cover
Contact Name
Fadil Abdillah Arifin
Contact Email
fadilabdillaharifin@umi.ac.id
Phone
+628123036161
Journal Mail Official
jpmkg.fokgii@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brawijaya, Geblakan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII
ISSN : -     EISSN : 30479762     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) merupakan portal jurnal yang mempublikasi artikel ilmiah pada kegiatan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan gigi. Dibentuk oleh Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia (FOKGII) pada tahun 2024. Jurnal ini dapat diikuti oleh dokter gigi, terapis gigi, tekniker gigi, dan seluruh civitas kesehatan gigi di Indonesia.
Articles 35 Documents
Upaya Pencegahan Early Childhood Caries sebagai Salah Satu Faktor Penyebab Stunting dengan Edukasi Perilaku Makan dan Pelatihan Teknik Menyikat Gigi di Desa Paddinging Kecamatan Febriany, Mila; Puspitasari, Yustisia; Pamewa, Kurniaty; Salim, Yulita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian makan merupakan salah satu faktor predisposisi perkembangan Early Childhood Caries yang umumnya terjadi pada usia anak prasekolah. Masa perkembangan anak mengalami peningkatan yang pesat pada usia 0-5 tahun, yang disebut fase “Golden Age”. Pada masa ini, kita dapat mendeteksi adanya kelainan tumbuh kembang anak yang meliputi aspek fisik, psikologi, dan sosial. Makanan memberikan nutrisi serta energi yang penting untuk kesehatan manusia. Korelasi antara zat gizi, makanan, dan pola makan memiliki implikasi terhadap pencegahan dan perkembangan penyakit kronis. Salah satu aspek psikologi yang dapat dipantau oleh orang tua adalah adanya gangguan perilaku makan. Diet dan nutrisi yang diberikan orang tua berpengaruh pada cara dan sikap orang tua terhadap pemberian makanan. Kesadaran tentang perilaku makan anak bermanifestasi pada karies anak usia dini dapat menjadi faktor penyebab gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di kemudian hari. Selain pola makan, teknik dan pembiasaan menyikat gigi turut berkontribusi dalam perkembangan karies anak. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan tehnik penyuluhan langsung tentang perilaku makan menggunakan LCD diikuti pelatihan tehnik menyikat gigi. Kesimpulan pengabdian ini yakni pentingnya edukasi perilaku makan dan pelatihan teknik menyikat gigi yang berkasinambungan untuk ibu dan anak. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan perilaku makan pada ibu, peningkatan pengetahuan mengenai teknik menyikat gigi pada balita dan anak-anak, pencegahan terjadinya ECC pada anak-anak dengan pemberian topical application fluor, bantuan sikat dan pasta gigi pada masyarakat, serta penyerahan media penyuluhan di kantor Desa Paddinging. Kata kunci: early childhood caries, topical application fluor, stunting, diet, perilaku makan Feeding behaviour during growing stage of children is one of the predisposing factors for the development of early childhood caries which generally occurs in preschool children. The period of child development experiences a rapid increase at the age of 0-5 years, which is called the "Golden Age" phase. At this time, we can detect abnormalities in children's growth and development which include physical, psychological and social aspects. Food provides nutrients and energy that are important for human health. The correlation between nutrients, food, and diet has implications for the prevention and development of chronic disease. One psychological aspect that parents can monitor is the presence of eating disorders. The diet and nutrition provided by parents influences the way and attitudes of parents towards providing food. Awareness of children's eating behavior manifested in early childhood caries can be a factor causing disruption to children's growth and development later in life. Apart from diet, toothbrushing techniques and habits also contribute to the development of children's caries. Dental Health Education (DHE) was performed regarding the role of feeding behaviour in children and demonstrating several toothbrusing technique for different stage of children’s age. Tooth brushing technique were also implemented by the mothers of the kids. The preschooler children were also received dental examination and topical application fluor. The conclusion of this service is the importance of education on eating behavior and training in sustainable tooth brushing techniques for mothers and children. Keyword: early childhood caries, topical application fluor, stunting, feeding behaviour, diet
Edukasi Kesehatan Gigi dan Topikal Aplikasi Fluoride di TK IT Insan Madani Kebon Pala Jakarta Timur Setianingtyas, Prastiwi; Zakki, Muhamad; Nurfianti, Nurfianti; Arsista, Dede; Jusup, Chrisni Oktavia; Hatta, Ridhayani; Hidayati, Wastuti; Delima, Anita Rosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut yang baik merupakan faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018 prevalensi karies gigi pada anak usia 5-9 tahun sebesar 93%. Hal tersebut membuktikan bahwa kondisi kesehatan gigi pada anak-anak masih sangat buruk sehingga dapat mengganggu tumbuh kembang anak secara umum. Keadaan ini dapat diperbaiki dengan adanya edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut sedini mungkin, dan dapat dilakukan pemberian aplikasi topikal fluoride untuk mencegah terjadinya karies. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan gigi dan topikal aplikasi fluoride kepada siswa di TK IT Insan Madani Kebon Pala, Jakarta Timur. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan gigi, pelatihan teknik menyikat gigi yang benar dan sikat gigi bersama, serta topikal aplikasi fluoride. Hasil yang didapatkan menunjukkan peningkatan pengetahuan anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dari 54,1% kategori baik menjadi 100%.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Panti Asuhan Mustika Tama Yogyakarta Mahanani, Erlina Sih; Puspita, Sartika; Dewi, Indah Komala; Arli, Azwinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting yang membutuhkan perhatian khusus terutama pada anak-anak. Sebanyak 54% anak-anak antara usia 5 dan 9 tahun memiliki gigi berlubang, kerusakan, atau rasa sakit. Pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat di Panti Asuhan Mustika Tama bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan gigi sebagai upaya penurunan permasalah gigi. Diseminasi sesuai usia peserta tentang kesehatan gigi,  dilakukan demonstrasi dan praktek menyikat gigi dengan cara yang benar. Pre test dan post test dilakukan untuk mengetahui ketercapaian peningkatan pengetahuan.  Terjadi peningkatan pengetahuan dari skor 52,41 menjadi 87,93 saat post test.  Metode diseminasi yang dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi.
