cover
Contact Name
Muhammad Hakiki
Contact Email
mjurnalpengabdian@gmail.com
Phone
+6285963014812
Journal Mail Official
mjurnalpengabdian@gmail.com
Editorial Address
Jalan Arteri Supadio, Komplek Pondok Indah Lestari, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Masyarakat: Jurnal Pengabdian
ISSN : 30480531     EISSN : 30480760     DOI : https://doi.org/10.58740/mjp.v1i1
Core Subject : Education,
Masyarakat: Jurnal Pengabdian adalah jurnal profesional terakreditasi yang memiliki E-ISSN 3048-0760 dan P-ISSN 3048-0531 yang menyajikan informasi dan opini terkini mengenai isu-isu penelitian, pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang Ilmu Pendidikan, Ilmu Sosial dan Ilmu Sains.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 173 Documents
OPTIMALISASI LAHAN KOSONG SMAN 01 ABUNG TIMUR SEBAGAI KAWASAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) Dewi Sartipa; Dewi Sri Kuning; Idris Ki Saputra; Arya Prayoga
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.817

Abstract

Kondisi lingkungan sekolah yang kurang optimal akibat adanya lahan kosong yang tidak termanfaatkan dapat berdampak pada penurunan kualitas estetika, kenyamanan belajar, serta fungsi ekologis kawasan pendidikan. SMAN 1 Abung Timur masih memiliki area lahan kosong yang belum dikelola secara produktif sehingga berpotensi menjadi area gersang dan kurang mendukung aktivitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis edukasi lingkungan yang mampu mendukung fungsi ekologis dan pembelajaran kontekstual di sekolah. Metode yang digunakan adalah praktik langsung melalui pendekatan action learning dan bakti sosial yang meliputi tahapan observasi, perencanaan tata ruang, pengolahan lahan, penanaman bibit, serta pendampingan pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, pada periode April hingga Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa, pihak sekolah, dan siswa secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan seluas kurang lebih 50 m² berhasil ditransformasi menjadi area hijau yang tertata melalui penanaman empat jenis pohon buah, yaitu mangga, alpukat, kelengkeng, dan jambu. Keterlibatan aktif siswa dalam proses penanaman meningkatkan partisipasi, kepedulian, dan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan sekolah. Selain itu, pemasangan label tanaman yang memuat nama lokal dan ilmiah berkontribusi dalam penguatan literasi biologi melalui pembelajaran kontekstual di luar kelas. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan siswa mampu menghasilkan perubahan fisik lingkungan sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan serta mendukung konsep sekolah hijau yang berkelanjutan.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) DALAM PERENCANAAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN Desi Fitria; Larisman; Aldino; Arisman Sabir
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.818

Abstract

Implementasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi menuntut perguruan tinggi untuk menerapkan pembelajaran berbasis capaian (Outcome-Based Education/OBE) sebagai upaya meningkatkan mutu lulusan dan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Namun, implementasi OBE masih menghadapi berbagai kendala, seperti terbatasnya pemahaman dosen dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis capaian, mengembangkan asesmen autentik, serta mengintegrasikan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan evaluasi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengimplementasikan OBE pada tahap perencanaan dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, sosialisasi, workshop, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan strategi pembelajaran berpusat pada mahasiswa, serta penyusunan instrumen asesmen dan rubrik penilaian berbasis OBE. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan prinsip constructive alignment dan kebijakan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, peserta mampu mengembangkan RPS, instrumen asesmen, dan sistem evaluasi pembelajaran yang terintegrasi dengan CPL dan CPMK. Kegiatan pendampingan ini terbukti efektif dalam mendukung implementasi OBE serta meningkatkan kesiapan dosen dalam menerapkan pembelajaran berbasis capaian. Program ini diharapkan dapat memperkuat budaya mutu pembelajaran dan mendukung implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
THE ROLE OF MASJID SYUHADA’S EDUCATION IN FORMING MODERATE MUSLIM IDENTITY Mukhsin Achmad; Maulidia Mulyani
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.803

