cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki@pnl.ac.id
Phone
+6285260462751
Journal Mail Official
jmst@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh - Medan Km. 280,3, Buketrata, LHOKSEUMAWE 24301, Provinsi Aceh Tel : (0645) 427 85 Fax : (0645) 427 85 Surat-e : jmst@pnl.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mesin Sains Terapan
ISSN : -     EISSN : 25979140     DOI : Prefix 10.30811/jmst by Crossref
Jurnal Mesin Sains Terapan adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dalam bidang teknik mesin dan sains terapan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September, jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi serta kontribusi ilmiah dalam berbagai topik seperti mekanika, manufaktur, pengelasan, dan pemeliharaan mesin, energi terbarukan, desain mesin, dan aplikasi sains terapan lainnya. Jurnal ini menjadi media dokumentasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi akademisi dan praktisi di bidangnya.
Articles 127 Documents
PEMBUATAN KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT BAMBU UNTUK MELIHAT PENGARUH VARIASI VOLUME TERHADAP SIFAT MEKANIS MENGGUNAKAN MATRIKS STYROFOAM DAN POLYESTER Akhaina, Ade Putra; Mawardi, Mawardi; Amalia, Ismi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7844

Abstract

Penggunaan serat alam sebagai bahan penguat material komposit karena serat alam mudah didapat, harganya murah,jenis dan variasinya banyak. Salah satu serat alam yang dapat digunakan sebagai penguat komposit adalah seratbambu tali/apus. Komposit adalah campuran dari dua atau lebih campuran material yang terdiri dari filler danmatriks.Tujuan dibuatnya komposit adalah untuk mendapatkan material yang baik untuk melihat sifat mekanis nyadengan memvariasikan volume serat bambu tali/apus. Metode pembuatan komposit menggunakan metode hand layup dengan cara menuangkan matriks styrofoam dan polyester kedalam cetakan yang berisi serat bambu tali/apus.Dalam penelitian ini dilakukan dua pengujian yaitu pengujian tarik dan bending dari bahan serat bambu tali/apusdengan variasi perbandingan berat serat yaitu 15%,20%,25%. Fraksi volume serat bambu memberikan pengaruhterhadap nilai tegangan tarik dan Tegangan bending komposit dan bersifat linear terhadap kekuatan serat. Dimananilai tegangan tarik dan bending tertinggi didapatkan pada fraksi volume 25% yaitu sebesar 19,50 Mpa dan 40,72Mpa. nilai ini lebih tinggi dibandingkan dua fraksi serat sebelumnya yaitu pada variasi 20% tegangan tarik danbending sebesar 18,66 Mpa dan 38,78 Mpa. Pada variasi 15% serat bambu tali/apus tegangan tarik dan bendingsebesar 17.81 Mpa dan 40,72Mpa.Keywords: Serat alam,Serat Bambu,Polyester,Styrofoam,Pengujian Tarik dan Pengujan Bending
PENGARUH PROSES HEAT TREANTMENT DENGAN MEDIA QUENCHING OLI TERHADAP KEKERASAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON MENENGAH AISI 1045 Alfarisyi, Sudis; Syamsuar, Syamsuar; Jufriadi, Jufriadi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses heat treatment dengan media quenching oliterhadap kekerasan dan struktur mikro baja karbon menengah AISI 1045. Baja AISI 1045 dipilih karena sifatmekaniknya yang baik dan kemampuannya mengalami transformasi mikrostruktur melalui proses perlakuanpanas. Proses heat treatment dilakukan dengan metode hardening, yaitu pemanasan hingga suhu austenisasi870°C dengan waktu penahanan selama 20 menit, kemudian dilanjutkan pendinginan cepat (quenching)menggunakan tiga jenis oli berbeda, yaitu SAE 10 (Oil AW 68 HF ISO VG 68), SAE 40, dan SAE 20W-50.Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan metode Rockwell (HRC) sesuai standar ASTM E18, sedangkanstruktur mikro diamati menggunakan mikroskop optik setelah melalui proses preparasi dan etsa menggunakanlarutan nital. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan nilai kekerasan yang signifikan setelah proseshardening, dengan variasi nilai tergantung pada jenis oli yang digunakan sebagai media pendingin. Selain itu,analisis struktur mikro mengindikasikan terbentuknya fasa martensit dalam jumlah yang bervariasi, yang secaralangsung memengaruhi nilai kekerasan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pendingin oli berpengaruhnyata terhadap kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1045, di mana oli dengan viskositas lebih rendahcenderung menghasilkan kekerasan lebih tinggi karena laju pendinginan yang lebih cepat. Hasil ini memberikankontribusi terhadap pemilihan media quenching yang tepat dalam proses heat treatment, khususnya untukaplikasi komponen mesin yang membutuhkan kekerasan dan ketahanan aus tinggi.Keywords : Heat treatment, Quenching, Baja AISI 1045, Kekerasan, Hardness Rockwell, Struktur Mikro, OliSAE 10W, Oli 40W, Oli 20W-50.
ANALISA PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN SILIKON DIOKSIDA (SiO2) TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT RESIN POLYESTER BERPENGUAT SERAT KULIT BUAH JAGUNG Saputra, Risky; Turmizi, Turmizi; Juhan, Nawawi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7845

