cover
Contact Name
Gurid P.E.M
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+628132107905
Journal Mail Official
jurnalmedia.ppk@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung jl. Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Media of Health Research and Development is a journal that was developed to disseminate and discuss scientific papers on health development and other research of health. The journal is intended as a medium of communication for those who were interested to study health, among others, for researchers, educators, students, practitioners Department of Health, Public Health Service, and public generally who have an interest in it. The journal is trying to meet the growing need to study health. Vision: Being a leading national journals in the field of health research and leading a reputable international journals. Mission: Providing scientific communication media in health research in order to advance science and technology in related fields. Publishing scientific journal in the field of medical research that seeks to achieve a high impact factor in the development of science and technology.
Articles 294 Documents
SLEEP QUALITY PREDICTORS IN PATIENTS WITH DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY: SYSTEMATIC REVIEW Fitriyah, Oktaviani; Komalasari, Dwi Rosella; Prakoeswa, Ramona Sigit
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3320

Abstract

Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes mellitus tipe 2 yang berdampak besar terhadap kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk pada pasien DPN berkaitan erat dengan peningkatan nyeri neuropatik, disfungsi saraf otonom, serta gangguan metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor prediktor yang memengaruhi kualitas tidur pada pasien dengan DPN melalui pendekatan systematic review. Penelusuran literatur dilakukan menggunakan tiga database PubMed, Google Scholar, dan ProQuest menggunakan kata kunci “diabetic peripheral neuropathy”, “sleep quality”, “sleep disorder”, dan “peripheral neuropathy” dengan batasan publikasi tahun 2020–2025, bahasa Inggris dan Indonesia, serta status open access. Dari 18.558 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil menunjukkan bahwa nyeri neuropatik merupakan prediktor utama kualitas tidur yang buruk. Faktor lain yang turut berpengaruh adalah durasi diabetes, depresi, kecemasan, kontrol glikemik buruk, serta komorbiditas seperti penyakit kardiovaskular dan gaya hidup tidak sehat. Kualitas tidur pada pasien DPN dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor biologis, psikologis, dan gaya hidup. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi praktik klinis, yaitu perlunya skrining nyeri dan gangguan tidur serta intervensi multidimensi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
PREOPERATIVE RISK FACTORS FOR SURGICAL SITE INFECTION FOLLOWING CESAREAN SECTION: A CASE-CONTROL STUDY Supriyatin, Dedeh; Irianti, Setyorini; Anwar, Anita Deborah; Permadi, Wiryawan; Sukarsa, M. Rizkar Arev; Susiarno, Hadi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3337

Abstract

Infeksi daerah operasi (IDO) pascaseksio sesarea masih tinggi di Indonesia, termasuk di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Angka kejadian IDO tahun 2022–2024 berkisar 2,34%–3,15%, melebihi standar nasional 2% dan target internal rumah sakit ≤1%, sehingga perlu perhatian terhadap faktor risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor risiko praoperasi dengan kejadian infeksi daerah operasi pascaseksio sesarea di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik kasus-kontrol dengan ukuran sampel sebanyak 180 pasien (45 kasus dan 135 kontrol) yang menjalani seksio sesarea di rumah sakit tersebut dari Januari 2022 hingga Desember 2024, dipilih melalui teknik simple random sampling. Analisis univariat, bivariat (Chi-Square, Fisher’s Exact), dan multivariat (regresi logistik biner) dilakukan untuk menilai hubungan antara variabel independen dengan kejadian IDO. Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian IDO dengan variabel praoperasi seperti tipe operasi (p=0,035), usia (p=0,035), riwayat seksio sesarea (p=0,000), anemia (p=0,000), hipertensi (p=0,013), dan obesitas (p=0,047). Diabetes tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian IDO (p=0,109). Analisis multivariat mengidentifikasi anemia (p=0,000), tipe operasi (p=0,006), riwayat seksio sesarea (p=0,009), usia (p=0,015), dan obesitas (p=0,030) sebagai faktor risiko paling dominan terhadap kejadian IDO. Hasil penelitian menekankan pentingnya penatalaksanaan dini terhadap faktor risiko praoperasi sebagai bagian dari strategi pencegahan IDO dan peningkatan mutu pelayanan kebidanan.
MACKEREL SCADS AND TUNA LIVER MEATBALL: AN INNOVATIVE SNACK, SOURCE OF PROTEIN AND IRON FOR CHILD FOOTBALL PLAYERS Hamid, Fahmi Abdul; Hardinsyah, Hardinsyah; Setiawan, Budi; Riyadi, Hadi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3340

