cover
Contact Name
Eko Prasetyo
Contact Email
prasetyo.kesmas@gmail.com
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jupenkes.msi@gmail.com
Editorial Address
Puripaka Regency Blok E No 18/19 Bawu Batealit Jepara Jawa Tengah 59461
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30483042     DOI : https://doi.org/10.70109/jupenkes
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025" : 12 Documents clear
Edukasi Pencegahan Hipertensi di Kelurahan Banguntapan Yogyakarta Sunarti, Sunarti; Nurdini, Astri; Ramadhani, Luthfiah Laily; Rahmawati, Nisa Reno; Kulsum, Zulva Ferdiana
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.43

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan  yang umumnya terjadi pada kelompok orang dewasa. Hipertensi sering disebut silent killer dan merupakan faktor risiko munculnya penyakit lain seperti penyakit jantung koroner, stroke dan gagal ginjal kronis. Pencegahan hipertensi perlu dilakukan sebagai langkah protektif untuk menurunkan insiden penyakit yang berhubungan dengan hipertensi. Dusun Jaranan merupakan Dusun yang berada di kelurahan Banguntapan Kabupaten Bantul Yogyakarta dengan masalah utama hipertensi. Berdasarkan hasil community diagnosis ditetapkan masalah utama penyakit di dusun Jaranan yaitu Hipertensi. Pengabdian masyarakat ini merupakan rangkaian dari intervensi hasil community diagnosis yang dilakukan di dusun Jaranan RT 4 dan RT 11. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat agar meningkat pengetahuan mereka tentang pencegahan hipertensi Metode  penyuluhan dengan menggunakan kombinasi ceramah dan pemberian kuis. Selain itu dilakukan kegiatan senam kesegaran jasmani bersama warga. Hasil pre test dan post test menunjukkan ada peningkatan pengetahuan  dari 76,00±16,77 SD menjadi 92,90±9.36 SD.  Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,00 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan rerata tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan. Simpulan Penyuluhan efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi pada masyarakat di RT 4 dan 11 dusun Jaranan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul
Peran Handwash Limbah Jelantah dalam Menekan Resistensi Bakteri di Kelurahan Cemani Dewangga, Vector Stephen; Sitohang, Dahlan; Abriani, Nurul Gilang; Kusdhiarningsih, Betty; Ramadhani, Fadhila Saffa Nur; Masyhuri, Muhammad Ihsan; Wahyuningsih, Putri Susilo; Pradana, Tiara Anggita; Arjune, Yonathan Christian
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.49

Abstract

Program studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional mengadakan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan dengan judul: “Peran Handwash Limbah Jelantah dalam Menekan Resistensi Bakteri di Kelurahan Cemani”. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dikatakan berhasil sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah dibuat dengan jumlah presentase kehadiran peserta sebesar 80% (20 peserta) yang terdiri dari kader PKK Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.Dalam PKM ini, dosen dan mahasiswa melakukan demonstrasi juga memberikan video cara pembuatan sabun tangan dari produk limbah jelantah. Peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan ini, terlihat dari peserta mengikuti acara dari awal sampai akhir.Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul: “Peran Handwash Limbah Jelantah dalam Menekan Resistensi Bakteri di Kelurahan Cemani” pada Senin 27 Mei 2024 dikatakan berhasil karena tingkat kehadiran peserta sebesar 80% yaitu 20 peserta dari jumlah target yang ditentukan sejumlah 25 peserta. Sesi diskusi tanya jawab berlangsung aktif dan antusias dibuktikan dengan banyaknya peserta yang bertanya lebih dari 3 orang yaitu 5 orang, peserta dapat memahami materi yang disampaikan dilihat dari peningkatan nilai post-test terhadap nilai pre-test yang signifikan.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Komplementer dalam Menghadapi Persalinan Prameswari, Veryudha Eka; Purwati, Heni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.50

