cover
Contact Name
Putu Oky Ari Tania
Contact Email
putuoky@uwks.ac.id
Phone
+628155000835
Journal Mail Official
uppp-fk@uwks.ac.id
Editorial Address
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jl. Dukuh Kupang XXV No.54, Dukuh Kupang, Kec. Dukuhpakis, Kota SBY, Jawa Timur 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran
ISSN : 30260256     EISSN : 30260256     DOI : -
Artikel yang dipublikasi di Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran meliputi bidang Kedokteran dan Kesehatan
Arjuna Subject : Kedokteran - Embriologi
Articles 69 Documents
Loyalitas Pasien Penyakit Jantung RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya Titik Inayati
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi yang bergerak di bidang pelayanan kasehatan mengalami perubahan, bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan dengan melakukan pengelolaan yang berdasar pada manajemen badan usaha. Pelayanan yang baik akan menentukan loyalitas pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap loyalitas dengan kepuasan pasien sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 82 pasien jantung di Rumah Sakit RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya. Alat analisis menggunakan path analisis untuk menguji hubungan antar variabel dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien., (2) Fasilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien., (3) Kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien, (4) Fasilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien, (5) Kepuasan pasien secara parsial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien, (6) Kepuasan pasien bukan variabel intervening variabel kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap loyalitas pasien.
Studi Literatur Hubungan Antara Lamanya Menderita Diabetes Mellitus Dengan Terjadinya Neuropati Diabetik I Made Subhawa Harsa; Ni Putu Intan Mulyasari
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus adalah kondisi tidak menular yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang disebabkan oleh disfungsi sekresi insulin, disfungsi cara kerja insulin atau keduanya. Hiperglikemia kronis yang menyebabkan stres oksidatif dan menurunkan enzim antioksidan yang dapat menyebabkan disfungsi endothelial dan komplikasi diabetes mellitus. Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi jangka panjang yang paling umum. Semakin lama durasi menderita diabetes mellitus, maka lebih rentan terjadi komplikasi neuropati perifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lamanya menderita diabetes mellitus dengan terjadinya neuropati diabetik. Penelitian ini merupakan literature review berdasarkan data sekunder yang diperoleh melalui jurnal, buku, dan sumber data resmi lainnya dari rentang tahun 2011-2021. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara lamanya menderita diabetes mellitus dengan terjadinya neuropati diabetik. Kejadian neuropati diabetik pada penderita diabetes mellitus dengan durasi 5 tahun sebesar 25% dengan rentang waktu menderita 2-5 tahun, durasi > 5 tahun sebesar 75% dengan minimal durasi menderita 6 tahun, dan rata-rata menderita diabetes mellitus sampai terjadinya komplikasi neuropati diabetik yaitu 8,8 tahun.
Faktor Risiko Olahraga Dan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Peserta Posyandu Lansia Desa Suruh (Sidoarjo) Dengan Hipertensi Iis Rahmawati; Ira Idawati; Sri Lestari Utami
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena seseorang dengan tekanan darah tinggi seringkali tidak menyadarinya hingga timbul komplikasi yang dapat merusak organ. Individu dengan diabetes mellitus tipe 2 (T2DM) memiliki respon tekanan darah yang lebih besar terhadap olahraga maksimal akut dibandingkan dengan yang non T2DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan faktor risiko olahraga dan diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi pada Posyandu Lansia Desa Suruh (Sidoarjo). Penelitian ini merupakan penelitian analitik-observasional dengan metode cross sectional. Respondennya adalah 123 peserta Posyandu Lansia Desa Suruh berusia minimal 45 tahun (pre Lansia). Responden akan diukur GDA, tekanan darah dan diberikan kuesioner (riwayat kesehatan, terapi dan olahraga). Analisis data menggunakan analisis informasi statistik non parametrik dengan pendekatan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi golongan pre hipertensi dan non T2DM tertinggi dengan jumlah responden, yaitu 44 dan 114 (35,8% dan 92,7% ) berturut-turut. Sedangkan 68,3% (84 responden) dari responden tidak melakukan olahraga. Penelitian juga menunjukkan terdapat hubungan yang sedang antara faktor risiko olahraga dengan hipertensi (P = 0,00 dan r = 0,514), dan juga terdapat hubungan yang lemah antara faktor risiko T2DM dengan hipertensi (P = 0,015 dan r = 0,22). Olahraga wajib dilakukan oleh penderita hipertensi, selain menjaga kadar gula darahnya.