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah serat kulit buah jagung dan silikon dioksida (SiO₂) sebagai bahanpenguat pada komposit resin polyester, dengan harapan menghasilkan material ramah lingkungan yang memilikisifat mekanik unggul. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan pengembangan material kompositberbasis polimer yang ringan, kuat, dan berkelanjutan. Tujuan khusus penelitian adalah mengetahui pengaruhvariasi serat kulit buah jagung (10%, 15%, 20%) dan SiO₂ (20%, 15%, 10%) terhadap kekuatan bending danketangguhan impak komposit. Metode penelitian menggunakan teknik fabrikasi hand lay-up dengan matriksresin polyester sebesar 70%. Spesimen dibuat sesuai standar ASTM D790 untuk uji bending dan ASTM E23type A untuk uji impak. Pengujian dilakukan di laboratorium uji material Politeknik Negeri Lhokseumawe. Hasilpengujian bending menunjukkan nilai kekuatan tertinggi pada komposisi 15% serat : 15% SiO₂ : 70% resin,yaitu Fu = 19,59 kgf dengan regangan 4,36 Kgf/mm². Nilai terendah terdapat pada komposisi 20% serat : 10%SiO₂ : 70% resin dengan Fu = 14,74 kgf dan regangan 3,46 Kgf/mm². Pada uji impak, energi serap tertinggidicapai pada komposisi 10% serat : 20% SiO₂ : 70% resin dengan nilai E = 2,3 Joule dan harga impak (HI) =0,023 J/mm², sedangkan nilai terendah terdapat pada komposisi 20% serat : 10% SiO₂ : 70% resin dengan energi1,2 Joule dan HI = 0,012 J/mm².Kata Kunci: Komposit, Hand Lay-Up, Serat Kulit buah jagung, Material Ramah Lingkungan.
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN MEKANIK KOMPOSIT EPOXY Khairi, Muhammad Anzilul; Murthadahadi, Murthadahadi; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7850

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penambahan serat sabut kelapa terhadap sifat mekanik komposit berbasis resinepoxy. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana variasi fraksi volume serat sabut kelapa memengaruhikekuatan tarik dan kekuatan lentur komposit. Proses pembuatan spesimen dilakukan dengan metode hand lay-upmenggunakan variasi fraksi serat 5%, 10%, dan 15%. Spesimen kemudian diuji sifat mekaniknya sesuai standarASTM D638 untuk uji tarik dan ASTM D790 untuk uji bending. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahanserat sabut kelapa mampu meningkatkan kekuatan tarik dan lentur komposit hingga titik optimum pada fraksi serat10%. Pada fraksi serat 15%, terjadi penurunan performa akibat resin tidak mampu melapisi serat secara meratasehingga terbentuk rongga dan ikatan serat-matriks yang kurang baik. Penelitian ini membuktikan bahwa seratsabut kelapa berpotensi sebagai penguat alami yang ramah lingkungan untuk komposit epoxy, sekaligusmemberikan pemanfaatan limbah pertanian menjadi material bernilai tambah.Kata kunci: Serat sabut kelapa, Resin epoxy, Komposit, Uji sifat mekanik.
ANALISA PENGARUH MEDIA SERBUK ARANG CANGKANG KOPI PADA PROSES PACK CARBURIZING DENGAN VARIASI TEMPERATUR TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA St-37 Hartawan, Muhammad Handru; Nurdin, Nurdin; Saputra, Edi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7846

Abstract

Pack Carburizing merupakan proses penambahan unsur karbon (C) ke dalam logam khususnya pada bagianpermukaan bahan dimana unsur karbon ini didapat dari bahan–bahan yang mengandung karbon sehinggakekerasan logam dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk arangcangkang kopi terhadap sifat mekanik baja St 37. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah packcarburizing dengan variasi 4 temperatur 825℃, 850℃, 875℃, 900℃ dengan dilakukan holding time selama 60menit. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan penambahan serbuk arang cangkang kopi pada proses packcarburizing menggunakan variasi temperatur dan pendinginan dengan udara dapat meningkatkan kekerasan bajaSt 37. Dari hasil uji kekerasan pada baja St 37 tanpa perlakuan panas dari 130,48 HV menjadi 388,28 HV setelahproses pack carburizing. Hasil Pengamatan Metallography pada baja St 37 sebelum perlakuan panas strukturmikro yang terbentuk dominan fasa ferrite sedangkan setelah proses pack carburizing yang terbentuk adalah fasapearlite dan cementite, fasa ini lebih keras dari fasa ferrite.Keywords: Pack carburizing, Baja St 37, Arang cangkang kopi, Kekerasan, Struktur mikro.
PEMBUATAN BIOBRIKET RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN SERBUK POHON KAYU MEDANG SEBAGAI BAHAN BAKU Karimullah, Karimullah; Luthfi, Luthfi; Saifuddin, Saifuddin
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7851