Abstract

Persalinan Merupakan suatu proses alamiah yang terjadi pada setiap perempuan. Selama proses persalinan terjadi banyak perubahan pada ibu. Perasaan takut, cemas menjadi satu. Maka dari itu untuk membuat ibu hamil merasa tenang dan nyaman maka ibu hamil perlu diberikan edukasi tentang terapi komplementer. Asuhan komplementer merupakan praktik atau perawatan yang telah terbukti secara medis sebagai pelengkap dari terapi atau pengobatan utama. Upaya meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang terapi komplementer dalam menghadapi persalinan dapat dilakukan melalui edukasi dan pelatihan. Ini termasuk penyuluhan tentang manfaat terapi komplementer seperti yoga, pijat, dan relaksasi untuk mengurangi nyeri dan kecemasan saat persalinan. Pelatihan keterampilan seperti Endorphin Massage dan aromaterapi juga dapat membantu ibu hamil merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi persalinan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pada ibu hamil mengenai upaya Peningkatan Pengetahuan ibu hamil tentang komplementer dalam menghadapi persalinan. Populasi pada pengabdian masyarakat yaitu ibu hamil trimester 3 berjumlah 17 responden. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yang pertama melakukan pengenalan, Pre-tes terlebih dahulu kemudian memberikan materi dilanjutkan dengan melaksanakan Post-tes untuk mengukur pengetahuan ibu. Hasil dari pengabdian masyarakat saat Pre-tes seluruh responden berpengetahuan kurang 17 responden (100%). Setelah mendapatkan materi dan dilakukan Post-tes didapatkan hasil berpengetahuan cukup 15 respon (88%) dan berpengetahuan baik 2 responden (12%). Berdasarkan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada pengetahuan ibu hamil tentang komplementer dalam menghadapi persalinan
Rendam Kaki Air Hangat sebagai Upaya Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSUD Sunan Kalijaga Demak Putri, Devi Setya; Cahyanti, Luluk; Purwandari, Nila Putri; Apriliyasari, Renny Wulan; Clarista, Anindya; Septiani, Evi; Aprilianti, Fanizha Laila; Fuadah, Lu’luatul; Wahyuni, Khairunnisa Zahra
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.51

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik melebihi 120 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 80 mmHg, yang diukur dalam satuan milimeter air raksa (mmHg). Selain penanganan secara farmakologis, hipertensi juga dapat ditangani melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya adalah terapi rendam kaki dengan air hangat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah melalui rendam kaki air hangat pada penderita hipertensi di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Berdasarkan fenomena di lapangan yaitu di RSUD Sunan Kalijaga Demak, didapatkan banyaknya pasien yang menderita hipertensi dimana keluhan utama pada pasien dengan hipertensi yaitu peningkatan tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil didapatkan nilai penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terapi rendam kaki air hangat adalah 10 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolic sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terapi rendam kaki air hangat adalah 9 mmHg. Artinya ada pengaruh rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah. Hasil penelitian ini, menjadi dasar untuk melakukan pengabdian masyarakat kepada pasien serta keluarga pasien hipertensi melalui rendam kaki air hangat sebagai upaya penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi RSUD Sunan Kalijaga Demak. Tujuan program pengabdian ini setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit, pasien beserta keluarga pasien dengan hipertensi khususnya di Ruang Dahlia dapat menjelaskan serta mempraktikkan kembali di rumah rendam kaki air hangat untuk menurunkan tekanan darah tinggi kepada pasien dengan kondisi hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi interaktif, serta praktik terapi rendam kaki air hangat. Hasil yang didapatkan pasien dan keluarga pasien mampu menjelaskan kembali materi tentang rendam kaki air hangat serta mampu mempraktikkan kembali rendam kaki air hangat.
Edukasi Kesehatan Mental pada Remaja di Pondok Pesantren Putri KH. Sahlan Rosjidi Semarang Mulyanti, Lia; Prakasiwi, Sherkia Ichtiarsi; Safitri, Nurul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.52