FAKTOR – FAKTOR TERKAIT PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PADA IBU IBU PKK DI SURABAYA Lusiani Tjandra; Atik Sri Wulandari; Kartika Ishartadiati
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat tradisional untuk mencegah dan mengobati penyakit merupakan warisan nenek moyang dari satu generasi ke generasi berikutnya yang menjadi tradisi budaya di Indonesia. Obat tradisional memanfaatkan tumbuh-tumbuhan, rempah-rempah atau di kenal jamu, yang digunakan untuk menyembuhkan dan mencegah berbagai macam penyakit, Jamu sekarang lebih di kenal dengan Obat herbal juga disebut obat botani, phytomedicine, atau phytotherapy, yang mana bentuk jamu, bahan herbal, pengolahan ekstrak herbal, dan produk jadi siap konsumsi herbal yang mengandung bagian tanaman atau bahan lain sebagai bahan aktif, atau dikenal berbahan dasar material alam. Ibu merupakan sosok yang penting dalam keluarga berperan dalam menyiapkan makanan dan minuman untuk anggota keluarga. Tujuan Penelitian : menganalisis faktor – faktor terkait penggunaan obat tradisional pada ibu ibu pkk di Surabaya Metode : penelitian yang digunakan analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh ibu ibu PKK di Sirabaya. Hasil : Karakteristik penggunakan obat tradisional adalah usia diatas 56 tahun, pendidikan SMA dan sebagai ibu rumah tangga, didapatkan 83 % ibu mengunakan obat tradisional dimana 62 % menggunakan jamu, 79 % alasan mengunakan obat tradisional karena mudah di dapat, 62 % membuat sendiri obat tradisional, 52 % mengkonsumsi obat tradisional meskipun tidak sakit. Data dianalisis mengunakan Chi-Square Tests didapatkan nilai p = 0.000 < 0.05 dan Nilai r = 0.577 ( hubungan kuat ) untuk penggunaan obat tradisional dengan kemudahan mendapatkan bahan baku. Kesimpulan : ada hubungan penggunaan obat tradisional dengan pembuatan dan kemudahan mendapat bahan baku.
ENVIRONMENTAL ENTERIC DYSFUNCTION PADA STUNTING Anna Lewi Santoso; Ayling Sanjaya; Nur Khamidah; Ira Idawati
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental enteric dysfunction (EED) adalah subakut inflamasi pada mukosa usus halus (berkurangnya fungsi absorbsi dan fungsi barrier) yang etiolaginya belum diketahui dan terjadi pada lebih dari 40% kasus stunting. Stunting sendiri adalah masalah besar kesehatan komunitas di Indonesia. Pertumbuhan yang menetap saat didalam kandungan dan berlanjut sampai usia 2 tahun, hal ini akan berhubungan dengan beberapa gangguan organ yang akan meningkatkan angka kesakitan dan kematian saat dewasa, salah satunya adalah kerusakan neurocognitive dan environmental enteric dysfunction (EED) yang dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan anak. Tujuan penelitian ini untuk review artikel tentang Environmental Enteric Dysfunction (EED) yaitu epidemiologi, pathogenesis, terapi, pada anak dengan kondisi stunting. Metode denganmencari beberapa jurnal dan artikel pada PUBMED, google scholar, scopus antara tahun 2013-2023. Environmental Enteric Dysfunction (EED) selama masa anak yang berhubungan dengan sanitasi yang buruk, kesediaan air bersih, infeksi pencernaan, defisiensi mikronutrisi, imunomodulator. EED biasanya asimptomatis tetapi sangat berpengaruh pada stunting. EED dapat mengurangi efektivitas vaksin. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk kesehatan dan perkembangan anak stunting dan akibat nya saat menjadi dewasa.
