cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2025): Maret" : 48 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Patmawati, Patmawati; Faisal, Muh; Kartini, Kartini
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62091

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VB UPT SPF SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru kelas dan 29 siswa kelas VB. Rancangan tindakan pada penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observsi, dan refleksi. Hasil observasi aktivitas mengajar guru dan siswa pada siklus 1 berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II mengalami peningkatan sehingga sudah mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu ≥ 76% dengan kualifikasi baik (B). Adapun hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan persentase keberhasilan belajar dan diperoleh hasil belajar pada siklus I sebesar 65,51% berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 86,20% dan berada pada kategori baik (B). Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita Subtema 2 Perubahan Lingkungan.
Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Mawaddah, Nur
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.57956

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang masih di alami oleh siswa, yakni rendahnya kemandirian belajar mereka selama pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian belajar siswa melalui penerapan model pebelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran tematik di kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba sebanyak 23 orang. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus kemandirian belajar siswa berada pada kategori rendah dengan rata-rata hanya sebesar 60%. Pada siklus I terjadi sedikit peningkatan kemandirian belajar siswa menjadi 65%. Kemudian pada siklus II kembali terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian nbelajar siswa menjadi 80%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian belajar siswa di kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR Aprilia, Mega; Musi, Muhammad Akil; Mirnawati, Mirnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran PKN Kelas V SDN Bawakaraeng III Kota Makassar melalui penggunaan model pembelajaran gambar dan gambar berbantuan media puzzle.Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Ada total dua puluh siswa kelas empat yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini dibagi menjadi dua siklus, dengan dua pertemuan yang terjadi pada setiap siklusnya. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN, subjek penelitian diberi perlakuan pada setiap siklusnya dengan penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media puzzle. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) pemanfaatan model pembelajaran gambar dan pembelajaran gambar berbantuan media puzzle mengikuti prosedur pelaksanaan pembelajaran yang telah ditentukan. (2) mencapai peningkatan IPK pada ujian awal sebesar 65,5% dengan tetap mempertahankan tingkat ketuntasan belajar sebesar 40%. Siklus awal menghasilkan rata-rata nilai sebesar 70,95% yang menunjukkan tingkat ketuntasan belajar sebesar 60%. Siklus selanjutnya menghasilkan rata-rata nilai sebesar 83,1% dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 85%. (3) Meningkatkan prestasi akademik siswa dari penilaian awal hingga siklus.
Efektivitas Penggunaan Media Audio Visual Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Raoda, Rihlah Ayu; Yusnadi, Yusnadi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.57586

Abstract

Penggabungan media audio visual sebagai alat pembelajaran dan penerapan paradigma pembelajaran berbasis masalah (PBL) telah menarik minat yang signifikan dalam bidang pendidikan. Tujuan dari metode ini adalah untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pendidikan dan pada akhirnya meningkatkan kinerja akademik mereka. Artikel ini mengkaji temuan penelitian yang memanfaatkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk mengevaluasi efektivitas bahan pembelajaran audio visual dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. Temuan awal dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman dan antusiasme siswa sebelum terlibat dengan materi audio visual. Namun demikian, bukti konklusif menunjukkan peningkatan substansial dalam pemahaman, ingatan, dan keterlibatan siswa setelah penggunaan media. Analisis data lebih lanjut membuktikan peningkatan hasil evaluasi dan tanggapan siswa yang positif terhadap media audio-visual. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran berbasis masalah meningkatkan hasil belajar siswa dan mendorong pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Esai ini meningkatkan pemahaman praktis dan teoritis tentang peran penting media audio visual dalam lingkungan pendidikan.
Penerapan Model Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Ramadhani, Latifah; Idrus, Nur Abidah; Sulhadri, Yusvita
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62283

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sesi. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan tes untuk menilai keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data meliputi analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terbukti dengan peningkatan persentase kemahiran siswa dalam keterampilan berbicara dari 68,18% pada siklus I menjadi 80,12% pada siklus II. siklus. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga meningkat dari 61,6% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan di kelas lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Sekolah juga harus memfasilitasi pelatihan bagi guru untuk menguasai penerapan model pembelajaran inovatif seperti Think Pair Share (TPS).Kata Kunci: Think Pair Share (TPS); Keahlian berbicara; Model pembelajaran.
Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Project Based Learning dengan Pendekatan TPACK MY, Nurfadila; Ardiansyah, Muh; Sarbani, Andi Adriani
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.52502

