cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnalcarong@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 30892082     DOI : https://doi.org/10.62710/carong
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Pengaruh Budaya Sekolah dan ICT Self-Efficacy Terhadap Kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada Guru Reynita Nurwahyuni; Siti Nurjanah; Suparno
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zdz91m13

Abstract

  Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut guru menguasai kompetensi TPACK agar mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Namun, penguasaan TPACK guru di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan personal dan institusional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ICT Self-efficacy dan budaya sekolah terhadap kompetensi TPACK guru, serta menguji peran mediasi ICT Self-efficacy dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis data melalui PLS-SEM. Sampel penelitian mencakup 58 guru di MA Persis Tarogong, Garut. Instrumen berupa angket skala Likert digunakan untuk mengukur budaya sekolah, ICT Self-efficacy, dan TPACK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap TPACK guru, baik secara langsung maupun melalui mediasi ICT Self-efficacy. Budaya sekolah yang suportif dan inovatif mendorong peningkatan kepercayaan diri guru dalam menggunakan teknologi, yang berdampak pada peningkatan kompetensi TPACK. Penelitian ini merekomendasikan penguatan budaya sekolah yang mendukung inovasi serta pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan ICT Self-efficacy, guna memperkuat profesionalisme guru dalam pembelajaran berbasis teknologi dan implementasi Kurikulum Merdeka.      
Efektivitas Model Numbered Heads Together (NHT) Dalam Meningkatkan Kompetensi Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar: Kajian Pustaka Annisa, Sahara; Dwinta, Zarina; Riza, Delva; Apfani, Sry
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/kycs4z61

Abstract

This study is a literature review examining the effectiveness of the Numbered Heads Together (NHT) learning model in improving elementary school students' Indonesian language competency. The primary focus of this study is on reading and writing skills, as well as affective aspects such as student motivation and learning participation. The purpose of this study is to evaluate the extent to which the NHT model is able to encourage improved learning outcomes and the quality of the Indonesian language learning process at the elementary level. The method used is a literature review, reviewing various relevant research findings from 2020 to 2025. The results of the study indicate that the implementation of the NHT model significantly improves student learning outcomes, encourages collaboration, and builds individual responsibility within groups. Furthermore, this model has also been shown to increase student motivation and create a fun learning experience. These findings recommend the use of the NHT model as an alternative Indonesian language learning strategy in elementary schools.
Pendidikan Kewarganegaraan dan Tantangan Toleransi di Daerah: Kajian Kasus Kota Parepare Ivanne Kezya Immanuela; Charla Angelia Limbong Barana’
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ag8b7z83

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan kewarganegaraan dan tantangan toleransi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif. Melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, penelitian ini mengeksplorasi kontribusi pendidikan kewarganegaraan dalam membangun toleransi di masyarakat yang beragam. Temuan menunjukkan variasi implementasi pendidikan kewarganegaraan di SD, SMP, dan SMA, dengan kesesuaian kurikulum berkisar antara 78%-92%. Meskipun pemahaman siswa tentang nilai toleransi menunjukkan tren positif (45% baik di tingkat SD hingga 72% di SMA), tantangan tetap ada dalam metode pengajaran dan keterlibatan orang tua. Kegiatan ekstrakurikuler terbukti signifikan mendukung hasil pendidikan kewarganegaraan, dengan semua sekolah mengimplementasikan forum diskusi dan kegiatan bakti sosial. Studi ini memberikan rekomendasi kepada pembuat kebijakan dan pendidik untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewarganegaraan melalui perbaikan kurikulum, pelatihan guru, dan keterlibatan masyarakat, sehingga pada akhirnya berkontribusi pada pendidikan yang lebih toleran dan inklusif di konteks daerah yang beragam.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Tradisi Puter Kayun di Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi Syafira Zalma Salshabila
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4m7vma24