Abstract

This Community Service (PkM) activity (1) aims to examine the educative role of Masjid Syuhada in forming a moderate Muslim identity and navigating urban polarization. This activity (2) applies the Asset-Based Community Development (ABCD) method, utilizing four systematic stages: asset mapping, building connections through interactive dialogue, co-creating visions, and driving community-led actions. The PkM program (3) was conducted at Masjid Syuhada in the pluralistic urban environment of Yogyakarta. The (4) main outcomes show that Masjid Syuhada successfully implements an integrative, eclectic educational spectrum by synthesizing five historical pillars: Kraton, Muhammadiyah, Tamansiswa, Islamic Boarding School (NU), and Western education. Furthermore, the mosque actively counteracts urban Muslim polarization by organizing moderate Islamic studies, facilitating dialogue spaces between diverse Muslim groups, and developing inclusive social programs. The (5) implication of this activity is the strengthening of a balanced wasatiyyah identity among key community actors including teachers, parents, foundation management, and youth thereby building grassroots social cohesion and resilience against exclusive and radical religious ideologies.
PENGUATAN ANALISIS EKONOMI SISWA ALIYAH: INTEGRASI AGAMA DAN DEMONSTRASI APLIKASI HEAT Agung Riyardi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.825

Abstract

Penurunan jumlah lulusan SMA dan yang sederajat yang melanjutkan belajar Ilmu Ekonomi harus mendapatkan perhatian serius. Permasalahan utama terdapat pada lemahnya kemampuan analisis Ilmu Ekonomi siswa. Tujuan pengabdian ini adalah penguatan kemampuan analisis siswa madrasah aliyah tentang ilmu ekonomi permintaan berupa konsep Hear, Empathize, Apologize, and Take Action (HEAT) untuk menangani keluhan konsumen di media sosial. Metode pengabdian adalah ceramah yang mengintegrasikan konsep HEAT sesuai dengan agama Islam, pendemonstrasian aplikasi untuk menangani keluhan pelanggan berbasis HEAT, dan eksplorasi laboratorium. Lokasi pengabdian adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah Surakarta (MAMSka) sebanyak 24 siswa. Hasil pengabdian menunjukan bahwa siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah Surakarta mengalami penguatan analisis Ilmu Ekonomi. Di dalam ruangan mereka menyimak ceramah integrasi agama dan konsep HEAT dan mengoperasikan aplikasi berbasis HEAT. Di luar ruangan mereka mengeksplorasi laboratorium. Dampaknya, mereka antusias menulis kata mutiara tentang HEAT dan banyak di antara mereka yang ingin melanjutkan kuliah di bidang Ilmu Ekonomi. Implikasi dari pengabdian ini adalah di masa mendatang pengabdian supaya memanfaatkan Tri Dharma perguruan tinggi untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa pada suatu topik tertentu dan melakukan pemberdayaan keuangan siswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi bidang Ilmu Ekonomi.
PELATIHAN TEKNIK DASAR TENUN IKAT BERBASIS PEWARNA ALAM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Athanasia Dian Setiati; Devi Anggi Friani
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.838

Abstract

Tenun ikat Sikka memuat pengetahuan sosial, ekologis, estetis, dan ekonomi masyarakat lokal. Namun, pengetahuan tentang bahan pewarna alam dan makna sosial tenun belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPAS di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi IPAS, keterampilan proses sains, dan sikap peduli budaya siswa kelas IV melalui pelatihan teknik dasar tenun ikat berbasis pewarna alam. Kegiatan dilaksanakan di Sanggar Tenun Ikat Lepo Lorun, Kabupaten Sikka, dengan pendekatan service learning berbasis kearifan lokal dan desain evaluasi one-group pretest-posttest. Peserta kegiatan terdiri atas 27 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes literasi IPAS, rubrik keterampilan proses, angket sikap peduli budaya, observasi, dokumentasi produk, dan wawancara singkat. Validitas isi instrumen dianalisis menggunakan Aiken's V, sedangkan reliabilitas dianalisis menggunakan Cronbach's Alpha. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, N-gain, dan Cohen's dz. Hasil menunjukkan peningkatan skor literasi IPAS dari 62,37 menjadi 84,78. Uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan, t (26) =12,20, p<0,001. N-gain sebesar 0,60 berada pada kategori sedang, sedangkan Cohen's dz sebesar 2,35 menunjukkan efek yang sangat besar. Instrumen memperoleh Aiken's V 0,84-0,92 dan Cronbach's Alpha 0,86-0,90. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pewarna alam tenun ikat Sikka efektif menjadi media kontekstual untuk mengintegrasikan IPA, IPS, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya lokal di sekolah dasar.
PELATIHAN MANAJEMEN REFERENSI BAGI MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNTUK MENDUKUNG PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH Nofita Lestariningsih; M Ilham Rahmani Riyadi; Ayun Syofyana
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.835