Abstract

Penelitian ini berfokus ke pembuatan biobriket ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan sisa dari serbuk pohonkayu medang sebagai bahan bakunya. Pembuatan biobriket ramah lingkungan ini merupakan solusi yang inovatif dalamkonversi limbah menjadi sumber energi terbarukan. Dimana serbuk pohon kayu medang ini diarangkan ataudikarbonisasikan terlebih dahulu baru dihancurkan/ di crusher serta diayak dengan menggunakan ayakan mesh 20, 30,40, dan 50. Serbuk pohon kayu medang ini juga menggunakan tepung tapioka sebagai perekatnya. Setelah dicampurarang briket dengan perekat baru dicetak dengan alat press cetakan briket dengan ukuran panjang 3 mm dan lebar 2,8mm. Dari hasil pembuatan biobriket ini terdapat 3 pengaruh variasi yaitu, variasi mesh, variasi perekat, dan variasijenis kayu. Oleh karena itu pada pengujian dengan variasi mesh nilai yang tinggi yaitu kadar air 8,823%, kadar abu57,971%, volatile matter 32,5%, fixed carbon 14,915%, drop test 0,14025%, densitas 0,0454g/cm³ dan nilai kalor6718.9kal/g. Pengujian variasi perekat nilai yang tinggi yaitu kadar air 10,389%, kadar abu 59,09%, volatile mater33,497%, fixed carbon 18,767%, drop test 10,53921%, densitas 0,0467g/cm³ dan nilai kalor 6838.3kal/g. Danpengujian variasi jenis kayu yaitu, nilai kadar air pada kayu medang 7,1% dan kayu semaran 3,89%, kadar abu kayumedang 59,09% dan kayu semaran 50,638%, volatile matter kayu medang 22,33% dan kayu semaran 27,45%, fixedcarbon kayu medang 11,48% dan kayu semaran 17,932%, drop test kayu medang 10,5392% dan kayu semaran0,08417%, densitas kayu medang 0,045g/cm³ dan kayu semaran 0,037g/cm³, nilai kalor kayu medang 6838.3kal/g dankayu semaran 7187.7kal/g.Keywords: Biobriket, Serbuk Pohon Kayu Medang, Tepung Tapioka
ANALISA SIFAT MEKANIK PAPAN KOMPOSIT PARTIKEL BERBAHAN DASAR TEMPURUNG KELAPA DAN KULIT BUAH JERUK BALI SEBAGAI PENGGANTI MATERIAL PAPAN KAYU Rizal, Muhammad; Cebro, irwin Syahri; Marzuki, Marzuki
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7842

Abstract

Kulit buah jeruk yang digunakan dalam pembuatan papan komposit merupakan limbah yang dihasilkan dari pemanenan buah jeruk. Limbah dari kulit buah jeruk dapat diolah menjadi pupuk kompos cair, pestisida organik, serta dapat diolah sebagai adsorben. Selain itu, Kulit buah jeruk sangat berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan papan komposit karena memiliki banyak kandungan selulosa 22%. Pada penelitian ini menggunakan tiga variabel bebas yaitu 5% partikel tempurung kelapa, 15% kulit buah jeruk bali , 80% resin, 10% partikel tempurung kelapa, 10% kulit buah jeruk bali, 80% resin dan 15% partikel tempurung kelapa, 5% kulit buah jeruk bali, 80% resin. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ukuran partikel tempurung kelapa adalah 200 mesh sedangkan partikel kulit buah jeruk bali 40 mesh. didapatkan bahwa nilai kekuatan tarik mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya persentase partikel tempurung kelapa serta nilai kekuatan bending mengalami peningkat dari setiap persentase partikel tempurung kelapa hal ini dikarenakan tidak terjadinya bonding (daya ikat) dimana ikat antara penguat dengan matriks sempurna sehingga pada saat terjadinya proses pengujian nilai kekuatan bending mengalami peningkatan pada persentase.  Keywords: Kulit buah jeruk, resin, dan debounding
ANALISA KEKUATAN IMPAK SERTA KEKERASAN KOMPOSIT BAMBU UNTUK APLIKASI PINTU AIR TAMBAK Muntasir, Muntasir; Mawardi, Indra; Sariyusda, Sariyusda
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7847