Abstract

Tradisi Puter Kayun adalah tradisi budaya masyarakat Using di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan setiap 10 Syawal sebagai penghormatan kepada leluhur dan pelestarian nilai-nilai budaya. Tradisi ini tidak hanya seremonial, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang sejalan dengan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila dalam tradisi Puter Kayun serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelestariannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan merujuk pada teori nilai Milton Rokeach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam kelima sila Pancasila terimplementasi dalam pelaksanaan tradisi Puter Kayun. Sila Ketuhanan tercermin dalam ziarah dan doa bersama, sila Kemanusiaan dalam sikap toleransi, sila Persatuan dalam partisipasi aktif masyarakat, sila Kerakyatan dalam forum musyawarah (rembug warga), dan sila Keadilan Sosial melalui semangat gotong royong dan pembagian peran yang adil. Faktor pendukung implementasi nilai-nilai Pancasila meliputi partisipasi aktif masyarakat, semangat gotong royong, kesadaran akan pentingnya budaya lokal, serta dukungan pemerintah. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah minimnya keterlibatan generasi muda, dominasi media sosial, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya regenerasi dan edukasi tradisi kepada generasi penerus.
Implementasi Gerakan Sosial Pandawara Group dan Dampaknya terhadap Kepedulian Lingkungan Masyarakat Ingrid Shintia Arsy; Karim Suryadi; Syaifullah, Syaifullah
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7ggtvv39

Abstract

Permasalahan sampah di perkotaan menuntut adanya gerakan berbasis komunitas untuk mengubah perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi gerakan sosial Pandawara Group dan dampaknya terhadap kepedulian lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang divalidasi melalui triangulasi. Informan terdiri atas anggota Pandawara Group, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pandawara Group memberikan dampak nyata, baik secara fisik maupun sosial. Lingkungan yang sebelumnya penuh sampah menjadi lebih bersih, aliran sungai kembali normal, dan area publik lebih layak digunakan. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya partisipasi warga dalam kerja bakti, lahirnya komunitas peduli lingkungan, dan penguatan budaya gotong royong. Strategi yang digunakan meliputi aksi bersih-bersih, edukasi langsung, dan kampanye melalui media sosial. Gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif, melibatkan generasi muda, memicu inisiatif lokal, serta mendorong kolaborasi dengan pemerintah dan swasta. Temuan ini menegaskan bahwa gerakan sosial seperti Pandawara Group efektif dalam membangun karakter peduli lingkungan.
Model Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Anak SD : Studi Pustaka Gusrinand, Ilham; Riamizad, Zaddam; Haikal, M.Haikal; Apfani, Sry
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hk2jh753

Abstract

This study aims to explore various innovative learning models that contribute to improving beginning writing skills in elementary school students. Using a descriptive qualitative approach through literature review, data were gathered from scientific journals, conference proceedings, and relevant academic literature published within the past five to ten years. The review findings indicate that models such as Quantum Learning, Talking Stick, and Picture and Picture are effective in encouraging active student engagement and enhancing early writing abilities. These models provide a learning environment that is enjoyable, communicative, and contextually appropriate for children's development. The study highlights the importance of employing creative and functional teaching approaches in modern elementary education. Although this research offers conceptual contributions to the development of early literacy strategies, it remains limited to literature-based findings and lacks direct field application, thus further applied research is recommended.
Pengembangan E-Modul Fisika Etno STEM pada Pembuatan Galamai terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Siti Sarah Siregar; Prima Aswirna; Media Roza
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/krz66g52