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya tingkat keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model project based learning dengan pendekatan TPACK. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan model model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus yang melibatkan 33 peserta didik kelas VB di SDI BTN IKIP I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Data dianalisis dengan metode reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I tingkat keaktifan peserta didik masih pada kategori rendah dengan persentase 39,39% sedangkan pada siklus II keaktifan belajar siswa meningkat menjadi kategori sedang dengan persentase 60,61%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Model project based learning dengan pendekatan TPACK secara efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VI Nurfidaris, Nurfidaris; Syawaluddin, Ahmad; Andriany, Mega
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI A UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 32% dari tahap pra siklus hingga pelaksanaan siklus I dan siklus II. Pada tahap pra siklus motivasi belajar siswa sebesar 54%, siklus I mengalami peningkatan sebesar 68%, dan siklus II mengalami peningkatan yang cukup baik sebesar 86%. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap ketuntasan belajar siswa, dari tahap pra siklus hingga pelaksanaan siklus I dan siklus II sebesar 45%. Pada tahap pra siklus persentase ketuntasan sebasar 40%, siklus I mengalami peningkatan sebesar 25% dari tahap pra siklus, hal ini ditunjukan dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 65%, siklus II mengalami peningkatan sebesar 20%, dengan persentase ketuntasan mencapai 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Lerning dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Pembelajaran Melalui Model Problem Basic Learning Di Kelas 1 SD Anwar, Asriani; Zainal, Zaid; Tawil, Taslim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.26481

Abstract

Abstrak.Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa keguruan. Pelaksanaan mata pelajaran Praktik Pengalaman Lapangan  adalah mata pelajaran dalam bentuk praktek pengalaman lapangan sebagaimana kegiatan guru di sekolah-sekolah umumnya. PPL ini dilaksanakan di SD Inpres 12/79 Pattimpa dengan tahapan kegiatan yaitu, persiapan sarana dan prasarana. Model pembelajaran yang diterapkan yaitu Model Problem Based Learning. Kasus yang ditemukan pada siklus 1 yaitu perekaman video yang tidak sempurna, siswa tidak memenuhi protokol Kesehatan, dan kemampuan menemukan solusi dari masalah yang diberikan masih diperlukan kreatifitas peserta didik. Kasus yang ditemukan pada siklus 2 yaitu warga sekolah dan masyarakat yang belum mengetahui diadakannya Praktik Pengalaman Lapangan ini terganggu serta budaya positif disiplin dari siswa kurang dilaksanakan dengan baik serta peserta didik masih kerrang percaya diri dalam mengekspresikan ide dan pendapatnya. Pada siklus 3 kasus yang ditemukan pada siklus 1 dan siklus 2 tidak terulang lagi. Saran untuk perbaikan praktik mengajar bagi praktikan diharapkan selalu memperhatikan dan memberikan arahan kepada siswa untuk tetap menjaga protokol Kesehatan, pentingnya mendidik anak terhadap budaya positif serta melakukan pembelajaran daring secara syncronus, serta selalu memperhatikan sintaks model pembelajaran yang digunakan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Cemba, Nurqadri; Aras, Latri; Wahyuni, Nur
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62639

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas V SDN KIP V Bara-Baraya. Penelitian ini dilaksanakan di SDN KIP V Bara-Baraya dengan subjek penelitian peserta didik kelas V yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus terdapat dua kali pertemuan dengan melalui empat tahap yaitu tahap perencanaan,  tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan proses dan sikap kerja sama peserta didik dimana pada siklus I aktivitas guru berada pada kategori cukup (C) yaitu 70% dan hasil observasi aktivitas peserta didik berada pada kategori kurang (K) yaitu 57%. Dan pada siklus II aktivitas guru pada berada pada kategori baik (B) yaitu 90%, dan hasil observasi aktivitas peserta didik dengan kategori baik (B) yaitu 80%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas V SDN KIP V Bara-Baraya.
Analisis faktor rendahnya kemampuan siswa dalam membaca dan menulis kelas IV SDN 93 Parandean kabupaten Enrekang Amalia, Putri; Suarlin, Suarlin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.63026

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai oleh siswa pada tingkat pendidikan dasar. Namun, di SDN 93 Parandean, terdapat permasalahan terkait rendahnya kemampuan siswa kelas IV dalam membaca dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum dan metode pengajaran yang diterapkan di sekolah tersebut.Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya kemampuan siswa dalam membaca dan menulis, antara lain kurangnya sumber daya yang memadai, kurangnya motivasi siswa, dan metode pengajaran yang kurang efektif. Kurangnya dukungan dari lingkungan dan keluarga juga menjadi faktor yang signifikan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pihak sekolah meningkatkan ketersediaan sumber daya pembelajaran, mengadakan program motivasi bagi siswa, memperbaiki metode pengajaran yang digunakan, serta melibatkan orangtua dalam mendukung pembelajaran di rumah. Dengan langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa kelas IV SDN 93 Parandean.