Abstract

Pemenuhan zat gizi yang optimal bagi anak sekolah sepak bola untuk menunjang kebugaran dan ketahanan fisik. Pemanfaatan sumber pangan lokal seperti ikan layang (Decapterus sp) dan tuna yang melimpah di perairan Maluku Utara, menawarkan potensi besar dalam pengembangan kudapan bergizi. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan formula, mengevaluasi mutu organoleptik, dan menganalisis kandungan gizi kudapan berbahan ikan layang dan hati tuna. Penelitian ini menggunakan tiga jenis tepung (tapioca, tepung sagu dan tepung maizena) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sebanyak 30 panelis agak terlatih dilibatkan dalam pengujian organoleptik. Produk kudapan terpilih, dianalisis kandungan protein total, asam amino, lemak total, karbohidrat, dan zat besi. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan IBM SPSS versi 25. Uji Kruskal-Wallis untuk analisis mutu organoleptik dari tiga formula. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada warna kudapan (p>0,05), namun terdapat perbedaan signifikan pada aroma, rasa, dan tekstur di antara tiga perlakuan tepung (p<0,05). Kudapan terpilih mengandung 18,29% karbohidrat, 7,64% lemak, 18,68 gram protein, 216,66 kkal energi, dan 3,49 mg zat besi per 100 gram. Asam amino esensial didominasi oleh lysine, valine, dan isoleucine. Formula satu dengan tepung tapioka menjadi pilihan terbaik berdasarkan penerimaan panelis terhadap rasa, warna, tekstur, dan aroma. Kebaruan dari kudapat ini terletak pada penambahan hati tuna untuk meningkatkan zat besi. Kandungan sumber protein dan zat besi mendukung pemenuhan kecukupan gizi bagi anak sekola sepak bola. 100 gram kudapan mendukung 26,62% protein dan 29,08 % zat besi dalam pemenuhan kecukupan gizi harian anak sekolah sepak bola usia 13-15 tahun.
REPRODUCTIVE HEALTH EDUCATION AND ADOLESCENT KNOWLEDGE: A BIBLIOMETRIC PERSPECTIVE ON INTERVENTION TRENDS Choirunissa, Risza; Nugraheni, Sri Achadi; Purnami, Cahya Tri; Wahyuningsih, Nur Endah
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3043

Abstract

Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi mendorong perlunya pemetaan tren literatur dan intervensi yang terarah. Penelitian ini menggunakan desain bibliometrik sistematis dengan pendekatan PRISMA. Sebanyak 856 artikel dipilih dari 3.020 publikasi (2019–2024) yang diambil melalui perangkat lunak Publish or Perish. Variabel yang dikaji meliputi pendidikan kesehatan reproduksi, pengetahuan remaja, dan jenis intervensi. Data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan pola sitasi, kolaborasi penulis, dan klaster tematik. Temuan menunjukkan tiga tema utama: pendekatan metodologis (misalnya systematic review, evidence), konteks demografis (misalnya woman, child, Nigeria, Ethiopia), dan intervensi pendidikan (misalnya student, questionnaire, health education). Tema-tema ini menggambarkan fokus penelitian pada program berbasis sekolah, keterlibatan komunitas, dan penggunaan media digital untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Studi ini menyimpulkan bahwa riset tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja semakin menekankan pada intervensi yang berbasis bukti, terstruktur, dan sensitif gender. Namun, isu-isu seperti hambatan budaya, remaja usia muda, dan ketimpangan regional masih kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk menutup kesenjangan ini melalui pendekatan yang inklusif, kontekstual, dan kolaboratif, dengan mengintegrasikan aspek kesehatan mental serta keterlibatan keluarga.
THE IMPACT OF INSTAGRAM CONTENT ON ADOLESCENTS' KNOWLEDGE OF ADOLESCENT REPRODUCTIVE HEALTH Husodo, Besar Tirto; Rajasa, Farasiva Indiani; Widjanarko, Bagoes; Fauzi, Ekha Rifki
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN (Inprogress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3073