Edukasi Pembuatan Gigi Tiruan pada Ibu Kader di Yayasan Al–Istiqomah Tenggulun Menteng Dalam Jakarta Pusat Arsista, Dede; Jusup, Chrisni Oktavia; Nurfianti, Nurfianti; Hidayati, Wastuti; Setianingtyas, Prastiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan gigi tiruan dengan kaidah-kaidah yang benar diperoleh dari pendidikan formal di fakultas kedokteran gigi. Tukang gigi memiliki keilmuan dan pengetahuan yang terbatas baik dari ketrampilan, peralatan yang kurang steril dan bahan yang tidak direkomendasikan. Kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh tukang gigi dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat yang membuat gigi tiruan di tukang gigi, sehingga dapat menimbulkan masalah dikemudian hari bagi masyarakat yang membuat gigi tiruan di tukang gigi  Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan  memberikan literasi mengenai prosedur dan pemilihan bahan untuk pembuatan gigi tiruan yang baik sesuai dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat yang memiliki pengetahuan awam terkait pentingnya pemilihan yang tepat untuk membuat gigi tiruan. Sasaran kegiatan ini adalah Yayasan  Al Istiqomah  Tenggulun Jakarta Pusat Pada Ibu Kader. Metode yang digunakan adalah penyuluhan,  didahului  oleh  pretest  dan  diakhiri  dengan postest. Sebanyak  37 responden menunjukan adanya peningkatan pengetahuan mengenai edukasi pembuatan gigi tiruan yang tepat terbukti dari peningkatan hasil post-test sebesar 29,3 %. Melalui pengabdian ini, diharapkan  masyarakat  dapat  meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana pembuatan gigi tiruan yang baik serta dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, serta melatih kedisiplinan agar perawatan gigi dan mulut dilakukan oleh dokter gigi.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pemanfaatan “Jurnal Gigiku: Seri Kanak-Kanak” pada Siswa TK Islam Terpadu Insan Madani Jakarta Hatta, Ridhayani; Attamimi, Fathimah Azzahrah; Nurfianti, Nurfianti; Suriyah, Wastuti Hidayati; Setianingtyas, Prastiwi; Jusup, Chrisni Octavia; Arsista, Dede; Ardinansyah, Agus; Umniyati, Helwiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini memegang peranan penting dalam menunjang tumbuh kembang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan sehat siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui media edukatif "Jurnal Gigiku: Seri Kanak-Kanak" di TK Islam Terpadu Insan Madani, Jakarta. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan, yaitu (1) perencanaan dan penyusunan materi edukasi berbasis jurnal interaktif, (2) pelaksanaan edukasi melalui sesi interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua, serta (3) monitoring dan evaluasi dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta mengumpulkan umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, dari 61,5% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini dan berpotensi untuk direplikasi secara lebih luas dan berkelanjutan.
Tingkat Pemahaman Remaja Terhadap Pentingnya Vitamin D Sebagai Suplemen Imunitas Kesehatan Rongga Mulut dan Tulang Parmasari, Wahyuni Dyah; Rianti, Emillia Devi Dwi; Sahadewa, Sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin D adalah mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh, bersifat larut dalam lemak. Vitamin D memiliki peran esensial dalam proses mineralisasi tulang dan meningkatkan imunitas tubuh. Defisiensi vitamin D pada remaja remaja dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk pertumbuhan yang terganggu, tulang yang rapuh, dan peningkatan risiko penyakit kronis. Tujuan rangkaian pengabdian masyarakat ini tidak lain sebagai langkah preventif dan menambahkan ilmu pengetahuan tentan defisiensi vitamin D. Metode yang digunakan melibatkan 70 siswa terdiri dari 35 laki-laki dan 35 perempuan, usia 12-15 tahun diambil secara acak dari 212 peserta kelas 7 SMPN 56 Surabaya. Responden mengisi kuesioner     pre-post dan post-test mengenai pemahaman vitamin D sebagai suplemen imunitas kesehatan rongga mulut dan tulang. Didapatkan peningkatan pemahaman dimana sebelum dan sesudah diadakannya edukasi, kategori pemahaman baik dari 47,14% menjadi 80%, kategori pemahaman sedang mengalami penurunan yaitu dari 30% menjadi 15,71%, dan kategori pemahaman yang buruk juga mengalami penurunan 22,86% menjadi tinggal 4,29%. Hal ini menunjukkan edukasi dinilai berhasil dan efektif. Remaja memahami pentingnya vitamin D sebagai suplemen daya tahan tubuh atau imunitas k     esehatan rongga mulut dan tulang.
Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut Menggunakan Indeks DMF-T Pada Majelis Ta’lim Masjid Nurut Taqwa Setiawati, Nur; Abdi, Muhammad Jayadi; Chotimah, Chosnul; Aldilawati, Sari; Dwinanda, Yuslihayanti; Cakriani, Selvi; Saman, Muh. Syahdan Ardita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sangat tergantung pada kebersihan gigi dan mulut yang baik. Apabila seseorang kurang memperhatikan dan sadar akan kebersihan gigi dan mulut, maka berisiko terkena karies gigi. Karies gigi adalah masalah yang sering dialami oleh masyarakat. Karies dapat dicegah atau diperbaiki sebelum memburuk hingga harus dipotong atau dilepas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi dan memberikan penjelasan tentang cara mencegah serta merawat masalah gigi. Metode kegiatan dimulai dari persiapan seperti mengatur waktu kegiatan dan kemudian tahap pelaksanaan berupa pemeriksaan menggunakan indeks DMF-T serta wawancara edukasi tentang kondisi mulut dan cara merawat gigi. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anggota majelis taklim yang berada di Masjid Nurut Taqwa, sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling sederhana, dan diperoleh 22 responden. Hasil indeks DMF-T menunjukkan rata-rata nilai M (Missing) sebesar 7,2 dengan persentase prevalensi 100%, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan indeks D (Decay) dan F (Filling).
Upaya Meningkatkan Motivasi Anak Sekolah Dasar Dalam Menjaga Kesehatan Gigi Sesuai Pandangan Islam Aldilawati, Sari; Abdi, Muhammad Jayadi; Musdalifa, Annisa Cikal; Lomboan, Virsya Yuniar Pangesty; Erni, Erni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab timbulnya permasalahan kesehatan gigi dan mulut adalah perilaku yang mengarah pada terabaikannya kesehatangigi dan mulut, karena kurangnya pengetahuan, sikap dan perilaku terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi. Perilaku menyikat gigi pada anak sekolah dasar dapat dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya motivasi. Metode penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan design pra-eksperimen one group pre-test dan post-test yang dilaksanakan di SDN 99 Kampung Beru dengan jumlahsampel 30 anak yang di pilih secara random sampling. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 yang lebih kecil dibandingkan dengan 0,05 (p-value < 0,05). Ini menunjukkan bahwa terdapat perubahn signifikan motivasi sebelum dan setelahperlakuan diberikan. Kesimpulan: Hasil penelitian menggambarkan bahwa ada hubungan yang signifikan sebelum dan setelah diberi penyuluhan terkait motivasi anak dalam menjaga kesehatan gigi sesuai pandangan Islam.
Pemberdayaan Keluarga Muslim dalam Pencegahan Karies Gigi Melalui Edukasi Kesehatan Gigi Berbasis Nilai Islam Abdi, Muhammad Jayadi; M. Taher, Nurul Fahira; Kahfi, Wira Ashabul; Ahmad, Nurul Khalifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada keluarga, khususnya anak-anak. Peran keluarga Muslim sangat penting dalam pencegahan karies gigi melalui pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sesuai ajaran Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga Muslim dalam pencegahan karies gigi melalui edukasi kesehatan gigi berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan disertai pengisian kuesioner pada 35 keluarga. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap positif, serta penerimaan yang tinggi terhadap model edukasi berbasis nilai Islam. Edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pencegahan karies gigi.
Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Perawatan Oral pada Santri Pondok Pesantren Assalam Yuppy Anggraeni, Cecilya Nella; Sari, Morita; Yuletnawati, Sartari Entin; Giman, Titis Wicaksono; Ananda, Gita Alivia; Farohyani, Azzah Putri; Ramadhani, Dyah Ajeng; Putra, Rizkha Hatma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan seseorang. Tingginya prevalensi karies pada anak usia sekolah di Indonesia menunjukkan perlunya intervensi promotif dan preventif yang berkelanjutan, khususnya pada kelompok yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan seperti santri pondok pesantren. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santriwati tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut melalui penyuluhan yang disertai media poster dan demonstrasi. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemberian edukasi menggunakan poster dan diakhiri dengan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Nilai pre-test berada pada kisaran 50–70 meningkat menjadi 90–100 pada post-test, dengan peningkatan rata-rata skor dari 67,1 menjadi 99,7. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama kegiatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang dikombinasikan dengan media poster dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri mengenai perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Page 3 of 4 | Total Record : 35