatuh efektif, tegangan, arus, frekuensi, serta kondisi beban generator tiga fasa. Daya teoritis dihitung berdasarkan parameter hidrolik dan efisiensi komponen sistem, sedangkan daya aktual ditentukan dari hasil pengukuran tegangan dan arus generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada debit aktual sebesar 0,03 m³/detik diperoleh daya listrik teoritis generator sebesar 5,73 kW, sementara hasil pengukuran lapangan menunjukkan daya listrik aktual mencapai 19,1 kW pada kondisi beban puncak. Ketidaksesuaian yang signifikan antara daya teoritis dan daya aktual ini mengindikasikan adanya keterbatasan dalam estimasi debit serta pengaruh dominan karakteristik beban, ketidakseimbangan arus antar fasa, dan sistem kendali beban terhadap kinerja pembangkit. Jika dibandingkan dengan potensi daya berdasarkan debit desain turbin, PLTMH Desa Tepal belum beroperasi pada kondisi optimal. Hasil penelitian ini memberikan dasar evaluasi untuk perbaikan sistem kendali dan pengelolaan beban PLTMH agar operasi pembangkit lebih efisien dan andal.   This study aims to evaluate the performance of the Micro Hydropower Plant (MHP) in Tepal Village, Sumbawa Regency, which utilizes a crossflow turbine, particularly under peak load conditions. The research method employs a quantitative descriptive approach through direct measurements of hydraulic and electrical parameters, including water discharge, effective head, voltage, current, frequency, and the load conditions of a three-phase generator. The theoretical power is calculated based on hydraulic parameters and system component efficiencies, while the actual power is determined from measured generator voltage and current. The results show that at an actual discharge of 0.03 m³/s, the theoretical electrical power of the generator is 5.73 kW, whereas field measurements indicate that the actual electrical power reaches 19.1 kW under peak load conditions. The significant discrepancy between theoretical and actual power indicates limitations in discharge estimation as well as the dominant influence of load characteristics, phase current imbalance, and the load control system on plant performance. When compared to the power potential based on the turbine design discharge, the Tepal Village MHP has not yet been operating under optimal conditions. These findings provide a basis for evaluating improvements in the load control system and load management to ensure more efficient and reliable plant operation.  
Analisis Hubungan Volume, Kecepatan dan Kerapatan Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Zulafwin; Damanik, Syafrida; Juwita Nasution, Adinda
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volume lalu lintas (Q), kecepatan (V), dan kerapatan (D) menggunakan Metode Greenberg pada ruas Jalan KL Yos Sudarso di Kota Medan. Metode Greenberg digunakan untuk mengetahui karakteristik arus lalu lintas serta menentukan kapasitas dan tingkat kejenuhan jalan berdasarkan kondisi aktual di lapangan, sehingga dapat memberikan gambaran nyata mengenai kinerja ruas jalan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat kejenuhan (DS) mendekati kondisi jenuh, yang menandakan bahwa ruas jalan tersebut hampir mencapai kapasitas maksimum dan berpotensi mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu, hasil perhitungan kapasitas menggunakan Metode Greenberg menunjukkan nilai yang tidak sesuai dengan kapasitas dasar jalan, sehingga mencerminkan adanya gangguan terhadap kinerja lalu lintas, seperti parkir liar, aktivitas pertokoan, serta hambatan samping lainnya yang memengaruhi kelancaran arus kendaraan. Temuan ini mengindikasikan bahwa Jalan KL Yos Sudarso memerlukan penerapan manajemen lalu lintas secara segera dan terencana, seperti penertiban parkir di badan jalan, pengaturan arus lalu lintas, serta peningkatan fasilitas jalan dan pengawasan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kemacetan dapat dikurangi dan kinerja jalan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.   This study aims to analyze the relationship between traffic volume (Q), speed (V), and density (D) using the Greenberg Method on the KL Yos Sudarso Road section in Medan City. The Greenberg Method is used to determine traffic flow characteristics and determine road capacity and saturation levels based on actual conditions in the field, thereby providing a realistic picture of the performance of this road section. The analysis results show that the degree of saturation (DS) is approaching saturation, indicating that the road section is nearing its maximum capacity and is prone to congestion, especially during rush hours. In addition, the capacity calculation results using the Greenberg Method showed values that did not match the basic road capacity, reflecting disturbances to traffic performance, such as illegal parking, shop activities, and other side obstacles that affected the smooth flow of vehicles. These findings indicate that Jalan KL Yos Sudarso requires the immediate and planned implementation of traffic management measures, such as regulating parking on the road, managing traffic flow, and improving road facilities and surveillance. With these measures, it is hoped that congestion can be reduced and road performance can be improved in a sustainable manner.
Pengaruh Bentonit-MgSO4-Arang dalam Peningkatan Konduktivitas Tanah untuk Aplikasi Pembumian Listrik Putri Wardani, Dwi; Faisal, Ahmad; Anisah, Siti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1327

Abstract

Sistem pembumian berperan penting dalam menyalurkan arus gangguan dan energi petir secara aman, namun kinerjanya sering terkendala oleh kondisi tanah dengan resistivitas tinggi. Penelitian ini membahas pengaruh bentonit sebagai material alami yang dikombinasikan dengan magnesium sulfat (MgSO₄) dan arang untuk meningkatkan kinerja sistem pembumian pada instalasi tegangan rendah. Pengujian dilakukan menggunakan elektroda yang diisi dengan berbagai variasi komposisi material untuk masing-masing media, yaitu 60%, 70%, dan 80% bentonit yang dicampur dengan arang dan Mg₂SO₄. Pengujian dilakukan setiap minggu selama 3 minggu pada kedalaman elektroda antara 1,0 m; 1,5 m; dan 2,0 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase bentonit mampu menurunkan nilai resistansi pembumian secara signifikan dibandingkan dengan kondisi tanah awal. Campuran bentonit sebesar 80% menghasilkan resistansi pembumian sebesar 4,7 Ω pada kedalaman 2 m pada minggu pertama, Campuran bentonit sebesar 80% menghasilkan resistansi pembumian sebesar 7,17 pada minggu ketiga Meskipun terjadi kenaikan resistansi seiring berkurangnya kadar kelembapan tanah, seluruh variasi campuran masih memenuhi ketentuan IEEE Std 80-2013. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi bentonit, MgSO₄, dan arang pada pengujian awal efektif dalam meningkatkan kinerja sistem pentanahan pada tanah dengan resistivitas tinggi.   Grounding systems play an important role in safely channeling fault currents and lightning energy, but their performance is often hampered by high-resistivity soil conditions. This study discusses the effect of bentonite as a natural material combined with magnesium sulfate (MgSO₄) and charcoal to improve the performance of grounding systems in low-voltage installations. Tests were conducted using electrodes filled with various material compositions for each medium, namely 60%, 70%, and 80% bentonite mixed with charcoal and MgSO₄. Tests were conducted weekly for 3 weeks at electrode depths of 1.0 m; 1.5 m; and 2.0 m. The results showed that increasing the percentage of bentonite was able to significantly reduce the grounding resistance value compared to the initial soil conditions. The 80% bentonite mixture produced a grounding resistance of 4.7 Ω at a depth of 2 m in the first week, The 80% bentonite mixture produced a grounding resistance of 7.17 in the third week Although there was an increase in resistance as the soil moisture content decreased, all mixture variations still met the requirements of IEEE Std 80-2013. These findings indicate that the combination of bentonite, MgSO₄, and charcoal in the initial test was effective in improving the performance of the grounding system in soils with high resistivity.

Page 11 of 12 | Total Record : 112