Abstract

Remaja terhubung ke Internet yang memungkinkan dan menggunakan platform digital dalam kehidupan sehari-hari. Instagram menawarkan anonimitas, privasi, dan kontrol terhadap topik kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja.  Remaja dapat mencari informasi tanpa rasa malu atau takut akan reaksi negatif. Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara penggunaan konten kesehatan di Instagram dan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan kuesioner online dan desain cross-sectional., dan jumlah responden 383 ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.  Penelitian dilakukan pada remaja yang berdomisili di Pulau Jawa antara April hingga Mei 2020. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan Andrea Gunawan pemilik akun Instagram @catwomanizer. Google form digunakan sebagai instrumen kuesioner dari Remaja dengan kriteria penyertaan usia 14-24 tahun dan belum menikah, bersedia menjadi responden dan berdomisili di Jawa. Hasilnya menunjukkan bahwa 63,2% responden menggunakan ekstensif konten kesehatan reproduksi Instagram, dan 55,1% responden kurang memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square, terdapat keterkaitan antara intensitas penggunaan konten kesehatan reproduksi di Instagram (p-value 0.000) dengan tingkat pengetahuan remaja di Jawa.  Imstagram membantu remaja dengan mengajarkan mereka menemukan informasi kesehatan yang kredibel dan menghindari informasi yang salah.
DEVELOPMENT OF ONLINE BOOKLETS AS HERBAL EARNING MEDIA IN HEALTH CARE FOR BREASTFEEDING MOTHERS Sayuti, Nutrisia Aquariushinta; Atikah, Nur
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3144

Abstract

Indonesia kaya akan tanaman herbal untuk menjaga kesehatan selama masa menyusui, namun pengetahuan ibu muda mengenai hal tersebut masih rendah. Booklet online dapat digunakan oleh ibu menyusui untuk menambah pengetahuan tentang herbal. Pengembangan booklet online penting untuk memberikan media pembelajaran dalam kegiatan promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan membuat booklet herbal online serta menguji validitas, efektivitas dan kelayakannya untuk meningkatkan pengetahuan tentang kegunaan herbal bagi ibu menyusui dalam menjaga kesehatan. Penelitian ini merupakan research and development. Isi booklet disusun melalui studi literatur. Booklet ini dirancang oleh tim peneliti, divalidasi oleh para ahli, dan diuji pada responden skala kecil. Validasi Aiken diakses oleh tiga orang ahli materi, dua orang ahli bahasa, dan empat orang ahli desain. Tehnik purposive sampling dilakukan untuk memilih tiga puluh (30) ibu menyusui dari Desa Beku, Karanganom, Klaten, yang mengikuti uji coba booklet online di Poltekkes Kemenkes Surakarta sebagai responden. Uji coba dilakukan untuk menguji efektivitas booklet online dalam meningkatkan pengetahuan dan uji  kelayakan. Banyak revisi yang harus dilakukan terhadap booklet online sebelum diujikan kepada responden. Validasi Aiken terhadap booklet online adalah valid (skor V Aiken = 0,874). Booklet online dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang herbal, dengan selisih rata-rata pre-test dan post-test sebesar 7,5 (SD = 10,9) dan p-value = 0,001. Nilai kelayakan booklet online  adalah menarik dan layak digunakan tanpa revisi (rata-rata = 92,00 (SD=9,85)). Kesimpulannya, booklet herbal online teruji valid, efektif meningkatkan pengetahuan dan layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi ibu menyusui.
WORKING MEMORY IN SCIENCE STUDENTS IS BETTER THAN IN SOCIAL STUDIES STUDENTS WITH THE SAME LEARNING STYLE Rumiati, Flora; Prinsesa, Aura Arsy; Purnamawati, Purnamawati; Sumbayak, Erma Mexcorry
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3155