STUDI KOMPUTASI: INTERAKSI PROTEIN AKT DAN METABOLIT SEKUNDER Curcuma zedoaria SEBAGAI AGEN IMUNOMODULATOR Putu Oky Ari Tania; Candra Rini Hasanah Putri; Ayling Sanjaya; Titiek Sunaryati; Deddy Hartanto
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit inflamasi sistemik yang kronis seperti reumatoid artritis, sistemik lupus eritematosus, multipel sklerosis memberikan beban, memerlukan biaya terapi yang besar dan menyebabkan kamatian. Paparan stres, antigen, polutan berkontribusi terhadap terganggunya signaling protein termasuk sistem imun. Protein Akt penting dalam maturasi, diferensiasi dan daya hidup sel myeloid. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi metabolit sekunder dalam Curcuma zedaoria yaitu demethoxycurcumin, curcumenol dan germacrone dalam menghambat protein Akt, sehingga dapat dikategorikan sebagai agen imunomodulator. Metode yang dilakukan adalah melakukan prediski fisikokimia ligan (PkCSM), dan molekular docking antara proten Akt (3O96) dan 3 ligan demethoxycurcumin, curcumenol dan germacrone (PyRx). Hasil penelitian didapatkan bahwa ligan yang digunakan memenuhi kriteria Lipinski’s rule of five. Binding affinity yang didapatkan untuk demethoxycurcumin adalah -9,0kcal/mol, curcumenol adalah -7,9 Kcal/mol, germacrone adalah 7,3Kcal/mol sedangkan ligan uniknya yaitu IQO adalah 14.4 Kcal/mol. Binding affinity terendah adalah demethoxycurcumin yang menunjukkan bahwa demethoxycurcumin yang paling kuat dalam berikatan dengan protein Akt.
HUBUNGAN ANTARA TRIKOMONIASIS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH PREMATUR I Kadek Windu Kumara Putra; Kartika Ishartadiati; Harya Narottama
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban Pecah Prematur (KPP) adalah suatu kondisi ketika pecahnya selaput ketuban sebelum proses persalinan. Ibu hamil dengan KPP memiliki banyak dampak yang dapat mengancam jiwa ibu dan anak. KPP dapat menyebabkan infeksi yang dapat meningkatkan kematian ibu dan anak Salah satu penyakit infeksi genital penyebab KPP pada ibu hamil adalah disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis dan penyakitnya disebut dengan trikomoniasis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara trikomoniasis pada ibu hamil dengan kejadian ketuban pecah prematur. Penelitian ini bersifat deskriptif dan meliputi pengumpulan data/informasi, analisis dan pemecahan masalah melalui penelusuran literatur (kajian pustaka). Pengumpulan Data yang berhubungan dengan trikomoniasis pada ibu hamil dan Kejadian Ketuban Pecah Prematur dari jurnal Nasional dan Internasional periode 2011-2021. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan trikomoniasis pada ibu hamil dengan kejadian KPP dimana trikomoniasis merupakan salah satu faktor resiko penyebab KPP. Trichomonas vaginalis mampu secara signifikan melemahkan membran selaput ketuban sehingga selaput ketuban mudah pecah. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa trikomoniasis yang disebabkan oleh Infeksi protozoa Trichomonas vaginalis pada masa kehamilan sangat berpengaruh terhadap hasil persalinan yang merugikan termasuk KPP. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengetahui dan mencari penyebab lain dari infeksi yang berhubungan dengan kejadian KPP.
PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSIS INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) NON PNEUMONIA PADA FASKES TINGKAT SATU Tiara Galuh Agustina; Febtarini Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) non Pneumonia hanya diindikasikan pada pasien yang mengarah ke infeksi bakteri, sedangkan jika dicurigai ke infeksi virus tidak perlu diberikan antibiotik. Dengan latar belakang tadi penulis melakukan observasi profil penggunaan antibiotik yang dilakukan di UPT Puskesmas Wlingi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara telusur rekam medis dan telaah resep pasien yang dianalisa menggunakan metode gyssens. Dari 265 pasien yang didiagnosis ISPA non Pneumonia yang berobat periode bulan Agustus 2023 dengan penelurusan rekam medis didapatkan 212 pasien tidak mendapat antibiotik sedangkan 53 pasien mendapatkan terapi antibiotik yang kemudian dianalisa menggunakan metode gyssens.
POTENSI PENURUNAN HAAs (CARSINOGENIK) DALAM PROSES MEMASAK DAGING SEBAGAI PREVENTIF TERHADAP KANKER KOLON Niluh Narita Vijayanti; Harman Agusaputra
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker Kolorectal merupakan kanker yang terbanyak ke-4 dan penyebab kematian no 3 didunia diperkirakan tiap tahun terjadi peningkatan kasus baru. Diantara faktor yang mempengaruhi adanya pola konsumsi , termasuk proses memasak yang sering kurang mendapat perhatian dalam pengelolaan . Dalam proses memasak dapat terbentuk senyawa kimia yakni PAH (Polisiklik aromatic hidrokarbon) dan HAAs (Heterocyclic aromatic amines) sebagain bahan yang bertanggung jawab terjadinya kanker diantranya kanker kolorectal. Dilakukan studi literatur 2011-2022, terkait perkembangan dalam menurukan HAAs Hasil dari pencarian didapatkan 6 penelitian berupa tambahan zat aditif dalam proses memasak termasuk bumbu oregano, basil, simac, resveratrol, tepung kunyit, black cumin, chitosan yang dapat menurunkan hingga 40-70% kadar dari turunan HAAs. 5 penelitian lainnnya terkait Teknik mengunakan panggangan yang berbeda termasuk grilling, boiling, deep frying, microwave dan hotplate. Didapatkan metode penggunaan arang kelapa lebih baik, metode pemanasan infrared dan kombinasi steam dan pemanas juga dapat menurunkan HAAs.
PENGARUH EKSTRAK ASHITABA TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA PADA TIKUS WISTAR DENGAN DIET TINGGI LEMAK Ni Putu Alya Magfira Cantika Putri; Indah Widyaningsih; Dorta Simamora
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini obesitas sudah menjadi penyakit umum yang sangat membutuhkan perhatian karena obesitas merupakan penyakit multifactorial yang kompleks. Obesitas dapat menjadi faktor resiko penyakit diabetes mellitus dan penyakit jantung koroner. Penyakit tersebut dapat ditangani salah satunya dengan antiobesitas alami yaitu ekstrak ashitaba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak ashitaba terhadap kadar trigliserida tikus wistar yang diberikan diet tinggi lemak. Populasi dalam penelitian ini adalah tikus wistar jantan berusia 2-3 bulan dengan berat badan 100-200 gram sebanyak 30 ekor. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok yang dibuktikan dengan nilai sig 0,608 (sig α < 0,05). Hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian ekstrak ashitaba 150mg/kg BB, 300mg/kg BB, dan 600mg/kg BB tidak berpengaruh terhadap kadar trigliserida tikus wistar yang diberikan diet tinggi lemak. Pada penelitian selanjutnya disarankan membuat variasi, peningkatan, dan perbaikan dosis ekstrak ashitaba serta pengembangan penelitian lanjutan dengan indikator yang berbeda seperti histopatologi hati tikus untuk mengetahui efek lain dari senyawa aktif ashitaba.