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berjudul “Pelatihan Manajemen Referensi bagi Mahasiswa Tingkat Akhir untuk Mendukung Penulisan Karya Tulis Ilmiah.” Tujuan pelaksanaan PkM adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa tingkat akhir dalam mengelola referensi secara sistematis, akurat, dan sesuai kaidah penulisan ilmiah sehingga dapat mendukung penyusunan skripsi dan karya tulis ilmiah lainnya. Teknik pelaksanaan PkM menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, demonstrasi penggunaan aplikasi manajemen referensi (Mendeley), praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan kampus STKIP Modern Ngawi dengan sasaran mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mampu melakukan instalasi aplikasi, mengelola pustaka digital, membuat sitasi otomatis, serta menyusun daftar pustaka sesuai gaya APA. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya etika akademik dan pencegahan plagiarisme. Implikasi pelaksanaan PkM terhadap masyarakat akademik adalah meningkatnya kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa, efisiensi proses penyusunan skripsi, serta terbentuknya budaya akademik yang lebih tertib, jujur, dan berbasis teknologi dalam pengelolaan sumber referensi ilmiah.
PENINGKATAN EFISIENSI ENERGI TERBARUKAN MELALUI DIGITALISASI SISTEM PANEL SURYA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) PADA ASOSIASI PENA ILMU INDONESIA Iksan Wahyu Permadi; Ahmad Roihan; Ageng Setiani Rafika; Oleh Soleh; Ignatius Agus Supriyono; Dendy Jonas
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.848

Abstract

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan memerlukan sistem pemantauan yang efektif untuk menjaga kinerja dan efisiensi operasional, namun Asosiasi Pena Ilmu Indonesia masih melakukan pemantauan kondisi baterai secara manual sehingga informasi mengenai tegangan, arus, dan kapasitas baterai belum dapat diperoleh secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan energi terbarukan melalui penerapan sistem digitalisasi monitoring panel surya berbasis Internet of Things (IoT). Sasaran kegiatan adalah pengurus dan anggota Asosiasi Pena Ilmu Indonesia sebagai pengguna sistem PLTS. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan implementasi sistem monitoring berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor tegangan dan sensor arus ACS758, pelatihan penggunaan sistem, pendampingan operasional, serta evaluasi kinerja sistem. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi menggunakan protokol HTTP GET menuju basis data MySQL sehingga dapat dipantau secara real-time dan tersimpan sebagai data historis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengirimkan data parameter kelistrikan secara periodik setiap 10 menit dengan tingkat keberhasilan transmisi mencapai 100% tanpa bentrokan data. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan mitra dalam melakukan pemantauan kondisi baterai secara mandiri, mempermudah evaluasi penggunaan energi, serta mendukung pengelolaan energi terbarukan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
SOSIALISASI PENGARUH PENGGUNAAN GADGET PADA SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR Elvina Dwi Kristanti; Dewi Astuti; Alifiaa Putri Nur Anggraini; Niha Putri Rullyana; Dea Feby Rahmadani; Seftiana Dwi Indriani
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.850

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengubah pola interaksi anak usia sekolah dasar dengan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan gadget yang tidak diimbangi dengan pemahaman yang tepat berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti kecanduan, menurunnya konsentrasi belajar, gangguan interaksi sosial, hingga risiko perundungan (bullying) melalui media digital. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa-siswi SD Negeri Rejomulyo 2, Dusun Rejomulyo, Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Karangjati, yang sebagian besar telah terbiasa menggunakan gadget tanpa pendampingan dan pemahaman yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai penggunaan gadget secara bijak, aman, sehat, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026 dan diikuti oleh 35 peserta. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, tanya jawab, dan permainan edukatif, dengan rangkaian kegiatan berupa pembukaan, senam/ice breaking, dan kegiatan inti sosialisasi. Materi yang disampaikan mencakup pengaruh gadget terhadap kehidupan sehari-hari, manfaat penggunaan gadget secara positif, serta bahaya bullying melalui gadget. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab maupun permainan edukatif, serta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai cara menggunakan gadget secara bijak dan cara menghindari maupun menghadapi perundungan siber. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan digital yang sehat sejak usia dini. 
LOMBA VIDEO PENDEK KONSERVASI MANGROVE UNTUK PENGUATAN LITERASI LINGKUNGAN GENERASI MUDA Nurnaningsih Hamzah; Abdul Sakti; Dewi Fitriani; Niken Puji Rahayu; Sahindomi Bana; Zakiah Uslinawaty
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.852