Abstract

Memori kerja adalah sistem yang bekerja dalam menyimpan dan memanipulasi/pengolahan informasi. Mekanisme memori kerja ada empat model, yaitu phonological loop, visuospasial sketchpad, central executive, dan episodic buffer. Ada berbagai macam faktor yang memengaruhi kinerja memori kerja, seperti umur, gangguan mental, specific learning disorder, dan edukasi. Pola pikir terbentuk dari memori yang tersimpan dimasing-masing individu. Untuk memahami pelajaran yang didapatkan, murid menghasilkan model gaya belajar yang berbeda terdiri atas empat kelompok, yaitu converger, assimilator, divergen, dan accomodator. Peneliti tertarik untuk meneliti perbedaan memori kerja antara jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) dengan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dan gaya belajar yang ada di jurusan IPA dan IPS siswa kelas XII SMA Negeri 15 Tangerang. Desain penelitian yang digunakan ialah studi perbandingan atau comparative study, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 144 siswa. Statistik yang digunakan adalah uji analisis bivariat non parametrik. Penelitian mengunakan alat Digit Span Test dan kuesioner gaya belajar David Kolb. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan kapasitas memori kerja antara jurusan IPA (mean:81,47) dengan jurusan IPS (mean:63,26) untuk hasil digit span test.  Gaya belajar yang dimiliki siswa kelas XII jurusan IPA dengan jurusan IPS SMA Negeri 15 Tangerang didapatkan sama, yaitu akomodator dan konverger. Hal ini dapat terjadi karena faktor dari dalam (psikologi dan fisiologi siswa) dan faktor dari luar (lingkungan belajar, intrumen/alat pendukung proses belajar, dan materi pelajaran).
DIGITAL MEDIA IN CHILD DEVELOPMENTAL SCREENING: BENEFITS AND BARRIERS (SCOPING REVIEW) Paramesti, Hayu Retno; Purnami, Cahya Tri; Kartasurya, Martha Irene
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3173

Abstract

Gangguan perkembangan pada anak masih banyak ditemukan dan berpotensi memengaruhi prestasi mereka di masa depan. Gangguan perkembangan di Indonesia juga tinggi. Studi di Jakarta menggunakan Battelle Developmental Inventory 2 menunjukkan bahwa 28,1 % anak di bawah 3 tahun mengalami keterlambatan kognitif, dan 17,4 % mengalami keterlambatan komunikasi. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 juga melaporkan 19,8 % balita mengalami stunting, meskipun menurun dari 21,5 % pada 2023. Skrining dini menjadi langkah krusial untuk deteksi dan intervensi tepat waktu. Saat ini, media digital menghadirkan pendekatan baru yang inovatif dan mudah diakses untuk skrining tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi manfaat dan hambatan penggunaan media digital dalam skrining perkembangan anak melalui metode scoping review dengan kerangka kerja PRISMA-ScR. Literatur dicari melalui tiga basis data, PubMed, Scopus, dan ScienceDirect pada Desember 2024. Dari 1.664 artikel yang ditemukan, sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi: diterbitkan antara 2019–2024, berbahasa Inggris, dan membahas penggunaan media digital untuk skrining tumbuh kembang anak. Artikel berasal dari berbagai negara, seperti India, Indonesia, Australia, AS, Spanyol, Yunani, dan Inggris. Hasil studi menunjukkan bahwa media digital, seperti aplikasi dan permainan edukatif, mampu meningkatkan deteksi dini, memperkuat keterlibatan orang tua dan tenaga kesehatan.  Akses luas, efisiensi waktu, dan peningkatan keterlibatan pengguna menjadi nilai tambah yang mendorong potensi adopsi teknologi ini dalam layanan kesehatan anak. Namun, hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, literasi digital rendah, dan belum terintegrasinya sistem digital dengan layanan kesehatan masih menjadi tantangan, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penyesuaian teknologi dengan konteks lokal menjadi kunci untuk efektivitas maksimal dalam skrining perkembangan anak.
PERCEIVED INSUFFICIENT MILK SUPPLY AND EXCLUSIVE BREASTFEEDING: A SYSTEMATIC REVIEW OF CONTRIBUTING FACTORS Jumhati, Siti
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3305