Abstract

Remaja rentan terhadap masalah kesehatan mental karena perubahan fisik, emosional, dan sosial seperti kemiskinan, pelecehan, atau kekerasan. Sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan remaja untuk melindungi mereka dari tantangan, mendorong pembelajaran sosio-emosional dan kesejahteraan psikologis, dan memberikan akses ke perawatan kesehatan mental. Siswa di pondok pesantren dan sekolah umumnya diharuskan untuk mandiri dan tinggal di asrama. Di usia remaja, perpisahan dengan orang tua dan kehilangan kebiasaan memegang alat komunikasi membutuhkan banyak adaptasi. Siswa mungkin mengalami kemarahan, tangisan, bahkan depresi sebagai akibatnya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada santri putri tentang kesehatan mental remaja. Metode yang digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi. Hasil dan Pembahasan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu santri putri pengetahui pentingnnya menjaga kesehatan mental. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat adalah pengabdian kepada masyarakat di pondok pesantren putri berjalan dengan baik terlihat dari antusiasme tanya jawab dengan pemateri.
Peningkatan Kemampuan Remaja Putri Melalui Edukasi Interaktif Solusi Mengatasi Nyeri Menstruasi dengan Kompres Dingin Abidah, Siska Nurul; Rahayu, Esty Puji; Rizki, Lailatul Khusnul; Safitri, Yati Isnaini; Rihlah, Jauharotur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.54

Abstract

Remaja banyak mengeluh nyeri menstruasi tetapi tidak mengetahui cara mengatasi nyeri menstruasi secara non farmakologi. Remaja putri biasanya mengatasinya dengan istirahat, minum air putih, dan mengolesi dengan minyak kayu putih saja. Bahkan mereka saat mengalami nyeri menstruasi tidak masuk sekolah dan tidak dapat beraktivitas. Sehingga dibutuhkan pemberian edukasi untuk memberikan tambahan pengetahuan cara mengatasi nyeri menstruasi dengan terapi yang murah, mudah dilakukan dan minim efek samping. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan melalui edukasi interaktif solusi mengatasi nyeri menstruasi dengan menggunakan terapi kompres dingin. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta sebanyak 28 remaja putri di pondok pesantren Baitul Makmur Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi interaktif tentang cara mengatasi nyeri menstruasi menggunakan kompres dingin. Hasil pre test dan post test pengabdian masyarakat didapatkan hasil pengetahuan pretest didapatkan rata-rata nilai 40 dan hasil post test rata-rata nilai 95, sehingga terdapat perubahan pengetahuan dan kemampuan remaja putri dalam mengatasi nyeri menstruasi dengan menggunakan terapi kompres dingin. Kompres dingin dapat digunakan sebagai alternatif solusi yang mudah dan aman digunakan oleh remaja untuk mengatasi nyeri menstruasi sehingga remaja dapat lebih produktif dalam kegiatan sehari-harinya.
Sosialisasi Risiko Bahaya dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja UMKM Hasil Logam di Desa Tenggeles Kudus Kumala, Charisha Mahda; Mirza, Muhammad Navis; Styaningsih, Novi; Nafisah, Siti Rohmatun
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.56

Abstract

Pekerja UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sektor logam berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja karena kurangnya pemahaman tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja UMKM Hasil Logam di Desa Tenggeles, Kudus, mengenai risiko kerja dan pentingnya penggunaan APD. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, identifikasi bahaya kerja menggunakan HIRADC, pengukuran kebisingan, serta distribusi APD berupa earplug. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan penerimaan pekerja terhadap risiko kerja serta efektivitas penggunaan APD. Pengabdian ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis bukti dapat mendorong perubahan perilaku pekerja sektor informal menuju praktik kerja yang lebih aman.
Meningkatkan Kualitas Hidup dan Kesehatan Mental Lansia dengan Pendekatan Biopsikososiospiritual Arsy, Gardha Rias; Wulan, Emma Setiyo; Hindriyastuti, Sri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.57

