cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 29874475     DOI : https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v2i3.72
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial is published by the PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP (NOMOR : AHU-012686.AH.01.30.Tahun 2023) in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. PCHS is a double blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Law and Social Science. All publications in the PCHS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial is a national journal with e-ISSN: 2987-4475. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial publishes articles periodically three a year, in May, September, and January. PCTIF uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 380 Documents
Keabsahan Hibah Harta Pribadi Dalamperkawinan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Diki Julianto Gusdun; Juliana Susantjie Ndolu; Petronius Damat
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui pengaturan hukum terkait hibah harta pribadi dalam perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan; 2) mengetahui implikasi hukum terhadap keabsahan hibah harta pribadi yang dilakukan tanpa memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, serta merumuskan solusi dan sasarannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara formil hibah harta pribadi adalah sah karena pemilik harta pribadi memiliki hak untuk menguasai dan mengalihkan hartanya secara individual berdasarkan Pasal 36 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Namun secara materiil, apabila hibah harta pribadi dilakukan secara sepihak tanpa persetujuan pasangan sehingga bertentangan dengan asas keseimbangan hak dan kewajiban suami istri dalam Pasal 31 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta merugikan kepentingan keluarga dan anak, maka hibah tersebut dapat digugat pembatalannya ke Pengadilan Negeri. Solusi hukum yang dapat ditempuh meliputi: a) Solusi Preventif, yaitu melakukan hibah dengan persetujuan tertulis pasangan dan dibuat melalui Akta Notaris; b) Solusi Normatif, yaitu membuat Perjanjian Pisah Harta berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974; dan c) Solusi Represif, yaitu mengajukan gugatan pembatalan hibah ke Pengadilan Negeri. Sasaran dari solusi tersebut ditujukan kepada pasangan suami istri, Notaris/PPAT, Hakim, dan Pembuat Kebijakan.
Analisis kedudukan Hukum hak ulayat tanah adat di Walesi Terhadap Pembangunan Provinsi Papua Pegungunan Stepanus Kurisi; Jayanti Puspitaningrum; Muslim
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v3i1.421

Abstract

Pembangunan infrastruktur pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan di Distrik Walesi memicu dinamika hukum terkait eksistensi hak ulayat masyarakat adat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum hak ulayat tanah adat di Walesi dalam konstalasi hukum nasional serta mengidentifikasi resolusi konflik yang berkeadilan bagi masyarakat adat dan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara de jure, hak ulayat diakui kuat oleh UUD 1945, UU Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), dan UU Otonomi Khusus Papua. Namun, secara de facto, dalam proses pengadaan tanah bagi pembangunan demi kepentingan umum di Walesi, seringkali terjadi benturan komunikasi dan mekanisme ganti kerugian yang belum sepenuhnya memenuhi asas keadilan distributif. Diperlukan pendekatan hukum progresif yang mengedepankan musyawarah (pacta sunt servanda) serta penghormatan terhadap struktur adat setempat guna meminimalisir konflik horizontal maupun vertikal.
Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Putusan PN Bangkinang Nomor 258/PID.SUS/2020/PN.BKN: Penelitian Dede Sati Kurniawan; Hafiz Sutrisno; Rian Prayudi Saputra
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.422