Abstract

Material konvensional seperti kayu dan logam yang digunakan pada konstruksi pintu air tambak seringmengalami kerusakan akibat paparan air payau yang bersifat korosif, seperti pembusukan dan karat. Olehkarena itu, dibutuhkan alternatif material yang tidak hanya tahan terhadap lingkungan, tetapi juga ramahlingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat mekanik komposit berbahan serat bambu denganresin polyester sebagai matriks, guna mengevaluasi potensi penggunaannya sebagai pengganti materialkonvensional. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay-up, menggunakan variasifraksi volume serat bambu sebesar 10%, 20%, dan 30%. Pengujian dilakukan untuk mengetahui nilaiimpak, kekerasan (hardness), densitas, dan daya serap air. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggikandungan serat bambu, semakin baik kemampuan komposit dalam menahan benturan dan meningkatkankekerasan material. Komposisi 30% serat menghasilkan nilai impak tertinggi sebesar 19.252 J/m² dankekerasan maksimal 85,8 HD. Densitas meningkat seiring bertambahnya serat, sedangkan daya serap airtertinggi terjadi pada komposisi 20% karena kemungkinan distribusi serat yang tidak merata. Berdasarkanhasil tersebut, komposit serat bambu dengan resin polyester layak dikembangkan sebagai material alternatifyang kuat, tahan lama, dan ramah lingkungan untuk aplikasi pintu air tambak. Penelitian lanjutandisarankan dengan memperluas variasi fraksi serat dan jenis pengujian mekanik lainnya untuk memperolehhasil yang lebih komprehensif.Kata kunci: material komposit, serat bambu, resin polyester, daya serap air, impak, kekerasan, hand layup, pintu air tambak.
PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN PADA PROSES PACK CARBURIZING MATERIAL St-41 TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Fachrurrazi, Fachrurrazi; Nurdin, Nurdin; Zuhaimi, Zuhaimi
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7843

Abstract

Carburizing merupakan proses pemberian atau penambahan kandungan karbon yang lebih banyak pada bagianpermukaan dibanding dengan dinding bagian dalam, sehingga kekerasan permukaannya lebih meningkat pada bajaST41. Pada penelitian ini menggunakan tiga variabel media pendingin air mineral Le mineral, air garam dan airdingin dengan pengujian pendingin air mineral Le mineral, air garam dan air dingin. Dari hasil penelitiandiperoleh dari media air mineral merek Le mineral sebesar 356,77 HV, air garam sebesar 363,71 HV dan airdingin, sebesar 624,63 HV sedangkan untuk raw material 143,50 HV yang diperkuatkan dengan hasil struktur mikropada air dingin struktur tersebut terdiri dari fasa martensit.Keywords: Carburizing, baja ST41, dan fasa martensite
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PROTOTIPE KAPAL PARIWISATA BERBASIS ARDUINO UNO Fiqri, Muhammad; Bukhari, Bukhari; Razi, Muhammad
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 9, No 2 (2025): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v9i2.7848

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan sistem kendali prototipe kapal pariwisata berbasis Arduino Uno denganintegrasi motor brushless, ESC, servo, baterai LiPo, serta joystick PS2 sebagai pengendali jarak jauh. Latarbelakang penelitian berangkat dari kebutuhan pengembangan transportasi laut, khususnya sektor pariwisata, yangmenuntut sistem kendali lebih efisien dan adaptif. Metodologi penelitian meliputi perancangan rangkaianelektronik, pemrograman Arduino, serta pengujian performa kapal. Hasil uji menunjukkan sistem kendali bekerjasesuai perancangan, dengan respon kendali stabil, kecepatan rata-rata 0,75 m/s (±1,45 knots), serta daya tahanbaterai efektif 60–90 menit. Secara keseluruhan, penelitian berhasil membuktikan bahwa sistem kendali berbasisArduino Uno dapat diimplementasikan pada kapal skala kecil. Sistem ini berfungsi baik dalam uji fungsional danlayak digunakan sebagai prototipe kapal pariwisata. Meski demikian, terdapat beberapa keterbatasan, sepertijangkauan kendali maksimal 18–19 meter dan komponen yang belum tahan air. Untuk pengembangan selanjutnya,disarankan penggunaan komponen berkapasitas lebih tinggi, pelindung kedap air, serta penambahan fitur sepertifailsafe, GPS, dan sensor penghindar rintangan agar kapal lebih andal serta dapat dikembangkan ke skala kapalsesungguhnya.Kata kunci : Arduino Uno, Kapal Prototipe, Sistem Kendali, Motor Brushless, Baterai LiPo, Joystick PS2, KapalPariwisata

Page 12 of 13 | Total Record : 127