Abstract

Dalam proses penuaan secara fisiologis yang dialami oleh lansia akan menyebabkan perubahan yang siknifikan pada beberapa aspek. Hal tersebut meliputi aspek fisik berupa penurunan fungsional tubh, aspek psikososial, aspek mental dan aspek spiritual. Berdasarkan perubahan tersebut para lansia harus dapat beradaptasi dengan keadaan. Tujuan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mental melalui pendekatan biopsikososiospiritual pada kelompok lanjut usia dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 63 orang yang masuk dalam posyandu lansia di Desa Gondangmanis. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahapan: Persiapan, Sosialisasi, Pelaksanaan Kegiatan (Penjelasan materi, Simulasi dan Evaluasi) dan Penutup. Hasil berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa permasalahan yang dialami oleh peserta pada posyandu lansia yaitu diabetes mellitus, hipertensi (tekanan darah tinggi), pusing, nyeri otot dan nyeri sendi. Untuk permaslaahan psikologis yang dialami lansia yaitu anxietas dan insomnia serta distress spiritual. Kesimpulan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, gambaran pemahaman tentang upaya peningkatan derajat kesehatan melalui pendekatan biopsikospiritual pada kelompok lanjut usia melalui edukasi dan simulasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Pelatihan Mindfulness dan Kecerdasan Emosional sebagai Upaya Promotif dan Preventif terhadap Stres pada Remaja di Panti Asuhan Budi Luhur Pujiati, Eny; Lestari, Putri; Fitriana, Vera; Yuliana, Alvi Ratna; Ambarwati, Ambarwati; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Nur, Hirza Ainin; Jamaludin, Jamaludin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.58

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan cenderung menghadapi risiko stres psikologis yang lebih tinggi akibat keterbatasan dukungan emosional, kehilangan figur keluarga, dan tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental jika tidak ditangani secara tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran emosional dan kemampuan regulasi diri melalui pelatihan mindfulness dan kecerdasan emosional sebagai upaya promotif dan preventif terhadap stres. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Budi Luhur, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, diskusi partisipatif, dan praktik teknik mindfulness, seperti latihan pernapasan sadar, pemindaian tubuh, meditasi cinta kasih, dan penerapan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelatihan juga mencakup penguatan kecerdasan emosional, seperti kemampuan mengenali dan mengelola emosi, pemberian afirmasi positif, serta menumbuhkan empati dan rasa syukur. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kesadaran diri, lebih mampu merespons stres secara adaptif, serta menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan reflektif terhadap kondisi emosional mereka. Program ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan psikologis remaja dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai model intervensi berkelanjutan di lingkungan panti asuhan.
Edukasi Penggunaan Earplug Sebagai Upaya Pengendalian Bahaya Kebisingan Di UMKM Gula Merah Desa Kajar Kudus Kumala, Charisha Mahda; Lourrinx, Effine; Azka, Nabila Hikmatul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i2.59

Abstract

Kebisingan merupakan bahaya fisik yang sering tidak disadari namun berisiko tinggi, khususnya di sektor informal seperti UMKM. Paparan kebisingan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang permanen. UMKM pengolahan gula merah di Desa Kajar, Kudus, menggunakan mesin diesel dengan tingkat kebisingan yang terukur hingga di atas Nilai Ambang Batas (NAB), menjadikan intervensi keselamatan kerja suatu kebutuhan mendesak.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap bahaya kebisingan serta memperkenalkan penggunaan alat pelindung diri berupa earplug sebagai bentuk pengendalian risiko. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif, terdiri dari observasi lapangan, pengukuran kebisingan, sosialisasi langsung (safety talk), serta pembagian APD kepada pekerja. Evaluasi dilakukan untuk menilai pemahaman dan kesediaan pekerja dalam menggunakan APD secara rutin.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pekerja memiliki antusiasme tinggi terhadap edukasi yang diberikan dan mulai menunjukkan kesadaran baru terhadap pentingnya proteksi pendengaran. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam menanamkan budaya keselamatan kerja di lingkungan UMKM. Intervensi ini juga memperkuat peran Pos UKK sebagai fasilitator K3 bagi sektor informal di wilayah kerja Puskesmas.

Page 1 of 2 | Total Record : 12