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah pesisir, mendukung keanekaragaman hayati, menyimpan karbon, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Namun, keberlanjutan ekosistem tersebut masih menghadapi berbagai tekanan akibat perubahan penggunaan lahan, pembangunan kawasan pesisir, pencemaran, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi mangrove. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lingkungan generasi muda melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana kampanye konservasi mangrove. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa dan pelajar dari berbagai latar belakang yang memiliki ketertarikan terhadap isu lingkungan dan media digital, dengan melibatkan 15 peserta dalam kegiatan lomba video pendek “Satu Menit Selamatkan Mangrove”. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi konservasi mangrove, penyusunan konsep dan produksi video, publikasi kampanye digital melalui Instagram, penilaian karya, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil menghasilkan 15 video edukatif bertema konservasi mangrove. Kampanye digital yang dilakukan melalui Instagram mampu menjangkau sekitar 5.400 akun dan memperoleh sekitar 3.200 interaksi digital berupa tanda suka, komentar, dan berbagi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa lomba video pendek berbasis media digital dapat menjadi strategi edukasi lingkungan yang kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan karakter generasi muda. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi generasi muda dalam penyebarluasan pesan konservasi mangrove serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan melalui evaluasi literasi lingkungan yang lebih terukur.
REHABILITASI MANGROVE TELUK KENDARI BERBASIS EDUKASI LINGKUNGAN DAN KOLABORASI MULTIPIHAK Nurhayati Hadjar; Abdul Sakti; Nurnaningsih Hamzah; Sarwinda Intan Putri; Abigael Kabe; Lade Ahmaliun
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.853

Abstract

Ekosistem mangrove di Teluk Kendari memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan pesisir, tetapi kawasan ini mengalami penurunan kualitas lingkungan yang ditandai dengan berkurangnya tutupan mangrove sebesar 15% per tahun, kerusakan habitat akibat pembangunan dan konversi lahan, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung rehabilitasi mangrove melalui edukasi lingkungan, aksi penanaman, dan penguatan kolaborasi multipihak berbasis Campus-Based Environmental Stewardship. Kegiatan melibatkan 250 peserta yang terdiri atas sivitas akademika, siswa sekolah menengah atas, perwakilan instansi pemerintah, masyarakat, serta tujuh mitra strategis dalam bidang lingkungan dan rehabilitasi pesisir. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai fungsi ekologis mangrove, demonstrasi teknik penanaman, praktik penanaman bibit, evaluasi pemahaman melalui kuis, serta penguatan jejaring konservasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil menanam 500 bibit mangrove yang terdiri atas Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, dan Bruguiera gymnorrhiza. Peningkatan pengetahuan peserta terlihat melalui kuis berhadiah yang memuat 20 pertanyaan tentang materi sosialisasi, dengan siswa sekolah menengah atas menjadi kelompok yang paling aktif dan paling banyak memberikan jawaban benar. Kolaborasi tersebut mendorong pembagian peran yang lebih jelas antara kampus, pemerintah, sekolah, masyarakat, dan mitra lingkungan dalam pelaksanaan konservasi pesisir berkelanjutan secara bersama. Kegiatan ini meningkatkan keterlibatan peserta dalam konservasi, memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, menumbuhkan kepedulian lingkungan, dan mendukung pemulihan kawasan pesisir. Program ini berpotensi dilanjutkan melalui pemantauan pertumbuhan bibit, pemeliharaan rutin, pendampingan berkala, serta perluasan kemitraan dan edukasi konservasi kepada siswa sekolah menengah pertama.