Abstract

Salah satu konflik yang terjadi dalam rumah tangga yang dapat menimbulkan akibat hukum adalah kekerasaan dalam rumah tangga. Kasus kekerasan dalam rumah tangga adalah segala jenis kekerasan baik fisik maupun psikis yang dilakukan oleh anggota keluarga kepada anggota keluarga yang lain. Kekerasan dalam rumah tangga kebanyakan terjadi terhadap perempuan. Tingkat kekerasan khususnya kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami terhadap pasangannya atau keluarga lain dalam lingkup rumah tangga semakin meningkat dalam masyarakat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di daerah Kabupaten Kampar adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istri dalam Putusan PN Bangkinang Nomor 258/Pid.Sus/2020/PN.Bkn. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan bagaimana pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan pidana pada kasus Putusan Nomor 258/Pid.Sus/2020/PN.Bkn. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil yang didapatkan yang pertama adalah penerapan tentang perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Kedua adalah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana pada kasus kekerasan dalam rumah tangga Putusan Nomor 258/Pid.Sus/2020/PN.Bkn. Hakim menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 9 (sembilan) bulan dengan mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan dakwaan. Keadaan yang memberatkan adalah perbuatan pelaku yang membuat korban merasakan sakit fisik. Keadaan yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengaku terus terang perbuatannya sehingga memperlancar jalannya persidangan, terdakwa berlaku sopan di persidangan dan terdakwa menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi lagi.
Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Dalam Putusan Nomor 223/PID.B/PN JAP Ditinjau Dari Kuhp Lama Dan Perspektif Kuhp Baru Erwin Talo; Mukti Stoffel; Yulianus Payzon Aituru; Irsan; Liani Sari
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan dalam Putusan Nomor 223/Pid.B/PN Jap serta menilai kesesuaian pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dengan ketentuan hukum pidana di Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis dalam menjatuhkan putusan. Pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan secara hukum masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun menimbulkan perdebatan dari aspek rasa keadilan karena relatif ringan dibandingkan ancaman maksimum pidana pembunuhan.
Upaya Sekolah Meningkatkan Karakter Kedisiplinan Melalui Program Kepemimpinan Siswa di SMP Hang Tuah 2 Surabaya Bening Putri Vinylia; Budi Santosa; Siti Maizul Habibah; Rianda Usmi
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.426

Abstract

Karakter kedisiplinan merupakan salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan kepada peserta didik untuk membentuk perilaku tertib, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan. Salah satu upaya yang dilakukan SMP Hang Tuah 2 Surabaya untuk meningkatkan karakter kedisiplinan siswa adalah melalui Program Kepemimpinan Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam meningkatkan karakter kedisiplinan melalui Program Kepemimpinan Siswa serta menganalisis faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. melalui faktor pendukung pelaksanaan program meliputi konsistensi pembiasaan, dukungan sekolah, guru, orang tua, serta keberadaan Program Kepemimpinan itu sendiri. Program Kepemimpinan Siswa terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa di SMP Hang Tuah 2 Surabaya.
Ridesain Jambur di Desa Sumbul Tema: Arsitektur Neo-Vernakular Aroli Harefa; Mei Brilian Harefa; Dasrizal Dasrizal
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.427

Abstract

The Jambur is a traditional communal building of the Karo community used for social, cultural, and customary activities. Over time, many Jambur buildings have undergone transformations that reduce their traditional architectural characteristics. This condition is also found in the Sumbul Village Jambur, Berastagi District, Karo Regency. This study aims to redesign the Sumbul Village Jambur using a neo-vernacular architectural approach as an effort to preserve local cultural identity. The research employs a qualitative descriptive design method through field observation, literature review, site analysis, spatial requirement analysis, and transformation of traditional Karo architectural elements into contemporary design. The results indicate that neo-vernacular principles are implemented through the use of a rectangular building form, adaptation of traditional Karo roof forms, application of traditional Karo colors, Gerga ornaments, and modern materials representing traditional elements. The redesigned building accommodates approximately 1,200 users with a main hall area of 1,351 m². The neo-vernacular approach successfully preserves Karo cultural identity while fulfilling contemporary functional and structural requirements.
Perancangan Pusat Pasar Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara (Tema: Arsitektur Neo-Vernakular) M. Afifuddin Bangun; Sufrial Hendri; Mei Brilian Harefa
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.428