Abstract

Persepsi ketidakcukupan air susu ibu (perceived insufficient milk supply/PIMS) merupakan hambatan utama dalam pemberian ASI eksklusif (ASI-E) dan berkontribusi pada penghentian dini meskipun manfaat ASI sudah terbukti secara luas. Kajian sistematis ini bertujuan mensintesis bukti terbaru mengenai faktor-faktor penentu PIMS untuk memperkuat intervensi yang lebih terarah. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, SagePub, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan antara Januari 2020 hingga Mei 2025. Artikel yang memenuhi syarat adalah publikasi terindeks, berbahasa Inggris, dengan desain penelitian kuantitatif atau kualitatif yang membahas faktor biologis, psikologis, sosial, pekerjaan, atau pendidikan terkait PIMS. Kriteria eksklusi mencakup studi yang tidak secara eksplisit menilai persepsi ibu atau yang terbatas pada determinan umum menyusui. Dari 1.280 artikel yang disaring, sepuluh memenuhi kriteria: delapan studi potong lintang, satu uji klinis teracak, dan satu meta-analisis. Penilaian risiko bias dilakukan sesuai desain, menggunakan Newcastle–Ottawa Scale untuk studi potong lintang, Cochrane RoB 2.0 untuk uji klinis, dan AMSTAR-2 untuk meta-analisis. Hasil telaah konsisten menunjukkan bahwa stres ibu, depresi pascapersalinan, pendidikan rendah, minimnya dukungan pasangan, kondisi kerja yang kaku, serta kemiskinan merupakan prediktor utama PIMS. Kajian ini menegaskan bahwa struktur kerja dan kesehatan mental ibu secara bersama-sama membentuk PIMS, sehingga diperlukan reformasi kebijakan ketenagakerjaan serta intervensi kesehatan mental untuk mendukung keberlanjutan ASI eksklusif.
EFFECTIVENESS OF NaCl 0.9% WITH GARAMYCIN AND ALOE VERA ON DIABETIC WOUND HEALING IN RATS Rahayu, Sri Mulyati; Hamzah, Ali; Vitniawati, Vina
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.4135

Abstract

Ulkus diabetik dimulai sebagai luka biasa, tetapi tanpa penanganan yang tepat berisiko menjadi infeksi, ulserasi, gangren, dan amputasi. Luka yang terkontaminasi meningkatkan pertumbuhan dan kolonisasi mikroba. Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas kompres NaCl 0,9% dengan gel aloe vera dibandingkan dengan NaCl 0,9% dengan garamicyn dalam mengobati ulkus diabetik akut pada tikus. Metode penelitian dengan eksperimental, menggunakan 16 tikus ulkus diabetik yang diobati dengan prinsip pembalut lembab. Jumlah koloni bakteri dinilai sebelum dan sesudah tujuh hari perawatan untuk mengevaluasi efektivitas pembalut lembab yang ditambah dengan aloe vera atau garamisin. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan prinsip pembalut lembab  NaCl 0,9% dengan garamycin atau aloe vera gel pada ulkus diabetik tikus. Hasil analisis Wilcoxon menghasilkan nilai-p 0,012 (<0,05), yang menunjukkan pengurangan signifikan pada koloni bakteri dengan NaCl 0,9% ditambah aloe vera (146,875) dengan daya hambat sedang. Analisis uji-t berpasangan menunjukkan nilai p 0,01 (<0,05), yang menunjukkan penurunan signifikan antara NaCl 0,9% dan garamysin (221,875) dengan daya hambat kecil. Nilai signifikansi yang lebih kecil pada uji-t berpasangan menunjukkan bahwa NaCl 0,9% dengan garamysin lebih efektif daripada NaCl 0,9% dengan aloe vera. Kesimpulannya, terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara jumlah koloni bakteri sebelum dan sesudah perawatan ulkus diabetik dengan NaCl 0,9% dan aloe vera serta NaCl 0,9% dan garamicyn. Perawatan ulkus diabetik pada tikus dengan NaCl 0,9% dan garamisin lebih efektif (76,08%) daripada NaCl 0,9% dan aloe vera (57,54%). Rekomendasi perlu penelitian lebih lanjut pada manusia dengan ulkus diabetik akut.