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kemampuan berpikir kreatif di kalangan peserta didik masih tergolong rendah. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting di era abad ke-21 yang dapat mengimbangi pesatnya kemajuan zaman dan teknologi. Rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik disebabkan pendidik masih menggunakan pendekatan dan bahan ajar yang kurang sesuai selama proses pembelajaran berlangsung sehingga peserta didik tidak mampu memahami pelajaran fisika yang dikenal abstrak, sulit dan membosankan. Maka penggunaan bahan ajar berupa E-Modul fisika Etno STEM merupakan solusi untuk pelajaran fisika sehingga membantu peserta didik memahami materi dengan cepat karena penggunaan kearifan lokal galamai yang sering ditemukan dikehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-Modul fisika Etno STEM pada pembuatan galamai terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Jenis Penelitian ini merupakan Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari 3 tahap yaitu: penelitian pendahuluan (preliminary research), pengembangan prototipe (development prototype phase), dan tahap penilaian (assesment phase). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-Modul fisika Etno STEM pada pembuatan galamai terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik sangat valid dengan skor rata-rata 91,5% dilihat dari perolehan persentase uji kelayakan bahasa 92%, kelayakan isi/materi 92,5%, dan kelayakan kontruksi 90%. Hasil praktikalitas 90,6% kategori sangat praktis dengan skor rata-rata praktikalitas oleh pendidik 93,33% dan dan peserta didik 87,88%. Keefektifan dikategorikan sangat efektif dengan perolehan skor rata-rata untuk soal berpikir kreatif 87,07% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-Modul fisika Etno STEM pada Pembuatan Galamai terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik sangat valid, praktis dan efektif sehingga layak untuk digunakan sebagai bahan ajar.
Analisis Kompetensi Kewarganegaraan Digital dalam Komentar Netizen pada Akun TikTok @dedimulyadiofficial Faadz Haqqi Al-Majhar; Karim Suryadi; Asep Mahpudz
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3csx0820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi kewarganegaraan digital dalam komentar netizen pada akun TikTok @dedimulyadiofficial. Kompetensi kewarganegaraan digital menjadi penting dalam memahami kualitas partisipasi warga negara di ruang publik digital, terutama dalam konteks media sosial yang interaktif dan berbasis algoritma seperti TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi, serta menerapkan kerangka tematik dari Krippendorff. Data dikumpulkan melalui teknik relevance sampling terhadap 313 komentar terpopuler yang dikategorikan berdasarkan lima indikator kompetensi kewarganegaraan digital dari Mulyono dkk. (2021): digital citizenship identity, privacy and security management, rights and responsibilities, digital empathy, dan active and engaged. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi rights and responsibilities paling dominan dalam komentar netizen, diikuti oleh privacy and security management, sedangkan digital empathy dan active and engaged masih rendah. Rendahnya empati dan partisipasi aktif menunjukkan tantangan dalam praktik demokrasi digital di TikTok. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi digital yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga etis dan deliberatif. Temuan ini memberikan gambaran mengenai sejauh mana ruang komentar TikTok dapat menjadi cerminan partisipasi kewargaan digital dalam era platformisasi masyarakat.
Hubungan Antara Motivasi Berprestasi dan Dukungan Guru Terhadap Student Engagement pada Siswa SMA di Kota Padang Alya Nur Afiffah; Devi Rusli
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/aphgf625

Abstract

and competencies; however, they exhibit lower levels of engagement. Student engagement is influenced by internal and external factors, such as achievement motivation and teacher support. This study aims to explore the relationship between achievement motivation and teacher support in relation to student engagement among high school students in Padang City. The sample of this study included 206 students of SMAN 5 Padang selected through a simple random sampling method. Three measurement instruments were used in this study: the Student Engagement Scale (SES), the Achievement Motivation Scale (AMS), and the Child and Adolescent Social Support Scale (CASSS) level two. Multiple correlation analysis techniques were used for testing, which revealed a positive correlation between achievement motivation and teacher support with student engagement, characterized by moderate correlation strength. This indicates that increased achievement motivation and teacher support are associated with higher student engagement. Additional research exploring students' socioeconomic status (SSE) and intellectual intelligence (IQ) is recommended in this study.
Pengembangan Prototype Smart Home berbasis IoT untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Mikroprosesor dan Mikrokontroler Kelas XI TEI di SMK Negeri 1 Jabon Arvian Ega Nararya Athallah; Fendi Achmad; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Ali Nur Fathoni
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gvrxbp34

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Prototype Smart Home berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Mikroprosesor dan Mikrokontroler kelas XI Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Jabon. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sampel penelitian terdiri dari 36 peserta didik kelas XI TEI SMK Negeri 1 Jabon tahun ajaran 2024/2025. Validasi produk dilakukan oleh para validator dan diperoleh skor validitas sangat tinggi, yaitu 97% untuk prototype smart home, 95% untuk jobsheet, dan 95% untuk angket respon peserta didik, sehingga media pembelajaran ini dinyatakan sangat valid. Dari aspek kepraktisan, media ini mendapatkan respon positif dengan skor rata-rata 3,03 (76%), mengindikasikan media yang praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media terlihat dari peningkatan nilai rata-rata peserta didik, yaitu nilai pretest sebesar 74,31 menjadi posttest 85,28, dengan uji signifikansi menunjukkan hubungan yang signifikan (sig. 0,000 < 0,05). Dengan demikian, Prototype Smart Home berbasis IoT terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mikroprosesor dan Mikrokontroler di SMK Negeri 1 Jabon.