Abstract

Arsitektur Neo-Vernakular adalah aliran Arsitektur Post-Modern yang timbul sebagai respons kritis terhadap Arsitektur Modern yang dianggap terlalu kaku dan mengabaikan nilai-nilai lokal. Prinsip utama Arsitektur Neo-Vernakular mencakup pertimbangan kaidah normatif, kosmologis, peran serta budaya lokal khususnya dalam konteks ini adalah Budaya Karo serta penciptaan keselarasan antara bangunan, alam, dan lingkungan sekitarnya. Pusat Pasar merupakan jantung perekonomian dan ruang interaksi sosial utama dalam suatu kota. Pasar tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual-beli, tetapi juga cerminan dari identitas dan aktivitas masyarakat setempat. Berastagi yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di dataran tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, memiliki pasar tradisional yang sangat vital, terutama dalam perdagangan komoditas pertanian unggulan.
Kontribusi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pengembangan Desa di Kepenghuluan Pematang Sikat Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir Munawardi Munawardi; Dahlan Tampubolon; Bunga Chintia Utami
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi finansial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) dan dinamika pengembangan ekonomi desa di Kepenghuluan Pematang Sikat, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis rasio kontribusi dan analisis pertumbuhan PADes. Data diperoleh dari laporan keuangan BUMDes dan PADes periode 2018–2025, serta wawancara dengan Ketua BUMDes dan Penghulu Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi BUMDes terhadap PADes berada pada kisaran 29,7% hingga 32,3% dengan rata-rata sekitar 31%, termasuk kategori baik. PADes desa menunjukkan tren meningkat dari Rp24.850.000 (2018) menjadi Rp45.760.000 (2025), meskipun sempat menurun pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. BUMDes berperan sebagai instrumen pembangunan endogen yang mendukung kemandirian fiskal desa secara bertahap melalui unit usaha elektronik dan simpan pinjam.
Peranan Komunikasi Vertikal Antara Manajemen dan Teknisi Lapangan Indihome dalam Penanganan Komplain Pelanggan di Muarateweh Barito Utara Purnama Hadi Saputra; Junaidi Junaidi; Srie Rosmilawati
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.433

Abstract

Komunikasi vertikal merupakan faktor penting dalam mendukung koordinasi antara manajemen dan teknisi lapangan sehingga berpengaruh terhadap keberhasilan penanganan komplain pelanggan pada perusahaan jasa telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan komunikasi vertikal antara manajemen dan teknisi lapangan layanan IndiHome dalam penanganan komplain pelanggan di Kantor Daerah Telekomunikasi MuaraTeweh, Barito Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas manajer, koordinator layanan, teknisi lapangan, dan pelanggan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal berperan penting dalam keberhasilan penanganan komplain melalui lima indikator, yaitu keterbukaan komunikasi, kejelasan penyampaian pesan, ketepatan informasi, umpan balik, dan intensitas komunikasi. Kelima indikator tersebut mendukung kelancaran koordinasi, mempercepat penyelesaian gangguan, meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan, serta memberikan kepastian informasi kepada pelanggan. Meskipun demikian, indikator ketepatan informasi ditemukan belum sepenuhnya optimal pada dimensi ketepatan waktu, khususnya dalam penyampaian informasi mengenai estimasi waktu kedatangan teknisi kepada pelanggan. Dengan demikian, komunikasi vertikal yang efektif antara manajemen dan teknisi lapangan menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian komplain serta meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap layanan IndiHome.
Pengaruh Product Quality, Service Quality, dan Green Brand Image terhadap Customer Loyalty pada Brand Eiger Natalia Geulis N.P; Miswanto Muslim; Frasto Biyanto; Baldric Siregar
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Product Quality, Service Quality, dan Green Brand Image terhadap Customer Loyalty pada konsumen Brand Eiger di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif dengan responden sebanyak 125 konsumen yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner digital berskala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty: Product Quality (B=0,246; sig.=0,009), Service Quality (B=0,334; sig.=0,001), dan Green Brand Image (B=0,294; sig.=0,003). Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 54,6% variasi loyalitas pelanggan (R²=0,546). Temuan ini mengonfirmasi bahwa strategi peningkatan kualitas produk, kualitas layanan, dan citra merek hijau secara bersama-sama berkontribusi signifikan dalam membangun loyalitas jangka panjang konsumen Eiger.